Rabu, Juli 29, 2009

New Firmware DSL-520B/526B/2542B (hardware version : Dx)

DSL-520B/526B bisa dibilang adalah ADSL modem router sejuta umat :-) Bagi pengguna Speedy pasti mengetahui (atau sudah menggunakan) ADSL modem router ini. Pada awalnya, firmware DSL-520B/526B ini masih cukup sederhana, namun seiring dengan banyaknya permintaan melalui blog ini, ke call center kami, atau ke departemen sales kami. Maka kami me-release firmware terbaru yaitu 1.22_07202009. Sementara untuk DSL-2542B firmware terbarunya yaitu 1.11_08042009.

Firmware berisi beberapa feature request dari para pengguna kami diantaranya :

- DNS/URL Filtering
- Allow IP Range for IP Filtering
- Add a web page to let the customer to adjust the port for remote management on Web of "Acces Control"
- Disable duplicated vpi/vci input on web

Dan banyak bug fix lainnya.

Untuk pengguna DSL-520B direkomendasikan untuk upgrade ke versi ini. Firmware bisa didownload disini.

Untuk pengguna DSL-526B direkomendasikan untuk upgrade ke versi ini. Firmware bisa didownload disini.

Untuk pengguna DSL-2542B, firmwarenya bisa didownload disini.

Upgrade dari shipping firmware (1.00) atau dari 1.1x/1.21, harus menggunakan TFTP, caranya bisa didownload disini (video tutorial).

Bagi yang sudah upgrade ke fw 1.22 sebelum versi 07202009, bisa langsung upgrade dari webUI.

Info Tambahan, dikarenakan banyaknya pertanyaan mengenai step-by-step scr tertulis, maka kami berikan step-by-step scr tertulisnya dibawah : (contoh menggunakan DSL-2542B, utk DSL-520B/526B sama, hanya beda file firmware saja)

1. Hidupkan DSL-2542B anda dan plug sebuah PC/Laptop ke port Ethernet pada modem anda scr langsung
2. Download firmware DSL-2542B terbaru disini http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-2542B-SE_1.11_07122010.rar
3. Extract file tsb ke directory D:\
4. Download TFTP server di http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.35-setup.exe
5. Install tftpd32 pada PC anda.
6. Set IP pada Laptop/PC anda ke 192.168.1.99/255.255.255.0
7. Matikan semua firewall (termasuk Windows Firewall) dan AV yang ada di PC anda.
8. Jalankan tftpd32
9. Set Current Directory ke D:\
10. Set Server Interfaces ke 192.168.1.99 (disini anda tinggal pilih saja)
11. Klik Start Menu Windows, lalu pilih Run, ketik cmd
12. Pada command prompt, ketik ping 192.168.1.1, bila reply teruskan ke langkah selanjutnya, jika tidak perhatikan kembali langkah no.6 kebawah
13. Ketik telnet 192.168.1.1
14. Masukkan login username : admin, password : admin (bila anda belum mengubah-nya)
15. Setelah login ketik tftp -g -f DSL-2542B-SE_1.11_07122010_cfe_fs_kernel 192.168.1.99
16. Maka modem akan download firmware itu dari tftp directory
17. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian anda bisa coba akses ke http://192.168.1.1 kembali dari browser anda.
18. Setelah masuk, reset ke factory default modem anda
19. Set ulang modem anda dari awal.
20. Bila tidak berhasil, reset modem anda to factory default lalu ulangi langkah2 diatas.

Happy upgrading :-)

726 komentar:

1 – 200 dari 726   Lebih baru›   Terbaru»
NetGue mengatakan...

saya sebelumnya menggunakan 2 buah adsl LINKSYS AM300 dan D-Link DSL520B. setelah di install, D-Link bekerja dengan baik, namun tidak dapat memuka Facebook...
kemudian saya ganti lagi D-link dengan linksys,facebook bisa di buka, apakah ada masalah dengan D-DSL520B

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kemudian saya ganti lagi D-link dengan linksys,facebook bisa di buka, apakah ada masalah dengan D-DSL520B"

---> Apakah anda masih menggunakan fw versi shipping-nya? yaitu 1.00SE? Bila ya, coba anda upgrade ke versi 1.22SE spt yang dijabarkan diatas. Masalah ini biasanya disebabkan oleh nilai MTU-nya. Pada fw 1.00SE nilai MTU fixed dan tidak bisa diubah, pada fw baru nilai MTU sudah kami sesuaikan dengan kondisi BRAS Telkom Speedy shg tidak ada masalah dengan BRAS mereka. Adapun bila masih terjadi masalah, anda bisa mencoba utk menurunkan nilai MTU, option ini hanya ada di versi 1.2x keatas.

Mudah2an membantu

NetGue mengatakan...

thanx.... saya akan coba upgrade firmwarenya...

me mengatakan...

Saya baru saja pakai D-LINK DSL-526B 1 paket sama spedi, modemnya cepet panas dan kalo LED USB nyala semua koneksi yg tadinya jalan lancar tiba-tiba langsung mati, kalo sdh begitu konek balik laginya lama bener. Kog bisa begitu ya?Padahala saya udah minta baru dari telkom blom juga diganti-ganti umur modem yg saya pakai blum ada 1 minggu.

Trus pas saya koneksi ke komputer lain pkai usb dgn XP error drivernya di device manager muncul warning warna kuning biar di akalin cara apapun tetep aja ga bisa buat koneksi

D-Link Indonesia mengatakan...

To : me

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"DSL-526B 1 paket sama spedi, modemnya cepet panas"

---> Masalah panas, kami sudah tes di Lab QA kami, panas yang dihasilkan tidak sampai membuat modem failed, jd masih dalam operating temperature.

"dan kalo LED USB nyala semua koneksi yg tadinya jalan lancar tiba-tiba langsung mati, kalo sdh begitu konek balik laginya lama bener. Kog bisa begitu ya?"

---> Apakah anda sebelumnya sudah install driver USB-nya? Bila anda belum install driver USB-nya maka USB network emulationnya tidak akan jalan.

"Padahala saya udah minta baru dari telkom blom juga diganti-ganti umur modem yg saya pakai blum ada 1 minggu."

---> Bila modem anda bermasalah, anda tidak perlu tunggu Telkom utk mengganti-nya, anda bisa klaim langsung ke distributor D-Link tempat modem anda berasal. Cara mengetahuinya dijelaskan dalam blog ini : http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

"Trus pas saya koneksi ke komputer lain pkai usb dgn XP error drivernya di device manager muncul warning warna kuning biar di akalin cara apapun tetep aja ga bisa buat koneksi"

---> Pastikan anda sudah meng-install driver USB-nya sebelum anda menghubungkan modem anda dengan komputer menggunakan kabel USB.

Saya sarankan anda untuk upgrade firmware modem anda ke versi terbaru spt yang dijelaskan di blog ini. USB driver terbaru juga ada didalam file firmware DSL-526B-nya.

Mudah2an membantu

To : NetGue

Sama2 :-)

eorra mengatakan...

permisi mas
saya udah upgrade ke dsl 520b 1.22 yang mas postkan
tapi setelah beberapa hari firmware jadi aneh
banyak yang hilang
di diagnostic setting ke isp hilang total
di advanced setup yang tinggal cuma wan,lan sama nat. yang lain hilang
trus username dan password juga kembali ke sebelum di upgrade
memang sih bisa di update dari cadangan backup
tapi kadang2 backup terakhir yang saya buat juga ga bisa dibuka mas
tolong dong penjelasannya
apakah kejadian ini adalah bug dari dsl520b?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : eorra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya udah upgrade ke dsl 520b 1.22 yang mas postkan tapi setelah beberapa hari firmware jadi aneh banyak yang hilang di diagnostic setting ke isp hilang total di advanced setup yang tinggal cuma wan,lan sama nat. yang lain hilang trus username dan password juga kembali ke sebelum di upgrade memang sih bisa di update dari cadangan backup tapi kadang2 backup terakhir yang saya buat juga ga bisa dibuka mas tolong dong penjelasannya
apakah kejadian ini adalah bug dari dsl520b?"

---> Coba anda reset ke factory default dulu lalu set ulang DSL-520B anda (set ulang dr scratch bukan upload backup config sblmnya). Juga clear cache browser anda. Kejadian yang anda alami tidak bisa diduplicate oleh kami, semua DSL-520B/526B di lab saya yang diupgrade ke fw 1.22_07202009, berjalan dengan normal 24x7.

Karena beberapa struktur penempatan berubah di fw 1.22 maka dianjurkan tidak menggunakan backup config dr fw shipping yaitu 1.00SE. Dari fw shipping 1.00SE ke 1.22SE_07202009, banyak sekali perubahan scr fundamental.

Mudah2an membantu

fredy mengatakan...

saya baru membeli modem dsl-520B, waktu setting pertama dengan firmware awal sudah berhasil connect dengan isp telkom speedy namun hanya bisa browsing google namun tidak bisa membuka website selain itu. saya coba untuk upgrade ke firmware terbaru (1.22SE) ternyata masalahnya masih tidak terselesaikan. saya coba untuk ping semuanya reply tanpa masalah termasuk ping ke semua website yang tidak bisa di buka oleh browser. saya coba dengan modem lain (raticonet) yang memiliki firmware mirip dengan dsl-520B tidak ada masalah seperti diatas dan bisa browsing dengan lancar. Kalau parameter setting saya yang salah, saat saya diagnose semuanya "PASS". lalu dimana letak kesalahannya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : fredy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya baru membeli modem dsl-520B, waktu setting pertama dengan firmware awal sudah berhasil connect dengan isp telkom speedy namun hanya bisa browsing google namun tidak bisa membuka website selain itu. saya coba untuk upgrade ke firmware terbaru (1.22SE) ternyata masalahnya masih tidak terselesaikan. saya coba untuk ping semuanya reply tanpa masalah termasuk ping ke semua website yang tidak bisa di buka oleh browser. saya coba dengan modem lain (raticonet) yang memiliki firmware mirip dengan dsl-520B tidak ada masalah seperti diatas dan bisa browsing dengan lancar. Kalau parameter setting saya yang salah, saat saya diagnose semuanya "PASS". lalu dimana letak kesalahannya?"

---> Coba anda reset to factory default setelah anda upgrade ke fw 1.22SE. Lalu set ulang dari awal. Jgn lupa di save n reboot.

Bila masih belum bisa, anda bisa coba untuk turunkan nilai MTU/MRU ke 1400.

Mudah2an membantu

fredy mengatakan...

Okey mas, saran dah dilaksanakan dan sukses.
awalnya waktu reset to factory default tidak ada perubahan namun setelah saya rumah nilai MTU dan save/reboot langsung bisa browsing. Semoga selanjutnya modem bisa bekerja dengan baik 24/7.
Makasih atas bantuannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : fredy

"Okey mas, saran dah dilaksanakan dan sukses.awalnya waktu reset to factory default tidak ada perubahan namun setelah saya rumah nilai MTU dan save/reboot langsung bisa browsing. Semoga selanjutnya modem bisa bekerja dengan baik 24/7."

---> Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi. Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

army mengatakan...

saya udah upgrade firmware 520 saya, tapi masalahnya setelah diupgrade kok kadang modem sering hang, gak mau di ping sama sekali, trus led dsl sm led status juga gak nyala, tapi kalo power dicabut trus dicolokin lagi baru bener, mohon solusinya...

army mengatakan...

satu lagi boz...
kalo didowngrade lagi ke firmware aslinya dengan cara yg kayak di video itu bisa gak yah???

Dean Van Hallen mengatakan...

Mas kok saya gak bisa download firmwarenya... Malah terhubung ama Centos...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : army

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya udah upgrade firmware 520 saya, tapi masalahnya setelah diupgrade kok kadang modem sering hang, gak mau di ping sama sekali, trus led dsl sm led status juga gak nyala, tapi kalo power dicabut trus dicolokin lagi baru bener, mohon solusinya"

---> Masalah spt itu biasa dikarenakan tegangan listrik yang tidak stabil (dibawah 220V), coba anda gunakan stabilizer. DSL-520B yang ada di lab kami, beroperasi 24x7 dgn fw 1.22SE tsb.

"kalo didowngrade lagi ke firmware aslinya dengan cara yg kayak di video itu bisa gak yah???"

---> Tidak masalah, anda bisa downgrade dengan cara yang sama, firmware original bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Firmware-Driver-Software/DSL-520B-SE_1.00_08042008.rar

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dean Van Hallen

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mas kok saya gak bisa download firmwarenya..."

---> Anda bisa coba lagi skrg. Saya baru saja tes dan bisa download dgn baik.

Mudah2an membantu

mozay mengatakan...

mas...saya beli modem dlink dsl-520b untuk koneksi pake seedy terus saya pakai..tapi yg aneh...speed download malah turun sekitar 512kb sampe kebawah(sdh dicoba berulang-ulang tapi tetap saja sampe seting modulasi pake g.dmt juga tetap begitu)....akhirnya saya beli modem yg lain lg dan speed naik lg sampe 1mb -an...padahal firmware sdh di upgrade ke versi 1.22-se tapi tetap aja begitu...apakah ada solusi yg lain untuk meningkatkan performa modem d-link saya agar tidak nganggur saja selama kira2 3 bulanan ini......terimakasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mozay

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"speed download malah turun sekitar 512kb sampe kebawah(sdh dicoba berulang-ulang tapi tetap saja sampe seting modulasi pake g.dmt juga tetap begitu)....akhirnya saya beli modem yg lain lg dan speed naik lg sampe 1mb -an...padahal firmware sdh di upgrade ke versi 1.22-se tapi tetap aja begitu...apakah ada solusi yg lain untuk meningkatkan performa modem d-link saya agar tidak nganggur saja selama kira2 3 bulanan ini"

---> Masalah line rate ini sbnrnya si modem hanya "ikut" saja sesuai dgn line rate yg di-define oleh PVC dari DSLAM bila ADSL setting di modem diset ke Auto-sense.

Coba anda capture screen dari
1. menu Device Info --> Statistic --> ADSL
2. Lakukan ADSL BER test dari menu yang sama, lalu capture hasilnya.
3. menu Device Info --> Summary
4. Bila modem anda yang lain juga mempunyai menu ADSL Statistic, tolong dicapture juga.

Upload semua image tsb ke http://imageshack.us/

Mudah2an membantu

army mengatakan...

maaf ini army lagi...
terimakasih banyak saran yang kemarin.. manjur banget tokcerr habis...
tapi aku ada permasalahan satu lagi nih boz..., aku berlangganan speedy paket biz yg harusnya dws 3Mbps ups 512Kbps, tapi kok di device info dsl520b-ku terteranya begini :

http://h1.ripway.com/armyoty/dsl520b.JPG

di situ keliatan dws cuma 1Mbps dan ups cuma 126Kbps.
mohon bantuannya.. apa saya salah dalam penyettingan 520b-ku apa bagaimana?
terimakasih

army mengatakan...

o iya ini hasil ADSL BER test saya barangkali diperlukan buat menyelessaikan masalah saya..

http://h1.ripway.com/armyoty/test.JPG

terimakasih

army mengatakan...

langsung saja..
dua postingan saya di atas sudah terselesaikan.. ternyata permasalahan tidak dari 520B-ku tapi dari pihak ISP, dan Alhamdulillah dari pihak Telkom sudah mengatasi secara profesional dan cepat..

terimakasih D-LINK, mantab habis kestabilanmu...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : army

Terima kasih atas updatenya.

"tapi aku ada permasalahan satu lagi nih boz..., aku berlangganan speedy paket biz yg harusnya dws 3Mbps ups 512Kbps, tapi kok di device info dsl520b-ku terteranya begini :http://h1.ripway.com/armyoty/dsl520b.JPG, di situ keliatan dws cuma 1Mbps dan ups cuma 126Kbps. iya ini hasil ADSL BER test saya barangkali diperlukan buat menyelessaikan masalah saya..http://h1.ripway.com/armyoty/test.JPG"

---> Mohon maaf sekali, telat balas-nya, kami tidak dapat notifikasi bahwa ada comment baru muncul.

"dua postingan saya di atas sudah terselesaikan.. ternyata permasalahan tidak dari 520B-ku tapi dari pihak ISP, dan Alhamdulillah dari pihak Telkom sudah mengatasi secara profesional dan cepat.."

---> Masalah line rate memang tergantung dari line profile yang diset di DSLAM Telkom, sdgkan si modem hanya ikut saja.

"terimakasih D-LINK, mantab habis kestabilanmu..."

---> Sama2 :-), Tetap selalu gunakan produk2 D-Link.

Mudah2an membantu

zakaria mengatakan...

mo tanya. mematikan NAT dsl_520b gimana yah supaya tidak double nat.
mo dijadiin wireless.
skema.
telkom-----modem----wirelessrouter.


routernya di wireless bukan di modem

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zakaria

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mo tanya. mematikan NAT dsl_520b gimana yah supaya tidak double nat.
mo dijadiin wireless.
skema.
telkom-----modem----wirelessrouter.
routernya di wireless bukan di modem"

---> Anda tinggal set DSL-520B sbg bridge dan dial PPPoE dari router anda. Artikel mengenai hal ini sudah pernah ditulis : http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Mudah2an membantu

NetGue mengatakan...

saya sudah upgrade fw terbaru, saya ingin mencoba merubah nilai mtu nya...
cara menurunkan nilai mtu nya gimana mas mas..????

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah upgrade fw terbaru, saya ingin mencoba merubah nilai mtu nya... cara menurunkan nilai mtu nya gimana mas mas..????"

---> Bila anda sudah mempunyai PPPoE connection, tinggal masuk ke Advanced > WAN, lalu edit PVC anda, kemudian next trus sampai muncul halaman spt ini : http://img263.imageshack.us/img263/7408/mtu2.jpg

Lalu check "Adjust MTU/MRU", masukkan nilai MTU/MRU yg anda inginkan ke 1400 misalnya, kemudian Next sampai selesai. Setelah Save. Klik Save n Reboot.

Mudah2an membantu

army mengatakan...

nilai MTU-MRU (DSL-520B) berapa sih boz yang paling baik buat koneksi speedy punyaku (paket BIZ), apa tiap nilai tersebut mempengaruhi kecepatan dan kestabilan koneksi


Bravo D-LINK

Dadang mengatakan...

saya baru pake 520B beberapa hari ini, tapi saya liat di menu advanced kok gk ada yaa... menu nat ama menu dns nya ? pada saya mau setting dyndns nih... saya udah upgrade FW ke versi terbaru... tapi tetep aja... menu nya gk ada, gimana solusinya yaa ?

SUPERNOVA Rattanwod mengatakan...

hai,saya ada masalah dgn lampu led modem router dlink 520b saya...selalu blink2 dan tiba2 disconnect...sebelum nya saya sdh coba mengontak operator speedy dan setelah 10x saya mengkomplain saya bertemu dengan operator yg "tahu" masalah konektivitas dan menanyakan apakah lampu dsl berkedip,saya jawab ya dan dia menganjurkan mengecek splitter dll yg termasuk jaringan telepon dlm rumah saya...takcek dari ujung ke ujung hingga mengganti splitter namun hasilnya lampu dsl tetep berkedip2 meski tidak sesering sebelumnya...masalahnya tempat saya adalah warnet game dan kebutuhan stabilitas network sgt mempengaruhi jalannya game...tuolong ya massss,ada apa dgn lampu dsl ku?

thanks...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : army

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"nilai MTU-MRU (DSL-520B) berapa sih boz yang paling baik buat koneksi speedy punyaku (paket BIZ), apa tiap nilai tersebut mempengaruhi kecepatan dan kestabilan koneksi"

---> Nilai MTU/MRU yang optimal adalah disesuaikan dengan PPPoE server provider anda. Umumnya PPPoE client dari router diset scr default ke 1492, karena nilai ini paling optimum. Namun untuk kasus Speedy, ada beberapa lokasi dimana bila menggunakan 1492 akan bermasalah untuk beberapa website. Jadi diturunkan menjadi 1400/1450. Penyesuaian ke 1400/1450 sudah cukup baik karena bila dibawah ini, paket akan selalu ter-fragmentasi.

Pada Ethernet technology, MTU/MRU adalah seberapa besar paket yang dapat ditransfer/diterima tanpa dilakukannya fragmentasi, jadi berpengaruh thd throughput dan performance jaringan. Contoh mudahnya, ada paket dgn besar 1420, maka bila MTU/MRU diset ke 1492, paket tsb dapat dikirim satu kali jalan. Sementara bila MTU/MRU diset ke 1400 maka paket tsb akan dikirim 2 kali, 1400 dan 20.

Namun MTU/MRU yang terlalu besar pada line yang lambat akan menyebabkan delay, ini yang menyebabkan beberapa website tidak bisa dibuka karena sebelum paket diterima, sudah timeout karena butuh fragmentasi.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dadang

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya baru pake 520B beberapa hari ini, tapi saya liat di menu advanced kok gk ada yaa... menu nat ama menu dns nya ? pada saya mau setting dyndns nih... saya udah upgrade FW ke versi terbaru... tapi tetep aja... menu nya gk ada, gimana solusinya yaa ?"

---> Menu NAT, Security, DNS, dll baru akan muncul bila anda sudah set connection WAN-nya sbg PPPoE/PPPoA/IPoA/MER. Bila anda set sbg bridging maka menu2 tsb tidak akan muncul. Bila anda sudah set sbg PPPoE namun tidak muncul maka anda bisa me-reset ke factory default modem tsb dan setting lagi dari awal. Jangan lupa clear cache browser anda.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SUPERNOVA Rattanwod

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"hai,saya ada masalah dgn lampu led modem router dlink 520b saya...selalu blink2 dan tiba2 disconnect...sebelum nya saya sdh coba mengontak operator speedy dan setelah 10x saya mengkomplain saya bertemu dengan operator yg "tahu" masalah konektivitas dan menanyakan apakah lampu dsl berkedip,saya jawab ya dan dia menganjurkan mengecek splitter dll yg termasuk jaringan telepon dlm rumah saya...takcek dari ujung ke ujung hingga mengganti splitter namun hasilnya lampu dsl tetep berkedip2 meski tidak sesering sebelumnya...masalahnya tempat saya adalah warnet game dan kebutuhan stabilitas network sgt mempengaruhi jalannya game"


---> Lampu ADSL berkedip adalah wajar, bila ada transmit/receive data lampu ADSL pasti berkedip dgn cepat. Namun yang tidak normal adalah berkedip sampai mati sebentar lampunya lalu setelah beberapa saat berkedip lagi, bila itu yang terjadi biasanya disebabkan oleh SNR yang terlalu rendah. Nilai SNR ini umumnya disebabkan oleh kualitas kabel telpon yang kurang baik atau jarak tempat anda yang terlalu jauh dari DSLAM (yg umumnya ditaruh di STO terdekat), jarak idealnya adalah dibawah 5 km (panjang kabel dr STO ke rumah anda). Pada fw 1.22SE, kami sudah improve ADSL driver-nya, ini akan berpengaruh sedikit thd SNR. Coba anda upgrade ke versi 1.22SE ini terlebih dahulu.

Mudah2an membantu

SUPERNOVA Rattanwod mengatakan...

maaf mas,dimana saya bisa download fw 1.22e tsb?

thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SUPERNOVA Rattanwod

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dimana saya bisa download fw 1.22e tsb?"

---> Pada blog diatas tersedia URL utk download firmware tsb.

Mudah2an membantu

SUPERNOVA Rattanwod mengatakan...

mas,kalo takupgrade melalui fasilitas upgrade yang ada di system modem(bila kita sdh masuk ke modem melalui 192.168.1.1 maka kita akan menemui menu dlink kan...) bagaimana?bisa?

rhx

SUPERNOVA Rattanwod mengatakan...

:) saya lagiiii...mas,pusing jadinya...begitu takenter setelah tftp -g -f dst dst ampe 192.168.... yang nongol tftp:timeout :(....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SUPERNOVA Rattanwod

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalo takupgrade melalui fasilitas upgrade yang ada di system modem(bila kita sdh masuk ke modem melalui 192.168.1.1 maka kita akan menemui menu dlink kan...) bagaimana?bisa?"

---> Dari shipping firmware ke 1.22 tidak bisa, harus melalui tftp

":) saya lagiiii...mas,pusing jadinya...begitu takenter setelah tftp -g -f dst dst ampe 192.168.... yang nongol tftp:timeout :(...."

---> Pastikan anda sudah install tftp server pada komputer anda dan matikan firewall anda sebelum anda running tftp server. Anda bisa gunakan tftp server seperti yang saya gunakan yaitu tftpd32 : http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.34-setup.exe

Mudah2an membantu

NetGue mengatakan...

mo nanya lagi...
kalo fungsi IGMP multicast untuk apa? port 0-3, sebaiknya port yg di gunakan port berapa?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalo fungsi IGMP multicast untuk apa?"

---> IGMP Multicast digunakan jika anda ingin menggunakan Multicast Application, jadi router akan bertindak sbg IGMP Proxy. Umumnya IGMP Multicast digunakan untuk IPTV

"port 0-3, sebaiknya port yg di gunakan port berapa?"

---> Apakah anda me-refer port pada saat membuat PVC? Bila ya maka anda hanya bisa pilih ke port 0. Pilihan 0-3 ini hanya bisa digunakan jika di sisi DSLAM (baca: Providernya) membuat pemisahan PVC dgn port ID yg beda pula.

Mudah2an membantu

NetGue mengatakan...

terima kasih atas penjelasan IGMP multicast nya....
ada pertanyaan 1 hal lagi...
setelah saya test beberapa kali.... bila menggunakan DSL-520B, pada saat download selalu tiba2 berhenti di temgah jalan... kemudian saya ganti modem.. dengan linksys.. download slalu berhasil...
mohon penjelasannya terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"setelah saya test beberapa kali.... bila menggunakan DSL-520B, pada saat download selalu tiba2 berhenti di temgah jalan... kemudian saya ganti modem.. dengan linksys.. download slalu berhasil..."

---> Kami tidak pernah mendapat report atau mengalami hal ini disemua region D-Link WW. Boleh kasih contoh beberapa URL download anda?

Mudah2an membantu

eorra mengatakan...

mas,,,
mau tanya lagi nich,,,
kadang2 modem saya kok hang ya,,,???
pagi hari jalan seperti biasa,,tiba2 siang jam 10 gagal koneksi ke ISP, semua status "failed"
modem dimatikan lalu dihidupin ga memecahkan solusi,,
tapi kalau di update ke backup yang ada baru bisa,,
tapi apa ada cara lain yang bisa membantu selain cara itu mas???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : eorra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kadang2 modem saya kok hang ya,,,???
pagi hari jalan seperti biasa,,tiba2 siang jam 10 gagal koneksi ke ISP, semua status "failed" modem dimatikan lalu dihidupin ga memecahkan solusi,, tapi kalau di update ke backup yang ada baru bisa,,"

---> Apakah sewaktu anda sebut "hang" itu anda masih bisa akses webUI? bila ya maka itu bukan hang karena modem masih accessible.

Kemungkinan besar hanya PPPoE-nya yang down. Pada saat masalah itu terjadi tolong capture :

1. Halaman Device Info --> Summary
2. Halaman Device Info --> Statistic--> ADSL
3. Lakukan Diagnostic kemudian capture hasilnya.

Upload hasil capture anda ke http://imageshack.us

Mudah2an membantu

eorra mengatakan...

webui-nya masih bisa mas
ya itu lah di diagnostic-nya failed smua
ntar kalo hang lagi saya upload dech
trus link-nya di post disini??

NetGue mengatakan...

beberapa link download yg sering terputus bila menggunakan DSL520B: Rapidshare, 4shared, dl4all, dan banyak lagi..
trims...

eorra mengatakan...

mungkin ini membantu admin
usahakan kalau download dari link seperti rapidshare,megaupload,4shared dll memakai download manager
karena kalau dilihat di idm
link2 tersebut cuma kasih 1 slot buat download
itu pun resume capability-nya tidak ada
kalau menggunakan IE,OPERA,MOZILLA dan browser lain kemungkinan putus sangat besar
mungin browser tersebut tidak dapat merequest paket yang hilang

mudah2n ini membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : eorra

Terima kasih atas update anda.

"webui-nya masih bisa mas
ya itu lah di diagnostic-nya failed smua ntar kalo hang lagi saya upload dech trus link-nya di post disini??"

---> Betul, tolong post link dari capture yang saya minta disini.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"beberapa link download yg sering terputus bila menggunakan DSL520B: Rapidshare, 4shared, dl4all, dan banyak lagi.."

---> Kami tidak bisa duplicate issue ini, kami coba download beberapa file dari rapidshare, 4shared, namun semuanya tidak terputus.

Berapa besar file yang anda download? Bisa berikan contoh URL-nya? Shg kami bisa duplicate proses yang sama persis dengan anda? Apakah anda menggunakan free account atau premium account?

Seperti yg "eorra" suggest, download manager sangat membantu untuk re-connect bila download terputus namun bila anda menggunakan free account, pastikan thread-nya hanya 1, karena file share provider umumnya hanya menyediakan 1 koneksi utk free account.

Mudah2an membantu

To : eorra, terima kasih sudah memberi tips yang sangat baik :-)

buat mengatakan...

Cara upgrade firmwarenya gimana sih d-link 520B?
masuk ke 192.168.1.1 dlu ga?
He...he..Maklum msh awam....

Bales yah, awas luh ! Thks

buat mengatakan...

Kenapa yah di pppoe_0_0_35_1 Diagnostics saya ada Pesan Failnya pada bagian ==>

Test the connection to your DSL service provider :
Test ADSL Synchronization: PASS | Help
Test ATM OAM F5 segment ping: FAIL | Help
Test ATM OAM F5 end-to-end ping: FAIL | Help

Ada masalah ga dengan setingannya atau apalah gitu?
Bales lagi loh...

NetGue mengatakan...

trims buat penjelasannya mas admin....
mungkin ini dikarenakan banyaknya komputer, karena DSL-520B ini saya gunakan untuk 30 Komputer RT/RW Net tanpa server,jadi modem langsung di jadiin gateway, oh ya trims juga buat eorra yg udah bantuin...
thanx all....

andhy mengatakan...

saya pemakai modem DSL520B juga.. baru-baru ini saya ingin menyeting ulang modem saya... Namun saya kehilangan driver DSL520B.
Apakah saya bisa meminta bantuan dari dlink indonesia untuk mendapatkan driver iso nya???/ terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : buat

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Cara upgrade firmwarenya gimana sih d-link 520B? masuk ke 192.168.1.1 dlu ga?"

---> Dari fw versi 1.00SE ke 1.1x atau 1.2x, upgrade harus menggunakan telnet dan tftp, anda bisa download video tutorialnya. Link utk downloadnya ada di blog diatas. Untuk fw selanjutnya, anda bisa upgrade via webUI dgn login ke webUI DSL-520B (default IP : 192.168.1.1)

"Kenapa yah di pppoe_0_0_35_1 Diagnostics saya ada Pesan Failnya pada bagian ==>
Test the connection to your DSL service provider :
Test ADSL Synchronization: PASS | Help Test ATM OAM F5 segment ping: FAIL | Help Test ATM OAM F5 end-to-end ping: FAIL | Help"

---> Tidak masalah dgn hasil ini, ATM OAM test memang umumnya dimatikan oleh pihak provider, jadi hasil Fail pada ATM OAM test bisa di-ignore.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas update anda.

"trims buat penjelasannya mas admin....mungkin ini dikarenakan banyaknya komputer, karena DSL-520B ini saya gunakan untuk 30 Komputer RT/RW Net tanpa server,jadi modem langsung di jadiin gateway, oh ya trims juga buat eorra yg udah bantuin...thanx all...."

---> Bila komputer sudah diatas 15, memang sebaiknya menggunakan router yang kapasitasnya lbh tinggi, DSL-520B ideal untuk komputer dibawah 15. Anda bisa gunakan DFL-210, ini ideal untuk 40-50 komputer. Jdi layoutnya :
Inet--DSL-520B--DFL-210--LAN, DSL-520B diset sbg bridge sementara DFL-210 yang dial PPPoE-nya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : andhy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pemakai modem DSL520B juga.. baru-baru ini saya ingin menyeting ulang modem saya... Namun saya kehilangan driver DSL520B.
Apakah saya bisa meminta bantuan dari dlink indonesia untuk mendapatkan driver iso nya???"

---> Untuk setting DSL-520B tidak diperlukan driver apa2, anda bisa langsung akses ke webUI DSL-520B, alamat IP defaultnya yaitu 192.168.1.1, jadi buka alamat tsb dgn web browser anda (http://192.168.1.1). Mungkin yang anda maksud ada DCC (D-Link Click n Connect), yaitu utility untuk membantu setting. Anda bisa download DCC disini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Firmware-Driver-Software/DSL-520B-CD_DCC_R22B05.zip

Mudah2an membantu

Maman Suherman mengatakan...

Halo D-Link, mau nanya nihh...
Saya baru beli DSL-520B, tp kok cepet panas yah bodynya ...apakah itu normal .... kadang2 klo dah panas speed koneksi speedy jadi turun..

Mohon pencerahaanya ...

NetGue mengatakan...

trims mas admin...
saya akan coba dgn menggunakan DFL-210, kalau untuk di bandung, mas punya informasi agen/penjual resmi D-link ? btw harganya berapaan ya mas?
thanx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Maman Suherman

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya baru beli DSL-520B, tp kok cepet panas yah bodynya ...apakah itu normal .... kadang2 klo dah panas speed koneksi speedy jadi turun.."

---> Panas yang dihasilkan DSL-520B masih dalam operating temperature jadi tidak ada masalah, kami test 24x7 diruang tanpa AC, modem tidak ada masalah dan normal.
Masalah speed yang turun, bagaimana anda membandingkannya? apakah menggunakan bandwidth tester? atau anda cek ke webUI DSL-520B, Device Info --> Summary, lalu lihat downstream n upstream valuenya? Bila ya, berapa value sebelum dan sesudah? Tolong capture halaman tsb sebelum dan sesudah dan upload ke http://imageshack.us kemudian posting url-nya kesini.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : NetGue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya akan coba dgn menggunakan DFL-210, kalau untuk di bandung, mas punya informasi agen/penjual resmi D-link ? btw harganya berapaan ya mas?"

---> Untuk price n availability, anda bisa buka URL berikut : http://www.dlink.co.id/corporate/wheretobuy.asp

Mudah2an membantu

qhirey mengatakan...

minta tolong bantuannya dong,
saya mencona untuk upgrade firmware ke 1.22 tidak berhasil trs...
saya sudah mengikuti vid tutorial yg ada,cuma pada waktu sampai d tahap penginputan password telnet 192.168.1.1 disitu tidak bisa, knp ya?
mohon bantuan nya,terimakasih...

army mengatakan...

mau tanya nih..
gimana setting queue di dsl-520b supaya bisa membatesi ip tertentu di jaringan??
tolong penjelasannya yang komplit boz... trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : qhirey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mencona untuk upgrade firmware ke 1.22 tidak berhasil trs...saya sudah mengikuti vid tutorial yg ada,cuma pada waktu sampai d tahap penginputan password telnet 192.168.1.1 disitu tidak bisa, knp ya?"

---> Password telnet adalah sama dengan password admin utk webUI, jadi jika anda tidak mengganti-nya maka username : admin dan password : admin, semuanya lower-case dan case sensitive.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : army

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana setting queue di dsl-520b supaya bisa membatesi ip tertentu di jaringan??"

---> Apakah yang anda maksud dengan "membatasi" disini? apakah hanya blocking ip tertentu untuk akses ke internet atau port tertentu? Jika ya maka anda hanya perlu outgoing port filtering. Disini anda bisa block IP tertentu utk akses internet atau block IP tertentu untuk akses ke port tertentu.

Contoh :
http://img522.imageshack.us/img522/526/outgoingfilterport.jpg

http://img507.imageshack.us/img507/8640/outgoingfilter.jpg

Mudah2an membantu

army mengatakan...

maaf.. maksud "membatasi" di sini adalah membatasi bandwidth internet untuk ip lokal (kalau di mikrotik simple queue), untuk dsl 520b bisa gak ya? kalo bisa.. caranya bagaimana? terimakasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : army

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"maaf.. maksud "membatasi" di sini adalah membatasi bandwidth internet untuk ip lokal (kalau di mikrotik simple queue), untuk dsl 520b bisa gak ya? kalo bisa.. caranya bagaimana?"

---> DSL-520B tidak support bandwidth management. Bila anda membutuhkan bandwidth management, bisa gunakan DFL-210/800/1600/2500 dibelakang DSL-520B dan set DSL-520B sbg bridge.

Mudah2an membantu

Juni mengatakan...

saya sudah coba untuk upgrade firmware modem adsl yang baru DSL-520B utk coba cek ada permasalahan di mana karena saya menggunakan speedy paket game dimana upstreamnya 256(seharusnya) tapi sejak awal ganti paket di speedy sampai saat ini pakai modem DSL-2640T maupun modem yang baru DSL-520B sama 2 hasil upstreamnya selalu saja 124. dan herannya setiap kali complain ke speedy dari pihak speedy mengatakan sudah di upgrade. kira2 ada magic wod gak yah utk customer servicenya supaya bisa di bantu dapatkan 256 upstream. soalnya sedang planning utk apply link yang 2 mega downlink 512 uplink.

dan kalau boleh share gimana supaya bisa di set di modemnya agar bisa menggunakan ip statik, karena setiap kali suya masukkan ip yang di dapat dari whatismyip.com ke isian statik wan ip setelah di restart alhasil tidak terkoneksi sama sekali ke internet.. mohon bimbingannya

oh ya saya test modem baru ini memang relatif lebih panas di banding dengan modem saya sebelumnya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Juni

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah coba untuk upgrade firmware modem adsl yang baru DSL-520B utk coba cek ada permasalahan di mana karena saya menggunakan speedy paket game dimana upstreamnya 256(seharusnya) tapi sejak awal ganti paket di speedy sampai saat ini pakai modem DSL-2640T maupun modem yang baru DSL-520B sama 2 hasil upstreamnya selalu saja 124. dan herannya setiap kali complain ke speedy dari pihak speedy mengatakan sudah di upgrade. kira2 ada magic wod gak yah utk customer servicenya supaya bisa di bantu dapatkan 256 upstream. soalnya sedang planning utk apply link yang 2 mega downlink 512 uplink."

---> Line profile speed itu diset di sisi operator, jadi modem hanya "ikut" saja apa yang sudah diset di DSLAM operator. Anda bisa minta teknisi speedy mereka untuk datang untuk membuktikan kalau pernyataan mereka itu benar.

"dan kalau boleh share gimana supaya bisa di set di modemnya agar bisa menggunakan ip statik, karena setiap kali suya masukkan ip yang di dapat dari whatismyip.com ke isian statik wan ip setelah di restart alhasil tidak terkoneksi sama sekali ke internet.."

---> Bila anda membutuhkan IP static maka anda harus apply ke pihak provider anda. Karena semua itu dikontrol pada sisi operator. Misalnya anda mengakali dgn menyalakan modem 24x7 dan ping periodically dr sebuah PC dijaringan anda untuk mempertahankan koneksi PPPoE, namun bila sewaktu2 operator flush PPPoE session-nya maka IP akan tetap akan berubah. Belum kalo listrik mati begitu hidup PPPoE akan negotiate lagi dan akan mendapat IP baru. Jadi bila anda membutuhkan IP static, anda harus apply ke provider anda.

"saya test modem baru ini memang relatif lebih panas di banding dengan modem saya sebelumnya."

---> DSL-520B memang lbh panas dibanding dgn DSL-2640T/DSL-520T karena desain chassis-nya yang lebih compact namun panas yg dihasilkan masih dalam operating temperature jadi tidak masalah.

Mudah2an membantu

buat mengatakan...

salam,

saya udh nyoba upgrade fw dari kernel DSL-520B-SE_1.00_04302008 ke DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel sesuai yg di video tutorial pk tftpd32.
Tp, kok pesan yg tampil "tftp timeout" mulu yah ??!?!!
Padahal penempatan file ke direktori udh bner trus penamaan file udh tepat ga ad yg salah tujuan IP juga ud bener. ujung2nya "tftp image failed"

Mohon bantuannya,
Apa ad konfigurasi yg harus sy setting atau program tmbahan lainnya.

Mksha

D-Link Indonesia mengatakan...

To : buat

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tp, kok pesan yg tampil "tftp timeout" mulu yah ??!?!!
Padahal penempatan file ke direktori udh bner trus penamaan file udh tepat ga ad yg salah tujuan IP juga ud bener. ujung2nya "tftp image failed""

---> Error seperti itu bisa terjadi :
- ada firewall di PC anda yang block tftp services
- root directory tftp tidak sesuai

Pastikan root directorynya benar dan tidak ada firewall yang on pada PC anda.

Mudah2an membantu

Dean Van Hallen mengatakan...

Mas nanya donk...
Untuk setting block ip gmana seh?
source ama destination diisi dengan ip yg akan di blok? trs kalo port dikosongin atau gimana?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dean Van Hallen

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Untuk setting block ip gmana seh?
source ama destination diisi dengan ip yg akan di blok? trs kalo port dikosongin atau gimana?"

---> Saya sudah mencontohkan hal ini pada jawaban saya kepada saudara army (2009 September 1 06:59) diatas :

Contoh :
http://img522.imageshack.us/img522/526/outgoingfilterport.jpg

http://img507.imageshack.us/img507/8640/outgoingfilter.jpg

Mudah2an membantu

chr188 mengatakan...

mau tanya nih, saya sempat upgrade firmware dsl 526b yg baru di beli tidak pake tftp tapi lgs dari tampilan web control panel dlink, dan hasilnya sukses

apa tidak apa2, atau ada efek sampingnya kalau tidak pake tftp?

kemudian kenapa sejak ganti modem dlink kok jadi rada lambat ya koneksi internet saya, sering mendadak putus pula (seakan2 modem di reset) dan setelah bbrp menit nyala lagi internetnya

apa ada setting2 tertentu yg hrs di rubah supaya bisa optimal koneksi speedy dg dlink526b saya?

dan apabila firewall pada dlink di matikan apa bisa menaikkan performa internet?

yg terakhir, guna opsi "enable igmp snooping" utk apa ya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : chr188

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mau tanya nih, saya sempat upgrade firmware dsl 526b yg baru di beli tidak pake tftp tapi lgs dari tampilan web control panel dlink, dan hasilnya sukses"

---> Upgrade via tftp dilakukan hanya dari fw 1.00SE atau beberapa release 1.1x dan 1.21.

"apa tidak apa2, atau ada efek sampingnya kalau tidak pake tftp?"

---> Tidak masalah, mungkin firmware originalnya adalah versi yang sudah support image verification jadi bisa menerima via webUI. Bila upgrade-nya sukses, tidak ada masalah sama sekali. Sebelum anda menggunakan firmware baru tsb, ada baiknya anda reset to factory default utk membersihkan struktur config file fw lama. Lalu set ulang dr awal.

"kemudian kenapa sejak ganti modem dlink kok jadi rada lambat ya koneksi internet saya, sering mendadak putus pula (seakan2 modem di reset) dan setelah bbrp menit nyala lagi internetnya"

---> Pada saat putus, apakah modem restart? (bisa dilihat dari lampu LED power yg off lalu on lagi). Bila seperti ini biasa disebabkan karena tegangan listrik yg tidak stabil. Anda bisa gunakan stabilizer utk mengatasinya.

Namun bila koneksi tetap up (dalam arti PPPoE status tetap up dan lampu ADSL tetap on), sementara koneksi ke beberapa website (misalnya facebook) ada masalah, anda bisa coba turunkan MTU/MRU ke 1400.

"apa ada setting2 tertentu yg hrs di rubah supaya bisa optimal koneksi speedy dg dlink526b saya?"

---> Bila anda reset to factory default, lalu jalankan Quick Setup maka settingan default yg ada adalah yang paling optimum.

"dan apabila firewall pada dlink di matikan apa bisa menaikkan performa internet?"

---> Saya sangat tidak menyarankan untuk disable firewall. Firewall yg kami benamkan di adsl modem tidak mengganggu kinerja modem scr keseluruhan.

"yg terakhir, guna opsi "enable igmp snooping" utk apa ya?"

---> IGMP Snooping digunakan untuk multicast traffic shg traffic multicast tidak flooding kemana kecuali hanya yg request saja. Ini biasa digunakan utk IPTV.

Mudah2an membantu

chr188 mengatakan...

terima kasih utk penjelasannya, sekalian tanya lagi, password standard untuk username support apa ya?
saya coba masukkan support kok tidak bisa.. soalnya mau saya ganti pasword standardnya dg password lain

WHY JuArA mengatakan...

Bagaimana caranya meng-UPDATE lewat ftp? saya mencoba untuk meng-UPDATE lewat web, tetapi modemnya malah mati, padahal lampunya masih nyala . saya sudah mencoba berulang kali hasilnya tetap sama.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : chr188

Terima kasih pertanyaan anda.

"password standard untuk username support apa ya?
aya coba masukkan support kok tidak bisa.. soalnya mau saya ganti pasword standardnya dg password lain"

---> password untuk username support adalah support, namun user support ini hanya didesain untuk remote access artinya untuk akses melalui WAN. Untuk akses melalui LAN, anda bisa gunakan username : admin dan username : user.

Untuk mengganti password dr username support, anda bisa mengubahnya di menu Access Control > Password spt contoh digambar ini : http://img185.imageshack.us/img185/6673/changepass.jpg

Anda bisa mengakses menu Access Control > Password menggunakan username admin.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : WHY JuArA

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana caranya meng-UPDATE lewat ftp? saya mencoba untuk meng-UPDATE lewat web, tetapi modemnya malah mati, padahal lampunya masih nyala . saya sudah mencoba berulang kali hasilnya tetap sama."

---> DSL-520B/526B tidak bisa diupdate via FTP namun menggunakan TFTP. Caranya :

1. Hidupkan DSL-520B anda dan plug sebuah PC/Laptop ke port Ethernet pada modem anda scr langsung
2. Download firmware DSL-520B terbaru disini http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar
3. Extract file tsb ke directory D:\
4. Download TFTP server di http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.35-setup.exe
5. Install tftpd32 pada PC anda.
6. Set IP pada Laptop/PC anda ke 192.168.1.99/255.255.255.0
7. Matikan semua firewall (termasuk Windows Firewall) dan AV yang ada di PC anda.
8. Jalankan tftpd32
9. Set Current Directory ke D:\
10. Set Server Interfaces ke 192.168.1.99 (disini anda tinggal pilih saja)
11. Klik Start Menu Windows, lalu pilih Run, ketik cmd
12. Pada command prompt, ketik ping 192.168.1.1, bila reply teruskan ke langkah selanjutnya, jika tidak perhatikan kembali langkah no.6 kebawah
13. Ketik telnet 192.168.1.1
14. Masukkan login username : admin, password : admin (bila anda belum mengubah-nya)
15. Setelah login ketik tftp -g -f DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel 192.168.1.99
16. Maka modem akan download firmware itu dari tftp directory
17. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian anda bisa coba akses ke http://192.168.1.1 kembali dari browser anda.
18. Setelah masuk, reset ke factory default modem anda
19. Set ulang modem anda dari awal.

Firmware versi shipping atau dibawah 1.22, hanya bisa diupgrade ke 1.22 menggunakan TFTP.

Mudah2an membantu

HPLaptopComputers mengatakan...

saya beli dlink 520b dan firmwarenya sudah di update ke versi 1.22,permasalahan yang saya hadapi adalah kecepatan nya jauh dari yang diharapkan baik download maupun upload.saya memesan paket game yang 1 Mb, namun kecepatannya hanya 91 kbps untuk download dan 66 kbps untuk upload.bahkan pernah sami 21 kbps.
saya sudah komplain berkali2, namun ttp katanya settingan disana sudah benar. bahkan sempat digantikan dengan IP baru,
pernah juga mncoba untuk setting MTU/MRU menjadi 1400.
oh iya saya dari bandung, DNS yang digunakan adlah 222.124.204.34 dan 203.130.193.74, pernah jg sih pake
open DNS tapi hasilnya tetap sama.saya mohon solusinya apabila terdapat kekeliruan, oh iya berapa kecepatan sebenarnya kalo saya memesan paket yang 1 Mb baik untuk Download ataupun upload? terimakasih
gambar ada di
http://i38.tinypic.com/2iapzb6.jpg
http://i38.tinypic.com/oa5fv7.jpg
http://i36.tinypic.com/2j2ycrc.jpg
http://i37.tinypic.com/zvcw1w.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : HPLaptopComputers

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dlink 520b dan firmwarenya sudah di update ke versi 1.22,permasalahan yang saya hadapi adalah kecepatan nya jauh dari yang diharapkan baik download maupun upload.saya memesan paket game yang 1 Mb, namun kecepatannya hanya 91 kbps untuk download dan 66 kbps untuk upload.bahkan pernah sami 21 kbps.saya sudah komplain berkali2, namun ttp katanya settingan disana sudah benar. bahkan sempat digantikan dengan IP baru,pernah juga mncoba untuk setting MTU/MRU menjadi 1400.
oh iya saya dari bandung, DNS yang digunakan adlah 222.124.204.34 dan 203.130.193.74, pernah jg sih pake
open DNS tapi hasilnya tetap sama.saya mohon solusinya apabila terdapat kekeliruan, oh iya berapa kecepatan sebenarnya kalo saya memesan paket yang 1 Mb baik untuk Download ataupun upload?"

---> Datarate yang diterima oleh modem sudah benar, mengacu pada screenshot anda yaitu Downstream 1021 Kbps dan Upstream 252 Kbps. Artinya datarate itu yang di-define dari DSLAM Telkom ke Modem anda. Sementara bila Telkom menggunakan bandwidth limiter lagi diatasnya (untuk sharing bandwidth international) itu tidak dicontrol di modem namun disisi operator.

Coba anda test kembali di :
http://speedtest.telkomspeedy.com/

atau di http://speedtest.net/, pilih server Jakarta.

Karena anda berlokasi di Bandung, ada kemungkinan link antara Bandung dan Jakarta sedang bermasalah, sebab semua speed tester, mesinnya ada di Jakarta.

Bila masih bermasalah, anda bisa minta pihak Telkom utk datang ke tempat anda untuk melakukan pengecekan.

Mudah2an membantu

chr188 mengatakan...

hi, mo tanya lagi, utk dsl-526b apa bisa di setting utk memblokir IDM supaya tidak menghabiskan bandwith?

atau mungkin bisa di setting lewat qos'nya agar bandwithnya tidak sampai direbut oleh idm?

kalo mmg bisa, apa bisa dibuatkan panduannya, soalnya saya lihat settingan2 qos kok ribet, tidak mengerti fungsi2nya
tq

D-Link Indonesia mengatakan...

To : chr188

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"utk dsl-526b apa bisa di setting utk memblokir IDM supaya tidak menghabiskan bandwith?
atau mungkin bisa di setting lewat qos'nya agar bandwithnya tidak sampai direbut oleh idm?"

---> Apakah yang anda maksud dgn IDM adalah Internet Download Manager? Jika ya maka tidak ada yang bisa dilakukan pada DSL-526B. Internet Download Manager adalah tools untuk mendownload dan menggunakan multi-session untuk mempercepat download. Sementara protocol yang digunakan tetap http atau ftp. Jadi tidak bisa mem-block IDM. Satu2-nya cara yaitu membatasi jumlah session namun DSL-526B tidak support ini.

Mudah2an membantu

AVerroes Ibnu Ikhsan mengatakan...

Saya kebetulan memakai DSL-626B dengan Firmware terbaru SE 1.22 baru 3 hari, tapi entah mengapa kemudian tidak bisa diakses melalui switch. tapi jika modemnya langsung konek ke PC, modem normal. saya sudah cek switch, tidak ada masalah. apakah ada masalah di modem kami ?

best regard's

AVerro

fredy mengatakan...

Saya mau tanya lagi nih,
Saya sudah melakukan update firmware menjadi versi 1.22 seperti yang saya sampaikan pada 13 Agustus. Yang jadi masalah adalah Modem tersebut melakukan koneksi secara terus menerus padalah di setting advanced sudah saya set connect on demand dengan idle time 5min, namun pada kenyataannya saat semua PC mati dan seharusnya koneksi mati, modem tersebut terus saja melakukan koneksi secara terus menerus dengan waktu connect rata2 11min dan rentang antar koneksi yang hanya 1 min. sehingga menyebabkan tagihan saya melebihi tagihan paket unlimited. pada saat saya menurunkan nilai idle time menjadi 1min, tren koneksi menurun jadi tiap 5 menit dengan lama masing2 koneksi 1 menit. Mohon penjelasan dimana letak kesalahan saya, terima kasih.

tukang patri mengatakan...

dear tech support dlink indonesia

mohon pencerahan utk DSL-520B, ADSL modem router sejuta umat :D)

1. utk daerah trawas,pasuruan,jatim kenapa yach lampu DSL cuman kedip2 trus mati, (secara insting IT saya kira modem gak support utk area tsb) dan hampir 5 jam pusing buat setting speedy akhirnya nyerah berhubung harus kembali ke surabaya :( :( :( hiks hiks hiks (utk info firmware saya kira masih default bawaan krn teman saya beli tertanggal 9 juli 2009)

2. dampak terburuk klo terjadi kecelakaan pada saat upgrade firmware / "flashing" apa "bios" bisa mati seperti pada kasus bios komputer ato laptop klo hal ini terjadi apa bisa dikembalikan ditoko tempat membeli?

3. mohon info setting yang optimal utk DSL-520B dng Wireless router TPLINK 4 port, apa perlu pake cross cable UTP ato hanya serial UTP utk konek DSL-520B ke Wireless router mohon maaf nich masih newbie soal setup DSL-520B dng wireless router

4. setting mtu yg optimal berapa?
1500 The biggest-sized IP packet that can normally traverse the Internet without getting fragmented. Typical MTU for non-PPPoE, non-VPN connections.
1492 The maximum MTU recommended for Internet PPPoE implementations.
1472 The maximum ping data payload before fragmentation errors are received on non-PPPoE, non-VPN connections.
1460 TCP Data size (MSS) when MTU is 1500 and not using PPPoE.
1464 The maximum ping data payload before fragmentation errors are received when using a PPPoE-connected machine.
1452 TCP Data size (MSS) when MTU is 1492 and using PPPoE.
576 Typically recommended as the MTU for dial-up type applications, leaving 536 bytes of TCP data.
48 The sum of IP, TCP and PPPoE headers.
40 The sum of IP and TCP headers.
28 The sum of IP and ICMP headers.

terima kasih atas pencerahan.nya krn saya penasaran kenapa DSL-520B, ADSL modem router sejuta umat :D) kok gak bisa konek utk daerah trawas,pasuruan,jatim

D-Link Indonesia mengatakan...

To : AVerroes Ibnu Ikhsan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya kebetulan memakai DSL-526B dengan Firmware terbaru SE 1.22 baru 3 hari, tapi entah mengapa kemudian tidak bisa diakses melalui switch. tapi jika modemnya langsung konek ke PC, modem normal. saya sudah cek switch, tidak ada masalah. apakah ada masalah di modem kami ?"

---> Beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk checking :

1. Pastikan DHCP Server DSL-526B anda sudah ON
2. Pastikan PC diset sbg DHCP client (Obtain IP Automatically)
3. Lalu setelah dipastikan oke, plug PC ke modem, lalu liat mendapat IP atau tidak dengan command ipconfig/all di command prompt Windows.
4. Setelah itu unplug PC dari modem, kemudian plug ke switch
5. Plug PC anda ke switch, lalu ketik dicommand prompt arp -d, ipconfig/release, lalu ketik ipconfig/renew
6. Liat apakah dapat IP atau tidak dgn command ipconfig/all
7. Bila tidak dapat, ganti kabel dr switch ke modem dan kabel dr switch ke PC, pastikan itu kabel straight dan sesuai standard TIA/EIA (http://en.wikipedia.org/wiki/TIA/EIA-568-B)
8. Bila masih tidak dapat, coba set static IP pada PC anda yang satu subnet dgn modem, misalnya modem 192.168.1.1/24, maka PC 192.168.1.10/255.255.255.0 GW 192.168.1.1, DNS 192.168.1.1, lalu oke dan cek IP lewat ipconfig/all, kemudian ketik arp -d. Lalu coba ping ke 192.168.1.1 dan akses ke internet.

Bila langkah no.8 sukses maka bisa disimpulkan switch anda tidak passing DHCP paket, anda bisa coba dengan switch lainnya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : fredy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya set connect on demand dengan idle time 5min, namun pada kenyataannya saat semua PC mati dan seharusnya koneksi mati,"

---> Pada saat semua PC mati, koneksi tidak langsung down, dia akan menunggu selama idle time inactivity baru memutuskan koneksi. Jadi trigger sekecil apapun, misalnya background connection spt update, dll, akan dianggap sbg koneksi oleh DSL.

Anda bisa test utk memastikan idle-time berjalan lancar :

Layout :

DSL-520B----PC

1. Pasang DSL hanya ke 1 PC scr lgs
2. Reset modem to factory, lalu setting via Quick Setup, lalu define idle time di PPPoE Setup set misalnya 5 menit, lalu truskan sampai selesai (Save n Reboot)
3. Setelah terkoneksi dan browsing spt biasa maka unplug PC dr modem, tunggu sampai 5 menit.
4. Set IP Static pada PC tsb (namun jgn masukkan gateway dan DNS), lalu masuk ke webUI, lalu cek apakah PPPoE masih up atau tidak.

Bila masih maka anda bisa kirim file backup-config anda ke blog-support@dlink.co.id (beserta info username n password bila sudah diganti), kami akan coba duplicate di lab kami.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : tukang patri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. utk daerah trawas,pasuruan,jatim kenapa yach lampu DSL cuman kedip2 trus mati, (secara insting IT saya kira modem gak support utk area tsb) dan hampir 5 jam pusing buat setting speedy akhirnya nyerah berhubung harus kembali ke surabaya :( :( :( hiks hiks hiks (utk info firmware saya kira masih default bawaan krn teman saya beli tertanggal 9 juli 2009)"

---> Bila DSL line tidak bisa sync kemungkinannya :

1. Nilai VPI/VCI tidak benar, re-check dgn Telkom
2. Kualitas SNR tidak baik karena lokasi terlalu jauh dari STO

Pada fw 1.22SE kami sudah update ATM driver-nya, jadi sebaiknya diupgrade dulu dan troubleshoot dari fw tsb.

"2. dampak terburuk klo terjadi kecelakaan pada saat upgrade firmware / "flashing" apa "bios" bisa mati seperti pada kasus bios komputer ato laptop klo hal ini terjadi apa bisa dikembalikan ditoko tempat membeli?"

---> Tidak masalah, selama masih warranty anda bisa klaim modem ini

"3. mohon info setting yang optimal utk DSL-520B dng Wireless router TPLINK 4 port, apa perlu pake cross cable UTP ato hanya serial UTP utk konek DSL-520B ke Wireless router mohon maaf nich masih newbie soal setup DSL-520B dng wireless router"

---> DSL-520B sudah support Auto-MDI/MDIX jadi tidak masalah anda mau menggunakan kabel straight atao cross. Untuk menggabungkan ke wireless router anda bisa pilih option spt yg dijelaskan di blog ini http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

"4. setting mtu yg optimal berapa?"

---> Setting MTU default PPPoE adalah 1492. Ini nilai optimum untuk semua kondisi dan semua PPPoE server yang umum digunakan oleh ISP. Namun pada beberapa kasus pada MTU 1492, ada beberapa website yang tidak bisa diakses, anda bisa coba turunkan sampai max 1400, karena dibawah itu paket akan selalu ter-fragment yang menyebabkan perfoma koneksi menurun.

"kenapa DSL-520B, ADSL modem router sejuta umat :D) kok gak bisa konek utk daerah trawas,pasuruan,jatim"

---> Balik lg ke jawaban no.1 :-)

Mudah2an membantu

Wisnoe Goenawan mengatakan...

kang sy pengguna dsl520B dan firmware sudah sy update menggunakan ver 1.22. sekedar info sy menggunakan speedy paket family. ini adalah hasil capture seting modem sy.
http://img27.imageshack.us/img27/764/modemk.jpg
yang ingin sy tanyakan :
1.apakah kecepatan koneksi sy sudah tepat dengan kecepatan paket family yg speedy tawarkan?
2. apakah arti dari hasil capture setting modem sy tersebut?
terimakasih. maklum masih nubi.

Wisnoe Goenawan mengatakan...

maaf kang ketinggalan hasil sy menguji koneksi sy pada speedtest.net hasil nya menunjukan seperti ini :
http://www.speedtest.net/result/582472100.png

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wisnoe Goenawan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1.apakah kecepatan koneksi sy sudah tepat dengan kecepatan paket family yg speedy tawarkan?"

---> Menurut http://main.telkomspeedy.com/index.php?option=com_content&view=article&id=112&Itemid=66#tsdc, paket family akan mendapatkan data rate 384 Kbps. Hasil capture anda menunjukkan data rate download 384 Kbps dan upload 96 Kbps, jadi sudah sesuai dengan yang ditawarkan.

"2. apakah arti dari hasil capture setting modem sy tersebut?"

---> Line rate - Upstream berarti data rate utk upload, Line rate - Downstream berarti data rate utk download, LAN IP adalah IP LAN si modem, Default gateway adalah gateway WAN si modem, DNS adalah DNS yang didapat oleh WAN si modem. Namun dari screenshot nampaknya anda belum set PPPoE-nya dan belum terkoneksi (DNS masih tertera default LAN IP-nya)

"kang ketinggalan hasil sy menguji koneksi sy pada speedtest.net hasil nya menunjukan seperti ini : http://www.speedtest.net/result/582472100.png"

---> Hasil test yang anda lakukan adalah dilakukan thd server speedtest yang ada di Jakarta (IIX), hasilnya sangat baik.

Mudah2an membantu

kehidupan dan teknologi mengatakan...

saya pengguna baru modem dsl-520b..firmware dah di update ke v 1.22se...hasil nya memuaskan,internet nya keunceng
cma ada 1 trouble yaitu klo buka kyk facebook sering nyangkut''...setelah di otak atik...permasalahan nya ada di menu advance setup,WAN,edit dech menu wan nya...next>>> sampai ketemu firewall,trus firewall nya matiin az,next>>>save/restart...smua website berjalan normal


yg jadi pertanyaan kpada D-link...gmna cara matiin http di modem dsl-520B,saya ingin cba bikin game center kecil''an,tapi biar gk bisa browsing,cma bisa konek game online az..mohon penjelasan nya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kehidupan dan teknologi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"cma ada 1 trouble yaitu klo buka kyk facebook sering nyangkut''...setelah di otak atik...permasalahan nya ada di menu advance setup,WAN,edit dech menu wan nya...next>>> sampai ketemu firewall,trus firewall nya matiinaz,next>>>save/restart...smuawebsite berjalan normal"

---> Umumnya ini disebabkan oleh MTU, anda bisa coba turunkan MTU/MRU ke 1400. Saya sarankan tetap aktifkan Firewall anda.

"yg jadi pertanyaan kpada D-link...gmna cara matiin http di modem dsl-520B,saya ingin cba bikin game center kecil''an,tapi biar gk bisa browsing,cma bisa konek game online az.."

---> Anda bisa bikin rule di Security --> IP Filtering --> Outgoing Filter. Masukkan source IP yang diinginkan, lalu destination port yang diinginkan (kalau block http artinya port 80). Disini saya contohkan source IP dari IP 192.168.1.5 dan destination port-nya 50000-60000. Berikut hasilnya http://img522.imageshack.us/img522/526/outgoingfilterport.jpg

Mudah2an membantu

detha mengatakan...

saya menggunakan modem d-link DSL 520 B

konfigurasi :

internet-- modem -- komputer(gateway 2 ethernet) -- switch -- client ( 1,2,3,...)

IP modem saya telah seting 192.168.1.1
dan gateway saya seting 172.18.x.x (jaringan lokal yang sudah ada)

dan internet sudah bisa / berhasil dishare pada jaringan lokal,

yang ingin saya tanyakan bagaimana cara untuk mengijinkan IP atau mac tertentu dalam jaringan untuk diberi hak mengakses internet dari modem saya ( cara seting dalam modem d-link 520 B ???)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : detha

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"konfigurasi :

internet-- modem -- komputer(gateway 2 ethernet) -- switch -- client ( 1,2,3,...)

IP modem saya telah seting 192.168.1.1 dan gateway saya seting 172.18.x.x (jaringan lokal yang sudah ada)
yang ingin saya tanyakan bagaimana cara untuk mengijinkan IP atau mac tertentu dalam jaringan untuk diberi hak mengakses internet dari modem saya ( cara seting dalam modem d-link 520 B ???)"

---> Dikarenakan anda menggunakan gateway lain, maka tidak ada yang bisa dilakukan pada DSL-520B, karena gateway akan melakukan proses NAT shg DSL-520B hanya tahu koneksi berasal dari gateway dan bukan berasal dari client2.

Jika anda ingin lakukan outgoing filtering IP pada DSL-520B, maka anda harus membuang gatewaynya :

Inet--DSL-520--Switch---Client2

Contoh : http://img507.imageshack.us/img507/8640/outgoingfilter.jpg

Mudah2an membantu

Miharnanto mengatakan...

Mohon informasi lokasi untuk download (DSL-520B-SE_1.22_07202009) New Firmware DSL-520B,,di situs ini selalu gagal saat di extract (file nya korup)..Terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Miharnanto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mohon informasi lokasi untuk download (DSL-520B-SE_1.22_07202009) New Firmware DSL-520B,,di situs ini selalu gagal saat di extract (file nya korup)..Terima kasih"

---> Saya baru saja test (http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar) dari koneksi fastnet dan tidak ada masalah. File tsb bisa didownload dan di-extract dgn lancar. Apakah anda menggunakan aplikasi download manager (spt flashget)? Bila ya, maka coba anda atur thread downloadnya hanya 1 atau download jgn menggunakan download manager.

Mudah2an membantu

Herusas mengatakan...

Help..., Mas, Baru kali ini saya pake product dlink berupa modem dsl type 520B.
yang akan saya tanyakan, bagimana cara setting modem type ini untuk keperluan remote accses aplication.
karena saya gunakan modem ini untuk komputer yang terhubung dengan camera cctv.., dan saya kan mengaksesnya dari lokasi lain..
thank banget

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Herusas

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Help..., Mas, Baru kali ini saya pake product dlink berupa modem dsl type 520B."

---> Terima kasih anda sudah mulai menggunakan produk2 kami.

"yang akan saya tanyakan, bagimana cara setting modem type ini untuk keperluan remote accses aplication.
karena saya gunakan modem ini untuk komputer yang terhubung dengan camera cctv.., dan saya kan mengaksesnya dari lokasi lain.."

---> Disini anda hanya butuh mengaktifkan fitur yang dinamakan Virtual Server. Anda bisa contoh berikut : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Yang harus anda tahu dgn pasti adalah port TCP/UDP yang digunakan oleh aplikasi anda.

Blog berikut jg menjelaskan virtual server : http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Mudah2an membantu

bachu mengatakan...

Saya pakai DLINK-520B, saya mau forward port 80 ke ip local (web server-localhost) gimana nya caranya ? ip publik speedy saya juga sudah dapet... mohon bantuannya..urgent sekali.. saya sudah cari postingan tapi tidak menemukan jawaban... mohon bantuannya...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bachu

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pakai DLINK-520B, saya mau forward port 80 ke ip local (web server-localhost) gimana nya caranya ? ip publik speedy saya juga sudah dapet... mohon bantuannya..urgent sekali.. saya sudah cari postingan tapi tidak menemukan jawaban..."

---> Jawabannya ada tepat diatas pertanyaan anda :-), saya copy paste lg :

Disini anda hanya butuh mengaktifkan fitur yang dinamakan Virtual Server. Anda bisa contoh berikut : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Yang harus anda tahu dgn pasti adalah port TCP/UDP yang digunakan oleh aplikasi anda.

Blog berikut jg menjelaskan virtual server : http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Mudah2an membantu

abaza's_blog mengatakan...

saya pake d-link DSL-2542B dengan software firewall DSL-2542B-SE_1.00_06112008

saya ingin update yang terbaru sekarang untuk lebih bagus lagi firewallnya.
cara update nya gimana?
kalau download versi D-Link 520 bisa ga dipake di 254?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abaza's_blog

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pake d-link DSL-2542B dengan software firewall DSL-2542B-SE_1.00_06112008
saya ingin update yang terbaru sekarang untuk lebih bagus lagi firewallnya."

---> Firmware terbaru DSL-2542B adalah versi DSL-2542B-SE_1.11_08042009. Bisa didownload di http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-2542B-SE_1.11_08042009.rar

"cara update nya gimana?"

---> Cara upgradenya sama dengan DSL-520B/526B :

1. Hidupkan DSL-2542B anda dan plug sebuah PC/Laptop ke port Ethernet pada modem anda scr langsung
2. Download firmware DSL-2542B terbaru disini http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-2542B-SE_1.11_08042009.rar
3. Extract file tsb ke directory D:\
4. Download TFTP server di http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.35-setup.exe
5. Install tftpd32 pada PC anda.
6. Set IP pada Laptop/PC anda ke 192.168.1.99/255.255.255.0
7. Matikan semua firewall (termasuk Windows Firewall) dan AV yang ada di PC anda.
8. Jalankan tftpd32
9. Set Current Directory ke D:\
10. Set Server Interfaces ke 192.168.1.99 (disini anda tinggal pilih saja)
11. Klik Start Menu Windows, lalu pilih Run, ketik cmd
12. Pada command prompt, ketik ping 192.168.1.1, bila reply teruskan ke langkah selanjutnya, jika tidak perhatikan kembali langkah no.6 kebawah
13. Ketik telnet 192.168.1.1
14. Masukkan login username : admin, password : admin (bila anda belum mengubah-nya)
15. Setelah login ketik tftp -g -f DSL-2542B-SE_1.11_08042009_cfe_fs_kernel 192.168.1.99
16. Maka modem akan download firmware itu dari tftp directory
17. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian anda bisa coba akses ke http://192.168.1.1 kembali dari browser anda.
18. Setelah masuk, reset ke factory default modem anda
19. Set ulang modem anda dari awal.

Video tutorial : http://support.dlink.co.id/firmware/Upgrade-via-TFTP.rar

"kalau download versi D-Link 520 bisa ga dipake di 254?"

---> Tidak, firmwarenya berbeda.

Mudah2an membantu

Dean Van Hallen mengatakan...

Mas pada menu advanced setup DSL-520B saya kok tidak ada pilihan security nya? saya pikir karena ada QoS maka tab security nya ilang, saya sudah mendisable QoS pada WAN dan pada advanced setup tetap ga muncul juga.

Dan panas yg ada bikin modem jadi melengkung..walao masi bisa beroperasi tp akhirnya saya pake kipas tambahan diluar...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dean Van Hallen

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"menu advanced setup DSL-520B saya kok tidak ada pilihan security nya? saya pikir karena ada QoS maka tab security nya ilang, saya sudah mendisable QoS pada WAN dan pada advanced setup tetap ga muncul juga."

---> Pilihan Security muncul bila option Firewall aktif dan WAN diset selain bridge (bisa PPPoE/A, IPoA, atau MER). Anda bisa upgrade ke versi terbaru terlebih dahulu (versi 1.22SE).

"Dan panas yg ada bikin modem jadi melengkung..walao masi bisa beroperasi tp akhirnya saya pake kipas tambahan diluar..."

---> Kami belum pernah mendengar/mendapat report spt ini sebelumnya. Testing yang kami lakukan di Jakarta, dengan suhu kamar dan tanpa AC. Modem berjalan dengan baik (24x7) tanpa ada perubahan fisik sama sekali. Mungkin air flow disamping kiri, kanan, depan, belakang dan atas modem anda kurang baik. Pastikan air flow-nya baik (ada celah disemua sisi modem).

Mudah2an membantu

Miharnanto mengatakan...

Saya menggunakan DFL-520B, dalam jaringan saya tidak menggunakan server, dari modem ke hub dan lsg ke pc..bagaimana cara untuk melakukan bandwidth limiter untuk user tertentu? Mohon penjelasannya.

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Miharnanto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya menggunakan DFL-520B, dalam jaringan saya tidak menggunakan server, dari modem ke hub dan lsg ke pc..bagaimana cara untuk melakukan bandwidth limiter untuk user tertentu? Mohon penjelasannya."

---> DSL-520B tidak mempunyai fungsi bandwidth management, QoS pada DSL-520B hanya utk priority. Bila anda membutuhkan bandwidth management, anda bisa gunakan D-Link DFL-Series. Layoutnya menjadi :

DSL-520B---DFL-210---LAN

DSL-520 diset sbg bridge dan PPPoE dilakukan pada DFL-210.

Mudah2an membantu

Dean Van Hallen mengatakan...

Halo mas, makasih mas dah muncul tab securitinya. Tp bisa gak kalo filteringnya bukan ip tapi mac address nya... trs kok url filtering nya ga berfungsi yah..?
Satu lagi mas klo QoS pd DSL-520B maksudnya hanya untuk priority gmana mas, mohon penjelasannya.
Sekali lg terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dean Van Hallen

Terima kasih atas update anda.

"Tp bisa gak kalo filteringnya bukan ip tapi mac address nya..."

---> Tidak, MAC Filtering hanya berfungsi bila anda set modem sbg bridge.

"trs kok url filtering nya ga berfungsi yah..?"

---> Contoh berikut : http://img379.imageshack.us/img379/5508/urldnsfiltering.jpg

Disitu ada 2 outgoing rule, satu url filtering dgn string yahoo dan satu dns filtering dgn string google. URL Filtering akan mencocokan string dalam URL string http request, bila match maka akan didrop. Sementara DNS Filtering akan mencocokan string dalam DNS query, jika match maka akan didrop.

"QoS pd DSL-520B maksudnya hanya untuk priority gmana mas"

---> Disini QoS hanya utk memprioritaskan traffic/PC, misalnya utk traffic VoIP diatur lebih dulu dgn menentukan Precedence-nya yg paling tinggi. Atau dapat menentukan PC yang mana yg boleh keluar lbh dulu. Namun QoS disini hanya berlaku utk traffic upstream dan berlaku pada saat traffic upstream full. Artinya jika upstream full dgn traffic maka si modem akan mendahulukan dari IP mana yang boleh keluar dulu. Sekali ini hanya berlaku utk upload/upstream.

Contoh :

http://img158.imageshack.us/img158/1394/qos2.jpg

Mudah2an membantu

I'm mengatakan...

saya pengguna D-LINK DSL 520B, tapi menginginkan feature SNMP, yg digunakan untuk monitoring traffic dengan third party software seperti MRTG dan lainnya,
apakah upgrade firmware dari D-Link sudah ada feature SNMP tsb.

Masa sih kalah dengan modem sejenis Aztech dan lainnya,
sebenarnya saya dulunya pengguna Aztech dan SNMP bekerja dengan baik, tapi karena saat ini menggunakan bandwidth 3mbps, maka beralih ke D-Link, mohon tanggapannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : I'm

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pengguna D-LINK DSL 520B, tapi menginginkan feature SNMP, yg digunakan untuk monitoring traffic dengan third party software seperti MRTG dan lainnya,
apakah upgrade firmware dari D-Link sudah ada feature SNMP tsb."

---> DSL-520B/526B kita posisikan untuk Home User, jadi tidak ada fitur SNMP.

"Masa sih kalah dengan modem sejenis Aztech dan lainnya,
sebenarnya saya dulunya pengguna Aztech dan SNMP bekerja dengan baik, tapi karena saat ini menggunakan bandwidth 3mbps, maka beralih ke D-Link, mohon tanggapannya."

---> Sebenarnya bukan masalah menang kalah :-), ini hanya product positioning strategy saja.

Kalau anda memang sangat mementingkan fitur SNMP, saya ada firmware untuk specialized project, namun firmware ini based on fw 1.00 dan sudah tidak dikembangkan lagi karena hanya khusus utk dibuat utk satu project, bisa didownload di : http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-520B-ID-11142008.rar, cara upgradenya sama menggunakan tftp.

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

mas... sya baru beli DSL_520B beberapa hari... blum pernah ada masalah sih...
apakah sy harus update FW nya..

klo sy tidak melakukan update FW apakah akan ada masalah ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mas... sya baru beli DSL_520B beberapa hari... blum pernah ada masalah sih...apakah sy harus update FW nya..klo sy tidak melakukan update FW apakah akan ada masalah ?"

---> Firmware update berisi penambahan fitur2 baru dan perbaikan bug. Jadi saya sarankan untuk upgrade ke versi terbaru.

Tidak diupdate sebenarnya tidak masalah namun untuk mencegah bug dari firmware lama muncul scr tidak diinginkan lebih baik upgrade ke versi baru.

Mudah2an membantu

dudin mengatakan...

Saya sekarang menggunakan DSL-2542B. Gimana caranya membagi bandwidth kebeberapa user secara sama. Terima kasih atas perhatiannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : dudin

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya sekarang menggunakan DSL-2542B. Gimana caranya membagi bandwidth kebeberapa user secara sama. Terima kasih atas perhatiannya"

---> DSL-2542B tidak support bandwidth management. Bila anda ingin bandwidth management, anda bisa gunakan D-Link Firewall sbg routernya :

DSL-520B----DFL-210---PC

DSL-520B diset sbg bridge
DFL-210 yang dial PPPoE

Mudah2an membantu

zie_181188 mengatakan...

ass, saya kemarin baru beli modem D-link DSL-526B. knp setiap malm discnect mulu, lampu status ma dsl ga nyala tpi yg lain nyala. anehnya setiap jam 7'n mtinya....pa mungkin dri speedy nya. saya pertama setingnya lewat CD D-LINK langsng.tlng bantuannya....

Erta Muharlis mengatakan...

Hai, numpang nanya2 pak.
Saya pengguna speedy office, dan saya punya 4 modem yang saya gunakan secara bergantian yaitu (siemens SS4200, sanex paket speedy, dan 2 unit Dlink 520B). Akhir ini modem Dlink sering bermasalah, yaitu susah terkoneksi jika aliran listriknya terputus (seperti listrik mati atau sengaja dimatikan karena memang tidak digunakan), dan mantabnya ke dua modem 520B tsb yg bermasalah. Ketika di ping ke DNS telkom, replaynya destination host .....tapi jika dipasang modem sanex/siemens koneksi tidak bermasalah. Jalan satu2nya adalah dengan mereset modem 520B dan setting kembali koneksi speedynya. Kira2 apa solusinya, mohon bantuannya, karena penting banget, Pak (kalo bisa balas ke email)????

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie_181188

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"D-link DSL-526B. knp setiap malm discnect mulu, lampu status ma dsl ga nyala tpi yg lain nyala. anehnya setiap jam 7'n mtinya....pa mungkin dri speedy nya."

---> Bila lampu ADSL-nya down, kemungkinan besar memang line Speedy-nya, namun daripada berburuk sangka thd Speedy, coba anda upgrade dulu ke latest version 1.22SE, anda bisa baca pada blog diatas mengenai cara upgrade dan lokasi download-nya. Setelah selesai, pastikan anda melalukan reset to factory default dan setting dari awal langsung dari webUI-nya (bukan melalui CD).

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Erta Muharlis

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pengguna speedy office, dan saya punya 4 modem yang saya gunakan secara bergantian yaitu (siemens SS4200, sanex paket speedy, dan 2 unit Dlink 520B). Akhir ini modem Dlink sering bermasalah, yaitu susah terkoneksi jika aliran listriknya terputus (seperti listrik mati atau sengaja dimatikan karena memang tidak digunakan), dan mantabnya ke dua modem 520B tsb yg bermasalah. Ketika di ping ke DNS telkom, replaynya destination host"

---> Maksudnya koneksi PPPoE tetap up tapi koneksi internet tidak berjalan? Anda bisa cek lampu ADSL-nya apakah mati atau hidup, bila hidup artinya L2 line-nya tidak masalah, selanjutnya anda cek ke Status -> WAN dan liat apakah koneksi PPPoE up dan mendapat IP atau tidak, bila dapat IP artinya secara koneksi tidak ada masalah. Bila pada saat ini, akses internet tidak dapat dilakukan, misalnya ping ke yahoo.com tidak bisa, coba anda ganti DNS server anda ke 208.67.222.222 dan 208.67.220.220, lalu test kembali.

"tapi jika dipasang modem sanex/siemens koneksi tidak bermasalah. Jalan satu2nya adalah dengan mereset modem 520B dan setting kembali koneksi speedynya. Kira2 apa solusinya, mohon bantuannya,"

---> Bila firmware yang anda gunakan adalah masih versi 1.00, anda bisa upgrade ke versi 1.22SE seperti yang dijelaskan blog diatas.

"karena penting banget, Pak (kalo bisa balas ke email)????"

---> Mohon maaf, pertanyaan yang diajukan via blog maka akan dibalas melalui blog juga, mengapa? karena mungkin saja ada pembaca blog ini yang mengalami masalah serupa sehingga bisa menjadi referensi dalam menyelesaikan masalah. Jika anda ingin balasan via email, anda bisa kirimkan pertanyaan anda ke support@dlink.co.id dan akan dihandle oleh tim call center kami.

Mudah2an membantu

christ mengatakan...

saya mengalami kasus yg mirip spt yg dialami sodara erta.. saya punya 3 modem dlink dsl 526b yg di tempatkan di 3 kantor berbeda), semuanya sudah saya upgrade ke firmware 1.22
2 buah di beli pada 5 september 2009 dan yg satu lagi di beli pada akhir sept 2009
sebelum2nya tidak ada masalah yg berarti, tapi hari ini mendadak ketiga2nya ngadat..

saya sudah telp ke speedy 147 tapi katanya tidak ada perbaikan atau kerusakan di sisi telkom. pihak teknisi speedy sudah datang mengecek ke kantor A, mereka membawa modem sendiri dan modem mereka tidak ada masalah, tetapi saat line telp dicolokkan kembali ke dsl 526b kembali koneksi terputus..

sedangkan di kantor B saya test sendiri, pada layar status web modem bisa mendapatkan ip address,gateway & dns dari speedy

harusnya kalau semua sudah didapat berarti kan tidak ada masalah, tetapi saat saya coba ping ke ip gateway dan ke dns, hasilnya request time out, dan kadang destination host unreachable

hanya ping ke ip modem saja yg sukses, sedangkan ping ke ip2 yg lain gagal semuanya

saya sudah coba reset factory default, setup ulang, bahkan saya update ulang firmwarenya ke v1.2 kemudian ke 1.22

sesaat setelah di flash ulang firmwarenya, modem seakan2 lancar, ping ke 202.134.1.10 -t lancar hingga 40 menit, begitu mau saya tinggal pergi, langsung request time out lagi..

dan hal ini tidak terjadi saat modem di kantor B saya ganti memakai modem lama kami.

kira2 apa ada bug di firmware v1.22? sebab dari awal beli 526b saya tidak sempat mencoba memakai firmware asli dari pabrik, melainkan langsung saya update ke v1.22 semuanya

atau mungkin ada bug pada 526b'nya sendiri?

mohon informasinya, terima kasih banyak

zie mengatakan...

mas cra upgrade'y gmn? trs da software trtntu ga bwt upgradenya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : christ

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sedangkan di kantor B saya test sendiri, pada layar status web modem bisa mendapatkan ip address,gateway & dns dari speedy
harusnya kalau semua sudah didapat berarti kan tidak ada masalah, tetapi saat saya coba ping ke ip gateway dan ke dns, hasilnya request time out, dan kadang destination host unreachable
hanya ping ke ip modem saja yg sukses, sedangkan ping ke ip2 yg lain gagal semuanya, sesaat setelah di flash ulang firmwarenya, modem seakan2 lancar, ping ke 202.134.1.10 -t lancar hingga 40 menit, begitu mau saya tinggal pergi, langsung request time out lagi"

---> Saya coba duplicate masalah anda di line speedy di lab kami, namun saya ping ke gateway selama +/- 1 jam, masih belum bisa duplicate masalah anda. Apakah pada saat masalah terjadi lampu ADSL sempat intermittent? artinya down tiba2 namun up scr cepat? Apakah sewaktu aktifitas ping timeout, browsing masih bisa dilakukan? (karena biasanya ping packet yang terlalu banyak akan dianggap un-normal packet oleh router dan di-drop)

"kira2 apa ada bug di firmware v1.22? sebab dari awal beli 526b saya tidak sempat mencoba memakai firmware asli dari pabrik, melainkan langsung saya update ke v1.22 semuanya atau mungkin ada bug pada 526b'nya sendiri?"

---> so far tidak ada bug pada fw 1.22SE dan hardware DSL-526B, sebelum kami release firmware ini, sudah dilakukan stress test di line speedy kami selama 7x24. Dan selama ini tidak ada masalah.

Oh ya ada satu hal yang terlewat, dimana lokasi kantor anda? Lalu apakah voltage di kantor2 anda tsb stabil (dalam arti dalam range 200-230V)? Apakah sempat terjadi mati lampu?

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mas cra upgrade'y gmn? trs da software trtntu ga bwt upgradenya?"

---> Untuk upgrade anda bisa lihat pada video tutorial diatas. Atau ikuti langkah2 dibawah ini (saya copy paste dari salah satu komentar diatas) :

1. Hidupkan DSL-520B/526B anda dan plug sebuah PC/Laptop ke port Ethernet pada modem anda scr langsung
2. Download firmware DSL-520B/526B terbaru disini http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar
atau
http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-526B-SE_1.22_07202009.rar
3. Extract file tsb ke directory D:\
4. Download TFTP server di http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.35-setup.exe
5. Install tftpd32 pada PC anda.
6. Set IP pada Laptop/PC anda ke 192.168.1.99/255.255.255.0
7. Matikan semua firewall (termasuk Windows Firewall) dan AV yang ada di PC anda.
8. Jalankan tftpd32
9. Set Current Directory ke D:\
10. Set Server Interfaces ke 192.168.1.99 (disini anda tinggal pilih saja)
11. Klik Start Menu Windows, lalu pilih Run, ketik cmd
12. Pada command prompt, ketik ping 192.168.1.1, bila reply teruskan ke langkah selanjutnya, jika tidak perhatikan kembali langkah no.6 kebawah
13. Ketik telnet 192.168.1.1
14. Masukkan login username : admin, password : admin (bila anda belum mengubah-nya)
15. Setelah login ketik tftp -g -f DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel 192.168.1.99
Note: Nama file disesuaikan dgn tipe modem dan file yang anda gunakan
16. Maka modem akan download firmware itu dari tftp directory
17. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian anda bisa coba akses ke http://192.168.1.1 kembali dari browser anda.
18. Setelah masuk, reset ke factory default modem anda
19. Set ulang modem anda dari awal.

Mudah2an membantu

christ mengatakan...

pada saat RTO terjadi ke semua ip (kecuali ip modem), lampu ADSL tetap nyala konstan, lampu status dari awal modem dinyalakan sampai terjadi RTO aktif blinking dg konstan, sedangkan lampu LAN blinking dengan cepat

pada saat terjadi RTO, browsing ikut terhenti juga

utk lokasi kantor berada di kota malang, voltase stabil karena sudah dicolok ke UPS pula modemnya.. dan problem ini terjadi tanpa adanya kejadian mati lampu sebelumnya..

saya sempat kira apa mungkin splitternya yg rusak karena sejak ganti modem dlink saya belum ganti splitternya dengan yang baru, dan hari ini saya sudah ganti tetap saja RTO saat memakai dlink, tetapi tidak pada saat memakai modem billion. kualitas line telp saat dicoba pada pesawat telpon juga jernih..

cuma anehnya, modem di kantor B ini sabtu malam hingga hari minggu saya coba di rumah saya, tidak ada masalah, semuanya berjalan dengan lancar. tetapi begitu saya pasang lagi di kantor, RTO terjadi lagi..

jadi bingung kira2 trouble dari sambungan telpon atau dari speedy atau darimana, krn problemnya terjadi saat kantor memakai dlink, tetapi tidak terjadi saat memakai modem merk lain. dan modem dlink tsb lancar saat di coba di rumah

D-Link Indonesia mengatakan...

To : christ

Terima kasih atas update anda.

"utk lokasi kantor berada di kota malang, voltase stabil karena sudah dicolok ke UPS pula modemnya.. dan problem ini terjadi tanpa adanya kejadian mati lampu sebelumnya.."

---> Apakah UPS anda juga mempunyai fungsi stabilizer? karena ada 2 macam UPS, 1 hanya utk backup dan yg laennya punya fungsi stabilizer + backup.

"tidak pada saat memakai modem billion. kualitas line telp saat dicoba pada pesawat telpon juga jernih..cuma anehnya, modem di kantor B ini sabtu malam hingga hari minggu saya coba di rumah saya, tidak ada masalah, semuanya berjalan dengan lancar. tetapi begitu saya pasang lagi di kantor, RTO terjadi lagi.."

---> Nampaknya ada masalah dgn SNR/Attenuation, bisakah anda berikan kami screenshot ADSL Status (yang ada value SNR/Attenuation) dari kedua modem itu (D-Link dan billion)?
Juga halaman status dari masing2 modem?

Mudah2an membantu

christ mengatakan...

barusan saya coba telp ke kantor A yang sabtu kemarin sempat kedatangan teknisi telkom. kata rekan di kantor A modem tersebut disetup ulang oleh pihak telkom dan sudah lancar sampai detik ini.
saya cocokkan settingan antara kantor B dan kantor A
ternyata di kantor A opsi "Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Ports (Default Enabled)" di centang, sedangkan di kantor B dan C tidak saya centang karena dulu sempat di pandu oleh 147 bahwa bridge tidak boleh dicentang, kalo dicentang malah tidak bisa konek.

usai saya centang, lalu restart modem, hingga saat ini internet masih berjalan dan belum RTO sama sekali

kira2 apa pengaruhnya opsi tersebut? mengingat sebelum2nya pada saat opsi bridge tidak saya centang, koneksi juga lancar2 saja
bahkan kemarin saat saya coba di rumah, opsi bridge juga dalam keadaan mati, tapi internet bisa jalan dg lancar

D-Link Indonesia mengatakan...

To : christ

Terima kasih atas update anda.

"ternyata di kantor A opsi "Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Ports (Default Enabled)" di centang, sedangkan di kantor B dan C tidak saya centang karena dulu sempat di pandu oleh 147 bahwa bridge tidak boleh dicentang, kalo dicentang malah tidak bisa konek.
usai saya centang, lalu restart modem, hingga saat ini internet masih berjalan dan belum RTO sama sekali, kira2 apa pengaruhnya opsi tersebut? mengingat sebelum2nya pada saat opsi bridge tidak saya centang, koneksi juga lancar2 saja
bahkan kemarin saat saya coba di rumah, opsi bridge juga dalam keadaan mati, tapi internet bisa jalan dg lancar"

---> By default, option ini diminta enabled secara default oleh pihak Speedy sewaktu kami melakukan adjustment firmware dulu. Jadi by default, option ini selalu enabled.

Option ini digunakan untuk Speedy multi-login, jadi misalnya kita sudah langganan Speedy dan mau dial PPPoE account speedy lainnya dari PC di LAN segment, bila opsi ini di-disable maka paket PPPoE tidak bisa lewat di PVC defaultnya, sementara jika enable maka bisa lewat paketnya.

Mungkin Speedy tidak mengaktifkan fitur multi login ini secara default di semua DSLAM-nya shg walaupun fitur ini disable, modem bisa up karena terhubung ke DSLAM yang tidak diaktifkan fungsi multi login-nya.

Sementara DSLAM yang terhubung ke kantor2 anda, mungkin sudah di-enable fitur multi-login-nya shg fitur ini harus disable di sisi modem.

Mudah2an membantu

zie mengatakan...

mas saya udh update. tpi te2p saja klw mlm tuh ga conect. setting pke cd gi. knp y mas? makash

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya udh update. tpi te2p saja klw mlm tuh ga conect. setting pke cd gi. knp y mas?"

---> Coba anda reset to factory default, lalu setting langsung via webUI (Bukan dari CD). Setelah itu lihat lagi, yang perlu anda isi hanya :

- Nilai VPI
- Nilai VCI
- PPPoE username
- PPPoE password

Info diatas bisa anda dapatkan dari Telkom.

Pada saat pilih Quick Setup, disable VPI/VCI auto-scan dan define secara manual.

Lalu tes kembali, bila masih sama dalam arti setiap jam 7 malam, line adsl down (lampu adsl mati), artinya problem memang di line adsl anda, minta pihak telkom untuk cek kabel telp anda (biasa kabel telp yang buruk bisa menyebabkan hal ini).

Mudah2an membantu

zie mengatakan...

oh gt mas..maaf mas...bsa lbih rinci gi ga cra2 settingnya? sya kurang ngrti klw setting langsung gt. maaf mas bkannya saya ng bnding2n mdem mrk D-LINK ma yg lain... tpi sya pke modem yg lain bwaan telkom ko lncar2 ja y mas. makash...mhon bantuannya...

Erta Muharlis mengatakan...

To DLink Team,..
Saya Sudah upgrade firmware ke 1.22SE dan hasilnya adalah kedua modem 520B yang saya miliki terkoneksi dengan mudah ke speedy, walaupun di ON/OFF secara berulang2...TQ atas bantuannya.

Masalah baru yang saya temukan adalah, downstream yg didapat tidak seperti sebelum diupgrade. Sebelumnya downstream berkisar 500-1020 kbps, tapi sekarang cuma 300-900 kbps. Apakah ini pengaruh dari speedy atau memang firmware upgrade tsb yang membuat downstreamnya turun???
Saya sudah coba ganti DNS server 208.67.222.222, hasil replynya > 300 ms. Jadi saya kembalikan ke 203.130.193.74 (reply < 75 ms).

Ada pertanyaan lagi, di beberapa forum speedy disarankan menurunkan nilai MTU sekitar 1400 - 1452 agar koneksi membaik, tapi saya lihat malah membuat modem semakin melambat. Apa benar begitu???
Jadi saya kembalikan ke nilai semula (MTU 1492).

Di adaptor modem saya lihat tegangan listrik 230 v, sepertinya ini adalah salah satu masalah tidak maksimalnya kinerja modem, karena listrik di indonesia 220 V. Ini sudah saya buktikan dengan menggunakan genset > stabilizer > output menjadi 230 V, modem DLink menjadi ngacir hampir 30 % lebih cepat. Bagaimana tanggapan anda? apa itu suatu kesalahan pabrik yang tidak memperhatikan kondisi listrik Indonesia, atau masih dalam batas toleransi tegangan kerja modem?

Satu lagi pak, ini untuk pengujian aja, gimana caranya jika kita ingin gunakan software modem yg sebelumnya versi 1....? download di mana ya? saya masih penasaran untuk membandingkan modem DLink 520B ini.

fachrevi mengatakan...

Salam..buat D-Linkers !
Akhirnya beli DSL-526B juga nih, numpang tanya ;
1. Beda 520B dengan 526B
2. Cara Setting Bridge dan menonaktifkan fungsi routernya.
Terima kasih sebelumnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bsa lbih rinci gi ga cra2 settingnya? sya kurang ngrti klw setting langsung gt."

---> Layoutnya :

DSL-526B----PC

1. Set PC ke automatically assign IP
2. Buka DSL-526B dari browser, ketik http://192.168.1.1
3. Masukkan username : admin, password : admin
4. Klik Quick Setup
5. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
6. Pilih PPPoE
7. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default
8. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
9. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
10. Modem akan reboot dan akan segera terkoneksi

"maaf mas bkannya saya ng bnding2n mdem mrk D-LINK ma yg lain... tpi sya pke modem yg lain bwaan telkom ko lncar2 ja y mas."

---> Bisa anda capture screen ADSL status dari modem bawaan Telkom itu pada saat jam 7 malam? Dan juga status ADSL modem D-Link pada jam 7 malam?

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : fachrevi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Akhirnya beli DSL-526B juga nih"

---> Terima kasih sudah membeli produk2 kami :-)

"1. Beda 520B dengan 526B"

---> DSL-526B mempunyai USB port, bedanya itu saja

"2. Cara Setting Bridge dan menonaktifkan fungsi routernya."

---> Anda bisa set sbg Bridging, pada saat Quick Setup, pilih Bridging

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Erta Muharlis

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Masalah baru yang saya temukan adalah, downstream yg didapat tidak seperti sebelum diupgrade. Sebelumnya downstream berkisar 500-1020 kbps, tapi sekarang cuma 300-900 kbps. Apakah ini pengaruh dari speedy atau memang firmware upgrade tsb yang membuat downstreamnya turun???"

---> Apakah ini downstream yang tertera pada halaman ADSL Status/Device Info? Jika ya, ini tidak ada kaitannya dengan modem/firmware karena line speed ini diatur oleh profile disisi DSLAM. Juga dipengaruhi oleh kualitas kabel dan jarak modem dengan DSLAM. Namun jika downstream yang anda maksud itu hasil test anda misalnya menggunakan speedtest.net, maka itu juga tergantung dari utilisasi dari bandwidth yang dialokasikan oleh pihak Speedy. Firmware 1.22SE tidak mempengaruhi apa2 thd speed.

"Saya sudah coba ganti DNS server 208.67.222.222, hasil replynya > 300 ms. Jadi saya kembalikan ke 203.130.193.74 (reply < 75 ms)."

---> 208.67.222.222 adalah DNS server OpenDNS (www.opendns.com), ini terletak di US, tentunya ping time-nya jauh lebih lama karena sudah over international. Sementara 203.130.193.74 adalah DNS server Telkom dan terletak di jaringan Telkom sendiri, tentunya ping time jauh lebih baik. Namun untuk melihat kualitas DNS bukan dari ping time, tapi dari query FQDN-nya. Kadang2 DNS Telkom suka tidak stabil dalam arti tidak bisa resolve beberapa FQDN, akibatnya beberapa website tidak bisa dibuka (karena yang kita ketik di URL adalah FQDN bukan IP address). OpenDNS saat ini adalah DNS server terstabil dalam hal query DNS, namun bila link international yang di-"jatah"kan ke account anda sedang sangat-sangat full atau bermasalah maka query bisa berjalan lambat. Namun umumnya query DNS sangat2 kecil jd sepenuh apapun tetap dapat query DNS dgn baik.

Maaf saya pecah jadi 2 comment karena blogger sepertinya menolak kalo terlalu panjang commentnya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Lanjutan comment diatas :

"Ada pertanyaan lagi, di beberapa forum speedy disarankan menurunkan nilai MTU sekitar 1400 - 1452 agar koneksi membaik, tapi saya lihat malah membuat modem semakin melambat. Apa benar begitu???"

---> Nilai MTU/MRU utk PPPoE connection umumnya 1492. Namun ada beberapa website yang tidak bisa dibuka dengan MTU/MRU sebesar ini karena besarnya paket ditambah line yang padat menyebabkan query menjadi timeout, ini yang menyebabkan koneksi kadang2 terlihat tidak stabil atau putus2. Oleh karena ini kita menurunkannya akan paket dapat terfragmentasi shg tidak timeout. Namun semakin kecil nilai MTU maka semakin banyak paket yang terfragmentasi, dan memerlukan processing lebih disisi modem sehingga menyebabkan performance si modem turun. Bila anda menemukan masalah di MTU/MRU 1492, anda bisa turunkan secara bertahap dgn batasan max 1400. Karena dibawah 1400 koneksi akan semakin lambat karena paketnya selalu terfragmentasi.

"Di adaptor modem saya lihat tegangan listrik 230 v, sepertinya ini adalah salah satu masalah tidak maksimalnya kinerja modem, karena listrik di indonesia 220 V. Ini sudah saya buktikan dengan menggunakan genset > stabilizer > output menjadi 230 V, modem DLink menjadi ngacir hampir 30 % lebih cepat. Bagaimana tanggapan anda? apa itu suatu kesalahan pabrik yang tidak memperhatikan kondisi listrik Indonesia, atau masih dalam batas toleransi tegangan kerja modem?"

---> Power adapter yang digunakan masih dalam toleransi (+/- 10 percent),sebelum meluncurkan produk ini, kami sudah melakukan tes di hampir semua kota di Indonesia dan hasilnya cukup stabil, namun demikian memang ada beberapa daerah yang tegangannya tidak stabil dan berfluktuasi antara 120-240V yang menyebabkan modem kami tidak beroperasi optimal. Untuk beberapa daerah ini, kami akan segera meluncurkan modem dgn power adapter tipe switching.

"Satu lagi pak, ini untuk pengujian aja, gimana caranya jika kita ingin gunakan software modem yg sebelumnya versi 1....? download di mana ya? saya masih penasaran untuk membandingkan modem DLink 520B ini."

---> Untuk firmware versi 1.00 bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Firmware-Driver-Software/DSL-520B-SE_1.00_08042008.rar

Mudah2an membantu

dimsum mengatakan...

mantab nih d-link servisnya dengan menyediakan blog seperti ini. saya pakai dsl520b dan sering banget down. setelah baca2 rupanya harus upgrade firmware.

saya coba download videonya yg hanya 944KB rar tapi setelah diekstrak jadi 113,6MB. saya bengong.

ngompres pake program apa mas? saya bener2 penasaran ini.

soal upgrade firmwarenya besok aja deh dikerjain, sekarang dah malem :)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : dimsum

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mantab nih d-link servisnya dengan menyediakan blog seperti ini."

---> Nice comment :-) Terima kasih banyak. Blog kami masih banyak kekurangan dan akan terus improve untuk memperbaikinya.

"saya pakai dsl520b dan sering banget down. setelah baca2 rupanya harus upgrade firmware."

---> Pada fw 1.22SE kami menggunakan ATM driver yang paling stabil utk kondisi Indonesia, jadi memang sebaiknya diupgrade dulu.

"saya coba download videonya yg hanya 944KB rar tapi setelah diekstrak jadi 113,6MB. saya bengong.ngompres pake program apa mas? saya bener2 penasaran ini."

---> Hanya menggunakan WinRAR, file AVI kebanyakan memang spt itu. Ukurannya besar tapi setelah dikompresi menjadi sangat kecil.

Mudah2an membantu

jun mengatakan...

saya punya masalah dengan modem D-LINK 520B yang baru saya pakai 1 hari.... awalnya lancar ketika dipakai oleh untuk share ke 1 atau 2 komputer tapi ketika saya gunakan untuk kurang lebih 12 komputer kenapa jadi sering disconnect ditambah modem yang sulit di akses jika keadaannya telah sering disconnect....

yang lebih parah untuk masuk ke modem (192.168.1.1) prosesnya lama sekali.. sering kali ping ke modem pun jelek, maksudnya timenya gede bisa sampe 2 digit padahal normalnya ketika pakai modem lain selalu <1ms... apa ada yang salah dengan modem ini? sebagai catatan ketika menggunakan modem lain hal ini tidak terjadi...

setelah baca2 blog ini saya coba upgrade firmware berdasarkan langkah2 yang disebutkan di video tutorialnya (lewat ftp) tp gagal.
dariawal masuk telnet saja nge-lag maksudnya teks yang muncul lama tidak seperti yg di video tutorialnya. FYI firmware saya SE_1.20...
proses upgrade stuck di proses ini
http://img524.imageshack.us/img524/5849/tesz.jpg
setelah itu muncul error connection to host lost....

mohon pencerahannya....

terima kasih

zie mengatakan...

mas modem saya tetep klw mlm ga bisa connect, gmn y mas...?? maksh

D-Link Indonesia mengatakan...

To : jun

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"yang lebih parah untuk masuk ke modem (192.168.1.1) prosesnya lama sekali.. sering kali ping ke modem pun jelek, maksudnya timenya gede bisa sampe 2 digit padahal normalnya ketika pakai modem lain selalu <1ms... apa ada yang salah dengan modem ini? sebagai catatan ketika menggunakan modem lain hal ini tidak terjadi..."

---> DSL-520B/526B memang dirancang untuk penggunaan dibawah 10 PC. Namun berdasarkan testing di lab kami, penggunaan 15 PC dengan activity normal spt browsing tidak ada masalah, namun memang harus menggunakan fw 1.22SE

"http://img524.imageshack.us/img524/5849/tesz.jpg setelah itu muncul error connection to host lost...."

---> Coba anda lakukan spt ini : Hubungkan DSL-520B hanya ke 1 PC (direct connection), lalu reset to factory default, kemudian anda bisa coba lakukan upgrade lagi.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"modem saya tetep klw mlm ga bisa connect, gmn y mas...??"

---> Pada posting sebelumnya anda mengatakan dengan modem bawaan telkom tidak masalah, maka tolong anda provide :

- capture screen ADSL status dari modem bawaan Telkom itu pada saat jam 7 malam?
- status ADSL modem D-Link pada jam 7 malam?
- WAN setting modem bawaan Telkom
- WAN setting modem D-Link anda

Upload image-nya ke http://imageshack.us lalu posting URL-nya disini

Mudah2an membantu

zie mengatakan...

ass, mas..modem saya dh tw pa masalahnya...listrik mas. saya pke stabilizer jdi bsa mas. makash y mas

D-Link Indonesia mengatakan...

To : zie

Terima kasih atas update anda.

"modem saya dh tw pa masalahnya...listrik mas. saya pke stabilizer jdi bsa mas."

---> Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu

manshoezz mengatakan...

saya mau tanya,,,
di spesifikasi D-link 520B :
[B]+ MAC Filtering[/B]
dia support mac filtering,,,
ada yang tau gmn caranya???

trus kalo masalah yang sharing komputer,,,
saya gunakan modem ini untuk 23 komputer dan lancar-lancar saja,,,
tapi koneksi turun banget,,,
saya gunakan speedy 3Mbps,,,

kalau saya ganti gunakan ASTINET untuk 50 komputer,,,
saya perlu ganti modem atau gmn???
bisa tukar tambah ke D-link atau harus beli baru???

manshoezz mengatakan...

oiya,,,
bagaimana caranya untuk konfigurasi PC router menggunakan modem D-link 520B,,,
jadi urutannya menjadi :
modem-----PC router----switch---jaringan

gmn cara setting di modemnya agar PC Routernya jadi gateway,,,
thanks,,,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : manshoezz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"MAC Filtering
dia support mac filtering,,,
ada yang tau gmn caranya???"

---> MAC Filtering pada DSL-520B hanya berfungsi pada Bridge Mode

"trus kalo masalah yang sharing komputer,,,
saya gunakan modem ini untuk 23 komputer dan lancar-lancar saja,,,
tapi koneksi turun banget,,,
saya gunakan speedy 3Mbps,,,"

---> DSL-520B memang dirancang hanya untuk koneksi dibawah 10 PC. Bila anda membutuhkan router yang bisa handle session lebih banyak anda bisa gunakan DFL-210, ini bisa handle up to 50 PC. Jadi layoutnya :

DSL-520B---DFL-210---LAN

DSL-520B diset sbg bridge, PPPoE dilakukan di DFL-210.

Speedy 3 Mbps itu artinya up to 3 Mbps dan sifatnya sharing dengan semua pengguna Speedy jadi tidak serta merta dapat murni 3 Mbps, jadi wajar bila performance-nya turun drastis.

"kalau saya ganti gunakan ASTINET untuk 50 komputer,,,
saya perlu ganti modem atau gmn???"

---> Anda bisa cek dengan Telkom, apakah harus ganti modem atau tidak, karena setau saya, Astinet ada 2 macam yang menggunakan ADSL atau VDSL, jadi kalo Astinet yang anda akan pasang pake ADSL yah ga perlu ganti, tp kalo VDSL mau ga mau harus ganti, biasanya modem VDSL disediain oleh Telkom.

Namun yg jelas anda butuh router yang bisa handle session lebih dr 50 PC, misalnya DFL-800.

"bisa tukar tambah ke D-link atau harus beli baru???"

---> Kami tidak menjual langsung, jadi anda bisa hubungi reseller anda.

"bagaimana caranya untuk konfigurasi PC router menggunakan modem D-link 520B,,,"

---> DSL-520B--PCrouter---LAN

DSL-520B diset sbg bridge
PCrouter yang dial PPPoE, anda bisa gunakan paket yg khusus utk PC router misalnya pfsense, anda bisa liat di www.pfsense.org, namun mohon jangan menanyakan mengenai settingan pfsense disini, karena ini adalah blog khusus utk membahas produk2 D-Link saja :-)

"gmn cara setting di modemnya agar PC Routernya jadi gateway"

---> Hanya set sbg bridge mode.

Mudah2an membantu

Andrianto Purnomo mengatakan...

saya mau mengganti konfigurasi IP Address DSL-520B, tetapi lupa password admin, saya masukin password standar juga tidak bisa. Bagaimana cara mereset password admin ya ???

Deen mengatakan...

mas saya baru aja update FW 520 saya ke versi 1.22 tapi setelah update itu kok pas download malah sering putus2 (speed downloadnya tiba2 jadi 0)
apa ini ada pengaruh dari settingan nilai MTU ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Andrianto Purnomo

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mau mengganti konfigurasi IP Address DSL-520B, tetapi lupa password admin, saya masukin password standar juga tidak bisa. Bagaimana cara mereset password admin ya ???"

---> Untuk me-reset password, anda harus reset to factory default, tekan dan tahan tombol reset (modem dalam keadaan ON) selama 10-20 detik, lalu lepas. Maka semua konfigurasi akan kembali ke default lalu anda bisa set ulang dr awal.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"baru aja update FW 520 saya ke versi 1.22 tapi setelah update itu kok pas download malah sering putus2 (speed downloadnya tiba2 jadi 0)
apa ini ada pengaruh dari settingan nilai MTU ?"

---> Apakah anda setelah upgrade melakukan reset to factory default dulu? Bila belum, lakukan itu lalu set ulang dari awal. Bila masih seperti itu, anda bisa turunkan MTU/MRU secara bertahap sampai maksimal 1400.

MTU/MRU yang terlalu besar bisa mengakibatkan masalah spt yang anda alami.

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

saya sudah reset ke factory default tapi masih seperti itu..
nilai MTU yang digunakan pada FW versi shippingnya berapa ?
apa masalah ini bisa terjadi karena MTU nya kegedan atau juga bisa terjadi saat MTUnya kekecilan ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas update anda.

"nilai MTU yang digunakan pada FW versi shippingnya berapa ?"

---> Nilainya sama yaitu 1492

"apa masalah ini bisa terjadi karena MTU nya kegedan atau juga bisa terjadi saat MTUnya kekecilan ?"

---> Bila MTU terlalu besar maka koneksi bisa timeout, sementara bila terlalu kecil maka paket akan selalu ter-fragmentasi akibatnya koneksi akan melambat.

Nilai MTU/MRU bisa diturunkan maksimum 1400, nilai dibawah 1400 sudah tidak baik. Jadi anda bisa turunkan bertahap misalnya dari 1492 ke 1450, lalu test, bila masih maka ke 1420, dst.

Juga dikarenakan link international Speedy sifatnya sharing, maka anda test-nya dari server yang ada di IIX saja, misalnya : ftp://public.dlink.co.id/Camera/D-ViewCam/Firmware-Driver-Software/v2.0/DCS-100_A1_Software_D-ViewCam_v2.05.zip

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

saya sudah coba turunin nilai MTU dengan nilai 1460, 1450, 1430, 1415, 1400
tapi dowloadnya masih sering putus..
ada solusi lain gak mas ?

nb : sy download dari situs lokal (IDWS)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas update anda.

"saya sudah coba turunin nilai MTU dengan nilai 1460, 1450, 1430, 1415, 1400 tapi dowloadnya masih sering putus.. sy download dari situs lokal (IDWS)"

---> Bisa anda berikan contoh URL yang anda download? kami akan coba di line Speedy di lab kami. Apakah anda menggunakan download manager atau program sejenis?

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

link dari IDWS : http://www.houseloanmarket.com/p3l4j5y5245464p454m3i4s4d406u5m444f4l444g3g4u4g514u2h5a41334l4u5q506/article/chicago_personal_injury_claims.html

saya menggunakan addon firefox : DownThemAll

tapi saya juga telah coba tanpa DTA kejadiannya tetap sama...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas update anda.

"link dari IDWS : http://www.houseloanmarket.com/p3l4j5y5245464p454m3i4s4d406u5m444f4l444g3g4u4g514u2h5a41334l4u5q506/article/chicago_personal_injury_claims.html"

---> Ini URL untuk apa? saya buka hanya artikel saja dan tidak ada file yang bisa didownload, mungkin saya salah URL?

Anyway saya coba di lab menggunakan fw 1.22SE baik DSL-520B/526B, tidak masalah download file besar, URL test saya adalah http://www.dlink.com.sg/support/Support_download.asp?idsupport=711

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

itu halaman link dari IDWS...
di bawah ada tombol cklick me buat memulai download...

Deen mengatakan...

saya juga sudah coba download link
http://www.dlink.com.sg/support/Support_download.asp?idsupport=711

tetap saja putus di 40%

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas update anda.

"itu halaman link dari IDWS...
di bawah ada tombol cklick me buat memulai download..."

---> Kami sedang coba di lab kami dan akan kabari anda segera hasilnya.

"http://www.dlink.com.sg/support/Support_download.asp?idsupport=711
tetap saja putus di 40%"

---> Kami bisa download URL ini tanpa masalah, kita akan tunggu hasil download idws itu, baru akan memberikan analisa-nya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Kami baru saja coba URL yang anda berikan, namun semuanya berjalan lancar2 saja, berikut capturenya :

- Saat download berjalan 56 persen :

http://img690.imageshack.us/img690/1026/download56.jpg

- Saat download berjalan 93 persen :

http://img697.imageshack.us/img697/5509/download93.jpg

- Saat download selesai :

http://img23.imageshack.us/img23/1109/downloadcomplete.jpg

Testing dilakukan menggunakan IE 7 dan 8 (kami melakukan download dari 2 laptop yang berbeda scr bergantian)

Analisa kami, kemungkinan besar traffic di line speedy anda sedang full (speedy adalah sharing bandwidth) shg mengakibatkan koneksi lambat yang mengakibatkan timeout pada saat download. Atau mungkin juga disaat yang bersamaan ada banyak user lain di jaringan anda yang mendownload file besar shg load di modem-router sangat tinggi shg menyebabkan session menjadi full.

Kemungkinan yang lain adalah firewall atau AV di pc anda yang membatasi session per connection.

Mudah2an membantu

joanghidoep mengatakan...

halo D-Link Indonesia, di tempat saya menggunakan DSL-520B,kenapa bila mem-ping misalnya ke telkom ada laporan unreachable reply dari ip modem,trus apakah normal apabila baru menyalakan modem kecepatan akses internetnya sangat lambat,kira2 setengah kemudian baru agak normal,kami menggunakan paket 1 mbps dari speedy,trus dari system log ada laporan gini user: tr69c: Unable to retrieve attributes in scratch PAD dan user: Stored Parameter Attribute data is corrupt or missing dan sering juga laporan kernel : ADSL link down,apakah itu semua normal,kami juga masih menggunakan firmware 1.00,mohon bantuannya,
trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : joanghidoep

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tempat saya menggunakan DSL-520B,kenapa bila mem-ping misalnya ke telkom ada laporan unreachable reply dari ip modem"

---> Ini bisa banyak penyebabnya, bisa saja DNS tidak bisa resolve atau DNS bisa resolve tapi tidak bisa route ke destination, bisa saja pket drop ditengah jalan, dll

"trus apakah normal apabila baru menyalakan modem kecepatan akses internetnya sangat lambat,kira2 setengah kemudian baru agak normal,kami menggunakan paket 1 mbps dari speedy"

---> Speed internet dikontrol oleh pihak speedy, jadi mungkin saja traffic pada saat awal sangat full shg internet terasa sangat lambat. Line speed yang didapat bisa anda cek di halaman Status > Summary, disitu akan terlihat brp downstream n upstream dari line speedy anda.

"trus dari system log ada laporan gini user: tr69c: Unable to retrieve attributes in scratch PAD dan user: Stored Parameter Attribute data is corrupt or missing dan sering juga laporan kernel : ADSL link down,apakah itu semua normal,kami juga masih menggunakan firmware 1.00"

---> Sepertinya line anda tidak stabil, mungkin SNR-nya kecil.

Anda bisa upgrade ke 1.22SE dimana pada fw 1.22SE ini kami memperbaiki banyak bug dan improve atm driver-nya.

Mudah2an membantu

joanghidoep mengatakan...

terima kasih,akan saya coba dulu,bagaimana mencek SNR saya yang kecil, dan mengatasinya, terima kasih respon dan bantuannya yang cepat

D-Link Indonesia mengatakan...

To : joanghidoep

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bagaimana mencek SNR saya yang kecil"

---> Anda bisa cek di halaman Status > ADSL

"dan mengatasinya"

---> SNR yang kecil biasanya disebabkan oleh kualitas kabel telp yang buruk atau sudah tua. Bisa juga jarak modem adsl sudah lebih dari 5 km dari STO terdekat. Jadi cara mengatasinya memang harus dari pihak providernya entah menarik kabel baru atau menarik dari STO yang lebih dekat.

Mudah2an membantu

joanghidoep mengatakan...

terima kasih responnya,saya udah ganti kabel telpon dari STO ke tempat kami dengan yang baru via teknisi telkom,tapi hasil log nya masih ada yang down,ini gambar hasil lognya
http://img697.imageshack.us/img697/2707/logdlink1.jpg
tolong dibantu,trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : joanghidoep

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya udah ganti kabel telpon dari STO ke tempat kami dengan yang baru via teknisi telkom,tapi hasil log nya masih ada yang down,ini gambar hasil lognya
http://img697.imageshack.us/img697/2707/logdlink1.jpg"

---> Dari log anda cukup normal. PPPoE sempet down tapi bisa up kembali. APakah anda menggunakan fw 1.22SE? bila belum coba gunakan fw 1.22SE dulu.

Mudah2an membantu

joanghidoep mengatakan...

makasih,saya udah upgrade ke fw 1.22SE kemaren,tapi knapa ya setiap kali menyalakan modem,paling tidak ada 1 kali link down,apakah normal aja itu,waktu ganti kabel memang ditemukan kabel telepon itu baersambung2,hasil lognya dulu sering link down,sekarang sudah berganti,ya tadi setelah dinyalakan paling tdk ada 1 kali link down

ada satu pertanyaan lagi,saya mau memasang PCrouter,trus setingan bridge d-link 520b yang bagus gimana?

terima kasih sebelum dan sesudahnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : joanghidoep

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"knapa ya setiap kali menyalakan modem,paling tidak ada 1 kali link down,apakah normal aja itu,waktu ganti kabel memang ditemukan kabel telepon itu baersambung2,hasil lognya dulu sering link down,sekarang sudah berganti,ya tadi setelah dinyalakan paling tdk ada 1 kali link down"

---> Saya rasa itu masih normal, negotiate ADSL modem dengan DSLAM tergantung kualitas kabel dan jarak, bila hanya satu kali down, umumnya ini masih normal, biasanya disebabkan jarak antara lokasi anda dengan STO terdekat jauh atau mendekati batas maksimum ADSL yaitu 5 km.

"ada satu pertanyaan lagi,saya mau memasang PCrouter,trus setingan bridge d-link 520b yang bagus gimana?"

---> Bila anda ingin menggunakan PC Router dibelakangnya, anda cukup set DSL-520B sbg bridge mode dan dial PPPoE dari PC router tsb, jd spt dibawah :

DSL-520B---PCRouter---LAN

DSL-520B diset bridge only
PCrouter punya 2 LAN card, satu ke modem dan dial PPPoE disini, dan satu lagi ke LAN anda.

Mudah2an membantu

andi mengatakan...

saya punya masalah kemarin baru beli D-link dsl520B. setelah di udah konek ke speeedya ko besoknya lampu led status dengan lampu led adslnya ngga' nyala sama sekali trus lampu LAN nya ko mati mati kadang konek kadang terputus ko bisa yah mohon solusinya terima kasih sebelumnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : andi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"D-link dsl520B. setelah di udah konek ke speeedya ko besoknya lampu led status dengan lampu led adslnya ngga' nyala sama sekali trus lampu LAN nya ko mati mati kadang konek kadang terputus ko bisa yah mohon solusinya"

---> Apakah setelah anda matikan lalu hidupkan lagi masih seperti itu? Bila ya, maka spt-nya ini kerusakan hardware. Apakah dirumah anda sempat mati listrik atau tegangannya naik turun? Problem spt itu bisa terjadi kalau tegangan naik tiba2 atau turun tiba2 secara drastis. Pastikan anda gunakan stabilizer untuk menjaga tegangan tetap stabil.

Anda bisa hubungi pihak distributor tempat perangkat anda berasal untuk klaim warranty, informasinya bisa dibaca di http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

Saya sudah kira-kira 2 bulan memakai DSL520B dengan layanan speedy executive. Modem sudah diupdate ke 1.22. Modem terhubung ke wireles router DI624 rev.C, firmware 2.76. Modem disetup sebagai bridge, PPPoE di DI624, security wep 64bit.

Yang jadi permasalahan, mengapa kadang kalau sedang download memakai flashget, sering drop ke 0KB/s, lalu wireless network DI624 pun terputus. Tidak berapa lama kemudian wireless network terhubung lagi, speedy jalan lagi. Demikian kejadian ini berulang beberapa kali dalam sehari. Kalau tidak dipakai download, misal cuma browsing ringan, hampir tidak pernah terjadi.

Sebelumnya saya memakai layanan internet Melsa ADSL, belom pernah terjadi "internet memutuskan jaringan wireless network".

Apakah ada masalah dengan kompatibilitas antara Speedy, DSL520B, dan DI624 RevC?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya sudah kira-kira 2 bulan memakai DSL520B dengan layanan speedy executive. Modem sudah diupdate ke 1.22. Modem terhubung ke wireles router DI624 rev.C, firmware 2.76."

---> firmware 2.76 adalah firmware khusus untuk North America, jadi tidak cocok untuk digunakan di hardware yang masuk ke SEA. Firmware official release utk region SEA h/w C adalah 2.53 yang bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DI-624/Firmware-Driver-Software/C/DI-624_C3_Firmware_v.2.53.zip

"Yang jadi permasalahan, mengapa kadang kalau sedang download memakai flashget, sering drop ke 0KB/s, lalu wireless network DI624 pun terputus. Tidak berapa lama kemudian wireless network terhubung lagi, speedy jalan lagi. Demikian kejadian ini berulang beberapa kali dalam sehari. Kalau tidak dipakai download, misal cuma browsing ringan, hampir tidak pernah terjadi."

---> Apakah bila anda set "thread from main site" di Flashget ke 1, masalah masih sama terjadi?

"Sebelumnya saya memakai layanan internet Melsa ADSL, belom pernah terjadi "internet memutuskan jaringan wireless network"."

---> Maksudnya ADSL dari ISP Melsa?

"Apakah ada masalah dengan kompatibilitas antara Speedy, DSL520B, dan DI624 RevC?"

---> Tidak ada masalah kompatibilitas antara Speedy, DSL-520B dan DI-624. Modem disini diset sbg bridge artinya dia seolah2 hanya sbg "converter" untuk build L2 bridge saja. Proses traffic internet (L3 keatas) dihandle sepenuhnya oleh DI-624.

Pertanyaan lainnya :

1. Bila anda plug langsung ke modem apakah terjadi hal yang sama?
2. Bila anda download dari lokal site dengan browser langsung apakah terjadi hal yang sama? misalnya dari ftp://public.dlink.co.id/Camera/D-ViewCam/Firmware-Driver-Software/v2.0/DCS-100_A1_Software_D-ViewCam_v2.05.zip
3. Bila anda menggunakan wired dan plug ke DI-624 apakah terjadi hal yang sama?
4. Bila anda turunkan MTU pada DI-624 ke 1400 apakah terjadi hal yang sama?

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

Ok terima kasih pak..., akan saya coba troubleshooting dulu satu persatu saran-sarannya.

tony mengatakan...

bos tolong dong tutorial videonya kok pakai tambahan software????
dima na downloadnya???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : tony

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tolong dong tutorial videonya kok pakai tambahan software???? dima na downloadnya???"

---> Maksudnya software TFTP server? Anda bisa gunakan TFTP server yang anda suka, kebetulan software TFTP server favorit kami adalah TFTPD maka contohnya menggunakan TFTPD. Bila anda ingin download TFTPD, bisa download disini : http://tftpd32.jounin.net/download/Tftpd32-3.35-setup.exe

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

"Ok terima kasih pak..., akan saya coba troubleshooting dulu satu persatu saran-sarannya."

---> Sama2, kami tunggu update anda selanjutnya.

manshoezz mengatakan...

mau nanya lagi mas,,,

D-link ada produk router g???
saya mau pake astinet untuk sekitar 50an komputer,,,
jadi urutannya menjadi :
modem---router---WAN

modem tetap menggunakan D-LINK 520B, trus routerny pakai apa yang bisa blocking MAC+IP yang dari D-LINK???
harganya sekitaran berapa???
trus bisa ajarin sekalian settingnya???
thanks,,,
lebih cepat lebih baik ya mas,,,
:D:D:D,,,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : manshoezz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mau pake astinet untuk sekitar 50an komputer,,,
jadi urutannya menjadi :
modem---router---WAN"

---> Mungkin maksud anda :

Modem---Router--LAN

Begitu??

"modem tetap menggunakan D-LINK 520B, trus routerny pakai apa yang bisa blocking MAC+IP yang dari D-LINK???"

---> Untuk jumlah PC up to 50, anda bisa gunakan DFL Firewall series kami yaitu DFL-210.

Anda bisa baca datasheetnya disini : ftp://public.dlink.co.id/Firewall/DFL-210-800-1600-2500/Datasheet/DFL-210_800_1600_2500_Datasheet_15(W).pdf

"harganya sekitaran berapa???"

---> Anda bisa tanyakan ke salah satu reseller kami disini http://www.dlink.co.id/corporate/wheretobuy.asp

"trus bisa ajarin sekalian settingnya???"

---> Anda bisa baca terlebih dahulu user manual-nya : ftp://public.dlink.co.id/Firewall/NetDefendOS/2.26/NetDefendOS_2_26_Firewall_UserManual_v1.10.pdf, bila ada yang kurang mengerti bisa anda tanyakan via blog ini atau ke support kami di support@dlink.co.id

Sebagai tambahan untuk "lock" IP+MAC juga bisa anda lakukan di level switch menggunakan fitur proprietary kami yaitu D-Link IP-MAC-Port Binding. Seri xStack Switch kami support fitur ini, misalnya DES-3526.

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

Terima kasih, Pak. Sudah 2 hari ini saya coba menggunakan Firmware 2.53 untuk DI624, koneksi Speedy dan WLAN lancar. Kemungkinan memang karena firmware v2.76 tidak cocok di Indonesia.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

Terima kasih atas update anda.

"Sudah 2 hari ini saya coba menggunakan Firmware 2.53 untuk DI624, koneksi Speedy dan WLAN lancar"

---> Firmware terutama wireless yang dibuat utk North America memang sangat berbeda untuk region lain. Jadi selalu gunakan firmware utk region SEA yang bisa ditemukan di ftp://public.dlink.co.id atau http://support.dlink.co.id

Senang mendengar masalah anda sudah teratasi sementara ini. Bila ada pertanyaan lain atau masalah masih muncul, jangan segan2 untuk posting di blog ini.

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

Siang pak. DSL520B saya diset sebagai bridge, PPPOE di DI624. Bagaimana caranya supaya saya bisa masuk WebUI modem dengan 192.168.1.1? Sebelumnya bisa, sesudah firmware DI624 diupdate ke v2.53, jadi ga bisa. Kenapa ya Pak?
Terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"DSL520B saya diset sebagai bridge, PPPOE di DI624. Bagaimana caranya supaya saya bisa masuk WebUI modem dengan 192.168.1.1? Sebelumnya bisa, sesudah firmware DI624 diupdate ke v2.53, jadi ga bisa. Kenapa ya Pak?"

---> Maksudnya Bapak akses dari PC yang terkoneksi ke LAN DI-624? Bila ya maka ini hal yang wajar, lihat layout berikut :

Inet--DSL-520B---DI-624--LAN

WAN DI-624 begitu PPPoE-nya aktif akan mendapat IP Public dari Speedy misalnya 125.1.1.1, sementara pada saat yang bersamaan DSL-520B masih menggunakan IP 192.168.1.1. Tentu saja bila Bapak akses ke 192.168.1.1 dari LAN tidak akan bisa karena DI-624 tidak "tahu" harus reach kemana IP 192.168.1.1 karena "dia" hanya tau IP WAN-nya adalah 125.1.1.1.

Saya rasa sewaktu Bapak gunakan fw 2.76 pun tidak bisa bila konfigurasi DSL-520B diset sbg bridge.

Kecuali Bapak set DSL-520B sbg router jg dan melakukan double NAT, spt yg dijelaskan disini http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

Ok, kalo memang begitu. Saya mengerti. Tapi sebelumnya DSL520 selalu saya setup sebagai bridge lho. Memang pertama-tama waktu menggunakan DI624 Firmware 2.76, DSL520B tidak bisa diaccess dari WebUI, tapi setelah beberapa hari kemudian bisa lho. Saya juga heran, padahal modem sama sekali tidak dirubah. :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

Terima kasih atas update anda.

"Tapi sebelumnya DSL520 selalu saya setup sebagai bridge lho. Memang pertama-tama waktu menggunakan DI624 Firmware 2.76, DSL520B tidak bisa diaccess dari WebUI, tapi setelah beberapa hari kemudian bisa lho. Saya juga heran, padahal modem sama sekali tidak dirubah."

---> Itu artinya misteri alam hehehe (just kidding). Secara design memang tidak bisa diakses, jd mungkin itu ada miss-setting atau bug di fw 2.76. Btw saya baru saja upgrade DI-624 saya ke 2.76 n set DSL-520B ke bridge, saya tidak bisa akses ke webUI DSL-520B, tp saya biarkan beberapa hari mungkin misteri itu terjadi juga :-D

Mudah2an membantu

Chiellim Tantra mengatakan...

DSL-520B sekarang stabil luar biasa, ternyata masalah putus2, dll, biangnya di router. Saking kepingin firmware terbaru, ke ujung dunia pun dicari, hahaha. Terima kasih pak, atas pentunjukya dari awal sampe sekarang.

Heri Mulyadi mengatakan...

Saya pelanggan speedy mengambil paket 512 kbps dengan menggunakan modem D-link 520b, kenapa kalau lagi download bareng sama browsing, sering RTO. firmware sih sudah saya update ke versi 1.22SE, memang ada sedikit perubahan di kecepatan, tp RTO nya masih sering muncul antara setengah sampai 1 jam terutama di sore dam malam hari padahal sy sudah pake stabilizer. sebelumnya sy pernah pakai D-Link type DSL-302T, sayangnya di pasaran type DSL-302T sudah sulit di dapat padahal sangat stabil.
apa ada yg harus sy setting lg pada modem ini (d-link 520b)?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Chiellim Tantra

"SL-520B sekarang stabil luar biasa, ternyata masalah putus2, dll, biangnya di router. Saking kepingin firmware terbaru, ke ujung dunia pun dicari, hahaha. Terima kasih pak, atas pentunjukya dari awal sampe sekarang."

--> Terima kasih atas sharingnya dan sama2. Jangan sungkan, bila ada yang kurang jelas silahkan posting disini.

Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Heri Mulyadi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pelanggan speedy mengambil paket 512 kbps dengan menggunakan modem D-link 520b, kenapa kalau lagi download bareng sama browsing, sering RTO. firmware sih sudah saya update ke versi 1.22SE, memang ada sedikit perubahan di kecepatan, tp RTO nya masih sering muncul antara setengah sampai 1 jam terutama di sore dam malam hari padahal sy sudah pake stabilizer. sebelumnya sy pernah pakai D-Link type DSL-302T, sayangnya di pasaran type DSL-302T sudah sulit di dapat padahal sangat stabil. apa ada yg harus sy setting lg pada modem ini (d-link 520b)?"

---> Coba anda reset to factory default, kemudian set VPI/VCI sesuai dgn yg diberikan Telkom, lalu pilih PPPoE dan hanya isi username dan password saja, sisanya biarkan default, kemudian teruskan sampai selesai.

Bila masih spt itu, coba anda turunkan nilai MTU bertahap sampai maksimum 1400.

Mudah2an membantu

Heri Mulyadi mengatakan...

saya sudah ganti MTU/MRU nya ke 1420, hasilnya RTO nya blom muncul lg. Terima kasih Blog nya sangat membantu.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Heri Mulyadi

"saya sudah ganti MTU/MRU nya ke 1420, hasilnya RTO nya blom muncul lg. Terima kasih Blog nya sangat membantu."

---> Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

thblckjck mengatakan...

Permisi, mau nanya mas,
Saya kemarin baru beli modem D-Link DSL-526B. Semua sudah saya setting dan bisa akses ke speedy, tapi untuk browsing lemot banget. Apakah harus diupgrade firmwarenya. Apakah upgrade firmware sama dengan seri 520B. Trus untuk setting MTU apakah hanya ada di firmware yang baru?

Terima Kasih.

thblckjck mengatakan...

Maaf mas nanya lagi,
Kalau mau upgrade firmware 526B, apakah sebaiknya direset seperti setting default awal?

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : thblckjck

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya kemarin baru beli modem D-Link DSL-526B. Semua sudah saya setting dan bisa akses ke speedy, tapi untuk browsing lemot banget."

---> Cepat tidaknya browsing tidak selalu bergantung thd modem. Anda bisa cek line rate yang didapat dihalaman Device Info --> Summary, liat berapa Upstream dan Downstream, jika sudah sesuai dengan jenis services yang anda beli maka line rate antara modem dengan DSLAM operator anda sudah berjalan baik.

Line rate yg didapat ini BUKAN kecepatan browsing anda yang sesungguh-nya, ini adalah kecepatan line ADSL dari modem ke DSLAM operator saja. Mengenai bandwidth untuk internet biasanya operator membagi 2, yaitu bandwidth IIX (lokal) dan International. Nah untuk lokal biasanya anda akan mendapatkan kecepatan nyaris sama dengan line rate modem anda karena bandwidth IIX murah. Sementara untuk International akan dishare ke beberapa puluh/ratus pelanggan biasanya. Jadi servisnya adalah "up to" atau "best effort".

"Apakah harus diupgrade firmwarenya. Apakah upgrade firmware sama dengan seri 520B."

---> Firmware 1.22SE adalah firmware yang paling optimal yang kami buat untuk jaringan Speedy, optimalnya bukan bisa membuat Speedy anda jauh lebih cepat (misalnya bisa double kecepatannya), namun lebih ke arah proses sync antara modem dengan DSLAM. Bila setelah upgrade akses anda "terasa" lebih cepat, ini bisa disebabkan karena sinyal yang didapat lebih baik shg koneksi lebih stabil.
Firmwarenya berbeda, anda bisa baca blog diatas, disitu dijelaskan dimana URL untuk download firmware DSL-526B berikut video tutorialnya. Anda juga bisa lihat comment kami sebelumnya mengenai cara upgrade via TFTP.

"Trus untuk setting MTU apakah hanya ada di firmware yang baru?"

---> Ya, hanya di fw baru (dibanding dengan shipping firmware) ada settingan untuk ubah MTU/MRU.

"Kalau mau upgrade firmware 526B, apakah sebaiknya direset seperti setting default awal?"

---> Setelah diupgrade, sebaiknya modem direset ke factory default dan set dari awal.

Mudah2an membantu

thblckjck mengatakan...

Makasih mas,

Kemarin saya sudah upgrade firmware,
dan setting MTU, dan browsing kembali lancar bgt.
Oh ya mas, setiap kita setting modem, misalnya ganti dns apakah modem perlu reboot atau cukup kita save saja?

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : thblckjck

"Kemarin saya sudah upgrade firmware,
dan setting MTU, dan browsing kembali lancar bgt."

---> Terima kasih atas update anda. Senang mendengar permasalahan anda sudah teratasi :-)

"setiap kita setting modem, misalnya ganti dns apakah modem perlu reboot atau cukup kita save saja?"

---> Untuk pergantian yang berhubungan dengan koneksi misalnya WAN Setting atau DNS harus Save n Reboot. Sementara bila penambahan rule spt IP Filtering atau Virtual Server, tidak perlu Reboot, cukup Save saja.

Mudah2an membantu

viet mengatakan...

Baru seminggu ini saya pake Modem DSL-526B buat speedy. Saya sudah coba sambungin dengan wireless router TP-LINK yang sudah saya miliki sebelumnya (sesuai dengan petunjuk di blog ini) tapi nggak berhasil juga.

Daripada kesel gagal terus, saya mau tanya buat modem ini kalo mau beli wireless modem atau akses point merk D-LINK yang cocok type apa buat dipakai rumah.

dzaki mengatakan...

Saya memakai DSL-520B device info:
Board ID:96332CG
Software Version:DSL-520B-SE_1.00_04302008
Bootloader (CFE) Version:(before 1.0.37-5.12)

1. Saya sdh download dan saya dapatkan file DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar yang saya extract jadi file DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel. Saya ingin update update software, di menu apa? saya coba di menu seting/update dan Update Software munculnya "Please enter a valid name", harusnya bagaimana?

2. Saya mencoba membuat server pribadi, kemudian saya mencoba: a.Di virtual server saya plih WEB HTTP kemudian dimasukan ip adress lokal; b. di DMZ saya arahkan ke ip adress lokacl; c. di incoming saya buat TCP/UDP, source/dest port: 80 kemudian dimasukan ip/mask lokal. Ketika diketik alamat ip public saya, tetap masuk ke DSL MODEM, minta pencerahan.
3. Apakah modem dari Telkom juga dapat garansi dari D-Link, bgaimana proses klaim?
4. Terima kasih.

SMPMWGN

D-Link Indonesia mengatakan...

To : viet

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Baru seminggu ini saya pake Modem DSL-526B buat speedy. Saya sudah coba sambungin dengan wireless router TP-LINK yang sudah saya miliki sebelumnya (sesuai dengan petunjuk di blog ini) tapi nggak berhasil juga."

---> Anda bisa baca blog ini : http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

"Daripada kesel gagal terus, saya mau tanya buat modem ini kalo mau beli wireless modem atau akses point merk D-LINK yang cocok type apa buat dipakai rumah."

---> DSL-526B cocok untuk wireless router tipe apapun. Bila anda ingin gunakan wireless router bisa menggunakan DIR-600 atau DIR-615. Bila anda ingin gunakan Access Point bisa gunakan tipe DAP-1150 atau DWL-2100AP.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : dzaki

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Saya sdh download dan saya dapatkan file DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar yang saya extract jadi file DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel. Saya ingin update update software, di menu apa? saya coba di menu seting/update dan Update Software munculnya "Please enter a valid name", harusnya bagaimana?"

---> Pada blog diatas dijelaskan bahwa dari versi 1.xx ke versi 1.22SE harus menggunakan TFTP untuk upgradenya. Anda bisa lihat video tutorialnya diatas atau lihat step-by-step caranya pada comment kami sebelumnya diatas.

"2. Saya mencoba membuat server pribadi, kemudian saya mencoba: a.Di virtual server saya plih WEB HTTP kemudian dimasukan ip adress lokal; b. di DMZ saya arahkan ke ip adress lokacl; c. di incoming saya buat TCP/UDP, source/dest port: 80 kemudian dimasukan ip/mask lokal. Ketika diketik alamat ip public saya, tetap masuk ke DSL MODEM, minta pencerahan."

---> Anda bisa lihat tutorialnya di : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Untuk kebutuhan anda, hanya perlu gunakan satu fitur yaitu Virtual Server, sementara yg lainnya (DMZ, Incoming, etc) tidak perlu digunakan.

"3. Apakah modem dari Telkom juga dapat garansi dari D-Link, bgaimana proses klaim?"

---> Tentu, kami menjamin semua product D-Link yang dijual di Indonesia yang berasal dari distributor resmi. Anda bisa baca di blog ini : http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html dan http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

Cara klaimnya hanya membawa ke cabang distributor kami yang terdekat dari lokasi anda sesuai dengan barang anda berasal.

Mudah2an membantu

dzaki mengatakan...

Terima kasih untuk jawabannya..

1. Link video tidak bisa di klik?

2. Saya sudah mengikuti petunjuk di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf , tapi belum berhasil... smp-muh-wangon.blogdns.com

terima kasih...

To : dzaki

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Saya sdh download dan saya dapatkan file DSL-520B-SE_1.22_07202009.rar yang saya extract jadi file DSL-520B-SE_1.22_07202009_cfe_fs_kernel. Saya ingin update update software, di menu apa? saya coba di menu seting/update dan Update Software munculnya "Please enter a valid name", harusnya bagaimana?"

---> Pada blog diatas dijelaskan bahwa dari versi 1.xx ke versi 1.22SE harus menggunakan TFTP untuk upgradenya. Anda bisa lihat video tutorialnya diatas atau lihat step-by-step caranya pada comment kami sebelumnya diatas.

"2. Saya mencoba membuat server pribadi, kemudian saya mencoba: a.Di virtual server saya plih WEB HTTP kemudian dimasukan ip adress lokal; b. di DMZ saya arahkan ke ip adress lokacl; c. di incoming saya buat TCP/UDP, source/dest port: 80 kemudian dimasukan ip/mask lokal. Ketika diketik alamat ip public saya, tetap masuk ke DSL MODEM, minta pencerahan."

---> Anda bisa lihat tutorialnya di : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Untuk kebutuhan anda, hanya perlu gunakan satu fitur yaitu Virtual Server, sementara yg lainnya (DMZ, Incoming, etc) tidak perlu digunakan.

"3. Apakah modem dari Telkom juga dapat garansi dari D-Link, bgaimana proses klaim?"

---> Tentu, kami menjamin semua product D-Link yang dijual di Indonesia yang berasal dari distributor resmi. Anda bisa baca di blog ini : http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html dan http://blog.dlink.co.id/2009/03/d-link-punya-saya-berasal-dari.html

Cara klaimnya hanya membawa ke cabang distributor kami yang terdekat dari lokasi anda sesuai dengan barang anda berasal.

Mudah2an membantu

«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 726   Lebih baru› Terbaru»