Apa yang terjadi selanjutnya? telepon Desktop Support Engineer pasti tidak berhenti berbunyi :-). Coba kita bayangkan ini terjadi di satu perusahaan dengan 2000 PC, memang tidak semua terkena karena umumnya pada perusahaan besar dibagi per vlan, namun satu vlan bisa berisi 100-200 PC, jadi tetap saja ini problem besar.
Layout sederhana-nya spt ini :

Pada layout tsb si Laptop akan mempunyai 2 kemungkinan yaitu dapat IP dari DHCP Server yang legal atau yang illegal tergantung siapa yang cepat dalam me-respond paket DHCP. Bila kita liat isi paket yang diterima oleh si Laptop akan ada 2 paket DHCP Offer dari 2 DHCP server yang berbeda (DHCP Server Legal : 192.168.10.1, DHCP Server Illegal : 192.168.0.1) :
Untuk mencegah ini D-Link xStack Managed Switch mempunyai satu fitur yang disebut DHCP Server Screening. Fitur ini akan mem-blok paket DHCP sehingga dapat mencegah terjadinya illegal DHCP server.
Dalam contoh ini saya gunakan DES-3528 dgn fw 2.11B028 :
Layout yang digunakan masih sama dengan yang diatas.
Saya aktifkan DHCP Server Screening pada semua access port yaitu 1-24 :
Kemudian verifikasi apakah sudah aktif di port 1-24 :
Setelah itu Save.
Maka Illegal DHCP Server itu akan otomatis ter-blok :

Pada sisi Laptop hanya akan "melihat" paket DHCP Offer dari DHCP Server yang legal :
Fitur ini juga berguna untuk ISP yang mempunyai jaringan Metro-Ethernet, shg bila customer salah colok port ke port LAN pada router, DHCP paket dari router tidak membanjiri network ISP.
Ada pun seri D-Link xStack yang sudah support fitur ini adalah :
- DES-3500 Series
- DES-3528 Series
- DGS-3200 Series
- DGS-3400 Series
- DGS-3600 Series
- DGS-3700 Series
Happy Filtering :-) !!
0 komentar:
Poskan Komentar