Senin, April 05, 2010

Tanya-Jawab versi 2

Halo Pengguna Setia D-Link,

Dikarenakan thread Tanya-Jawab yang pertama (http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html) sudah mencapai comment sebanyak 8 page, maka kami membuat thread baru yaitu Tanya-Jawab versi 2.

Jadi bila ada pertanyaan, kritikan, masukan, dll, silahkan posting disini.

Have a nice day :-)

1.473 komentar:

1 – 200 dari 1473   Lebih baru›   Terbaru»
D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/08/desain-network-yang-simpel.html

To : ahmad

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya mau menanyakan tentang koneksi saya pake Modem D-link DSL-526B yang suka putus ( padahal latensi dnsnya 2 digit ). Apakah ada hal yang perlu di setting lagi? mengingat pc yang di pake 7 buah, Pakai Speedy B/W 1 Mega dan tidak memakai mikrotik atau router."

---> Ada beberapa pertanyaan untuk memperjelaskan masalah yang anda hadapi :

1. Apa yang anda maksud dgn "putus"? Hanya tidak bisa koneksi internet walaupun lampu LED ADSL up dan PPPoE connected atau Lampu LED ADSL up namun PPPoE disconnected atau Lampu LED ADSL padam?

2. Firmware versi berapa yang anda gunakan skrg? juga hardware versi apa yang anda gunakan sekarang?

3. DNS apa yang anda coba utk diping dan melihat TTL-nya 2 digit?

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : jglee

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"warnet saya pake modem DSL-520T,
client 20, jarak ke telkom lebih dari 4km. saya pake paket 2Mbps.koneksi sering putus sambung sendiri apalagi cuaca hujan."

---> Firmware versi berapa yang anda gunakan? Coba anda upgrade ke versi ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520T/Firmware-Driver-Software/DLinkEU_DSL-520T_V3.02B01T01.EU_20081031.rar, pada versi tsb kami menggunakan ATM driver yang lebih sensitive.

Pertanyaan lainnya berapa nilai SNR n Attenuation line anda? Bisa dilihat di halaman Status --> ADSL Status. Bandingkan nilai ini pada saat hujan dan tidak hujan.

Apakah anda menggunakan stabilizer? karena DSL-520T menggunakan linear power adapter jadi bila tegangan anda naik turun maka akan berpengaruh ke performance modem.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html

To : Wynda

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"setelah penggantian ini macbook sy ttp bs membaca sinyal wifi dr D-Link, tp ttp ga bs connect..
bs tolong dibantu knp??"

---> Penggantian cable modem juga harus diikuti oleh setting ulang DI-624 anda, terlebih lagi bila sebelumnya anda melakukan clone mac address.

Dikarenakan Fastnet skrg sudah tidak menerapkan lock mac address maka coba anda lakukan langkah2 dibawah ini :

1. Tekan tombol reset DI-624 selama 10-15 detik dalam kondisi DI-624 ON. Lalu lepas
2. Setelah itu biarkan DI-624 reboot.
3. Plug Macbook anda ke DI-624 dan coba akses ke http://192.168.0.1, bila oke, biarkan dan matikan DI-624.
4. Nyalakan cable modem dan biarkan sampai ke-4 LED-nya up.
5. Plug cable modem ke port WAN DI-624 (yg dalam kondisi OFF)
6. Hidupkan DI-624
7. Tunggu sebentar kurang lebih 1 menit.
8. Seperti langkah 3, masuk kembali ke DI-624 dgn akses http://192.168.0.1 lalu ke menu Status --> Device Info, lihat apakah WAN sudah mendapat IP atau tidak.
9. Jika sudah mendapat IP maka anda bisa coba browsing
10. Bila sudah oke, maka anda bisa set wireless sesuai dgn yang anda inginkan.

Mudah2an membantu

jglee mengatakan...

Terima kasih.
baru saja update firmwarenya.
Setelah update SNRnya Down = 21 Up = -24
Attenuationnya Down = 45, Up = 21
Dan saya telah menggunakan Stabilizer 1000watt hanya buat 1 modem ini.

Saya ingin mengganti modem nya.
bole minta sarannya tipe apa yang kiranya cocok buat saya.

Terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : jglee

Terima kasih atas update anda.

"Setelah update SNRnya Down = 21 Up = -24
Attenuationnya Down = 45, Up = 21"

---> SNR disisi Up dan Attenuation di sisi down-nya tidak terlalu bagus, ini bisa mengakibatkan koneksi up n down. SNR n Attenuation yg tidak baik biasa disebabkan oleh kualitas kabel telepon yg kurang baik.

"Dan saya telah menggunakan Stabilizer 1000watt hanya buat 1 modem ini."

---> Pastikan stabilizer anda bisa menjaga tegangan di 220-230V, jadi bukan Watt value-nya.

"Saya ingin mengganti modem nya.
bole minta sarannya tipe apa yang kiranya cocok buat saya."

---> Saat ini line ADSL series kami adalah DSL-526B, DSL-2542B dan DSL-2640B. DSL-526B dan DSL-2542B hanya support up to 800 NAT session, jadi jika warnet anda banyak menggunakan game online, tipe ini tidak cocok atau anda harus pasang router lagi dibelakangnya misalnya :

DSL-526B---DIR-600---Switch--PCs

DSL-2640B lebih baik dari sisi performance dibanding DSL-526B/DSL-2542B.

Mudah2an membantu

Wynda mengatakan...

Slmt sore,

sy punya D-Link Wireless Router DI-624, sebelumnya koneksi internet menggunakan modem samsung dan ga ada masalah utk ol tanpa koneksi lgsg dengan modem..
tp setelah kesamber petir pihak First Media ganti dengan modem Motorola SB5101..
nah setelah penggantian ini macbook sy ttp bs membaca sinyal wifi dr D-Link, tp ttp ga bs connect..
bs tolong dibantu knp??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wynda

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Kami sudah jawab pertanyaan anda pada comment diatas : 6 April 2010 07:06

Coba anda scroll keatas :-)

Mudah2an membantu

Blog mengatakan...

Perkenalkan Nama Saya Adrian Pramudito, Saya saat ini menggunakan ADSL modem+router DSL2542b dengan provider telkom speedy, akan tetapi saat ini bermasalah yaitu:
1. sering putus - putus ("Destination Net Unreachable" atau "request time out").
2. Susah masuk ke Halaman admin/setting.Sering terjadi kegagalan untuk pindah - pindah halaman setting terutama apabila kabel WAN sedang menyambung.
3. Tiap hari internet putus pada saat dini hari(status: Destination Net Unreachable).
4. Apabila kabel WAN dicabut secara langsung saat sedang aktif, maka warna warna led indikator WAN tidak berubah(tetap menyala).
Untuk informasi tambahan, saya membeli produk ini dari bulan januari 2010. Saya mengharapkan jawaban segera, tolong dikirim ke ditopart2@yahoo.com. Terima Kasih.

Salam,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Blog

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Anda pernah posting pertanyaan yang sama di http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html?commentPage=8, tanggal 31 Maret 2010 11:35

Dan kami menjawabnya pada 31 Maret 2010 11:50

Tolong anda cek kembali :-)

Mudah2an membantu

Wynda mengatakan...

Trima kasih atas jawabannya,

sy sudah lakukan satu persatu langkah2 yg anda berikan..
namun WAN ttp blm mendapat IP Address..
knp ya?

Trima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wynda

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sy sudah lakukan satu persatu langkah2 yg anda berikan..
namun WAN ttp blm mendapat IP Address.."

---> Tolong capture dan upload ke http://imageshack.us berikut ini :

1. Bila modem lgs diplug ke Laptop anda, berapa ip yang didapat? Coba ketik ipconfig/all di Windows atau ifconfig di MAC pada command prompt masing2.

2. Capture halaman Home --> WAN

3. Capture halaman Status --> Device Info

4. Capture halaman Status --> Log

Mudah2an membantu

alex_kapranos mengatakan...

Salam,
Saya Langganan Speedy, Dan memakai Dlink DSL-G640T, Semuanya bejalan normal, sampai kemarin ada masalah dan ketika nelp teknisi speedy suruh di reset (back to default), tapi setelah di guide dan sampai teknisi datang 2 kali tetep gagal (katanya dia ga familiar dengan Dlink), saya coba pake modem bawaan speedy (bukan Dlink) semua berjalan normal (asumsi jaringan berarti normal).. boleh kah di guide cara2 setting untuk konek speedy berhubung saya membutuhkan Dlink karena bisa wireles.. mohon di guide sedetail mungkin, karena saya newbie dahal hal IT. mohon petunjuknya
Just FYI ketika coba setting speedy pake wired lampu indikator semua nyala hijau steady )Power, ADSL, LAN) hanya lampu SYSTEM berkedip terus.
mohon replied juga ke taufiqmrz@gmail.com
thx atas supportnya

salam

D-Link Indonesia mengatakan...

To : alex_kapranos

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya Langganan Speedy, Dan memakai Dlink DSL-G640T, Semuanya bejalan normal, sampai kemarin ada masalah dan ketika nelp teknisi speedy suruh di reset (back to default), tapi setelah di guide dan sampai teknisi datang 2 kali tetep gagal (katanya dia ga familiar dengan Dlink), saya coba pake modem bawaan speedy (bukan Dlink) semua berjalan normal (asumsi jaringan berarti normal).. boleh kah di guide cara2 setting untuk konek speedy berhubung saya membutuhkan Dlink karena bisa wireles.."

---> Pertama2 anda harus tahu informasi berikut dari Speedy :

1. Nilai VPI
2. Nilai VCI
3. PPPoE Username
4. PPPoE Password

Setelah itu masuk ke webUI DSL-G604T dgn buka browser http://192.168.1.1, masukkan username dan password DSL-G604T anda.

Lalu buka halaman Home --> WAN, masukkan nilai VPI n nilai VCI yang sudah anda dapatkan dr Speedy spt gambar berikut : http://img266.imageshack.us/img266/6730/dslg604t1.jpg

Lalu masukkan username n password yang diberikan, pilih connection type-nya PPPoE LLC (hampir semua menggunakan ini, kecuali jika anda termasuk di area yang lama dimana menggunakan PPPoA, double confirm hal ini ke Speedy) : http://img194.imageshack.us/img194/2605/dslg604t2.jpg

Setelah reboot selesai, anda ke menu Tools --> Misc, lalu klik Save n Reboot.

Setelah itu anda bisa cek di Status --> Device Info apakah sudah terkoneksi atau belum.

"mohon replied juga ke taufiqmrz@gmail.com"

---> Mohon maaf, policy kami pertanyaan via blog akan dijawab via blog juga, jika anda menginginkan jawaban via email, anda bisa email ke support@dlink.co.id

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : Thoni

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya coba blok IP pada DIR-300 pada tab advance->firewall&DMZ, tapi kenapa masih bisa lolos terus ya,ato mungkin saya keliru penempatannya?firmware yg saya pake versi 1.05"

---> Bagaimana rule anda dan tujuan apa yang hendak anda capai?
Berikut contoh dimana PC dgn IP 192.168.100 tidak bisa akses ke internet sama sekali : http://img441.imageshack.us/img441/3553/firewalls.jpg

Mudah2an membantu

Wynda mengatakan...

Trima kasih atas jwbannya,
ini hasil capturenya..

http://img8.imageshack.us/i/screenshot20100408at344.png/
http://img42.imageshack.us/i/screenshot20100408at342.png/
http://img43.imageshack.us/i/screenshot20100408at342.png/
http://img530.imageshack.us/i/screenshot20100408at342.png/
http://img535.imageshack.us/i/screenshot20100408at347.png/
http://img37.imageshack.us/i/screenshot20100408at347.png/

Thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wynda

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"http://img42.imageshack.us/i/screenshot20100408at342.png/"

---> Bila saat ini anda online directly dr modem ke macbook anda, maka coba masukkan MAC Address ini ke halaman Home --> WAN DI-624 yaitu 00-26-BB-63-36-0E (0 = nol), setelah selesai klik Apply, lalu pindahkan modem dr laptop ke WAN port DI-624.

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

SIGNAL Di DAP 1150 MAti....

Perusahaan yang tempat saya bekerja menggunakan Wifi Dlink DAP1150 Sewaktu kami Bikin Koneksi Baru di Line Hub no 8, Wifi kami mendadak No Signal......

gak ada sama sekali signal dari Wifi ... Led Signal Mati..... namun Power dan LAn led masih menyala..... struktur connecksinya dari Dlink AP1150 Connect ke Hub No 04,.. Dari Hub Nyambung ke router.... terus kita dak bisa masuk ke http//Dlinkap .. gimana ya kita cara mereset Wifi tersebut supaya dapat berjalan normal kembali... terus cara setting Wifinya gimana .......... mohon jawabanya....

Wynda mengatakan...

Trima kasih, skrg sdh berhasil ol dengan wifi..
Sy sangat puas dengan respon dr D-Link yg cpt dan sangat membantu.

Skali lg trima kasih
GB :)

alex_kapranos mengatakan...

Terima kasih atas guidance anda.
Saya sudah melakukan hal2 basic seperti yang disarankan berkali-kali, tapi tetap gagal. untuk setting persis saya lakukan seperti saya melakukan setting pada modem yang lain.
Just FYI, modem saya memang kebetulan beli dari Australia, dan settingan juga pada saat default kembali ke GMT Australia juga untuk Web address default juga IP: 10.1.1.1 dengan subnet mask class A255.0.0.0, untuk pengesetan sudah saya coba pake IP dan Subnet mask Default ataupun saya rubah ke IP: 192.168.1.1 dengan Subnet Class C, tetapi tetap status "WAITING RESPONSE" lama sekali dan akhirnya "FAIL". ada beberapa Advance Setting yang saya rubah seperti Bridge Filter (disable), dll. (disamakan dengan modem yang lin yg sudah jalan) cmn tetap ga bisa,
Mungkinkah karena countri origin nya Australia jadi ga bisa dipakai di Indo (seharusnya kan kalo ADSL sama aja).
untuk Access point nya sendiri berjalan normal, ataupun fungsi Ethernet nya, hanya saja yg bermasalah (atau belum clear) fungsi ADSL nya saja.
mohon pencerahannya untuk Advance setting yg mungkin harus lebih saya perhatikan,

THX
Alex

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana ya kita cara mereset Wifi tersebut supaya dapat berjalan normal kembali... terus cara setting Wifinya gimana"

---> Ikuti langkah2 dibawah :

1. Siapkan satu PC dgn IP 192.168.0.99/255.255.255.0
2. Geser tombol switch DAP-1150 ke posisi AP dan hidupkan DAP-1150, lalu tekan tombol reset kurang lebih 10-20 detik, lalu lepas
3. Biarkan selama kurang lebih 1 menit sampai lampu LED wireless up/blinking
4. Plug DAP-1150 ke PC tsb
5. Buka command prompt PC tsb
6. Ping ke 192.168.0.50
7. Bila reply buka browser anda dan ketik http://192.168.0.50
8. Masukkan username : admin, password biarkan kosong
9. Masuk ke menu Setup --> LAN Setup
10. Ganti IP ke Static IP dan define IP sesuai jaringan anda misalnya 192.168.0.50/255.255.255.0 dgn gateway 192.168.0.1, setelah itu Save Settings
11. Masuk ke menu Setup --> Wireless Setup
12. Pastikan Wireless Mode-nya Access Point
13. Masukkan Wireless Network Name misalnya dlink-wireless
14. Disable Auto-Channel Scan dan pilih channel antara 1,6 atau 11
15. Ganti Security ke WPA/WPA2
16. Pilih PSK/EAP ke Personal
17. Masukkan PSK-nya misalnya dlink12345
18. Uncheck Wireless Protected Setup
19. Setelah itu Save Settings
20. Ambil sebuah Laptop dan pastikan wireless-nya sudah diaktifkan (beberapa laptop punya switch wireless sendiri jd hrs diaktifkan)
21. Scan dan cari wireless name dlink-wireless, lalu klik connect dan masukkan PSK yang sudah diset tadi.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wynda

"Trima kasih, skrg sdh berhasil ol dengan wifi..Sy sangat puas dengan respon dr D-Link yg cpt dan sangat membantu.Skali lg trima kasih"

--> Sama2 :-) Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link

D-Link Indonesia mengatakan...

To : alex_kapranos

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"countri origin nya Australia jadi ga bisa dipakai di Indo (seharusnya kan kalo ADSL sama aja)."

---> Ini problem anda, ADSL tidak sama disetiap negara karena setiap firmware yang digunakan disesuaikan dan di-kustomisasi dengan DSLAM yang ada disebuah negara.

Untuk Indonesia sendiri, DSL-G604T-GenII (http://www.dlink.com.au/products/?pid=DSL-G604T-GenII) tidak pernah masuk dan tidak pernah diuji dengan perangkat operator disini.

ADSL yang legitimate di Indonesia adalah DSL-520B, DSL-526B, DSL-2542B dan DSL-2640B, semuanya menggunakan firmware SE.

Jadi maaf karena perangkat anda berasal dari AU, tidak ada yang bisa dilakukan karena memang tidak compatible.

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

SAMBUNGAN :

Nah untuk Jaringan saya menggunakan IP dari Modem 192.168.254.254... Client saya punya 20, 192.168.254.... aku menggunakan DHCP... sehingga IP di lan nya acak... untuk cara menggabungkan Wifi tadi ke LAN lewat HUB... apakah gak masalah kalo IP address Wifi dan modem berbeda........

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apakah gak masalah kalo IP address Wifi dan modem berbeda"

---> Tidak masalah, AP adalah L2 devices jadi tidak masalah. Cuma kalo beda subnet memang akan menimbulkan kesulitan utk administrasinya jadi anda sama saja subnetnya misalnya :

Modem anda : 192.168.254.254
DHCP Range : 192.168.254.100-192.168.254.200

Maka pada IP DAP-1150 bisa diganti ke 192.168.254.50/255.255.255.0 dengan gateway 192.168.254.254.

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

Sambungan :

Oooo... Oke....

terus kalo gitu... cara mereset Modem kita itu gunakan IP yang mana nih ... yang 192.168.254.50 atau ... 192.168.0.50........ maaf ya coz aku awam banget soal IT... terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"cara mereset Modem kita itu gunakan IP yang mana nih ... yang 192.168.254.50 atau ... 192.168.0.50........ "

---> Setelah direset IP akan menjadi 192.168.0.50, ikuti langkah2 dibawah :

1. Siapkan dua PC : PC-1 dengan IP 192.168.0.99/255.255.255.0, PC-2 dengan IP 192.168.254.99/255.255.255.0
2. Geser tombol switch DAP-1150 ke posisi AP dan hidupkan DAP-1150, lalu tekan tombol reset kurang lebih 10-20 detik, lalu lepas
3. Biarkan selama kurang lebih 1 menit sampai lampu LED wireless up/blinking
4. Plug DAP-1150 ke PC-1 tsb
5. Buka command prompt PC-1 tsb
6. Ping ke 192.168.0.50
7. Bila reply buka browser anda dan ketik http://192.168.0.50
8. Masukkan username : admin, password biarkan kosong
9. Masuk ke menu Setup --> LAN Setup
10. Ganti IP ke Static IP dan define IP sesuai jaringan anda misalnya 192.168.254.50/255.255.255.0 dgn gateway 192.168.254.254, setelah itu Save Settings
11. Plug DAP-1150 ke switch anda, plug juga PC-2 ke switch yang sama
12. Ping dr PC-2 ke 192.168.254.50
13. Login kembali ke DAP-1150 kali ini ip-nya menjadi http://192.168.254.50
14. Masukkan username : admin, password biarkan kosong
15. Masuk ke menu Setup --> Wireless Setup
16. Pastikan Wireless Mode-nya Access Point
17. Masukkan Wireless Network Name misalnya dlink-wireless
18. Disable Auto-Channel Scan dan pilih channel antara 1,6 atau 11
19. Ganti Security ke WPA/WPA2
20. Pilih PSK/EAP ke Personal
21. Masukkan PSK-nya misalnya dlink12345
22. Uncheck Wireless Protected Setup
23. Setelah itu Save Settings
24. Ambil sebuah Laptop dan pastikan wireless-nya sudah diaktifkan (beberapa laptop punya switch wireless sendiri jd hrs diaktifkan)
25. Scan dan cari wireless name dlink-wireless, lalu klik connect dan masukkan PSK yang sudah diset tadi.

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

SAMBab UNGAN :

Setelah saya reset Dlink DAP1150 selama +/- 10~20 dtk.....

LED Signal WiFi saya masih juga MAti.. saya tunggu selama 1-5 menit masih juga off....

padahal saya suah mengikuti petunjuk yang tadi diberikan.....

aku coba yang kedua kali juga masih sama...... aku coba lagi connect ke http:dlinkap gak mau muncul... coba ip yang 192.168.0.50 tidak connect.... apa yang salah ya ....???? mohon bantuanya..???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Setelah saya reset Dlink DAP1150 selama +/- 10~20 dtk"

---> Apakah anda menekan dan tahan tombol reset dalam kondisi DAP-1150-nya ON atau OFF? Anda harus menekannya dalam kondisi ON.

"192.168.0.50 tidak connect"

---> Berapa IP PC anda? Apakah anda bisa ping ke 192.168.0.50 dari PC yang terhubung LANGSUNG ke DAP-1150?

Bila anda merasa segala hal sudah dilakukan dan tidak berhasil maka bisa jadi ini ada masalah hardware, anda bisa bawa DAP-1150 anda ke distributor tempat anda membeli untuk klaim warranty dan pengecekan. Silahkan cek disini serial numbernya : http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

Bila sudah ketemu nama distributornya, hubungi mereka dan cari nama berikut utk membuat janji klaim warranty :

Sistech : Bapak Agus/Lucky/Sun Ong
Berca : Bapak Pandu

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

gak gini loh kejadianya pak.... waktu tu ceritanya bikin Client baru , jumlah hubnya ada 16 line... line4 di pakai buat Wifi... line 8 kosong an line 7,... ceritanya aku nambah client di line 8.... eh malah kejadian Wifi gak ada signal... terus 1 client jadi Unpluged, padahal line gak di cabut... malah yang client 8 dia connect... 1 clent yang gak connect...,


padahal hub nya masih ada 2 yang kosong... kok ga mau nambah client... settingan apa ya yang bisa ngerubah supaya hub bisa terisi semua.. terus cara masuk settinganya gimana .....

terus tadi DAP1150 di reset dalam keadaan hidup... aku tekan 10-20 det (di tahan) LAN line belum di plug ke PC, aku tunggu slma 1-3 mnt belum juga nyala led signalnya...

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

tombol kiri yang berbentuk kotak itu fungsinya buat apa??? DAP1150

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"waktu tu ceritanya bikin Client baru , jumlah hubnya ada 16 line... line4 di pakai buat Wifi... line 8 kosong an line 7,... ceritanya aku nambah client di line 8.... eh malah kejadian Wifi gak ada signal... terus 1 client jadi Unpluged, padahal line gak di cabut... malah yang client 8 dia connect... 1 clent yang gak connect...,"

---> Yang anda jelaskan tidak ada hubungan sama sekali dengan sinyal wireless, jadi bila setelah itu tiba2 sinyal wireless hilang maka kemungkinan besar ada masalah spike listrik di switch anda dan menyebabkan AP anda terpengaruh. DAP-1150 tanpa perlu dikonek ke switch pun akan mengeluarkan sinyal wi-fi.

"padahal hub nya masih ada 2 yang kosong... kok ga mau nambah client... settingan apa ya yang bisa ngerubah supaya hub bisa terisi semua.. terus cara masuk settinganya gimana ....."

---> Switch Unmanaged tidak bisa disetting hanya plug n play saja.

"terus tadi DAP1150 di reset dalam keadaan hidup... aku tekan 10-20 det (di tahan) LAN line belum di plug ke PC, aku tunggu slma 1-3 mnt belum juga nyala led signalnya..."

---> Itu sebabnya saya menganjurkan anda untuk membawa ke distributor utk melakukan pengecekan dan klaim warranty jika memang terdapat kerusakan. Karena bila sinyal tidak terdetect walaupun sudah direset to factory default dan posisi tombol belakang ke AP, maka bisa jadi itu hardware failure.

"tombol kiri yang berbentuk kotak itu fungsinya buat apa??? DAP1150"

---> Itu tombol WPS. Referensinya disini http://en.wikipedia.org/wiki/Wi-Fi_Protected_Setup

Mudah2an membantu

takkas mengatakan...

Saya Baru membeli DSL-526B..
Saya gunakan dengan speedy namun tidak dapat terkoneksi sama sekali.
Id speedy dan password sudah saya masukan dengan koneksi pppoe secara wizard run cd/secara quick setup, dan bahkan secara manual menambahkan koneksi WAN namun tetap saja Nihil.
saya coba dengan merk lain bawaan speedy koneksi berhasil.
FW DSL-526B sudah V SE_2.00.

terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : takkas

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Id speedy dan password sudah saya masukan dengan koneksi pppoe secara wizard run cd/secara quick setup, dan bahkan secara manual menambahkan koneksi WAN namun tetap saja Nihil.
FW DSL-526B sudah V SE_2.00."

---> Apakah nilai VPI n VCI-nya sudah benar? Bagaimana kondisi lampu LED ADSL-nya? Jika lampu ADSL padam maka modem anda belum sync ke DSLAM speedy ini bisa disebabkan karena nilai VPI n VCI yang salah.

Langkah2 detailnya :

1. Siapkan informasi2 berikut dari provider anda :

- nilai VPI
- nilai VCI
- username
- password
- tipe koneksi anda pppoe atau pppoa

2. Masuk ke webui DSL-526B

3. Reset to factory default modem tsb via webUI (ada di Menu Management --> Settings)

4. Setelah itu akan kembali ke webUI, lalu jalankan Quick Setup

5. Uncheck DSL-auto connect, lalu masukkan nilai VPI n VCI-nya

6. Lalu Next n pilih connection type, misalnya pppoe dan next

7. Isi HANYA bagian username n password, sisanya biarkan default

8. Lalu Next trus (biarkan semuanya default) sampai ada tombol Save/Reboot, lalu pilih Save/Reboot maka modem akan reboot

9. Lalu tunggu sampai up lagi dan cek lampu ADSL, bila tidak nyala artinya nilai VPI/VCI salah atau ada gangguan di line anda

10. Bila nyala terang, maka anda bisa cek ke halaman Device Info --> Summary, liat line rate disitu dan default gateway serta dns-nya

11. Cek Device Info --> WAN, liat bagian IP Address, bila pppoe sudah connect maka akan terlihat IP-nya.

12. Bila semua oke, set satu PC dgn IP automatically, lalu plug ke port DSL-526B, lalu tes akses ke internet

Mudah2an membantu

general blog share mengatakan...

Terima Kasih Atas penjelesannya..

Tapi saya sudah Mencoba langkah2 tersebut dengan mengganti VPI/VCI, default 0/35 dari speedy.
Untuk sementara waktu saya kembali menggunakan Modem DSL-2542B-SE.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : general blog share

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tapi saya sudah Mencoba langkah2 tersebut dengan mengganti VPI/VCI, default 0/35 dari speedy.
Untuk sementara waktu saya kembali menggunakan Modem DSL-2542B-SE."

---> Apakah anda org yang sama dengan "takkas"? Bila ya, tolong next time, jika anda mau update case anda, gunakan id yg sama shg kami bisa tracking dan pembaca yang lain pun tidak bingung.

DSL-2542B mempunyai chipset dan firmware yang identik dgn DSL-526B, hanya berbeda di port saja. Jadi bila DSL-2542B bisa up, maka DSL-526B pasti bisa up tanpa masalah.

Bila anda masih menemui masalah, tolong ditrackdown lebih detail, misalnya kondisi lampu LED ADSL dan Log system.

Mudah2an membantu

SEVENST@R WEBSITE mengatakan...

setelah sekian lama saya mereset belum juga nyala led Wlan nya ... akhirnya 10 jam menunggu ternyata nyala juga ......

tapi ko kita gak bisa masuk ke setingan Wlanya ..... aku udah masuk ke http://dlinkap terus masuk ke 192.168.0.50 gak masuk ,,, paahal laptop saya seting ke 192.168.0.99 ...

tapi untungnya masih bagus Wlan saya gak kaya kemaren gak keetek sama sekali........

tinggal 1 tahap lagi....
setting awal ... terus konfigurasi ke LAN .... lan aku 192.168.254.254...

mailmacho mengatakan...

Halo saya baru beli Modem Dlink DSL 2640B, lalu saya sudah mengikuti petunjuk di cd dengan quick installation dan berhasil, tapi yang aneh yaitu internet hanya jalan sekitar 1-2 jam setelah itu internet tidak bisa jalan tetapi lampu pada modem nyala semua. tolong berikan petunjuk

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SEVENST@R WEBSITE

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"akhirnya 10 jam menunggu ternyata nyala juga ......tapi ko kita gak bisa masuk ke setingan Wlanya ..... aku udah masuk ke http://dlinkap terus masuk ke 192.168.0.50 gak masuk ,,, paahal laptop saya seting ke 192.168.0.99"

---> Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, jika anda sudah ikuti langkah demi langkah yang sudah saya berikan namun tidak berhasil maka kemungkinan besar hardware anda memang mengalami kerusakan. Apalagi anda menyebutkan wireless baru up setelah 10 jam, ini adalah hal Mustahil jika hardware anda dalam kondisi baik. Proses boot hanya butuh waktu 1-2 menit saja.

Saya sarankan anda membawa ke distributor tempat perangkat anda berasal, shg masalah anda lebih cepat terselesaikan bila memang ada kerusakan hardware.

Bila anda masih penasaran, anda bisa lakukan dengan teliti langkah demi langkah yang saya berikan.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya baru beli Modem Dlink DSL 2640B, lalu saya sudah mengikuti petunjuk di cd dengan quick installation dan berhasil, tapi yang aneh yaitu internet hanya jalan sekitar 1-2 jam setelah itu internet tidak bisa jalan tetapi lampu pada modem nyala semua."

---> Tolong anda jawab pertanyaan berikut untuk analisa lebih dalam lagi :

1. Anda menyebutkan lampu ADSL dalam kondisi nyala, namun bagaimana status koneksi PPP pada saat down itu? Down? atau tetap UP?, anda bisa lihat di Status --> Device Info

2. Tolong capture halaman Status --> Statistic

3. Tolong anda aktifkan Maintenance ---> System Log, lalu view System Log pada saat internet dalam kondisi down.

Mudah2an membantu

mailmacho mengatakan...

saya sudah mengikuti saran anda tapi masih tidak bisa, dan ini gambar yang anda suruh :
http://i44.tinypic.com/v7ruv9.jpg
http://i39.tinypic.com/20tgfmr.jpg
http://i41.tinypic.com/r94x3p.jpg
http://i44.tinypic.com/mj1cfa.jpg
http://i41.tinypic.com/2zs0842.jpg
http://i42.tinypic.com/v7qvpj.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"http://i44.tinypic.com/v7ruv9.jpg
http://i39.tinypic.com/20tgfmr.jpg"

---> Disini terlihat koneksi line ADSL anda masih UP dan PPPoE pun masih UP. Jadi bila kondisinya kedua-nya masih UP namun tidak bisa akses internet ada 2 kemungkinan :

1. Koneksinya memang sedang bermasalah
2. DNS Server yang bermasalah, coba anda ganti ke googleDNS : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 atau openDNS 208.67.222.222 dan 208.67.220.220

Mudah2an membantu

mailmacho mengatakan...

Saya sudah coba menggantikan DNS Server dengan yang anda sarankan, yaitu googleDNS : 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 atau openDNS 208.67.222.222 dan 208.67.220.220
Tetapi masih tidak bisa dalau dari koneksi tidak ada masalah karena saya sudah coba dengan modem aztech

mailmacho mengatakan...

1.Halo semua cara sudah saya coba seperti yang anda sarankan lalu saya coba upgade Firmware Version SEA_1.00 (bawaannya asli) ke DSL-2640B Firmware 306041/Firmware DSL-2640B B2 FW EU 4.00 for EU/Firmware DSL-2640B B2 FW UK 4.00 for UK tapi tidak bisa, jadi apa yang harus saya lakukan karena internet selalu berjalan sekitar 1 s/d 2 jam saja habis itu mati tetapi semua lampu tetap nyala hijau, tolong berikan arahan.
2.Atau modem DSL-2640B tidak bisa/ tidak cocok digunakan untuk speedy telkom

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tetapi masih tidak bisa dalau dari koneksi tidak ada masalah"

---> Apakah pada saat internet tidak bisa, kondisi PPPoE tetap UP? atau PPPoE down?

"DSL-2640B Firmware 306041/Firmware DSL-2640B B2 FW EU 4.00 for EU/Firmware DSL-2640B B2 FW UK 4.00 for UK tapi tidak bisa"

---> Anda tidak bisa menggunakan fw EU utk DSL-2640B-SEA, karena berbeda sama sekali.

"tetapi semua lampu tetap nyala hijau, tolong berikan arahan."

---> Coba anda upgrade ke versi ini : http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-2640B_for_SEA_Test_20100329.rar

Extract file itu lalu upgrade via webUI dan reset to factory default modem anda, lalu setting from scratch dgn hanya mengisi nilai VPI/VCI, username dan password, sisanya biarkan default.

"2.Atau modem DSL-2640B tidak bisa/ tidak cocok digunakan untuk speedy telkom"

---> DSL-2640B tidak ada masalah dengan Speedy, sebelum kami mengeluarkan tipe ini, sudah dilakukan testing dan juga sudah melewati proses Type Approval.

Mudah2an membantu

soe mengatakan...

saya memakai dlink router dir-615 dengan modem dsl-526b dan wifi client memakai merk lain. yang saya ingin tanyakan adalah, mengapa jaringan wifi terlihat putus nyambung dan sering tidak koneksi. dhcp tidak stabil dan kadang-kadang tidak berfungsi jadi hrs di setting static. koneksi network windows tidak dapat berkerja dengan baik. smua berjalan baik bila tidak memakai wifi atau menggunakan ethernet. apakah wifi merk dlink tidak kompatibel dengan wifi produk merk lain?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : soe

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya memakai dlink router dir-615 dengan modem dsl-526b dan wifi client memakai merk lain. yang saya ingin tanyakan adalah, mengapa jaringan wifi terlihat putus nyambung dan sering tidak koneksi. dhcp tidak stabil dan kadang-kadang tidak berfungsi jadi hrs di setting static. koneksi network windows tidak dapat berkerja dengan baik."

---> Ada beberapa pertanyaan utk lebih memperjelas masalah anda :

1. Apakah client anda juga support 802.11n?
2. Bagaimana layout anda? Apakah menggunakan double NAT atau dial PPPoE di DIR-615?
3. Silahkan capture screenshot halaman Wireless Setup, Manual Wireless Setup dan upload ke http://imageshack.us
4. Berapa jarak dari client ke DIR-615?
5. Bagaimana signal strength yang didapat oleh client?
6. Menggunakan firmware versi berapa DIR-615 anda?

"apakah wifi merk dlink tidak kompatibel dengan wifi produk merk lain?"

---> Semua perangkat kami sudah mendapatkan certificate dari Wi-Fi Alliance jadi interoperability-nya dijamin. Apakah wireless client anda juga mendapat certificate yg sama?

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : VNET Station

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya baru beli modem ADSL2+Router merk D-Link type 2640B, mohon bantuan untuk seting antara Lan dan wireless, bagaimana ngeset IP Lan dan IP wirelessnya?"

---> LAN dan Wireless adalah satu segment jadi anda tidak bisa memisahkan keduanya, misalnya bila LAN itu subnet 192.168.1.x/24 maka Wireless pun akan berada dalam subnet yang sama.

Untuk first setting, anda bisa jalankan DCC yang ada di CD dan ikuti petunjuk2 yang ada di Wizard.

"agar bisa untuk conect ke server billing htspot"

---> Ini tergantung billing server yang anda gunakan, ada billing yang harus menjadi gateway dan ada billing yang bisa berdiri standalone. Jadi anda harus double confirm dengan vendor software billing anda.

"mohon bantuan panduan lengkap ke email mayzainkoko@gmail.com"

---> Mohon maaf, sesuai dengan policy kami, pertanyaan via blog akan dijawab via blog juga agar pembaca lain bisa mengikuti. Bila anda menginginkan jawaban via email, anda bisa kirimkan email ke support@dlink.co.id dan email tsb akan masuk ke Call Center kami.

Mudah2an membantu

soe mengatakan...

Ini saya setting di kantor saya dan wifi client berbagai macam merk dari Tp-link dan bahkan wifi laptop dan netbook chipset intel maupun atheros msh seri G maupun N tetapi tetap dlm masalah...apakah product yg saya terima bermasalah?
Dmn saya bisa konsultasi via telpon...?karena masalah bermula dari awal saya beli dan setting serta saya juga baru menghadapi masalah seperti ini...

soe mengatakan...

1. Apakah client anda juga support 802.11n?
(Ada beberapa seri G dan N)

2. Bagaimana layout anda? Apakah menggunakan double NAT atau dial PPPoE di DIR-615?
(dial PPPoE static, tetapi saya sudah mencoba alternatif lain tetap sama)

3. Silahkan capture screenshot halaman Wireless Setup, Manual Wireless Setup dan upload ke http://imageshack.us
(kirim ke alamat email?)

4. Berapa jarak dari client ke DIR-615?
(hanya max 5 - 7 meter)

5. Bagaimana signal strength yang didapat oleh client?
(Excelent...sangat baik tetapi sering putus sendiri)

6. Menggunakan firmware versi berapa DIR-615 anda?
(firmware seri terbaru)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : soe

Terima kasih atas pertanyaan anda.
"apakah product yg saya terima bermasalah?"

---> Itu sebabnya saya minta anda sediakan informasi berikut dibawah untuk mengetahui masalah anda karena keterangan anda tidak rinci shg susah bagi kami utk dig lebih dalam. Tolong provide informasi berikut :

1. Apakah client anda juga support 802.11n?
2. Bagaimana layout anda? Apakah menggunakan double NAT atau dial PPPoE di DIR-615?
3. Silahkan capture screenshot halaman Wireless Setup, Manual Wireless Setup dan upload ke http://imageshack.us
4. Berapa jarak dari client ke DIR-615?
5. Bagaimana signal strength yang didapat oleh client?
6. Menggunakan firmware versi berapa DIR-615 anda?

"Dmn saya bisa konsultasi via telpon...?"

---> Anda bisa call ke call center kami 021-5731610, namun mohon maaf saat ini layanan hanya ada dalam bahasa Inggris.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : soe

Terima kasih update anda.

"3. Silahkan capture screenshot halaman Wireless Setup, Manual Wireless Setup dan upload ke http://imageshack.us(kirim ke alamat email?)"

---> Maksudnya anda buka halaman Manual Wireless Setup lalu anda tekan tombol print screen lalu paste di paint. Kemudian gambar dalam bentuk jpeg-nya anda upload ke website http://imageshack.us. Website tsb akan memberikan URL utk menampilkan gambar tsb. Anda posting URL-nya kesini.

"6. Menggunakan firmware versi berapa DIR-615 anda?
(firmware seri terbaru)"

---> :-) Saya tidak bisa menebak anda gunakan yg mana karena firmware didatabase kami banyak. Jadi tolong capture halaman Status --> Device Info dan upload ke http://imageshack.us

Mudah2an membantu

q-wonx mengatakan...

Salam

Warnet Saya Menggunakan DSL-526B sharing 7 PC.pakai Speedy Up to 1Mbps.

ketika ada user main game online zynga poker,,setelah 2 kali putaran,pokernya terdiam dan ga ada koneksi ..

apakah ada pengaruhnya dari modem..?

terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : q-wonx

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Warnet Saya Menggunakan DSL-526B sharing 7 PC.pakai Speedy Up to 1Mbps.ketika ada user main game online zynga poker,,setelah 2 kali putaran,pokernya terdiam dan ga ada koneksi .."

---> Ini adalah known issue. Zynga Poker itu salah satu game yang sangat rakus NAT session. Berikut ini penjelasan kami ke penanya serupa dulu :

Kami coba analisa Zynga Poker ini. Dari hasil analisa kami, game ini "memakan" NAT session sekitar 60-70 per sekali main. Sementara DSL-526B hanya support NAT session up to 800.

Jadi pada saat banyak PC yang memainkan game ini, akan terjadi freeze pada game ini karena "kehabisan" NAT session.

Asumsi tidak ada yang download,browsing,chatting,dll. Scr teori DSL-526B bisa support 800/60 = 13 PCs yang memainkan game Zynga Poker. Namun dalam prakteknya ga mungkin karena akses ke facebook juga memakan beberapa session.

Kemudian pertanyaannya, mengapa game yang lain lancar2 saja? Rata2 game lain spt farmville/mafiawars hanya "memakan" 20-30 NAT sessions.

Jadi utk masalah anda, anda harus menggunakan router yg mendukung NAT session lbh dari 1000. Misalnya DIR-600, support 4096 NAT session.

Jd set DSL-526B sbg bridge dan dial PPPoE pada DIR-600.


Masalah lainnya :

Pada beberapa forum dikatakan bahwa Zynga Poker bermasalah dengan Adobe Flash versi 10. Jadi anda bisa uninstall flash anda dan install versi 9. Juga jgn lupa clear cache dan cookie pada browser anda.

Mudah2an membantu

Cutting Edge mengatakan...

maaf mas, saya mw tanya soal desain struktur desain jaringan vlan. kebetulan dapet tgas dari kampus, dari yang level jaringan kecil, menengah,sampai yang besar. berapa penggunaan catalyst dan komputernya yang ideal. :D
maaf nanyanya banyak..
mohon pencerahannya!!

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Cutting Edge

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mw tanya soal desain struktur desain jaringan vlan. kebetulan dapet tgas dari kampus, dari yang level jaringan kecil, menengah,sampai yang besar. berapa penggunaan catalyst dan komputernya yang ideal. :D"

---> Jawabannya cuma satu : depend on requirement :-)

Masalah desain jaringan anda bisa baca2 dulu di :

- http://blog.dlink.co.id/2009/08/desain-network-yang-simpel.html

- http://global.dlink.com.sg/site_pdtpdfs/D-linkSolution290609.pdf

- http://global.dlink.com.sg/site_pdtpdfs/corpguide09.pdf

Note : catalyst adalah line product kompetitor kami. Karena ini blog resmi D-Link Indonesia maka anda harus menuliskan "switch" dan bukan catalyst :-)

Mudah2an membantu

Cutting Edge mengatakan...

Terimakasih banyak, maap salah sebut. :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Cutting Edge

"Terimakasih banyak, maap salah sebut. :D"

---> Sama2 n no problem :-)

Mudah2an membantu

billy hamzah fadli mengatakan...

selamat pagi..

begini.. sy memakai Dlink NAS DNS 323..

keadaannya.. saya telah memakai 1 slot hardisk yg sebelah kiri..

persoalannya.. sy membeli hardisk baru dan memasukannya ke slot yg kanan (slot ke dua) dan ternyata ERROR 112, pas diformat..

mohon bantuannya..

nb : apakah ketika hardisk yg sudah d format oleh nas bekerja plug n play.. maksudnya ketika hardisk yg sudah terpasang di nas dicabut dan dimasukan kembali tidak akan meminta di format ulang??

terima kasih atas perhatian..

selamat pagi..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : billy hamzah fadli

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"persoalannya.. sy membeli hardisk baru dan memasukannya ke slot yg kanan (slot ke dua) dan ternyata ERROR 112, pas diformat.."

---> Anda format sbg apa? Standard? Bisa capture screenshotnya pada saat ada error tsb?

Juga firmware versi brp yg anda gunakan?

"maksudnya ketika hardisk yg sudah terpasang di nas dicabut dan dimasukan kembali tidak akan meminta di format ulang??"

---> Selama file system-nya tidak berubah, maka anda punya opsi utk tidak memformatnya shg isinya tetap utuh.

Mudah2an membantu

billy hamzah fadli mengatakan...

terimakasih atas jawabannya..

persoalan saya terselesaikan dengan cara:
1. mencabut hardisk 1 (yg telah terpasang) (slot kiri)
2. memasukan hardisk 2(yg baru) ke slot sebelah kiri lalu format terlebih dahulu..
3. pasang lagi hardisk 1 (slot kiri) dan hardisk 2 (slot kanan)

masalah terselesaikan...

nb: satu hal yang menjadi masalah adalah ketika hardisk 1 terpasang (telah diformat terlebih dahulu).. lalu memasangkan hardisk ke 2 (belum diformat) ke slot kanan.. pada saat hardisk 2 akan diformat biasa.. (bukan raid) naah tidak bisa.. apa masalahnya? :D

terima kasih atas bantuannya..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : billy hamzah fadli

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"satu hal yang menjadi masalah adalah ketika hardisk 1 terpasang (telah diformat terlebih dahulu).. lalu memasangkan hardisk ke 2 (belum diformat) ke slot kanan.. pada saat hardisk 2 akan diformat biasa.. (bukan raid) naah tidak bisa.. apa masalahnya?"

---> Saya coba seperti anda bolak-balik namun format berjalan dgn lancar. Coba anda upgrade firmware anda ke versi 1.08 yang bisa didownload di : ftp://public.dlink.co.id/Storage/DNS-323/Firmware-Driver-Software/DNS-323_A1B1C1_FW_v1.08.rar

Kalau masih seperti itu juga, tolong informasikan HDD anda merk apa dan tipe yg mana.

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

Karena saya email ke support@dlink.co.id belum dibalas juga akhirnya saya posting disini.

Saya sedang trial 2 dlink DI-804HV untuk menghubungkan 2 kantor.
Saat ini terjadi masalah yang membuat saya bingung, masalahnya adalah :

- link vpn site-to-site sudah berhasil konek dengan speedy (IPSec, type : ESP Tunnel, state : IKE Established)
- link ini saya gunakan untuk aplikasi client-server dengan database sql
- program untuk akses ke sql server sudah berjalan baik di intranet tapi sewaktu saya akses lewat vpn aplikasi hang (not responding) ketika membaca record tertentu
- yang menbuat saya bingung adalah menentukan kesalahan ini terjadi pada link vpn atau aplikasi
- kalo disebabkan aplikasi kenapa di intranet jalan normal tapi kalo disebabkan link vpn kenapa hanya kalo baca record ke-sekian aplikasi hang, jika data di record tersebut dihapus maka akan error di record berikutnya dengan jarak record 50-an record dari posisi sebelumnya

Karena penasaran dengan link vpn maka saya coba pake pptp dan hasilnya aplikasi berjalan lancar.
Apakah ada perbedaan antara kedua jenis vpn tsb?
apakah dari keamanan kedua jenis vpn tsb sama?

Mohon penjelasan atas permasalahan saya ini.

Terimakasih.

mailmacho mengatakan...

hala saya masih ada masalah dengan dsl 2640b, kemarin saya bertanya pada anda terus saya sudah melakukan beberapa saran yang anda berikan tetapi masih belum bisa juga dan modem hanya berjalan sekitar 1-2 jam saja sehabis itu mati, lalu saya pikir mungkin modemnya yang rusak lalu saya tukar ke penjualnya dengan yang baru tetapi tetap modem dlink dsl 2640b dan sekarang saya coba lagi masih tetap sama internet hanya berjalan 1-2 jam saja.
ini gambar tentang set up internetnya :
http://img23.imageshack.us/img23/8538/68985973.jpg
http://img268.imageshack.us/img268/4479/35834745.jpg
http://img146.imageshack.us/img146/4165/28369978.jpg
http://img694.imageshack.us/img694/2778/56062716.jpg
mohon bantuannya, dan wireless saya matikan karena saya hanya mau menggunakan lewat ethernet saja

mailmacho mengatakan...

ini keterangan lanjutan :
Pada saat internet berjalan :
WAN Setup
VPI/VCI : 0/35
VLAN Mux : Off
Con. ID : 1
Service Name : pppoe_0_0_35_2
Protocol : PPPoE
IGMP : Disabled
QoS : Disabled
State : Enabled
Status : up
Action : down

Keadaan modem saat internet berjalan :
Power : nyala berwarna hijau
LAN : nyala berwarna hijau
WLAN : tidak nyala (karena saya tidak aktifkan)
DSL : nyala berwarna hijau
internet : nyala dan berkedip-kedip



Pada saat internet tidak berjalan :
WAN Setup
VPI/VCI : 0/35
VLAN Mux : Off
Con. ID : 1
Service Name : pppoe_0_0_35_2
Protocol : PPPoE
IGMP : Disabled
QoS : Disabled
State : Enabled
Status : PPP Down
Action : Up


Keadaan modem saat internet tidak berjalan :
Power : nyala berwarna hijau
LAN : nyala berwarna hijau
WLAN : tidak nyala (karena saya tidak aktifkan)
DSL : nyala berwarna hijau
internet : nyala dan tidak berkedip

mailmacho mengatakan...

Tamabahan kalau internet tidak bisa berjalan ini gambar status device info :
http://img205.imageshack.us/img205/8529/13341579.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Karena saya email ke support@dlink.co.id belum dibalas juga akhirnya saya posting disini."

---> Email ke support@dlink.co.id akan masuk ke support center regional yang menangani SEA dan Australia, jadi akan masuk antrian shg mungkin sedikit memakan waktu.

"Apakah ada perbedaan antara kedua jenis vpn tsb?"

---> IPsec tunnel memakan bandwidth lebih besar dibanding PPTP karena proses handshaking dan encryption yang lebih advanced, shg bila bandwidth anda tidak cukup maka bisa saja aplikasi anda hang pada saat baca record tertentu karena transfer yang diminta mengalami timeout dan harus re-transmission kembali.

Cara paling mudah untuk mengetahui Tunnel anda sudah baik atau belum hanya melakukan ping antara kedua network vice versa. Bila sudah dapat ping maka tunnel sudah berjalan dengan baik.

Masalah aplikasi berjalan baik atau tidak, itu adalah masalah lainnya karena bisa banyak penyebabnya spt bandwidth yang tidak cukup spt yang saya jelaskan diatas.

Dan harus diingat, Speedy menggunakan Asymmetric bandwidth sementara aplikasi VPN berjalan vice versa jadi upstream akan jadi penentu.

"apakah dari keamanan kedua jenis vpn tsb sama?"

---> IPsec jauh lebih secure dibanding PPTP.

Berikut howto utk koneksi IPsec Tunnel DI-804HV dgn Dynamic Public IP : ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DI-804HV/Manual-QIG/How-to-create-a-IPSEC-VPN-between-both-DI-804HV-with-dynamic-WAN-address.pdf

Bila anda menggunakan static IP maka anda tinggal modifikasi dibagian remote gateway saja.
Mudah2an membantu

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas update anda.

"ini gambar tentang set up internetnya : http://img23.imageshack.us/img23/8538/68985973.jpg
Status : PPP Down
Action : Up
http://img205.imageshack.us/img205/8529/13341579.jpg"

---> Info anda sangat detail, terima kasih banyak, ini menjadi bahan untuk investigasi kami. Kalau boleh tahu koneksi anda ada di wilayah mana?

Mudah2an membantu

mailmacho mengatakan...

Yang anda katakan benar. Saya menggunakan Speedy di wilayah jakarta timur daerah Cijantung

KeiKai mengatakan...

Saya adalah pengguna produk modem D-Link. dulu saya menggunakan modem DSL-504T, karena rusak diganti ke 2540T.

nah saya sudah lebih dari 3 tahun menggunakan modem DSL-2540T, sejauh ini tidak ada masalah walaupun di running 24/7 tanpa henti. Bulan maret kemarin saya membeli modem DSL-2542B untuk backup kalau ada apa - apa dengan modem 2540T.

namun ketika saya melakukan ujicoba setup ternyata lebih sulit dan berbelit - belit. selain itu temperatur modem yang panas sekali apabila digunakan. saya test untuk running semalem temperatur permukaan casing sudah menyentuh angka 45-50C, sedangkan DSL 2540T yang saya gunakan hanya 30C dengan suhu ruangan 28C.

Apakah ini normal ?
selain itu jika saya ping IP modem latency selalu berubah - ubah antara 40-60 ms apabila ada load, apabila tidak ada load baru stabil di angka < 1ms.

apakah ini normal ?

satu lagi, saya juga menggunakan unmanaged switch DES-1016D, permasalahannya selalu sama. di tahun ke-2 pasti blok PSU di switch terbakar, padahal tegangan listrik sangat stabil (melalui UPS & AVR). itu terjadi di semua produk DES-1016D yang saya gunakan. saya sangat terbantu dengan garansi lifetime D-link ini...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas update anda.

"Saya menggunakan Speedy di wilayah jakarta timur daerah Cijantung"

---> Kami bisa reproduce masalah ini diwilayah tsb. Sedang dalam investigasi mengapa PPP connection-nya sangat tidak stabil.

Akan kami update lagi ASAP.

Mudah2an membantu dan Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : KeiKai

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"namun ketika saya melakukan ujicoba setup ternyata lebih sulit dan berbelit - belit."

---> DSL-2542B dan DSL-2540T menggunakan chipset yang berbeda shg SDK chipset yang digunakan pun berbeda pula. Itu sebabnya tampilannya berbeda. Namun intinya tetap sama, hanya perlu jalankan Quick Setup dan Define hanya VPI/VCI/PPPoE Username/PPPoE Password saja.

"casing sudah menyentuh angka 45-50C, sedangkan DSL 2540T yang saya gunakan hanya 30C dengan suhu ruangan 28C.Apakah ini normal ?"

---> DSL-2542B h/w D memang panas, namun panas yang dihasilkan tidak sampai membuat modem menjadi failure, sebelum launching product ini kami melakukan stress testing 24x7 didalam suhu kamar dan tidak ada masalah.

"selain itu jika saya ping IP modem latency selalu berubah - ubah antara 40-60 ms apabila ada load, apabila tidak ada load baru stabil di angka < 1ms. apakah ini normal ?"

---> Ini juga normal, bila ada traffic maka ping time akan menjadi lebih lambat karena ping dihandle oleh CPU dan pada saat yang bersamaan CPU juga memproses traffic.

"satu lagi, saya juga menggunakan unmanaged switch DES-1016D, permasalahannya selalu sama. di tahun ke-2 pasti blok PSU di switch terbakar, padahal tegangan listrik sangat stabil (melalui UPS & AVR). itu terjadi di semua produk DES-1016D yang saya gunakan. saya sangat terbantu dengan garansi lifetime D-link ini"

---> Bisa tolong diberitahu serial numbernya? Kami akan investigasi masalah ini. Anda bisa klaim scr trus menerus selama DES-1016D belum EOL.

Note : Saya menyarankan anda update firmware DSL-2542B anda ke versi terbaru, bisa dibaca di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : Rumah Kita

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya menggunakan DIR 300. bisa tolong bantu settingan untuk memblock website dengan schedule tertentu"

---> Bila anda ingin menggunakan schedule maka yang terpenting adalah sync DIR-300 dengan NTP, contoh :

http://img153.imageshack.us/img153/4415/timeh.jpg

Setelah sync maka anda define schedule yang diinginkan, contoh :

http://img704.imageshack.us/img704/6896/blockfbschedule.jpg

Setelah itu baru define parental control :

http://img199.imageshack.us/img199/5923/parental.jpg

Pada parental control ada 3 pilihan :

1. Turn Parental Control OFF --> artinya mematikan parental control
2. Turn Parental Control ON and ALLOW computers access to ONLY these sites --> artinya menghidupkan parental control dan hanya mengijinkan komputer utk akses URL yang ada dilist dibawahnya
3. Turn Parental Control ON and DENY computers access to ONLY these sites --> artinya menghidupkan parental control dan hanya mem-block komputer utk akses URL yang ada dilist dibawahnya

"kirimkan manualnya ke email saya."

---> User Manual Lengkap bisa anda dapatkan didalam CD-nya, jika memang CD-nya sudah hilang, anda bisa download di ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DIR-300/Manual-QIG/DIR-300%20A1_Manual%20v1.0.pdf

Mudah2an membantu

mailmacho mengatakan...

Mohon maaf, jadi saya harus bagaimana?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mohon maaf, jadi saya harus bagaimana?"

---> Kami sedang investigasi lebih dalam masalah ini, RnD kami sedang mendebug problem ini. Kami mohon maaf dan minta anda sedikit bersabar.

Btw coba anda cek apakah TR-069 anda dalam kondisi aktif atau tidak (cek di Advanced Configuration ---> Network Tools --> TR-069), jika ada dalam kondisi Enabled, tolong anda Disabled dan Save Settings, kemudian cek hasilnya kembali.

Mudah2an membantu

mailmacho mengatakan...

TR-069 dalam kondisi Disabled

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mailmacho

Terima kasih atas update anda.

"TR-069 dalam kondisi Disabled"

---> Kalau begitu anda mohon menunggu hasil investigasi kami, kejadian ini tidak terjadi disemua wilayah jadi kami harus benar2 mengetahui root causenya shg fix yg kami lakukan tidak mengganggu wilayah lainnya.

Mudah2an membantu

berly7 mengatakan...

dear all,

saya punya modem D-Link 2460B router. dan saya mau tanya, bagai mana cara menurunkan jangkauan signal wirelles.??

trima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : berly7

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya punya modem D-Link 2460B router. dan saya mau tanya, bagai mana cara menurunkan jangkauan signal wirelles.??"

---> Anda bisa masuk ke menu Advanced --> Advanced Wireless ---> Advanced Settings, disitu ada option Transmit Power, anda bisa menurunkan ke 80%, 60%, 40% atau 20% sesuai dengan kebutuhan.

Mudah2an membantu

berly7 mengatakan...

dear team d-link

saya sudah menurunkn trasmit power modem d-link 2460B jd 20%. tapi radius signal masih terlalu luas..
apakah bisa signal wirelles radiusnya di perkecil lg kira2 15- 20 meter dari modem.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : berly7

Terima kasih atas update anda.

"apakah bisa signal wirelles radiusnya di perkecil lg kira2 15- 20 meter dari modem."

---> Sayang sekali, 20 percent adalah transmit power terendah. Anda bisa coba change country ke Indonesia dan set power terendah yaitu 20 percent. Namun bila settingan itu masih juga dirasa terlalu luas, tidak ada cara lainnya.

Bila pertimbangan anda adalah security, anda bisa gunakan WPA2-PSK dgn pre-shared key yang terdiri dari simbol, huruf dan angka dgn jumlah digit minimal 10 digit, maka ini cukup aman.

Mudah2an membantu

Maman Suherman mengatakan...

Dear Dlink .... Barangkali punya driver Modem DFM-562IS/SG untuk windows XP ... sy nyari di website Dlink tidak ada ...

Terimakasih ....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Maman Suherman

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Barangkali punya driver Modem DFM-562IS/SG untuk windows XP ... sy nyari di website Dlink tidak ada"

---> Anda bisa menemukan driver tsb di ftp kami yaitu ftp://public.dlink.co.id/Analog%20Modem/DFM-562IS/Firmware-Driver-Software/

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : idoey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"ke V3.02B01T01.EU-A.20081106, dengan setting sbb :"

---> Firmware the latest : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Firmware-Driver-Software/DLinkEU-A_DSL-2640T_V3.02B01T01.EU-A.20091107.rar

"DNS manual Pri:203.130.209.242 Sec:202.134.1.10"

---> Hanya share saja, GoogleDNS (8.8.8.8 n 8.8.4.4) dan openDNS (208.67.222.222 dan 208.67.220.220) lebih stabil dibanding Telkom punya :-)

"DHCP=On Range=192.168.0.3-192.168.0.30
Bagaimana jika saya hanya ingin memperbolehkan akses hanya ke satu/beberapa situs saja sehingga DHCP client tidak bisa mengakses situs lain?
Adakah settingan khusus tanpa harus menambahkan proxy server lagi?"

---> Parental Control pada DSL-2640T hanya melakukan block URL yang kita masukkan saja, sementara sisanya akan diallow. Jadi tidak bisa memenuhi kebutuhan anda.

Fitur yang anda inginkan ada di Parental Control DIR-series, misalnya DIR-600 atau DIR-615, karena ada pilihan :

1. Turn Parental Control ON and ALLOW computers access to ONLY these sites
2. Turn Parental Control ON and DENY computers access to ONLY these
sites.

Mudah2an membantu

idoey mengatakan...

Kayaknya perlu ganti DIR-600 atau DIR-615 nih.
Makasih atas jawabannya pak, very usefull :-)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : idoey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Kayaknya perlu ganti DIR-600 atau DIR-615 nih."

---> Benar, namun perlu diingat DIR-series bukan router+adsl modem, jadi anda perlu modem didepannya yang bisa diset sbg bridge atau NAT, spt yg dijelaskan di http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Anda punya 2 opsi :

1. Tetap gunakan DSL-2640T sbg NAT router hanya saja matikan wireless-nya dan pasang wireless router DIR-600/DIR-615 lalu baru PC client akses ke DIR-600/DIR-615

2. Cara lain, set DSL-2640T sbg bridge only dan dial PPPoE dari DIR-600/DIR-615.

"Makasih atas jawabannya pak, very usefull :-)"

---> Sama2 :-)

Mudah2an membantu

Fanani Nur mengatakan...

Selamat siang D-link
Bapa Saya Pemilik Warnet Disalah satu Kota TEGAL...warnet saya menggunakan Wireless D-LINK Tipe DWL-G700AP
FCC ID : KA2DWLG700 APB2
P/N : IWLG700EEUB2G
S/N : F32V179000187
MAC ID :001CF05AD3FE

pERMASALAHAN yang saya ajukan...saya lupa dengan password dan adminnya untuk masuk setingannya....dan saya pun lupa untuk memanggilnya dengan browsing ke IP brp???
Mohon jawaban secepatnya dikarenakan saya mau ganti nama wirelessnya dri default menjadi nama warnet cafe kami....terimaksih atas perhatiannya dtggu balasannya via email saya : java_arjun@yahoo.com

trmkash


Nur Fanani

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Fanani Nur

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya lupa dengan password dan adminnya untuk masuk setingannya....dan saya pun lupa untuk memanggilnya dengan browsing ke IP brp???"

---> Anda cukup menekan tombol reset selama 15-20 detik (DWL-G700AP HaRuS dalam kondisi ON), lalu lepas, setelah itu settingan DWL-G700AP akan menjadi default sbb :

- IP : 192.168.0.50/255.255.255.0
- User : admin
- Pass : kosong

Anda tinggal pick 1 PC dan set IP PC tsb ke 192.168.0.99/255.255.255.0, kemudian plug directly ke DWL-G700AP. Lalu akses via browser spt biasa http://192.168.0.50, kemudian masukkan username/password. Dan anda bisa setting kembali dr awal.

"dtggu balasannya via email saya : java_arjun@yahoo.com"

---> Mohon maaf sesuai dgn policy kami, pertanyaan via blog akan dijawab via blog juga agar pembaca yang lain bisa mengikuti.

Mudah2an membantu

bejoz mengatakan...

Saat ini saya memakai articonet pada desktop, saya ingin memasang DSL-526B, dan access point DAP-1150 pada laptop, agar dapat digunakan bergantian, ternyata setting DSL-526B selalu gagal, bagaimana cara men setting 2 modem, agar dapat digunakan bergantian ?. sudah lebih dari 3 bulan membelinya, tolong...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bejoz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saat ini saya memakai articonet pada desktop, saya ingin memasang DSL-526B, dan access point DAP-1150 pada laptop, agar dapat digunakan bergantian, ternyata setting DSL-526B selalu gagal, bagaimana cara men setting 2 modem, agar dapat digunakan bergantian ?."

---> Penjelasan anda kurang detail, apa maksudnya anda punya 2 line ADSL dan ingin memasang kedua modem di kedua line tsb? Bagaimana topologi yang anda inginkan?

Mudah2an membantu

bejoz mengatakan...

Saya punya 1 line adsl (speedy) untuk main game anak terhubung ke desktop. Jika sedang senggang, saya ingin punya koneksi internet lain yang menggunakan modem router DSL-526B dan access point DAP-1150 terhubung ke kabel telpon saja, sehingga kita dapat memakai wireless pada laptop. Biar tidak ribet.
koneksi :
1. Phone line modem1 desktop
2. Phone line modem2 access point
kedua koneksi digunakan secara bergantian

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bejoz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kedua koneksi digunakan secara bergantian"

---> Yang harus anda lakukan adalah :

1. Catat nilai VPI, VCI, PPPoE Username dan PPPoE Password dari modem pertama anda.
2. Matikan modem pertama anda dan cabut kabel telp-nya dr modem pertama, pindahkan kabel telp tsb ke DSL-526B, kemudian hidupkan DSL-526B.
3. Ambil PC/Laptop, pastikan LAN card sudah diset automatically IP-nya, kemudian plug ke DSL-526B.
4. Cek PC/Laptop tsb mendapat IP berapa, lalu coba ping ke gateway-nya, bila anda tidak mengubah IP DSL-526B maka anda akan mendapat IP dari block 192.168.1.xx/255.255.255.0 dan gateway/dns 192.168.1.1.
5. Setelah ping reply maka buka browser dan ketik http://192.168.1.1
6. Klik Quick Setup
7. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
8. Pilih PPPoE
9. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default
10. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
11. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
12. Modem akan reboot dan PC/Laptop itu akan segera terkoneksi
13. Selanjutnya biarkan DSL-526B dalam kondisi ON.

Setelah itu semua selesai, set DAP-1150 :

1. Pastikan mode DAP-1150 anda ada di Access Point mode
2. Atur IP DAP-1150 satu subnet dgn DSL-526B anda dan diluar range DHCP, misalnya IP DSL-526B anda 192.168.1.1, dan DHCP range-nya 192.168.1.100-192.168.1.200, maka IP DAP-1150 bisa diset static ke 192.168.1.50 dgn gateway 192.168.1.1
3. Plug DAP-1150 ke port DSL-526B anda.
4. Masuk ke menu Setup --> Wireless Setup, pilih Manual Setup
5. Pastikan Wireless Mode : Access Point
6. Set wireless network name ke nama yang anda suka misalnya ini-wirelessku
7. Unchek Enable Auto Channel Scan dan pilih channel misalnya channel 6
8. Set security mode ke WPA/WPA2, set chiper type ke AUTO
9. Set EAP type ke Personal
10. Masukkan passphrase-nya (ini semacam password) misalnya abcd12345
11. Setelah itu save settings
12. Setting selesai

Untuk test-nya anda ambil sebuah Laptop dan pastikan Wi-Fi-nya ON (baik melalu tombol switch di body Laptop atau melalu short-key). Lalu Scan wireless, bila terlihat SSID "ini-wirelessku" maka klik connect dan akan ditanya password, masukkan password yang tadi yaitu abcd12345, maka Laptop tsb sudah bisa terkoneksi.

Pastikan semua wireless device anda sudah support WPA/WPA2, misalnya untuk XP, pastikan anda gunakan XP SP3. Untuk mobile phone, pastikan juga sudah support WPA/WPA2 (beberapa mobile-phone keluaran lama belum support WPA/WPA2 dan membutuhkan upgrade firmware).

Jadi bila anak anda ingin menggunakan internet maka anda harus mematikan DSL-526B dan memindahkan line telp tsb ke modem pertama anda. Begitu sebaliknya.

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

melanjutkan topik sebelumnya;

"Email ke support@dlink.co.id akan masuk ke support center regional yang menangani SEA dan Australia, jadi akan masuk antrian shg mungkin sedikit memakan waktu."

---> sampai sekarang belum dibalas, mungkin karena saya tidak pake bahasa inggris?

"IPsec tunnel memakan bandwidth lebih besar dibanding PPTP karena proses handshaking dan encryption yang lebih advanced, shg bila bandwidth anda tidak cukup maka bisa saja aplikasi anda hang pada saat baca record tertentu karena transfer yang diminta mengalami timeout dan harus re-transmission kembali.
Cara paling mudah untuk mengetahui Tunnel anda sudah baik atau belum hanya melakukan ping antara kedua network vice versa. Bila sudah dapat ping maka tunnel sudah berjalan dengan baik.
Masalah aplikasi berjalan baik atau tidak, itu adalah masalah lainnya karena bisa banyak penyebabnya spt bandwidth yang tidak cukup spt yang saya jelaskan diatas."

---> saya coba jalankan aplikasi sambil ping xxx.xxx.xxx.xxx -t dari kantor A dan kantor B bersamaan ternyata tidak muncul timeout sama sekali, kalo saya lihat pake du-meter rata-rata dapat 10KBps (Bytes bukan bits), apa karena maximum transfernya kurang besar lagi? berapa minimumnya? kalo pake speedy masih memungkinkan apa tidak?

"Dan harus diingat, Speedy menggunakan Asymmetric bandwidth sementara aplikasi VPN berjalan vice versa jadi upstream akan jadi penentu."

---> diukur dengan du-meter rata-rata upload dapat 10KBps kalo lagi download email atau file dari internet bisa dapat 40KBps.

diwangkoro_architecture mengatakan...

Saya baru saja setting modem ADSl2+ modem router Dlink DSL 526b. Saya gunakan Speedy. Sebelumnya saya pakai modem ACN 110R Articonet dan saya hubungkan dengan switch hub didistribusi untuk 4 PC/Laptop dengan sistem Autodial jadi begitu dinyalakan modem langsung connect tidak perlu dial up dengan kompi. Namun saat saya pakai DSL 526B setelah setting berhasil untuk PPOenya dan bisa connect untuk semua komputer, kemudian modem saya matikan. Setelah saya hidupkan lagi, internet tidak mau connect, kemudian saya install/setting lagi lalu berhasil lagi. kamudian selesai digunakan saya matikan modemnya, lalu saya hidupkan modemnya lagi, kompi kembali tidak mau connect internet. Saya jadi bingung apakah modem tersebut harus selalu menyala, dan harus setting ulang lagi setelah mati? Pengalaman saya pakai ACn 110R begitu saya nyalakan modem kompi bisa langsung connect dalam 1-3 menit.tapi karena sudah agak rusak jadi saya ganti pakai Dlink, harapannya bisa lebih bagus, tetapi saya jadi bingung untuk menu-menunya karena proses settingnya yang instan-tidak memberi saya keterangan yang jelas soal setting modem tersebut.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sampai sekarang belum dibalas, mungkin karena saya tidak pake bahasa inggris?"

---> Seharusnya walaupun anda tidak menggunakan bahasa inggris maka akan ditransfer ke agent yang bisa bahasa yang ada diemail. Kami akan investigasi masalah ini.

"saya coba jalankan aplikasi sambil ping xxx.xxx.xxx.xxx -t dari kantor A dan kantor B bersamaan ternyata tidak muncul timeout sama sekali"

---> Bila ping tidak masalah, artinya tunnel anda pun tidak masalah. Anda bisa coba copy file dari kantor A dan kantor B vice versa.

"kalo saya lihat pake du-meter rata-rata dapat 10KBps (Bytes bukan bits), apa karena maximum transfernya kurang besar lagi? berapa minimumnya? kalo pake speedy masih memungkinkan apa tidak?"

---> Besarnya tergantung kebutuhan aplikasi anda. Jadi tidak ada minimum ataupun maksimum. Sbg contoh aplikasi VoIP dgn codec G729, butuh sekitar 32 Kbps per call namun bila lewat IPsec tunnel dengan enkripsi DES, butuh sekitar 48 Kbps dan bila menggunakan AES butuh sekitar 64 Kbps per call.

Pake Speedy memungkinkan, sbg contoh ada salah satu customer besar kami di Indonesia yang menggunakan D-Link Firewall utk semua branchesnya dan berjalan normal dikarenakan aplikasinya sangat ringan, hanya butuh sekitar 30-64 Kbps saja.

"diukur dengan du-meter rata-rata upload dapat 10KBps kalo lagi download email atau file dari internet bisa dapat 40KBps."

---> Bila memang 10 KB/s = 80 Kbps dan 40 KB/s = 320 Kbps, dan bila aplikasi anda hanya butuh 64 Kbps maka harusnya bisa berjalan lancar.

Coba anda turunkan enkripsinya ke yang paling rendah yaitu DES dan MD5 utk IKE Proposal maupun utk IPsec Proposal.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : diwangkoro_architecture

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya jadi bingung apakah modem tersebut harus selalu menyala, dan harus setting ulang lagi setelah mati?"

---> Tidak, DSL-526B akan up otomatis jika up selama dial on demand-nya tidak diset. Jadi set pada WAN-nya spt ini : http://img683.imageshack.us/img683/6662/dsl526bset.jpg

Setelah itu Save n Reboot

Mudah2an membantu

diwangkoro_architecture mengatakan...

Tanya cara advance settingnya dong, kalo pake cd kayakny cuma quick setup, cara masuk advance setting gimana?USB driver tidak saya install karrena saya pake kabel LAN, apa buka browser trus ketik address \\192.168.1.1 ?

diwangkoro_architecture mengatakan...

apa mungkin karena IP kompi saya 192.168.0.x trus modem DSL-526Bnya 192.168.1.1? sehingga belum bisa connect? tetapi koq saat setting pertama kali dah langsung bisa ya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : diwangkoro_architecture

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalo pake cd kayakny cuma quick setup, cara masuk advance setting gimana?USB driver tidak saya install karrena saya pake kabel LAN, apa buka browser trus ketik address \\192.168.1.1 ?"

---> Anda set IP PC anda ke subnet yang sama dengan DSL-526B yaitu 192.168.1.xx/255.255.255.0 (jika anda belum menggantinya). Lalu plug ke DSL-526B ke PC tsb dan buka browser dan ketik http://192.168.1.1, masukkan username admin dan pass admin. Bila anda sudah pernah setting sebelumnya maka anda masuk ke Advanced --> WAN, lalu edit PVC yang ada. Jika belum ada, anda bisa ke menu Quick Setup dan ikuti dari sana.

"apa mungkin karena IP kompi saya 192.168.0.x trus modem DSL-526Bnya 192.168.1.1?"

---> IP Komputer dan DSL-526B harus berada dalam subnet yang sama. Jika anda belum mengganti IP DSL-526B maka subnetnya adalah 192.168.1.xx/255.255.255.0, jadi kalau anda mau set IP scr static maka define misalnya :

IP : 192.168.1.10
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS : 192.168.1.1

"tetapi koq saat setting pertama kali dah langsung bisa ya?"

---> Software DCC kami mempunyai kemampuan utk "memaksa" LAN card yg terhubungnya ke DHCP Client atau set IP scr automatically shg software tsb dapat terhubung ke modem.

Ini bertujuan utk memudahkan end user dalam setting modem kami dan menghindari dari kesalahan yang mungkin terjadi jika memasukkan IP scr manual (biasanya salah di subnet mask).

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

saya ada masalah dengan konek vpn pake pptp via speedy, tiap mau konek muncul :
Error 628: The connection was terminated by the remote computer before it could be completed. For further assistance, ......
apakah ini karena modem yg tidak support vpn (modem paket (bawaan)speedy)?
kalo saya mau ganti dengan modem dsl pake dlink sebaiknya pake yg mana?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Error 628: The connection was terminated by the remote computer before it could be completed. For further assistance,apakah ini karena modem yg tidak support vpn (modem paket (bawaan)speedy)?"

---> Error spt ini bisa disebabkan karena modem tidak support VPN passthrough.

Namun kadang2 bisa juga disebabkan oleh koneksi yang ga stabil, untuk memastikan sebelum anda ganti modem, anda bisa set modem anda ke bridge mode, lalu dial pppoe lgs dr pc, kemudian buat pptp connection di pc yg sama, lalu test.

Jika masih sama, artinya line anda yang mungkin ada masalah, jika bisa connect maka modem-nya yang tidak support VPN Passthrough.

"kalo saya mau ganti dengan modem dsl pake dlink sebaiknya pake yg mana?"

---> Semua DSL-series D-Link support VPN passthrough. Misalnya DSL-526B atau DSL-2542B

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Update masalah DSL-2640B

To : mailmacho

Berikut kami sediakan beta firmware utk coba fix masalah ini :

1. Download firware di http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-2640B_SEA_test_20100423.rar
2. Extract file tsb
3. Upgrade DSL-2640B anda
4. Reset to factory default
5. Setting ulang internet anda sampai up
6. Masuk ke menu Internet Setup lalu edit PVC anda
7. Enable "Bridges PPPoE Frames between WAN and Local Ports" spt gambar berikut :

http://img10.imageshack.us/img10/8706/dsl2640bt.jpg

8. Lalu Next kemudian Apply maka DSL-2640B akan reboot

Kemudian anda test apakah problem sudah solve atau belum.

Mudah2an membantu

diwangkoro_architecture mengatakan...

Saya sudah melakukan sesuai saran dari d link, internet tetap tidak conncect, saya diagnostic juga tetap fail, saya udah ip modemnya memakai 192.168.0.1 dan saya sesuaikan laptop saya. Pada awalnya saya bisa terhubung dengan modem, tapi internet tetap tidak connect, lalu saya restart, justru sekarang saya tidak bisa memanggil modem sesuai ipnya juga saya coba pakai ip bawaan tetap tudak bisa.

care mengatakan...

Hi, sy dr Bali, lg buat hotspot pake modem Prolink Huricane 9200+HUB+Mikrotik RB433AH.. ISP Speedy Games 1Mbps.. sesudah 2 minggu hotspot connect bejalan dgn lancar, setelah itu tau2 ga mau browsing.. Berhubung sudah berumur 2thn modem Prolink sy anggap emang waktunya ganti.. Trus sy beli D-LINK DSL 526B Board ID: DSL-526B Software Version: SE_2.00 Bootloader (CFE) Version: (before 1.0.37-5.12)Release Date: Nov 17 2009 MTU sudah sy setting 1400/1450 ..
sinyal wifi bs connected.. Pertanyaan :
1. Sy ping dr cmd ato mikrotik pake wifi ato kabel ke modem/mikrotik/yahoo dll ga ada masalah dgn reply. Tp kenapa waktu connec browsing hanya bs ke modem 192.168.1.1 &mikrotik, sedangkan connec ga mau browsing ke login page(hotspot)dan semua website?
Padahal file html login page jg sudah ada..
2. Apakah modem sy perlu d update firmwarenya?
3. Kenapa sering disconnected setelah beberapa saat? Klo di cabut power lalu di on-kan bs nyambung lg koneksinya..
Mohon bantuannya.. care@d-rect.net Rgds

D-Link Indonesia mengatakan...

To : diwangkoro_architecture

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya tidak bisa memanggil modem sesuai ipnya juga saya coba pakai ip bawaan tetap tudak bisa."

---> Lakukan langkah2 dibawah :

1. Siapkan 1 Laptop dan pastikan LAN dalam posisi Obtain IP Address Automatically dan Obtain DNS Server Automatically
2. Nyalakan DSL-526B anda
3. Tekan dan tahan tombol reset selama kurang lebih 20-30 detik (DSL-526B dalam kondisi ON)
4. Lalu lepas dan biarkan kurang lebih 2-3 menit
5. Ambil laptop pada langkah satu tadi lalu plug ke DSL-526B
6. Masuk ke command prompt laptop dan ketik ipconfig/all, lalu lihat IP-nya berapa, IP anda harus dalam subnet 192.168.1.xx/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1 dan DNS : 192.168.1.1
7. Bila spt itu, ketik ping 192.168.1.1
8. Bila reply, matikan DSL-526B anda dan Laptop anda
9. Matikan modem adsl anda yang existing dan cabut line telp dari modem tsb, biarkan selama 1 jam
10. Setelah 1 jam, plug line telp tsb ke DSL-526B lalu hidupkan DSL-526B (NOTE : modem adsl anda yang existing harus OFF dan tidak terhubung kemana2)
11. Lalu hidupkan Laptop dan plug kembali ke DSL-526B. Lakukan langkah no.6-8 lagi.
12. Bila oke, anda buka IE, ketik http://192.168.1.1
13. Masukkan username admin dan password admin
14. Catat nilai VPI, VCI, PPPoE Username dan PPPoE Password dari Telkom.
15. Klik Quick Setup
16. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
17. Pilih PPPoE
18. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default (note : username Speedy harus lengkap misalnya xxxxxx@telkom.net)
19. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
20. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
21. Modem akan reboot
22. Cek lampu ADSL, bila OFF maka nilai VPI/VCI salah atau ada masalah dengan line anda/splitter anda.
23. Bila Lampu ADSL ON, cek lampu Internet, bila ON, lalu masuk ke Device Info --> WAN, disitu akan terlihat WAN IP yang didapat
24. Bila semua sudah oke, anda klik menu Diagnostic
25. Bila hasil diagnostic sudah OK semua anda bisa test browsing.

Bila tidak, cek firmware yang anda gunakan pada halama Device Info --> Summary, kalau software versionnya SE_1.00 atau SE_1.20, maka upgrade dulu ke versi SE_1.22, cara dan info detailnya bisa anda baca di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

Setelah upgrade baru lakukan langkah2 no.1-25 diatas.

Note : Semua langkah2 itu harus anda lakukan satu per satu dan jangan ada yang diskip. Bila masih tidak bisa, informasikan sampai di langkah mana anda tidak berhasil.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : amir

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"D-Link 526B, dan satu(1) switch 16 port,yg mau saya tanyakan pak gimana cara passang/settingnya?"

---> Saya hanya membahas cara setting DSL-526B karena ini adalah blog resmi D-Link Indonesia jadi kami tidak bisa membantu utk setting modem merk lain, mohon maaf.

Langkah2nya :

1. Siapkan 1 Laptop dan pastikan LAN dalam posisi Obtain IP Address Automatically dan Obtain DNS Server Automatically
2. Nyalakan DSL-526B anda
3. Ambil laptop pada langkah satu tadi lalu plug ke DSL-526B
4. Masuk ke command prompt laptop dan ketik ipconfig/all, lalu lihat IP-nya berapa, IP anda harus dalam subnet 192.168.1.xx/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1 dan DNS : 192.168.1.1
5. Bila spt itu, ketik ping 192.168.1.1
6. Bila reply, matikan DSL-526B anda dan Laptop anda
7. Plug line telp tsb ke DSL-526B lalu hidupkan DSL-526B
8. Lalu hidupkan Laptop dan plug kembali ke DSL-526B. Lakukan langkah no.4-5 lagi.
9. Bila oke, anda buka IE, ketik http://192.168.1.1
10. Masukkan username admin dan password admin
11. Catat nilai VPI, VCI, PPPoE Username dan PPPoE Password dari Telkom.
12. Klik Quick Setup
13. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
14. Pilih PPPoE
15. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default (note : username Speedy harus lengkap misalnya xxxxxx@telkom.net)
16. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
17. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
18. Modem akan reboot
19. Cek lampu ADSL, bila OFF maka nilai VPI/VCI salah atau ada masalah dengan line anda/splitter anda.
20. Bila Lampu ADSL ON, cek lampu Internet, bila ON, lalu masuk ke Device Info --> WAN, disitu akan terlihat WAN IP yang didapat
21. Bila semua sudah oke, anda klik menu Diagnostic
22. Bila hasil diagnostic sudah OK semua anda bisa test browsing.

Bila tidak, cek firmware yang anda gunakan pada halama Device Info --> Summary, kalau software versionnya SE_1.00 atau SE_1.20, maka upgrade dulu ke versi SE_1.22, cara dan info detailnya bisa anda baca di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

Setelah upgrade baru lakukan langkah2 no.1-22 diatas.

Note : Semua langkah2 itu harus anda lakukan satu per satu dan jangan ada yang diskip. Bila masih tidak bisa, informasikan sampai di langkah mana anda tidak berhasil.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : care

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Sy ping dr cmd ato mikrotik pake wifi ato kabel ke modem/mikrotik/yahoo dll ga ada masalah dgn reply. Tp kenapa waktu connec browsing hanya bs ke modem 192.168.1.1 &mikrotik, sedangkan connec ga mau browsing ke login page(hotspot)dan semua website? Padahal file html login page jg sudah ada.."

---> Cara yang termudah untuk memastikan DSL-526B bisa beroperasi dengan baik adalah sbb :

Internet---DSL-526B----PC

Set DSL-526B dari scratch spt yg saya jelaskan pada jawaban diatas comment ini, lalu test PC tsb bisa browsing atau tidak. Jika bisa maka masalahnya ada di Mikrotik anda, jadi anda cek kembali rule captive portal di Mikrotik anda.

Dari penjelasan anda, ping ke yahoo, dll tidak ada masalah, hanya saja pada saat akses tidak mau redirect ke login page, ini artinya modem sudah berjalan dgn baik, hanya captive portal yang tidak berjalan. Karena kami tidak familiar dengan Mikrotik, mohon maaf kami tidak bisa membantu anda digging lebih jauh problem anda. Namun satu hal yang pasti, Mikrotik anda tidak melakukan redirection.

"2. Apakah modem sy perlu d update firmwarenya?"

---> Tidak, SE_2.00 adalah the latest utk DSL-526B h/w T

"3. Kenapa sering disconnected setelah beberapa saat? Klo di cabut power lalu di on-kan bs nyambung lg koneksinya.."

---> Disconnected bisa banyak sebab, apakah line-nya yang disconnected atau PPPoE-nya yang disconnected.

Jika line-nya maka anda coba cek SNR n Attenuation-nya, apakah baik atau buruk

Jika PPPoE-nya, anda bisa cek di log-nya intermittent atau tidak. Jangan lupa utk aktifkan fitur "Bridge PPPoE Frames between WAN and Local Ports"

Mudah2an membantu

Indra mengatakan...

"Jika line-nya maka anda coba cek SNR n Attenuation-nya, apakah baik atau buruk"
Cara ngeceknya gmana? Masuk menu apa?

"Jika PPPoE-nya, anda bisa cek di log-nya intermittent atau tidak"
Cara ngeceknya gmana? Masuk menu apa?

Bintang Raya mengatakan...

saya pakai dir 300 dgn modem motorola koneksi fastnet, mencoba ip camera dcs920. ternyata setelah tanya sana sini, katanya port di fastnet hingga 1200an ditutup. akhirnya saya tes dir300 terlebih dahulu dari internet. remote management saya enable di port 8080.(pilihan cuma 80,88,1080,8080 ) belum bisa konek. demikian juga port forwarding utk dcs 920
mohon petunjuk , terima kasih

diwangkoro_architecture mengatakan...

Saya sudah lakukan poin 1-25 dengan baik hanya diagnosticnya 2 poin yang F5/F4 fail. Trus coba browsing beres nggak masalah.tapi saya coba update sesuai petunjuk 3 kali gagal, file not found. Lalu saya matikan modem dan kompi saya hidupkan lagi. LED internet menyala merah, tapi lan dan dsl hijau.jadi tidak bisa connect internetnya. Trus saya matikan dan hidupkan lagi, bisa connect, lalu saya matikan, lan modem saya hubungkan ke switch dan lan laptop juga ke switch, LED lan cuma berkedip2 dan tidak connect. Lalu saya sambung langsung modem ke laptop setelah saya restart modem dan laptop. LED lan masih berkedip terus saat berhenti berkedip LED internet tidak menyala. Dan internet tidak connect, saya ping 192.168.1.1 time out terus. Lalu saya panggil modem juga tidak bisa. Bagaimana ya?akhirnya saya coba pakai modem lama, nyala dan connect dengan lancar, walaupun kesenggol sedikit modemnya off.

onta mesir mengatakan...

saya ingin bertanya dimana saya bisa mendapatkan modem D-link DSL 2540T, karena di bandung saya sudah cari di berca dan sistech sudah diskontinyu katanya.

atau tipe penggantinya sekarang apa ya ? soalnya saya pek yang seri B rata - rata panas banget dan latency ke modem tiba - tiba naik padahal sudah menggunakan firmware terbaru. latency ke modem naik mengakibatkan latency ke luar semakin besar. ini sangat mengganggu apalagi untuk gaming ...

Indra Yd mengatakan...

Hi, sy punya masalah dgn DNS.. sebelumnya DNS setting Enable Automatic Assigned DNS.. hasilnya sering putus.. lalu sy isi dgn DNS terdekat(Bali) akhirnya berjalan dgn lancar.. tanpa sepengetahuan sy terjadi disconnect lg.. setelah sy cek "default gateway" ga ada(connect)..

Diagnostics : "pppoe_0_8_81 Diagnostics" => "Test the connection to your Internet service provider" sering fail.

"Device Info" Sebelum saya isi DNS manual, DNS dan Default Gateway sering kosong. Setelah DNS terisi, sekarang Default Gateway sering kosong..
Apakah perlu DNS dan routing "default gateway" diisi supaya tdk putus-nyambung-putus-nyambung?
Saya pake DSL526B SE_2.00

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Indra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Cara ngeceknya gmana? Masuk menu apa?"

---> Menu Device Info --> Statistic --> ADSL, bila SNR dibawah 20 dB dan Attenuation anda diatas 50 dB, maka line anda tidak bagus. Untuk kondisi line yang spt ini umumnya hanya dapat diimprove dengan mengganti kabel telepon dari tiang telepon sampai ke tempat anda.

"Cara ngeceknya gmana? Masuk menu apa?"

---> Masuk ke Management --> System Log, lalu Enable Log dan set ke level Debugging pada menu Configure System Log, setelah disave dan reboot, baru View System Log pada menu yang sama.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Bintang Raya

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"remote management saya enable di port 8080.(pilihan cuma 80,88,1080,8080 )"

---> Pada beberapa case, port 8080 juga diclose oleh Fastnet.

"demikian juga port forwarding utk dcs 920"

---> Anda bisa gunakan port 8888 atau 8889 misalnya, jadi :

1. Public port set ke 8888-8888 dan private port 80 atau
2. Public port set ke 8889-8889 dan private port 80

Nanti akses ke kamera dr Internet menggunakan format http://x.x.x.x:8888, dimana x.x.x.x adalah public IP dari koneksi anda dan 8888 adalah public port yang dibuka.

Baca lebih jelas di http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Pada DCS-920 set gateway dan DNS ke LAN IP DIR-300 dan biarkan HTTP port pada DCS-920 berada didefault yaitu 80 dan pastikan secondary HTTP port ada dalam posisi DISABLE.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : diwangkoro_architecture

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya sudah lakukan poin 1-25 dengan baik hanya diagnosticnya 2 poin yang F5/F4 fail."

---> Ini normal karena DSLAM operator disini tidak mengaktifkan fungsi OAM F5/F4 shg modem tidak bisa test OAM F4/F5.

"coba browsing beres nggak masalah.tapi saya coba update sesuai petunjuk 3 kali gagal, file not found."

---> Bila koneksi anda sudah berjalan lancar, anda tidak perlu update firmware lagi.

"Dan internet tidak connect, saya ping 192.168.1.1 time out terus. Lalu saya panggil modem juga tidak bisa. Bagaimana ya?"

---> Anda ulangi lagi langkah 1-25, setelah browsing bisa berjalan dengan lancar, anda langsung pindahkan ke switch (note: modem yang satunya lagi harus dalam kondisi OFF dan harus selalu OFF bila DSL-526B ON).

Setelah itu anda test dr laptop yang sama namun kali ini laptopnya juga plug ke switch yang sama.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : onta mesir

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"DSL 2540T"

---> Tipe tsb sudah tidak bisa dibeli lagi dan sudah EOL.

"atau tipe penggantinya sekarang apa ya ?"

---> Penggantinya adalah DSL-2542B

"soalnya saya pek yang seri B rata - rata panas banget dan latency ke modem tiba - tiba naik padahal sudah menggunakan firmware terbaru. latency ke modem naik mengakibatkan latency ke luar semakin besar. ini sangat mengganggu apalagi untuk gaming"

---> Panas yang dihasilkan memang berlebih (utk hardware tipe D), namun tidak akan sampai merusak perangkat karena sebelum dilaunch kami sudah melakukan stress testing di suhu kamar di Indonesia.

DSL-526B/DSL-2542B tidak cocok utk game center atau warnet yang sering memainkan game online (dgn jumlah PC diatas 5) karena NAT sessionnya yang terbatas up to 800 sessions saja.

Jadi bila anda ingin menggunakannya di game center atau warnet dgn PC diatas 5, saya sarankan utk menggunakan DIR-600 sbg router sementara DSL-526B hanya diset sbg bridge only.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Indra Yd

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sebelumnya DNS setting Enable Automatic Assigned DNS.. hasilnya sering putus"

---> DNS Speedy sepanjang yang kami test memang tidak stabil dan memang terkenal tidak stabil, kami sarankan utk menggunakan googleDNS (8.8.8.8 n 8.8.4.4) atau openDNS (208.67.222.222 n 208.67.220.220)

"Apakah perlu DNS dan routing default gateway diisi supaya tdk putus-nyambung-putus-nyambung?
Saya pake DSL526B SE_2.00"

---> Pertama2 anda set sbg biasa dulu dimana :

1. http://img412.imageshack.us/img412/6662/dsl526bset.jpg

2. Lalu sisanya biarkan default sampai save n reboot dan PPPoE bisa up.

3. Setelah itu anda masuk menu Advanced ---> DNS --> DNS Server, uncheck Enable Automatic Assign DNS, lalu masukkan DNS server yang anda pilih. Lalu Save n Reboot.

Bila sudah diset spt itu masih putus nyambung, anda cek apakah line-nya yang up-down atau PPPoE-nya yang up-down.

Anda bisa cek di status ADSL dan Log-nya :

1. Bila line-nya yang up-down, cek SNR n Attenuation di menu Device Info --> Statistic --> ADSL, bila SNR dibawah 20 dB dan Attenuation anda diatas 50 dB, maka line anda tidak bagus. Untuk kondisi line yang spt ini umumnya hanya dapat diimprove dengan mengganti kabel telepon dari tiang telepon sampai ke tempat anda.

2. Bila PPPoE-nya yang up-down, log PPPoE di menu Management --> System Log, lalu Enable Log dan set ke level Debugging pada menu Configure System Log, setelah disave dan reboot, baru View System Log pada menu yang sama.

Mudah2an membantu

diwangkoro_architecture mengatakan...

makasih mas, koneksi sudah lancar,sudah nyambung dengan semua kompi dan laptop

D-Link Indonesia mengatakan...

To : diwangkoro_architecture

Terima kasih atas update anda.

"makasih mas, koneksi sudah lancar,sudah nyambung dengan semua kompi dan laptop"

---> Sama2, senang mendengar masalah sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan product2 D-Link :-)

mr mengatakan...

Saya pake modem adsl dlink DSL-526B, setelah setting selesai akses internet berjalan normal, tes koneksi vpn pptp ke kantor A dan B dari pc normal.
Anehnya tiba-tiba koneksi ke site A error :
Error 628: The connection was terminated by the remote computer before it could be completed. For further assistance, ......
sementara ke site B normal, saya cari masalah setting di site A tidak ketemu, besoknya akses ke site A dan B gagal semua.
saya ubah modem ke mode bridge, dial pppoe dari pc, tes koneksi vpn ke site A dan B berjalan normal.
saya kembalikan modem ke mode dial pppoe, tes koneksi vpn ke site A dan B gagal lagi.
Apakah ini berarti hardware modem saya bermasalah?

idoey mengatakan...

Pak admin, setelah melakukan upgrade firmware yang bapak berikan pada postingan sebelumnya, DSL-2640T saya malah error. Saat ini semua koneksi kabel (di empat port yang ada) tidak dapat terhubung dengan baik, sedang koneksi Wirelessnya lancar-lancar saja. Pada port #2 lampu indikator tetap menyala padahal semua RJ45 di port 1-4 sudah saya cabut.

Saya sudah mencoba mereset kembali DSL-2640T saya, merestore semua settingannya, restart sampai beberapa kali termasuk cabut adaptornya, hasilnya tetap sama.

Pertanyaannya, mengapa demikian dan langkah-langkah apa yang harus saya ambil? Adakah cara mengembalikan firmware update ke versi sebelumnya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.


"sementara ke site B normal, saya cari masalah setting di site A tidak ketemu, besoknya akses ke site A dan B gagal semua.
saya ubah modem ke mode bridge, dial pppoe dari pc, tes koneksi vpn ke site A dan B berjalan normal.
saya kembalikan modem ke mode dial pppoe, tes koneksi vpn ke site A dan B gagal lagi.
Apakah ini berarti hardware modem saya bermasalah?"

---> Apakah ini berarti anda punya 2 PPTP server yaitu site A dan site B? Lalu anda test dr internet dial ke PPTP server di site A dan PPTP server di site B?

DSL-526B saat ini hanya support 1 session utk PPTP passthrough, jadi bila anda test scr bersamaan ke PPTP server A dan PPTP server B akan failed.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : idoey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Pertanyaannya, mengapa demikian dan langkah-langkah apa yang harus saya ambil? Adakah cara mengembalikan firmware update ke versi sebelumnya?"

---> Bila upgrade-nya finish maka seharusnya tidak masalah. Mungkin file yang anda download corrupt, coba anda download lagi tanpa download manager dan extract file hasilnya, kemudian upload kembali.

Berikut URL-nya : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Firmware-Driver-Software/DLinkEU-A_DSL-2640T_V3.02B01T01.EU-A.20091107.rar

Anda juga bisa mengembalikan ke versi sblmnya : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Firmware-Driver-Software/DLinkEU-A_DSL-2640T_V3.02B01T01.EU-A.20081106.rar

Setelah upgrade selesai. Reset modem to factory default dan set dr awal lg.

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

"Apakah ini berarti anda punya 2 PPTP server yaitu site A dan site B? Lalu anda test dr internet dial ke PPTP server di site A dan PPTP server di site B?

DSL-526B saat ini hanya support 1 session utk PPTP passthrough, jadi bila anda test scr bersamaan ke PPTP server A dan PPTP server B akan failed."

---> saya coba secara bergantian belum coba konek secara bersamaan.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya coba secara bergantian belum coba konek secara bersamaan."

---> Bila DSL-526B bisa konek ke internet maka tidak ada masalah dengan modem.

Apa log yang tertera di site A pada saat error itu terjadi?

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

"Bila DSL-526B bisa konek ke internet maka tidak ada masalah dengan modem."

---> Benar, saya yg kurang teliti, masalahnya ternyata pada switch yg saya pake.
sewaktu bisa konek vpn setelah setting ternyata pc masih terhubung langsung ke modem.

Hanya saja untuk konek ke pptp server A masih agak sulit, harus berulang kali konek baru bisa mungkin karena pptp server A diakses oleh banyak client.


---> Melanjutkan topik sebelumnya:

"Besarnya tergantung kebutuhan aplikasi anda. Jadi tidak ada minimum ataupun maksimum. Sbg contoh aplikasi VoIP dgn codec G729, butuh sekitar 32 Kbps per call namun bila lewat IPsec tunnel dengan enkripsi DES, butuh sekitar 48 Kbps dan bila menggunakan AES butuh sekitar 64 Kbps per call.
Pake Speedy memungkinkan, sbg contoh ada salah satu customer besar kami di Indonesia yang menggunakan D-Link Firewall utk semua branchesnya dan berjalan normal dikarenakan aplikasinya sangat ringan, hanya butuh sekitar 30-64 Kbps saja."

---> Tentang kebutuhan aplikasi saya belum paham benar butuhnya berapa, yang jelas dijalankan dg dial-up masih bisa jalan meski lambat.
---> Kalo boleh tahu pake aplikasi apa yg sudah berhasil dg speedy?

"Coba anda turunkan enkripsinya ke yang paling rendah yaitu DES dan MD5 utk IKE Proposal maupun utk IPsec Proposal."


---> Sudah saya coba tapi tetap hang (not responding)
---> Apa perlu saya coba pake provider internet lain?

Maaf kalo banyak tanya, email saya ke support@dlink.co.id belum juga dibalas.
Terimakasih.

idoey mengatakan...

To : Admin

Langkah yg bapak sarankan sudah dilakukan. Firmwarenya sudah saya kembalikan ke versi 20081106 namun hasilnya tetap sama, sehingga saya download lagi dan upgrade lagi ke versi 20091107.

Setelah bolak-balik setting sana sini, gonta-ganti kabel, akhirnya saya menemukan bahwa DHCP server Dlink 2640T saya tidak berfungsi dengan baik. Di web managementnya aktif, tapi ketika client merequest IP tidak ada balasan dari si-2640T.

Saya kira ini bukan di firmware, namun lebih ke hardware malfunction. Di seal 2640T saya bertuliskan BERCA. Apakah saya masih bisa mengklaim garansi produk DLink saya ke Berca? Jika servis resmi Dlink tidak ada di tempat saya (Gorontalo), kemana saya bisa mendapatkan dukungan teknis?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tentang kebutuhan aplikasi saya belum paham benar butuhnya berapa, yang jelas dijalankan dg dial-up masih bisa jalan meski lambat."

---> Ini tergantung cara kerja aplikasi anda bagaimana, misalnya file yang dibaca hanya dalam bentuk txt dan besarnya hanya 10 KB maka itu bisa berjalan pada bandwidth rendah.

"Kalo boleh tahu pake aplikasi apa yg sudah berhasil dg speedy?"

---> contohnya aplikasi financial di insurance company dan aplikasi client-server utk leasing.

Semua aplikasi itu dideploy scr in-house oleh company yang bersangkutan.

"Sudah saya coba tapi tetap hang (not responding) Apa perlu saya coba pake provider internet lain?"

---> Bila anda test copy file antara site-A dan site-B via tunnel IPsec, bagaimana hasilnya?

"email saya ke support@dlink.co.id belum juga dibalas."

---> Karena case ini sudah dihandle di blog maka agent call center kami forward case ini ke tim blog support.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : idoey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"DHCP server Dlink 2640T saya tidak berfungsi dengan baik. Di web managementnya aktif, tapi ketika client merequest IP tidak ada balasan dari si-2640T."

---> Sebelumnya anda menyebutkan bahwa wireless baik2 saja, bila DHCP servernya yang tidak berfungsi maka wireless client pun tidak mendapat IP dari DSL-2640T karena wired n wireless berada dalam satu segment LAN.

"Di seal 2640T saya bertuliskan BERCA. Apakah saya masih bisa mengklaim garansi produk DLink saya ke Berca? Jika servis resmi Dlink tidak ada di tempat saya (Gorontalo), kemana saya bisa mendapatkan dukungan teknis?"

---> Garansi DSL-2640T adalah 1 tahun. Jadi bila modem anda msh dibawah 1 tahun maka anda bisa klaim. Bila sudah lewat anda bisa servis namun dikenakan biaya. Anda bisa kontak ke Berca Computel pusat :

PT. Berca Computel
Jl. Tanah Abang III
Kompleks Tanaga Mas No.19
Jakarta - 10160
Telp. (021) 2316352, 2316353
Fax . (021) 2316381
Website : www.bercacomputel.com
Up : Bapak Pandu Sempana (081808064442)

Mudah2an membantu

Indra Yd mengatakan...

Thanks atas bantuannya n saran yg ada berikan ternyata dapat disimpulkan bahawa D-Link DSL526B saya tidak bermasalah.. dr semua riset yg anda berikan ternyata ketemu(penyakitnya) bahwa IP Speedy sy yg sudah berlangganan 3thn, terjadi conflik dgn IP lain.. setelah call Speedy mereka akan mengganti IP sy dgn yg baru..
Thanks, Rgrds

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Indra Yd

Terima kasih atas update anda dan senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

"IP Speedy sy yg sudah berlangganan 3thn, terjadi conflik dgn IP lain.. setelah call Speedy mereka akan mengganti IP sy dgn yg baru.."

---> Kejadian tsb sangat mengejutkan :-)

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

To : s@m

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dikirimin cara setting modem DSL-520B. soalnya mpe sekarang modem saya lom bisa konek internet."

---> Anda bisa gunakan DCC yang ada didalam CD atau ikuti petunjuk dibawah :

1. Siapkan 1 Laptop dan pastikan LAN dalam posisi Obtain IP Address Automatically dan Obtain DNS Server Automatically
2. Nyalakan DSL-526B anda
3. Ambil laptop pada langkah satu tadi lalu plug ke DSL-526B
4. Masuk ke command prompt laptop dan ketik ipconfig/all, lalu lihat IP-nya berapa, IP anda harus dalam subnet 192.168.1.xx/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1 dan DNS : 192.168.1.1
5. Bila spt itu, ketik ping 192.168.1.1
6. Bila reply, matikan DSL-526B anda dan Laptop anda
7. Plug line telp tsb ke DSL-526B lalu hidupkan DSL-526B
8. Lalu hidupkan Laptop dan plug kembali ke DSL-526B. Lakukan langkah no.4-5 lagi.
9. Bila oke, anda buka IE, ketik http://192.168.1.1
10. Masukkan username admin dan password admin
11. Catat nilai VPI, VCI, PPPoE Username dan PPPoE Password dari Telkom.
12. Klik Quick Setup
13. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
14. Pilih PPPoE
15. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default (note : username Speedy harus lengkap misalnya xxxxxx@telkom.net)
16. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
17. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
18. Modem akan reboot
19. Cek lampu ADSL, bila OFF maka nilai VPI/VCI salah atau ada masalah dengan line anda/splitter anda.
20. Bila Lampu ADSL ON, cek lampu Internet, bila ON, lalu masuk ke Device Info --> WAN, disitu akan terlihat WAN IP yang didapat
21. Bila semua sudah oke, anda klik menu Diagnostic
22. Bila hasil diagnostic sudah OK semua anda bisa test browsing.

"tolong ke email saya : awank_dagadu@yahoo.co.id"

---> Mohon maaf, sesuai policy kami, pertanyaan via blog akan dijawab via blog juga, bila anda ingin jawaban via email, anda bisa kirim email ke support@dlink.co.id

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

"Bila anda test copy file antara site-A dan site-B via tunnel IPsec, bagaimana hasilnya?"

---> Sudah saya coba copy file dari site-A dan site-B serta sebaliknya semua lancar
Saya coba file dg size 100KB, 1MB dan 5MB semua berhasil dicopy dg baik.

Apa ini ada hubungannya dg speedy yg melakukan pembatasan tertentu, sebelumnya saya coba pake provider internet lokal malah tidak bisa konek IPsec sama sekali.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas update anda.

"Sudah saya coba copy file dari site-A dan site-B serta sebaliknya semua lancar
Saya coba file dg size 100KB, 1MB dan 5MB semua berhasil dicopy dg baik."

---> Ini menandakan tunnel IPsec anda tidak masalah.

"Apa ini ada hubungannya dg speedy yg melakukan pembatasan tertentu"

---> Saya belum bisa memastikan hal ini karena anda sudah melakukan file transfer antara site-A ke site-B dan sebaliknya via IPsec tunnel. Ini artinya tunnel anda sama sekali tidak ada masalah.

Masalah aplikasi anda yang hang, aplikasi apa yang anda gunakan? Apakah client server? bila ya, databasenya menggunakan apa? Berapa besar file database yang dibaca oleh si client?

"sebelumnya saya coba pake provider internet lokal malah tidak bisa konek IPsec sama sekali."

---> Errornya spt apa?bisa copy paste log errornya?

Mudah2an membantu

Sekarang bayar besok gratiss mengatakan...

SALAM KENAL..

apa ada modem gsm/cdma dlink yang bisa dipake oleh 2 pc atau lebih?

gsm/cdma modem - switch - client

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sekarang bayar besok gratiss

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apa ada modem gsm/cdma dlink yang bisa dipake oleh 2 pc atau lebih?
gsm/cdma modem - switch - client"

---> Anda harus gunakan router lagi bila ingin sharing koneksi tsb, anda bisa gunakan DWM-152 sbg modem dan DIR-451/DIR-655 sbg routernya.

Jadi layoutnya :

DWM-152--(usb)DIR-655/451--Switch

Caranya bisa dilihat disini :

http://blog.dlink.co.id/2009/12/setting-dir-855dir-825dir-655dir-685.html

dan

http://blog.dlink.co.id/2008/09/cara-men-setting-dir-451-dengan-dwm-652.html

Atau bila ingin hanya satu device bisa gunakan DIR-457, ini adalah pocket 3G router, jadi bisa bertindak sbg modem atau router. Namun hanya support Wi-Fi saja utk clientnya. Datasheet bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DIR-457/Datasheet/DIR-457_A1_Datasheet_02(W).pdf

Mudah2an membantu

Indra Yd mengatakan...

Saya pakai DSL526B dgn koneksi Speedy.. disana ada line untuk USB..
Pertanyaan saya bisakah line internet Speedy(tetep jalan) ditambahkan 3G Modem DWM-652..?
Atau ada solusi yg lain?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Indra Yd

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Pertanyaan saya bisakah line internet Speedy(tetep jalan) ditambahkan 3G Modem DWM-652..?"

---> Port USB DSL-526B tidak bisa digunakan utk koneksi 3G, port tsb hanya digunakan utk PC

"Atau ada solusi yg lain?"

---> Bila anda menginginkan penggunaan 2 koneksi dimana 3G connection sbg backup, anda bisa gunakan DIR-451 sbg router, jd DSL-526B diset sbg bridge dan di plug ke port LAN 1 DIR-451 yang bertindak sbg WAN port, sementara DWM-652 digunakan sbg backup connection.

DIR-451 harus menggunakan fw 1.20B32 keatas agar mendukung fungsi WAN Failover.

Mudah2an membantu

mr mengatakan...

Maaf terlambat membalas karena kesibukan di client.
Tanggal 27-4-2010 saya sudah dapat balasan dari support@dlink.com.sg di email menanyakan "H/W Ver and F/W Ver of your DI-804HV." saya tidak balas karena sepertinya lebih cepat ke blog ini saja.


"Masalah aplikasi anda yang hang, aplikasi apa yang anda gunakan? Apakah client server? bila ya, databasenya menggunakan apa? Berapa besar file database yang dibaca oleh si client?"

---> Aplikasi client server menggunakan database postgressql, besar file database sekitar 3MB dengan jumlah record sekitar 50ribu.

"Errornya spt apa?bisa copy paste log errornya?"

---> Sewaktu masih pake provider lokal di log muncul :
page 1

WAN Type: PPP over Ethernet (V1.51b16)
Display time: Saturday March 27, 2010 12:32:55

Saturday March 27, 2010 12:27:25 Disassociated: Blocked access attempt from 110.138.192.88:12851 to TCP port 445
Saturday March 27, 2010 12:30:01 PPPoE start to hang-up
Saturday March 27, 2010 12:30:01 PADT sent
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IKE proposal of Tunnel#2 is invalid, remove this tunnel information
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal index#1 of tunnel 2 is invalid, remove it
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal index#2 of tunnel 2 is invalid, remove it
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal index#3 of tunnel 2 is invalid, remove it
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal index#4 of tunnel 2 is invalid, remove it
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal of Tunnel#2 is invalid, remove this tunnel information
Saturday March 27, 2010 12:30:08 DOD:triggered internally
Saturday March 27, 2010 12:30:08 PPPoE start to dial-up
Saturday March 27, 2010 12:30:08 PADI sent
Saturday March 27, 2010 12:30:08 PADR sent
Saturday March 27, 2010 12:30:08 PADS recv 8002 A815
Saturday March 27, 2010 12:30:11 CHAP3: Authentication success,Welcome!
Saturday March 27, 2010 12:30:11 IPCP3: IP is 110.138.192.15
Saturday March 27, 2010 12:30:11 IPCP3: DNS0 is 125.160.4.82
Saturday March 27, 2010 12:30:11 IPCP3: DNS1 is 61.94.192.12
Saturday March 27, 2010 12:31:47 PPPoE start to hang-up
Saturday March 27, 2010 12:31:47 PADT sent

page 2

WAN Type: PPP over Ethernet (V1.51b16)
Display time: Saturday March 27, 2010 12:33:18

Saturday March 27, 2010 12:31:48 PADT sent
Saturday March 27, 2010 12:31:49 Error:The IKE proposal of Tunnel#2 is invalid, remove this tunnel information
Saturday March 27, 2010 12:31:51 UPP: Eventing NG:-12
Saturday March 27, 2010 12:31:54 DOD:triggered internally
Saturday March 27, 2010 12:31:54 PPPoE start to dial-up
Saturday March 27, 2010 12:31:54 PADI sent
Saturday March 27, 2010 12:31:54 PADR sent
Saturday March 27, 2010 12:31:54 PADS recv 8002 5D2F
Saturday March 27, 2010 12:31:57 CHAP3: Authentication success,Welcome!
Saturday March 27, 2010 12:31:57 IPCP3: IP is 110.138.192.15
Saturday March 27, 2010 12:31:57 IPCP3: DNS0 is 125.160.4.82
Saturday March 27, 2010 12:31:57 IPCP3: DNS1 is 61.94.192.12
Saturday March 27, 2010 12:32:14 Disassociated: Blocked access attempt from 110.138.197.209:16902 to TCP port 445
Saturday March 27, 2010 12:32:17 Disassociated: Blocked access attempt from 110.138.197.209:16902 to TCP port 445

Sebenarnya tentang provider lokal sudah tidak masalah karena sudah pake speedy meski belum maksimal.

Ada teman bilang katanya kalo pake speedy memang sering ngehang kalo dipake narik data agak besar dari database server, apa memang betul demikian?

Terimakasih atas perhatiannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mr

Terima kasih atas update anda.

"Aplikasi client server menggunakan database postgressql, besar file database sekitar 3MB dengan jumlah record sekitar 50ribu."

----> Seharusnya dengan kondisi spt itu bila jaringannya stabil, bisa jalan walaupun lambat. Apakah di aplikasi anda ada option utk memperbesar timeout reading ke database-nya? Bila ya, anda bisa coba utk memperbesar timeout-nya.

"Error:The IKE proposal of Tunnel#2 is invalid, remove this tunnel information
Saturday March 27, 2010 12:30:03 Error:The IPSec proposal index#1 of tunnel 2 is invalid, remove it"

---> Error spt ini umumnya disebabkan oleh proposal method yang ga match shg dianggep invalid tunnel-nya.

"Ada teman bilang katanya kalo pake speedy memang sering ngehang kalo dipake narik data agak besar dari database server, apa memang betul demikian?"

---> Sebenarnya tergantung stabilitas koneksinya, jd ISP apapun sama kalau koneksinya memang tidak stabil.

Anyway coba anda test spt ini :

Server--804HV-A--Inet--804HV-B--PC

Antara DI-804HV-A dan DI-804HV sudah digunakan IPsec tunnel. Lalu dari PC yg ada aplikasinya coba ping ke server database :

1. ping -l 1200 ip-server
2. ping -l 1300 ip-server
3. ping -l 1350 ip-server
4. ping -l 1400 ip-server

Itu utk memastikan tidak ada masalah dalam MTU.

Lalu di kantor pusat dimana site-A berada, anda menggunakan koneksi apa? Kalau di site-B tentunya Speedy bukan?

Juga anda bisa install wireshark (http://www.wireshark.org/download.html), install di PC aplikasi tsb kemudian jalankan wireshark dan hidupkan aplikasi dan coba query dr database server anda, nanti akan terlihat disconnection-nya dimana. Saya akan bantu analisa, tolong dikirimkan ke blog-support@dlink.co.id capture packet tsb (mohon dirar kalo file sizenya besar).

Mudah2an membantu

Felex Billi Pradeta mengatakan...

Salam,

Saya memiliki USB modem D-Link DWM-152. Nah Modem tersebut memang support dengan Windows dan Mac, namun saya pengguna Linux khususnya pada distro ubuntu. Saya menggunakan distro ubuntu 8.10.

Telah saya cek pada terminal namun device tidak dikenal sebagai modem, tetapi sebagai storage. Beberapa cara yang terdapat di internet telah saya coba, mulai dari lsusb hingga wvdial namun hingga kini belum juga berhasil.

Saya hanya ingin berinternet dengan menggunakan Linux. Mohon bantuannya agar saya dapat menggunakan USB modem D-Link DWM-152 di ubuntu saya! Terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Felex Billi Pradeta

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya hanya ingin berinternet dengan menggunakan Linux. Mohon bantuannya agar saya dapat menggunakan USB modem D-Link DWM-152 di ubuntu saya"

---> Driver utk Linux akan scr official di ship di fw 1.05 yang akan keluar akhir Q2 2010. Namun anda bisa download Linux driver disini : ftp://public.dlink.co.id/3G%20Modem/DWM-152/Firmware-Driver-Software/Linux_DWM-152.rar

Mudah2an membantu

Arifin mengatakan...

Saya Baru Membeli Modem DSL-526B ADSL2+Router.
Saya Setting Ip untuk modemnya 192.168.1.253,rencananya saya setiap 1 minggu akan ganti modem,warnet saya menggunakan ISP Speedy Paket BIZ,tetapi saya coba ganti modem yang 1 dengan yang ke 2, kok sering Led Internetnya berwarnah merah?apa harus selalu di sett terus baru bisa ON.
Di warnet saya sediakan khusus jalur LAN Area,tetapi yang membuat saya binggung kenapa gatewayx bukan ke IP yang saya buat di Modem?
untuk bilik saya gunakan 12 dan Lan 4,
terima kasih sebelumnya

greenhood mengatakan...

Saya menggunakan modem DSL-2542B

Saya menggunakan modem -/+ 18 jam / hari nonstop.

Apakah tidak ada pengaruh terhadap daya tahan modem ke depannya jika setiap hari ON 18 jam?
Saya takutnya tiba2 rusak dikarenakan modem menjadi sangat panas setelah beberapa lama.

Apa tidak perlu pendingin? Pendingin apa yang bs dipakai menurunkan suhu modem?

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html

To : budsz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"produk DFE-580TX apakah disupport OS FreeBSD?"

---> DFE-580TX support FreeBSD, anda bisa lihat disini http://www.freebsd.org/cgi/man.cgi?query=ste&apropos=0&sektion=4&manpath=FreeBSD+8.0-RELEASE&format=html

"apakah semua feature load balance/failover bisa jalan juga di FreeBSD?"

---> AFAIK, yang disupport oleh FreeBSD hanyalah driver only tidak beserta fitur2 tsb. Driver FreeBSD tidak ditulis lgs oleh kami ataupun chipset maker-nya jadi utk fitur2 Load Balance/Failover yang ada dalam Windows driver/application belum tentu disupport pada driver di OS lain.

"Dan saya mau tanya kalo beli produk DFE-580TX di Bandung dimana ya pak?"

---> Sayang sekali DFE-580TX sudah EOL sejak akhir 2009 jadi scr resmi sudah tidak didistribusikan lagi.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Arifin

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"DSL-526B ADSL2+Router.
Saya Setting Ip untuk modemnya 192.168.1.253,rencananya saya setiap 1 minggu akan ganti modem,warnet saya menggunakan ISP Speedy Paket BIZ,tetapi saya coba ganti modem yang 1 dengan yang ke 2, kok sering Led Internetnya berwarnah merah?apa harus selalu di sett terus baru bisa ON."

---> Anda hanya perlu set pertama kali yaitu nilai VPI, nilai VCI, username n password, setelah itu Save n Reboot. Untuk settingan PPPoE harus spt ini (hanya bedakan username n password sesuai dgn punya anda) : http://img683.imageshack.us/img683/6662/dsl526bset.jpg

Bila anda ingin mengganti dr modem 1 ke modem 2, pastikan ada jeda (sekitar 15-30 menit) karena PPPoE server membutuhkan waktu utk clear session modem 1 tsb shg modem 2 bisa memulai utk authentication.

Jadi bila anda swap langsung maka bisa saja PPPoE server tetap maintain session yang lama dan menolak request connection dari modem kedua.

"Di warnet saya sediakan khusus jalur LAN Area,tetapi yang membuat saya binggung kenapa gatewayx bukan ke IP yang saya buat di Modem? untuk bilik saya gunakan 12 dan Lan 4"

---> Maksud anda gateway pada PC? Gateway pada PC bisa ditentukan dgn 2 cara, pertama anda assign sendiri, jika anda assign sendiri, anda bisa ubah gateway ini sesuai dgn keinginan anda. Kedua adalah melalui DHCP server.

Bila anda menggunakan DHCP server dan client anda mendapatkan gateway tidak sesuai dengan yang anda inginkan, pastikan settingan di DHCP server anda sudah benar dan yang paling penting adalah pastikan HANYA ada SATU DHCP SERVER yang aktif di jaringan anda.

Dalam kasus anda ada 2 modem, jadi bila modem pertama ON maka modem kedua HARUS OFF shg DHCP server pada modem kedua tidak aktif begitu sebaliknya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : greenhood

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Apakah tidak ada pengaruh terhadap daya tahan modem ke depannya jika setiap hari ON 18 jam? Saya takutnya tiba2 rusak dikarenakan modem menjadi sangat panas setelah beberapa lama."

---> Tidak masalah, DSL-2542B h/w D memang panas namun tidak akan akan sampai merusak hardware, sebelum launch tipe tsb, kami sudah melakukan stress test 24x7 dalam suhu ruang tanpa AC.

"Apa tidak perlu pendingin? Pendingin apa yang bs dipakai menurunkan suhu modem?"

---> Bila ruangan anda menggunakan AC ini sudah lebih dari cukup. Bila tidak maka anda cukup memperhatikan airflow-nya saja, dalam arti pastikan letak modem itu ditempat terbuka tidak terhimpit oleh benda lainnya yang menyebabkan sirkulasi udara di sekitar modem tsb tidak bagus.

Bila memang anda masih khawatir, anda bisa menambahkan kipas komputer kecil di modemnya atau yg mudah pasang kipas angin kecil utk modem tsb.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

To : badrun artwork design

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"om ada update firmware d link 526b ga 2010 ???"

---> Untuk hardware versi D (anda bisa lihat dilabelnya), firmware terakhir adalah 1.22SE_07202009 yang bisa didownload di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

Sementara untuk hardware versi T maka shipping firmwarenya adalah yang the latest yaitu SE_2.00

Mudah2an membantu

Arifin mengatakan...

makasih mas atas jawabannya.

modem memang setiap 1 minggu sekali saya ganti,jadi tidak ada modem yang on 2 dalam 1 jaringan.

yang saya bingungkan adalah dhcp server sudah saya aktifkan, setiap bilik saya sudah beri ip static masing-2, klu yang dibilik penuh kenapa dhcpx g mau jalan sama sekali, dapet ip tapi gatewaynya bukan yang saya bikin di ip Modem.
apa settingan untuk modem ini berbeda dengan modem d-link yang lainnya, selama saya pakai modem yang adsl walaupub saya pakai lan 20 pun bisa.
apa setiap vpi / vci itu berbeda-beda, saya tidak tau vpi dan vci saya dari speedy.
terima kasih

Nurhuda Hendra mengatakan...

pagi mas..saya mau tanya nih..saya menggunakan ADSL DSL-526B yang saya beli sendiri dengan distributor BERCA dan saya koneksikan dengan Speedy 1 Mbps..

Permasalahan yang saya hadapi adalah,modem ini sering sekali putus/disconnect dari speedy. Sehari minimal 2x. Ketika koneksi putus, LED di modem SEMUA MENYALA HIJAU kecuali yang LED Internet berwarna MERAH. Ketika dicek dengan WebUI, di bagian DEVICE INFO>WAN, Statusnya adalah "AUTHENTICATION FAILURE". Ketika modem di-restart melalui WebUI atau dengan menekan tombol ON/OFF, LED INTERNET tetap akan berwarna MERAH dengan error yang sama "AUTHENTICATION FAILURE". Satu2nya cara adalah dengan mencabut kabel power berkali2 (pernah diperlukan lebih dari 10x), baru LED INTERNET dapat menyala HIJAU lagi dan internet speedy kembali CONNECT.

Hal ini sudah saya tanyakan ke SPEEDY, dan dijawab tidak ada permsalahan dari sisi jaringan, server, ataupun account/pass sehingga menyebabkan AUTHENTICATION FAILURE. Pihak speedy menyarankan bahwa modem yang menjadi masalahnya.

Saya sudah berkali2 mereset default factory kemudian re-setting speedy di modem ini. Tapi keluhan ini tidak pernah teratasi.

Software Ver saya : SE_2.00
Mohon tanggapannya..apakah modem ini perlu diganti baru?adakah cabang BERCA di jogja?

PS: modem ini dikoneksikan dengan 8 komputer (no USB), melewati 1 unmanaged switch SMC dan 1 unmanaged switch TP-LINK.

Terima Kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Arifin

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"yang saya bingungkan adalah dhcp server sudah saya aktifkan, setiap bilik saya sudah beri ip static masing-2, klu yang dibilik penuh kenapa dhcpx g mau jalan sama sekali, dapet ip tapi gatewaynya bukan yang saya bikin di ip Modem."

----> Saya tidak mengerti yang anda maksud dengan bilik dll, bisa anda gambarkan layout jaringan anda beserta IP scheme-nya?

"selama saya pakai modem yang adsl walaupub saya pakai lan 20 pun bisa."

---> Apa yang anda maksud dengan "lan 20"?

"apa setiap vpi / vci itu berbeda-beda, saya tidak tau vpi dan vci saya dari speedy."

---> nilai VPI n VCI berbeda utk setiap daerah, anda bisa menanyakan hal ini ke operator anda, mereka WAJIB memberitahu berapa VPI n VCI-nya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Hal ini sudah saya tanyakan ke SPEEDY, dan dijawab tidak ada permsalahan dari sisi jaringan, server, ataupun account/pass sehingga menyebabkan AUTHENTICATION FAILURE. Pihak speedy menyarankan bahwa modem yang menjadi masalahnya."

---> Error Authentication Failure hanya terjadi jika username/password yang dimasukkan keliru atau PPPoE Server menolak authentication ini. Jadi bila error-nya Authentication Failure, jelas ini ada hub dengan PPPoE Server Speedy. Coba anda aktifkan Log (menu Management --> System Log, pilih Configure System Log, lalu Enable, kemudian Save n Apply). Lalu ke menu Management lagi, klik Save/Reboot, lalu biarkan sampai problem itu terjadi, pas terjadi kembali ke Management --> System Log, lalu klik View System Log, maka akan terlihat Authentication Failure itu dimananya.

Kemungkinan lain, bisa juga proses authentication terganggu karena link ADSL yg intermittent, coba anda capture berapa nilai SNR n Attenuationnya (baik UP n Down) di menu Device Info --> Statistic --> ADSL.

Note : Jangan lupa utk mengaktifkan Bridges PPPoE Frames spt pada gambar berikut : http://img683.imageshack.us/img683/6662/dsl526bset.jpg

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

berikut status link ADSL saya http://i42.tinypic.com/208jn9f.jpg sepertinya tidak ada masalah berarti mengenai SNR dan LA

kemudian, ini yang menjadi masalah saya selama ini...sering sekali terjadi..bahkan,setelah saya meng-enable system log,kemudian restart, masalah ini langsung terjadi..minimal 2x sehari sekarang..http://i44.tinypic.com/i3yjbp.jpg

kemudian, ini adalah halaman utama ketika error AUTHENTICATION FAILURE http://i39.tinypic.com/20ra5vc.jpg

dan ini merupakan system log yang saya capture ketika AUTHENTICATION FAILURE terjadi http://i44.tinypic.com/opscjc.jpg

sebagai catatan:
1. modem ini emang panas, tapi saya rasa error ini ga ada hubunganya dengan panas..karena terjadinya di saat yang acak..
2. masalah air inflow/outflow tidak ada masalah..udara mengalir lancar
3. sebelum menggunakan modem ini saya menggunakan modem bawaan speedy yaitu dareglobal jk-network selama 1 tahun dan tidak ada masalah sebelum akhirnya tersambar petir.
4. rumah sebelah saya menggunakan speedy dengan settingan VPI/VCI sama dengan merk modem lain tidak mengalami masalah seperti ini. line speedy kami satu jaringan, dan ketika kemaren terkena petir, modem dia juga rusak.

mohon bantuannya

Nurhuda Hendra mengatakan...

sebagai tambahan,saya sertakan juga system log setelah saya cabut-colok kabel power berkali2 (untuk saat terakhir ini diperlukan 4x cabut-tunggu 1 menit-colok) dan kemudian berhasil konek pada akhirnya...

http://i39.tinypic.com/28jrlg.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas update anda.

"http://i44.tinypic.com/opscjc.jpg"

---> Anda bisa lihat di log bawah error yang menyebabkan authentication failure adalah username n password yang failed. Bila anda yakin sudah memasukkan username n password yang benar, mungkin terjadi duplikasi username pada PPPoE Server Speedy shg begitu username anda up, dan username yg sama jg up maka koneksi anda otomatis akan "ketendang" lalu anda coba berkali2 sampai koneksi yg lain "tertendang" oleh modem anda.

Untuk lebih jelasnya melihat apa yang terjadi pada saat tidak bisa koneksi, anda bisa lakukan sniffer di WAN port dgn cara sbb :

1. Download Wireshark di http://media-2.cacetech.com/wireshark/win32/wireshark-win32-1.2.7.exe
2. Install file tsb di Windows XP/Vista/7 32-bit, kita sebut ini PC-1
3. Lalu ambil PC-2, plug ke port LAN dan akses ke webUI DSL-526B dgn mengetikkan http://192.168.1.1/engdebug.cmd
4. Aktifkan mirror spt gambar dibawah ini :
http://img145.imageshack.us/img145/56/debug.jpg
5. Klik Save/Apply
6. Lalu konek DSL-526B spt biasa sampai PC-2 bisa akses internet
7. Unplug PC-2, ambil PC-1 tadi lalu plug ke port LAN.
8. Biarkan sampai koneksi down dan modem mencoba koneksi kembali.
9. Kemudian jalankan Wireshark dan pilih interface yang terhubung ke port LAN tadi lalu start, contoh gambarnya :
http://img404.imageshack.us/img404/1469/wireu.jpg
10. Lalu wireshark akan mulai capture packet dan biarkan trus sampai status menjadi Authentication Failure setelah itu save dan simpan dengan extension cap.
11. Kemudian kirimkan file tsb utk dianalisa ke blog-support@dlink.co.id. bila besar bisa di-rar dulu

Btw coba capture juga halaman PPPoE anda (yang ada username n passwordnya).

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

baik mas,nanti saya coba lakukan..kebetulan 2-3 hari ini saya ada di luar kota,jadi belum bisa melakukan itu..nanti begitu saya kembali ke jogja,akan saya coba..terima kasih atas tanggapannya yang sangat profesional..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas update anda.

"nanti saya coba lakukan"

---> Kami tunggu update anda selanjutnya.

Mudah2an membantu

budsz mengatakan...

---> Sayang sekali DFE-580TX sudah EOL sejak akhir 2009 jadi scr resmi sudah tidak didistribusikan lagi.

Terima Kasih pak cukup membantu. Mungkin bapak mengetahui produk ethernet 3 ported UTP atau 4 ported UTP dari DLINK selain dari DFE-580TX? Ethernet tok, tidak ada feature load balance/failover juga tidak apa2...

Saya butuh buat nambah akses internet karena colokan PCI di router habis, speedy di kota kami max cuma 1 Mbps, sedangakan saya perlu expansi & penambahan bandwidth. Jadi mau gak mau saya mesti pasang line telp baru lagi.

Sedangkan Packet Filter buat load balance route-to via interface/ethernet, mungkin bapak ada saran yg lebih efesien tanpa mencopot PC router?

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : budsz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mungkin bapak mengetahui produk ethernet 3 ported UTP atau 4 ported UTP dari DLINK selain dari DFE-580TX? Ethernet tok"

---> Mohon maaf..saat ini kami sudah tidak membuat multiport NIC lagi, jadi pengganti DFE-580TX atau sejenisnya tidak ada. Mungkin anda bisa coba Intel LAN Adapter Quad.

"Sedangkan Packet Filter buat load balance route-to via interface/ethernet, mungkin bapak ada saran yg lebih efesien tanpa mencopot PC router?"

---> Mungkin anda bisa menambah load balancer didepannya dimana PC router tetap sbg gateway utama (dgn konsekuensi ada double NAT disini). Jadi layoutnya spt ini :

2 mdm ADSL--DI-LB604--PCRouter--LAN

DI-LB604 adalah produk D-Link utk simple outbound load balancer. Datasheet bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DI-LB604/Datasheet/DI-LB604%20Datasheet_v1.01_DSD0800018.pdf

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

To : SUJARWO SUWARDI

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"akses internet wifinyanya pakai modem d-link dsl2640t. Nah, karena aq pengin memperluas jangkaunnya pakai wireless Acees Point powerking, Signal sangat kencang tetapi ngoneksi kejaringannya sangat sulit terkadang sudah nymbung tiba2 terputus dan lagi speednya naek turun smpai 1.0 Mbps Tlg gimana cara settingnya."

---> Apakah Access Point powerking itu? Apakah itu merk?

Apakah anda menambah access point tsb utk menambah coverage? Jika ya maka setupnya sangat mudah :

Inet--DSL-2640T--(kabelutp)---AP

Dari Access Point (AP) ke DSL-2640T dihubungkan menggunakan kabel UTP. Samakan SSID dan Security TAPI BEDAKAN channel misalnya DSL-2640T channel 1, sementara AP anda itu channel 6.

Bila sudah spt itu, coba laptop anda hubungkan dengan AP itu dan lihat hasilnya, bila tidak bisa maka mungkin problem dengan AP anda, anda bisa kontak vendor dr merk tsb utk bantuan teknisnya (mungkin upgrade firmware atau ada settingan special pada merk tsb).

Mudah2an membantu

SG PUSAT mengatakan...

salam,
saya minta solusi, kebetulan baru pasang speedy baru. dari telkom diberikan modem TP LINK, saya pasang bisa jalan.TRencananya mau share ke 4 komputer,tapi ketika saya mau gabungkan dengan router D Link dir 300 ver.1 wirelles,kok gak bisa diinstall, proses installasi berhenti.kira2 penyebabnya pa?solusinya?
Terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SG PUSAT

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kebetulan baru pasang speedy baru. dari telkom diberikan modem TP LINK, saya pasang bisa jalan.TRencananya mau share ke 4 komputer,tapi ketika saya mau gabungkan dengan router D Link dir 300 ver.1 wirelles,kok gak bisa diinstall, proses installasi berhenti.kira2 penyebabnya pa?solusinya?"

---> Yang anda inginkan sama spt yang dijelaskan disini : http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Anda bisa pilih salah satu diantara 2 topologi tsb.

Bila scr wired sudah bisa konek ke internet, maka anda tinggal set wirelessnya : ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DIR-300/Manual-QIG/Cara-Setting-Wireless-DIR-300.pdf

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html

TO : dodi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"wireless G access point tipe DAP-1150 maksimal dapat menampung berapa komputer??"

---> Utk aktifitas normal (browsing, file sharing dgn ukuran file tidak besar, dll) :

- No Security/WEP : maks. 64 client
- WPA/WPA2 : maks. 28 client

Sementara utk gaming atau file transfer besar, direkomendasikan hanya 10-15 client saja.

Mudah2an membantu

Ayu mengatakan...

saya memakai modem DWM-152, tapi sepertinya tidak kompatibel dengan windows 7. sebelumnya saya memakai xp modem dapat digunakan.

apakah ada driver atau tools yang dapat saya pakai agar modem DWM-152 ini dapat kompatibel dengan w7?

terima kasih

oh ya 24x7 total support hotline anda sulit dihubungi

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ayu

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apakah ada driver atau tools yang dapat saya pakai agar modem DWM-152 ini dapat kompatibel dengan w7?"

---> Untuk Win 7 anda harus upgrade minimal ke versi 1.04 yang bisa didownload di http://support.dlink.co.id/firmware/DWM-152-1.04.rar

Cara upgradenya ada didalam file yang sama.

"24x7 total support hotline anda sulit dihubungi"

---> Saat ini ada problem pada internet connection kami shg mengganggu VPN antara Indonesia Office dengan Call Center SEA. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, kami sudah menghubungi ISP kami utk fix segera.

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Selamat Malam D-Link,
Berkenaan dengan komplain saya mengenai DSL-526B saya beberapa posting di atas, saya telah melakukan langkah2 yang disebutkan oleh D-LINK di atas menggunakan WIRESHARK..

File capture WIRESHARK tersebut telah saya upload di http://bebasupload.com/5npwhj06o2xq/error_speedy_dsl526b.cap.html

Saya melakukan capture selama beberapa menit, dan karena susah melakukan capture sepanjang hari serta waktu 'disconnect karena authentication failure' yang tidak menentu, maka saya hanya lakukan beberapa menit saja (sekitar 1 jam).

Kronologis dalam capture tersebut adalah sbb:
1. Capture dimulai dari modem normal, koneksi normal.
2. Setelah beberapa saat berjalan normal, saya lakukan restart via menu management dari webUI.
3. Kemudian setelah modem selesai melakukan restart, status modem adalah AUTHENTICATION FAILURE (dilihat dari Device Info-WAN) dengan LED INTERNET warna MERAH. (di capture sekitar #7670 mulai restart).
4. Restart via WebUI tersebut saya ulang sekitar 3-4x dengan hasil yang sama yaitu AUTHENTICATION FAILURE.
5. Langkah terakhir, saya cabut kabel power di modem, saya diamkan sekitar setengah menit, ternyata setelah dinyalakan lagi,berhasil konek normal, LED INTERNET hijau (biasanya pada waktu lain,diperlukan hal seperti ini 4-5x baru dapat konek normal).

Beberapa hal yang dapat saya amati secara sepintas dari capture:
1. Saat saya restart dari WebUI dan mendapatkan error AUTHENTICATION FAILURE, ketika dilihat pada capture (misal #7989), didapatkan error YOU ARE ALREADY LOGGED IN - ACCESS DENIED.
2. Saat saya restart dengan paksa mencabut kabel power (pada #12158), Koneksi sukses (CHAP Authentication Success).

Dari sini saya berhipotesis sbb:
1. Entah modem saya,atau server speedy yang tidak dapat 'melepaskan' user saya ketika seharusnya dilepaskan (saat restart atau kondisi error lainnya) sehingga ketika saya ingin log-in lagi (dengan cara restart), maka dianggap saya masih log-in di sistem speedy, sehingga saya tidak dapat login ke sistem speedy. Entah modem yang tidak mampu mengirimkan sinyal 'pemutus' user saya, atau server speedy yang tidak 'mau' 'memutus' user saya.

2. Ketika dilakukan hard restart dengan mencabut kabel, ternyata speedy dan/atau modem dapat 'melepas' user saya dari sistem spedy, sehingga ketika modem saya nyalakan lagi, saya dapat log-in ke dalam sistem speedy..

Demikian, mohon maaf jika membingungkan..mohon bantuannya..

Terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas update anda.

"2. Setelah beberapa saat berjalan normal, saya lakukan restart via menu management dari webUI."

---> Pada update anda sebelumnya dikatakan bahwa koneksi tiba2 putus. Namun sekarang anda menjelaskan anda melakukan restart dulu baru error "authentication failure" muncul.

Sekarang yang menjadi pertanyaan saya, apakah koneksi putus selalu SETELAH anda restart modem via webUI?

"Entah modem yang tidak mampu mengirimkan sinyal 'pemutus' user saya, atau server speedy yang tidak 'mau' 'memutus' user saya."

---> Pada saat modem restart, maka begitu PPPoE Server mengirimkan PPP LCP Echo Request maka si modem tidak akan menjawab dan pada saat ini PPPoE Server harus mengirimkan PADT paket utk terminate sinyal dan clear session utk user tsb. Sementara disini si PPPoE Server tidak mengirimkan apa2 dan tetap menganggap session msh up.

"Ketika dilakukan hard restart dengan mencabut kabel, ternyata speedy dan/atau modem dapat 'melepas' user saya dari sistem spedy, sehingga ketika modem saya nyalakan lagi, saya dapat log-in ke dalam sistem speedy"

---> Apakah begitu authentication failure, dan anda langsung mencabut power adapter/menekan tombol on/off, koneksi dapat langsung terjadi? Saya rasa tidak karena masalahnya PPPoE masih "memegang" session-nya. Namun bila ya, coba anda capture sekali lagi yaitu pada saat authentication failure, lalukan cabut power langsung lalu capture packetnya.

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Terima kasih atas tanggapannya...

1. saya lupa menjelaskan bahwa error AUTHENTICATION FAILURE tsb terjadi pada dua kondisi, yang pertama secara spontan (tanpa saya restart dari webUI atau hard-restart), dan yang kedua ketika saya lakukan restart maupun hard-restart.

2. Ketika terjadi AUTHENTICATION FAILURE secara spontan, karena restart web-UI ataupun karena hard-restart (cabut kabel power), satu2nya cara selama ini yang berhasil adalah cabut-colok kabel power beberapa kali hingga LED INTERNET menyala hijau... Kadang dibutuhkan 3,4, atau 5 kali untuk mendapatkan koneksi LED hijau. Jarang hanya dibutuhkan 1x seperti pada capture yang saya sertakan kemarin. Bahkan hingga saat ini pun, tadi malam kejadiannya masih sama, dan saya harus melakukan colok-cabut 3x baru koneksi internet normal.

3. Baik,nanti akan saya coba lakukan, akan saya capture dari modem normal, kemudian restart WebUI sehingga AUTHENTICATION FAILUER, kemudian akan saya hard-restart sampai menyala normal lagi.

Terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"yang pertama secara spontan (tanpa saya restart dari webUI atau hard-restart)"

---> Jika anda bisa capture pada kondisi ini, sangat membantu kami untuk menganalisa. Shg kami bisa memastikan kenapa tiba2 error Authentication Failure ini terjadi.

"dan yang kedua ketika saya lakukan restart maupun hard-restart."

---> Apakah ini selalu terjadi? dalam arti setiap anda lakukan restart akan spt ini?

"Kadang dibutuhkan 3,4, atau 5 kali untuk mendapatkan koneksi LED hijau."

---> Benar, ini dikarenakan PPPoE Server belum me-release session anda.

"Jarang hanya dibutuhkan 1x seperti pada capture yang saya sertakan kemarin"

---> Sebenarnya yang kemarin pun bukan 1X, hanya saja sebelumnya anda sudah melakukan restart berkali2 sampai akhirnya anda memutuskan utk cabut power adapter dan pada saat ini session sudah direlease oleh PPPoE Server.

"Baik,nanti akan saya coba lakukan, akan saya capture dari modem normal, kemudian restart WebUI sehingga AUTHENTICATION FAILUER, kemudian akan saya hard-restart sampai menyala normal lagi."

---> Terima kasih saya tunggu updatenya.

Pertanyaan lainnya, koneksi line ADSL anda berada diwilayah mana?

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Iya, saya juga berpikir kalo saya dapat meng-capture saat2 ketika AUTHENTICATION FAILURE-nya spontan, pasti akan sangat membantu...masalahnya, hal tsb terjadi di waktu2 yang acak..mungkin nanti saya nyalakan capturenya 24 jam..tapi nanti size-nya jadi gede banget..kira2 bisa dipotong gak ya capturenya jadi cuma saat2 akan putus aja yang saya kirimkan nanti..

Seingat saya, setiap saya melakukan restart terhadap modem, selalu timbul AUTHENTICATION FAILURE.

Saya berada di wilayah Sendowo, Kab. Sleman, DI Yogyakarta, di daerah kampus UGM sekip dan sekitar RSUP dr. Sardjito. Kebetulan ini merupakan kos-kosan, dan kos di sebelah saya menggunakan speedy tidak ada masalah seperti ini.

Mungkin nanti saya forward halaman ini untuk teknisi dari speedy juga gak papa kan pak?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kira2 bisa dipotong gak ya capturenya jadi cuma saat2 akan putus aja yang saya kirimkan nanti"

---> Anda bisa filter, misalnya pake expression spt ini : eth.addr eq 1c:af:f7:4e:2f:1e and eth.addr eq 00:30:88:01:a1:27

"setiap saya melakukan restart terhadap modem, selalu timbul AUTHENTICATION FAILURE."

---> Bisakah hal ini dipastikan?

"Saya berada di wilayah Sendowo, Kab. Sleman, DI Yogyakarta, di daerah kampus UGM sekip dan sekitar RSUP dr. Sardjito."

---> Terima kasih atas informasi anda.

"Kebetulan ini merupakan kos-kosan, dan kos di sebelah saya menggunakan speedy tidak ada masalah seperti ini."

---> Bila anda tidak berkeberatan dan tetangga kos anda jg tidak berkeberatan, apakah jika modem anda dipasang di tempat kos sebelah anda (menggunakan username n password tetangga kos anda), masalah sama terjadi?

"Mungkin nanti saya forward halaman ini untuk teknisi dari speedy juga gak papa kan pak?"

---> Tidak masalah :-)

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Pak, ternyata dengan restart WebUI pun dengan beberapa kali restart, koneksi yang sebelumnya AUTHENTICATION FAILURE dapat menjadi normal. Berarti kemungkinan memang server speedy masih memegang sesi saya sebelumnya (yang harusnya tertutup ketika kita restart modem) ya pak?dan karena sesi kita masih terbuka si server speedy, maka modem saya tidak dapat melakukan otorisasi ke server speedy..hmmm..sepertinya masalahnya memang di speedy-nya ya pak?tapi saya bingung menjelaskan ke speedy..bagaimana ya pak?

Oya pak, nanti juga saya usahakan tukar switch dan juga modem dengan tetangga kos saya...

Sekalian saya mau bertanya juga pak, dari hasil capture sebelumnya yang saya upload, yang dimaksud dengan D-LinkIN sudah tentu modem ADSL D-Link kan pak, tetapi yang dimaksud QuantCo dan Siara itu apa ya pak?apakah QuantCo itu switch saya atau komputer saya, dan Siara itu apakah server speedy?karena saya lihat Siara dan D-Link sering berkomunikasi dan Siara memberikan error tidak dapat log-in..

Satu lagi pak (maaf), di kos saya juga ada masalah ada yang tidak mendapatkan IP dari modem (modem saya set DHCP dari 192.168.1.2 - 192.168.1.15 dengan 9 komputer). Jadi ada komputer yang mendapatkan error 'limited or no connectivity'. Saya coba ping ke 192.168.1.1 selalu time out. Ketika saya gunakan laptop lain di tempat itu, hal yang sama terjadi juga pak (artinya yang bermasalah bukan laptopnya). Dan anehnya, hal ini kadang sembuh sendiri, tetapi penyakitnya berpindah ke komputer lain pak. Bahkan ketika saya paksa pake IP manual, komputer ini tetap tidak bisa melakukan koneksi ke modem. Apakah ini ada masalah di DHCP modem atau di switch ya pak?

Maaf kalau merepotkan sekali..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas update anda.

"Berarti kemungkinan memang server speedy masih memegang sesi saya sebelumnya (yang harusnya tertutup ketika kita restart modem) ya pak?"

---> Benar jd seolah2 session itu "menggantung"

"karena sesi kita masih terbuka si server speedy, maka modem saya tidak dapat melakukan otorisasi ke server speedy..hmmm..sepertinya masalahnya memang di speedy-nya ya pak?tapi saya bingung menjelaskan ke speedy..bagaimana ya pak?"

---> Analisa sementara spt itu, namun saya akan coba diskusikan dengan RnD saya apakah bisa diimprove dr sisi modem.

"Oya pak, nanti juga saya usahakan tukar switch dan juga modem dengan tetangga kos saya"

---> Ini sangat membantu sekali bila anda dapat melakukan hal ini karena ada data pembanding.

"tetapi yang dimaksud QuantCo dan Siara itu apa ya pak?apakah QuantCo itu switch saya atau komputer saya, dan Siara itu apakah server speedy?karena saya lihat Siara dan D-Link sering berkomunikasi dan Siara memberikan error tidak dapat log-in.."

---> Wireshark mempunyai kemampuan untuk melakukan lookup OUI dari sebuah MAC Address. Dalam MAC Address yang terdiri dari 48-bit, 24-bit pertama adalah OUI (Organization Unique Identifier). Jadi OUI itu semacam identitas utk manufacture. Jadi MAC Address ini 00:30:88:01:a1:27, merupakan MAC Address "kepunyaan" Siara System, Inc yang mungkin saja ini adalah vendor PPPoE server-nya Speedy.

Sementara 00:1e:68:fc:b4:4e atau Quantaco_fc:b4:4e adalah "kepunyaan" Quanta Computer, yaitu Laptop/PC yang anda gunakan (IP : 192.168.1.3)

"Jadi ada komputer yang mendapatkan error 'limited or no connectivity'."

---> Pada saat spt ini, coba anda ketik di command prompt :

- ipconfig/release
- ipconfig/renew
- arp -d

"Bahkan ketika saya paksa pake IP manual, komputer ini tetap tidak bisa melakukan koneksi ke modem."

---> Coba lakukan arp -d

"Apakah ini ada masalah di DHCP modem atau di switch ya pak?"

---> Kemungkinan besar ini lebih ke arah physical, artinya switch atau cable UTP. Pastikan switch-nya oke dan kabel UTP sesuai standar TIA/EIA-568-B : http://en.wikipedia.org/wiki/TIA/EIA-568-B

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Konfigurasi jaringan di kos saya adalah sbb:

Internet -> Modem DLINK DSL0526B -> Switch TPLINK 5 port (baru) -> Switch SMC 8 port (lama,4thn) -> client

Sebelumnya saya menggunakan 3 port switch TP-Link untuk koneksi ke klien, dan 1 port ke LAN Modem, dan 1 ke switch SMC. Kemudian, barusan saya coba untuk melepas koneksi dari Switch TP-Link ke Switch SMC, sehingga switch TP-Link hanya terisi 1 dari modem, dan 4 langsung ke klien. Dengan cara ini masalah tidak dapat IP tadi sudah beres, klien2 yang sering tidak mendapatkan IP sudah mendapatkan IP dengan lancar dan dapat browsing dengan lancar. TETAPI, hal ini tetap tidak menyelesaikan masalah dengan modem yang masih AUTHENTICATION FAILURE setelah restart (anehnya, hingga sekarang saya belum menemukan AUTHENTICATION FAILURE spontan pak). Jadi terpaksa saya coba restart dari webUI, dan ternyata masih ada AUTHENTICATION FAILURE. setelah dicabut-colok 2x sekarang sudah dapat koneksi kembali.

Dugaan sementara:
1. Mungkin switch lama SMC sudah waktunya diganti ya?
2. Hmm..saya masih usahakan hasil capture ketika AUTHENTICATION FAILURE spontan. Saya kabari lagi jika ada perkembangan lagi pak.

Terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Mungkin switch lama SMC sudah waktunya diganti ya?"

---> Ada 3 hal : pertama, kabel antara switch baru dan lama yang failure. Kedua, port switch lama yang terhubung ke switch baru failure. Ketiga, switch lama memang failure.

"2. Hmm..saya masih usahakan hasil capture ketika AUTHENTICATION FAILURE spontan."

---> Saya baru saja berdiskusi dengan RnD saya dan kami berkesimpulan, session timeout pada PPPoE Server terlalu lama shg PPP auth attempt selanjutnya akan direject.

Kondisi yang menggambarkan signal termination ada 2 :

1. Bila modem dimatikan atau dihard reboot (menekan tombol on/off atau cabut power) atau mati listrik maka modem tidak akan dapat mengirimkan signal PADT namun PPPoE server akan detect kalau session ini down dan akan clear session.
2. Bila modem direboot, maka idealnya modem akan kirim PADT ke PPPoE Server namun ini hampir tidak pernah diimplementasikan, karena sewaktu modem reboot pun, PPPoE server akan detect bahwa session down dan akan clear session secepatnya.

Jadi solusi yang ideal adalah menurunkan session timeout timer pada PPPoE Server.

Kami tidak pernah mendapatkan report mengenai error spt ini sebelumnya, jadi mungkin kami memerlukan data pembanding terlebih dahulu (misalnya dengan memasang modem anda di tetangga kos anda) shg data2 yang ada menjadi valid.

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Terima kasih tanggapannya, tadi saya capture lagi. Kali ini, dari kondisi normal, kemudian saya restart WebUI, kemudian AUTH FAILURE, kemudian saya restart lagi WebUI, kemudian masih AUTH FAILURE, dan restart WebUI yang ke3x-nya, baru berhasil...

Berikut beberapa catatan yang mungkin penting dalam capture tsb

RESTART PERTAMA #616
ERROR PERTAMA #635
SPEEDY NGIRIM PADT #648

RESTART KEDUA #2352
ERROR KEDUA #2377
SPEEDY NGIRIM PADT #2394

SPEEDY NGIRIM PPP LCP ECHO REQUEST #2685
SPEEDY NGIRIM PADT #2717

RESTART KETIGA #3476
SUKSES LOGIN #3489

berikut capturenya, maaf saya upload di RS http://rapidshare.com/files/385549694/restart3xbarubisa.cap.html

- Saya setuju dengan pendapat anda pak, bahwa sepertinya TimeOut dari server PPPoE terlalu lama, sehingga saya tidak dapat segera re-login lagi ketika terjadi error pada modem saya. Tetapi anehnya pak, hal ini tidak terjadi ketika saya masih menggunakan modem lama sebelum tersambar petir. Apakah hal ini dapat dilaporkan ke speedy?ataukah ini memang setting standar speedy untuk semua jaringannya?

terima kasih..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas update anda.

"RESTART PERTAMA #616
ERROR PERTAMA #635
SPEEDY NGIRIM PADT #648"

---> PADT dikirim oleh modem utk clear session 0x0dee, bukan utk clear session sebelumnya. Jadi ini ini clear session PPP yang baru saja diinitiate (packet #613)

"RESTART KEDUA #2352
ERROR KEDUA #2377
SPEEDY NGIRIM PADT #2394"

---> PADT ini utk menjawab PADT yang terlebih dahulu dikirim oleh modem (packet #2385) utk clear session 0x33e3

"SPEEDY NGIRIM PADT #2717"

---> Disini PPPoE Server baru me-release session sebelumnya yaitu 0x295a shg pada attempt ketiga PPP auth-nya success (packet #3489)

"bahwa sepertinya TimeOut dari server PPPoE terlalu lama, sehingga saya tidak dapat segera re-login lagi ketika terjadi error pada modem saya."

---> Total waktunya, kurang lebih dr packet #609 sampai #2717 yaitu sampai PPPoE release session pertama hampir 343 detik (410.159974 - 67.441494) atau sekitar 5 menit. Ini waktu yang lama.

"hal ini tidak terjadi ketika saya masih menggunakan modem lama sebelum tersambar petir. Apakah hal ini dapat dilaporkan ke speedy?"

---> Itu sebabnya dibutuhkan data pembanding dilokasi yang sama shg akan ada data yang valid. Shg bisa memastikan harus diimprove disisi mana, sisi modem atau sisi PPPoE Server.

"ataukah ini memang setting standar speedy untuk semua jaringannya?"

---> Tidak, Speedy mempunyai banyak PPPoE server shg berbeda2 antara wilayah satu dengan lainnya. Sbg contoh pada Speedy di lab kami clear sessionnya hanya sekitar 100 detik, jadi sehabis modem melakukan restart, koneksi bisa lgs up kembali.

Bila menggunakan modem tetangga anda di line anda tidak masalah, dan modem DSL-526B digunakan ditempat tetangga anda mengalami hal yang sama maka tolong sebutkan merk modem tetangga anda tsb.

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

Terima kasih atas tanggapannya,

Baik, nanti saya update lagi kalau saya sudah bisa meminjam modem tetangga saya (mungkin tidak bisa dalam waktu singkat).

Saya ingin bertanya, apakah bisa waktu timeout yang terlalu lama ini disebabkan dari sisi modem?seperti modem yang tidak mengeluarkan perintah 'pemutusan' seperti seharusnya?dan untuk data modem saya, apakah hal ini terjadi?

Kemudian, apakah masalah ini bisa diatasi dengan mengaktifkan opsi Retry PPP password on authentication error pada WAN Settings?

Sepertinya saya akan coba juga untuk mengkontak speedy untuk masalah ini.

Terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Baik, nanti saya update lagi kalau saya sudah bisa meminjam modem tetangga saya (mungkin tidak bisa dalam waktu singkat)."

---> Terima kasih banyak, data pembanding ini sangat penting buat analisa lebih lanjut.

"apakah bisa waktu timeout yang terlalu lama ini disebabkan dari sisi modem?seperti modem yang tidak mengeluarkan perintah 'pemutusan' seperti seharusnya?dan untuk data modem saya, apakah hal ini terjadi?"

---> Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, mekanisme PADT bisa dikirim oleh modem. Tp walaupun modem tidak mengirimkan PADT maka PPPoE harus clear session pada saat session tidak aktif lagi. Jadi bila modem yang diminta selalu mengirimkan PADT pada saat reboot maka ini hanya solve masalah pada saat modem direboot. Bila modem dimatikan tiba2 (cabut power atau mati listrik) maka si modem tetep tidak dapat mengirimkan PADT dan session tetap menggantung.

Bila si modem diset utk mengirimkan PADT dgn interval maka tidak baik krn koneksi akan putus2 trus.

Jadi solusi yang permanent adalah mengurangi session timeout di PPPoE Server.

"apakah masalah ini bisa diatasi dengan mengaktifkan opsi Retry PPP password on authentication error pada WAN Settings?"

---> Anda bisa coba namun sepertinya hasilnya akan sama saja karena bila sessionnya masih dianggep "gantung" maka pada saat retry akan tetap dideny krn masih dianggep ada sessionnya.

Mudah2an membantu

Nurhuda Hendra mengatakan...

tapi apakah dengan menyalakan opsi tsb dapat membuat proses log-in menjadi otomatis terulang sehingga saya tidak perlu merestart manual modem?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Nurhuda Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tapi apakah dengan menyalakan opsi tsb dapat membuat proses log-in menjadi otomatis terulang sehingga saya tidak perlu merestart manual modem?"

---> By default (bila tidak diset dial-on-demand), bila percobaan PPP pertama gagal maka modem akan mengulangi trus menerus dalam interval yang sudah ditentukan. Jadi modem akan melakukan proses PADI lagi.

Option retry PPP-password dilakukan shg modem tidak mengulangi proses dr PADI namun hanya hanya retry PPP CHAP Response.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"cuman dari jaringan di atasnya (10.1.1.3/24) yakni client dari DSL2640T tak dapat konek ke jaringan di bawahnya (192.168.10.10/24)"

---> Bila anda set NAT di router mikrotik anda tentu 10.1.1.0/24 tidak bisa komunikasi dengan 192.168.10.0/24. Anda harus ubah setting di mikrotik anda menjadi route (bukan NAT), lalu tambahkan static route yang mengarah ke 192.168.10.0/24 pada DSL-2640T, jg default route ke DSL-2640T pada mikrotik anda shg net 192.168.10.0/24 bisa ke internet.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/01/ftp-d-link-indonesia-available-now.html

To : rais

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mohon petunjuk:aku main game PB tapi ngak bisa main 1 room,aku pake hub dlink DES-1024D trims"

---> DES-1024D hanyalah L2 devices dan tidak ada hubungan langsung dengan aplikasi game. Jadi selama PC-PC yang terhubung bisa saling komunikasi dan ada dalam satu network misalnya IP-nya 192.168.0.100-192.168.0.200 dengan subnet 255.255.255.0 maka tidak ada masalah. Mungkin anda bisa tanya ke forum game yang bersangkutan.

Mudah2n membantu

abdrahym mengatakan...

---> Bila anda set NAT di router mikrotik anda tentu 10.1.1.0/24 tidak bisa komunikasi dengan 192.168.10.0/24. Anda harus ubah setting di mikrotik anda menjadi route (bukan NAT), lalu tambahkan static route yang mengarah ke 192.168.10.0/24 pada DSL-2640T, jg default route ke DSL-2640T pada mikrotik anda shg net 192.168.10.0/24 bisa ke internet.


----lalu tambahkan static route yang mengarah ke 192.168.10.0/24 pada DSL-2640T,---

gimana nambahnya di DSL-2640T

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana nambahnya di DSL-2640T"

---> Anda bisa tambah di menu Advanced --> Routing atau Static Routing.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

di menu advance di routing,

seperti di bawah ini tampilannya

Routing Table
IP Routes are used to define gateways and hops used to route data traffic. Most users will not need to use this feature as the previous gateway and LAN IP settings on your host computers should be sufficient.


Destination :
Netmask : 255.255.255.0
Gateway
Connection

ID-Destination-Netmask-Gateway-Interface


gimana saya mengisi tabel-tabel itu

thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana saya mengisi tabel-tabel itu"

---> Contoh :

Internet--DSL-2640T-LAN1-Router-LAN2

DSL-2640T LAN IP : 10.1.1.1/24
Router eth0 : 10.1.1.2/24
Router eth1 : 192.168.1.1/24

Maka pada DSL-2640T set :
Destination : 192.168.1.0
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 10.1.1.2

Di router hrs diset antara eth0 n eth1 sbg route only jd ga di NAT kemudian tambahkan Default Route ke 10.1.1.1.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

---> Contoh :

Internet--DSL2640T-LAN1-Router-LAN2

kasus saya seperti ini pak.
apakah seperti di bawah ini yang dimaksud yah.

DSL-2640T LAN IP router: 10.1.1.1/24
client 10.1.1.2-10.1.1.254

rooter mikrotik
Router eth0 : 10.1.1.2/24
gateway eth0 : 10.1.1.1/24

Router eth1 : 192.168.1.1/24
client 192.168.1.2-192.168.1.254

pc printer 192.168.1.10

--Maka pada DSL-2640T set :
Destination : 192.168.1.0
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 10.1.1.2--

maksud 192.168.1.0
adalah networknya yah.

Thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"maksud 192.168.1.0
adalah networknya yah."

---> Benar, 192.168.1.0 adalah network ID dari network 192.168.1.0/24.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

thanks pak. saya akan mencobanya.
:D :)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

"thanks pak. saya akan mencobanya."

---> Sama2 :-) ditunggu hasilnya.

Mudah2an membantu

bejoz mengatakan...

bagaimana cara setting dengan menggunakan mac address ?
apakah setting tersebut dapat di save ? os windows xp, dlink dsl 526b, topologi jaringan, telpon, dlink, desktop ?
default gateway itu apa ? kenapa selalu berubah nilainya ?.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bejoz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bagaimana cara setting dengan menggunakan mac address ?"

---> Apakah yang anda maksud itu mac address filtering? Jika ya maka DSL-526B tidak dapat melakukan mac address filtering.

"default gateway itu apa ? kenapa selalu berubah nilainya ?."

---> Default gateway dimana yang anda maksud? Apakah yang ada di halaman Device Info? Jika ya maka itu informasi default gateway yang didapat dari ISP anda dalam hal ini Speedy. Jika mereka ubah default gatewaynya maka yang tertera di modem anda pun akan ikut berubah.

Mudah2an membantu

bejoz mengatakan...

lalu bagaimana cara setting ip static ? dengan topologi yang sama yaitu line telpon-dlink-desktop, dan lagi, apakah setting ini dapat di save ?. bagaiman setting LAN nya ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bejoz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"lalu bagaimana cara setting ip static ?"

---> Yang anda maksud setting IP static dimana? apakah pada WAN? Bila pada WAN maka anda butuh setting yang sama pada provider anda. Contoh spt ini :

http://img685.imageshack.us/img685/5444/dsl526bpppoestatic.jpg

Bila yang anda maksud setting static IP untuk PC, anda cukup set pada network properties masing2 PC dan set IP-nya sesuai dengan subnet LAN modem anda, contoh :

LAN IP DSL-526B : 192.168.1.1

Maka PC 1 bisa diset :
IP : 192.168.1.2
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS : 192.168.1.1

"apakah setting ini dapat di save ?."

---> Apakah yang anda maksud membackup configuration filenya? Jika ya, maka ini bisa dilakukan pada menu Management --> Settings --> Backup

Bila yang anda maksud save setting konfigurasi didalam DSL-526B itu, maka itu akan otomatis dilakukan pada saat anda press Save n Reboot.

"bagaiman setting LAN nya ?"

---> Setting LAN apa yang anda maksud? IP Address assignment utk network anda? Setting LAN IP DSL-526B? Bila IP Address assignment, anda bisa lihat diatas contohnya yang masalah static IP di PC. Bila setting LAN IP DSL-526B maka anda bisa set di menu Advanced --> LAN

Mudah2an membantu

Suhartono mengatakan...

Dear D-Link,
Untuk memperluas jangkauan wifi DIR-600, saya menggunakan DAP-1150 sebagai repeater. Problem yg saya alami adalah setiap kali dinyalakan/reboot, DAP-1150 selalu memberikan IP address (169.254.119.69, subnet mask 255.255.0.0) yg tidak termasuk IP range (192.168.0.100 - 192.168.0.110, subnet mask 255.255.255.0) yg telah ditentukan di DIR-600. Padahal sebelum dimatikan semua sudah berfungsi baik. Kira2 apa yg salah ya? Trims

abdrahym mengatakan...

saya telah mengaturnya mengatur settingnya
di DSL2640T

Maka pada DSL-2640T set :
Destination : 192.168.1.0
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 10.1.1.2

ip pc saya yakni 10.1.1.3

saya mencoba ping ke 192.160.1.10 (pc printer) melalui telnet-mikrotik(10.1.1.2) berhasil

saya melalui cmd-dos gagal

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Suhartono

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Untuk memperluas jangkauan wifi DIR-600, saya menggunakan DAP-1150 sebagai repeater. Problem yg saya alami adalah setiap kali dinyalakan/reboot, DAP-1150 selalu memberikan IP address (169.254.119.69, subnet mask 255.255.0.0) yg tidak termasuk IP range (192.168.0.100 - 192.168.0.110, subnet mask 255.255.255.0) yg telah ditentukan di DIR-600. Padahal sebelum dimatikan semua sudah berfungsi baik. Kira2 apa yg salah ya?"

---> Setiap DAP-1150 itu dinyalakan/reboot dan pada saat yang bersamaan ada laptop yang terhubung ke dia dan meminta IP maka DAP-1150 belum terkoneksi ke DIR-600, jadi DHCP server dr DIR-600 belum bisa melewati DAP-1150 shg laptop tsb tidak mendapat IP dan by default jika tidak mendapat IP, Windows akan memberikan IP 169.254.x.x.

Fungsi repeater sblm berfungsi akan melewati tahapan spt wireless client yaitu harus terhubung ke root AP-nya. Jadi begitu dinyalakan tidak lgs connected tp ada proses agar terhubung ke root AP-nya.

Berikut langkah2 agar fungsi repeater lebih optimal :

1. Misalnya DIR-600 anda IP-nya 192.168.0.1, range DHCP anda 192.168.0.100-110, maka IP DAP-1150 harus diset static IP ke 192.168.0.50/255.255.255.0 dgn gateway 192.168.0.1

2. Upgrade fw DAP-1150 anda ke latest version : ftp://public.dlink.co.id/Wireless/DAP-1150/Firmware-Driver-Software/DAP1150A1_FW111B03.rar

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mencoba ping ke 192.160.1.10 (pc printer) melalui telnet-mikrotik(10.1.1.2) berhasil
saya melalui cmd-dos gagal"

---> Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, anda harus merubah policy di mikrotik anda menjadi route dan bukan NAT. Jadi subnet 192.168.1.0/24 jangan di NAT, juga tambahkan default route di mikrotik anda ke 10.1.1.1.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

To : tony

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bisa dijelaskan gak fungsi dari DES-3526 dan nama perangkat itu apa? sama cara kerja nya dnk lebih detail lg. soalnya bt tugas kuliah ak ne."

---> DES-3526 adalah managed switch yang diproduksioleh D-Link. Karena anda masih kuliah, maka saya sarankan untuk membaca URL berikut :

- http://en.wikipedia.org/wiki/Network_switch
- http://en.wikipedia.org/wiki/Multilayer_switch
- http://en.wikipedia.org/wiki/LAN_switching
- ftp://public.dlink.co.id/Switch/MANAGED/DES-3500%20Series/Datasheet/DES-3500%20Series_A5_Datasheet_14(W).pdf
- ftp://public.dlink.co.id/Switch/MANAGED/DES-3500%20Series/Manual-QIG/DES-3500%20Manual_R5.1(W).pdf
- ftp://public.dlink.co.id/Switch/MANAGED/DES-3500%20Series/Manual-QIG/DES-3500%20CLI%20Manual_R5.1.pdf

Banyak membaca bagus utk study anda :-)

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2010/03/hal-hal-penting-yang-sering-disepelekan.html

To : AeL's

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"modem yang saya gunakan adalah D-LINK 526B, tetapi pada saat koneksi berhasil saya tidak bisa membuka Zinga poker padahal saya sudah menginstalkan flashplayer 10,"

---> Ini known issue, lihat penjelasan dibawah :

1. Zynga Poker itu salah satu game yang sangat rakus NAT session. Berikut ini penjelasan kami ke penanya serupa dulu :

Kami coba analisa Zynga Poker ini. Dari hasil analisa kami, game ini "memakan" NAT session sekitar 60-70 per sekali main. Sementara DSL-526B hanya support NAT session up to 800.

Jadi pada saat banyak PC yang memainkan game ini, akan terjadi freeze pada game ini karena "kehabisan" NAT session.

Asumsi tidak ada yang download,browsing,chatting,dll. Scr teori DSL-526B bisa support 800/60 = 13 PCs yang memainkan game Zynga Poker. Namun dalam prakteknya ga mungkin karena akses ke facebook juga memakan beberapa session.

Kemudian pertanyaannya, mengapa game yang lain lancar2 saja? Rata2 game lain spt farmville/mafiawars hanya "memakan" 20-30 NAT sessions.

Jadi utk masalah anda, anda harus menggunakan router yg mendukung NAT session lbh dari 1000. Misalnya DIR-600, support 4096 NAT session.

Jd set DSL-526B sbg bridge dan dial PPPoE pada DIR-600.

2. Masalah lainnya DNS Speedy yang sangat tidak stabil, anda bisa ganti ke GoogleDNS (8.8.8.8 dan 8.8.4.4) atau openDNS (208.67.222.222 dan 208.67.220.220).

3. Pada beberapa forum dikatakan bahwa Zynga Poker bermasalah dengan Adobe Flash versi 10. Jadi anda bisa uninstall flash anda dan install versi 9. Juga jgn lupa clear cache dan cookie pada browser anda.

"selain itu facebook saya nggak bisa update status dan nggak bisa chat dengan teman2 saya, pokoknya nggak bisa upload sama skali.... pada saat saya test dengan speedtest.net kecepatan download: 0.78ms dan upload: 0.01ms....
VCI/VPI: 0/35"

---> Server mana yang anda test? karena server dalam negeri dan server luar negeri akan memberikan hasil yang berbeda. Server2 Facebook terletak di luar negeri, sementara Speed pada Speedy itu adalah speed dari modem anda sampai DSLAM provider jadi 1 Mbps itu tidak berarti koneksi anda 1 Mbps ke luar negeri, tp disharing ke beberapa users lagi. Jadi pada kondisi peak koneksi anda bisa menjadi melambat dan tidak mencapai 1 Mbps bila anda akses ke server luar negeri.

Selain DNS Speedy juga sangat tidak stabil, oleh karena itu kami selalu menyarankan utk menggunakan DNS lain yaitu GoogleDNS atau openDNS.

Hal lain adalah masalah MTU, facebook adalah website yang sangat banyak sekali object-nya shg pada koneksi yang lambat dan intermittent akan mengakibatkan masalah krn MTU-nya terlalu besar. Jadi solusinya turunkan MTU sampai maks ke 1400. Utk menurunkan MTU, anda bisa edit WAN connection yg ada dan next sampai kehalaman ini : http://img402.imageshack.us/img402/7408/mtu2.jpg

Jangan lupa, setelah menurunkan MTU, anda harus melakukan Save n Reboot. Option utk MTU ini hanya ada di fw 1.22SE (utk DSL-526B h/w D, power adapter besar) dan fw SE_2.00 (utk DSL-526B h/w T, power adapter kecil).

Lanjut ke comment dibawah..

«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 1473   Lebih baru› Terbaru»