Senin, Desember 22, 2008

Saya sudah punya ADSL Modem-Router 1 port, lalu beli D-Link Wireless Router, Gimana cara settingnya?

Banyak pertanyaan seperti yang tertera di judul blog ini datang ke saya maupun ke Call Center kami. Jadi kebanyakan begini kasusnya begini, pengguna sudah pasang ADSL (Speedy) lalu dapat (atau beli) ADSL modem-router 1 port, kemudian ingin menambah koneksi wireless dan membeli wireless router. Setelah itu bingung bagaimana cara setting-nya, karena ada 2 router disini.

Untuk penyelesaian kasus diatas ada 2 cara yang dapat dilakukan :

1. Double NAT

Cara ini merupakan cara termudah yaitu praktis tidak melakukan settingan berarti disini. Lihat gambar dibawah ini :



Pada ADSL Modem-Router set :
- WAN IP : Masukkan VPI/VCI, lalu tentukan apakah PPPoE atau PPPoA, username dan password juga dimasukkan disini
- LAN IP : 192.168.1.1
- DHCP Server On, misalnya range 192.168.1.100-192.168.1.200

Pada Wireless Router, disini digunakan DIR-655, set :
- WAN IP (Internet) : DHCP Client
- LAN IP : 192.168.0.1
- DHCP Server On, misalnya range 192.168.0.100-192.168.0.200

"Hal yang harus diperhatikan adalah antara LAN IP ADSL Modem-Router dan LAN IP DIR-655 harus BERBEDA subnet-nya, misalnya dalam contoh diatas pada ADSL Modem-Router digunakan subnet 192.168.1.0/24 dan pada DIR-655 digunakan subnet 192.168.0.0/24"

Keuntungan dari cara ini :

- Sangat mudah

Kerugian dari cara ini :

- Karena melakukan double NAT (ada 2 router NAT disini yaitu ADSL Router dan Wireless Router) maka bila ingin melakukan virtual server atau port forwarding relatif tidak simpel karena harus 2 kali yaitu di ADSL Router dan Wireless Router


2. ADSL Modem-Router diset sbg Bridge

Cara yang kedua adalah men-set ADSL Modem-Router sebagai Bridge, sedangkan dial PPPoE dilakukan di wireless router-nya dalam hal ini DIR-655. Dengan layout sama seperti cara pertama :



Pada ADSL Modem-Router set :
- WAN IP : Set sebagai Bridge Mode dan masukkan nilai VPI dan VCI disini
- LAN IP : 192.168.1.1

Pada Wireless Router, disini digunakan DIR-655, set :
- WAN IP (Internet) : Set ke PPPoE, masukkan username dan password yang diberikan oleh Telkom. Lalu masukkan DNS Server Telkom (atau DNS OpenDNS)
- LAN IP : 192.168.0.1
- DHCP Server On, misalnya range 192.168.0.100-192.168.0.200

Keuntungan dari cara ini :

- Karena dial PPPoE dilakukan oleh Wireless Router maka IP Public dari Telkom langsung di-assign di port Internet/WAN si Router
- Karena WAN langsung "pegang" IP Public maka Virtual Server atau Port Forwarding hanya dilakukan di DIR-655 saja

Kerugian dari cara ini :

- Tidak dapat bekerja jika anda mendapatkan layanan ADSL dengan dial PPPoA (beberapa lokasi masih menggunakan dial PPPoA untuk dapat terkoneksi)

Pertanyaan lainnya :

Apakah ada opsi lain sehingga setting semula (dgn ADSL Modem-Router) tidak ada yang berubah namun tetap dapat menggunakan koneksi wireless dan share ke beberapa komputer? Jawabannya : ADA, beli Access Point dan jangan beli Wireless Router :-D

249 komentar:

1 – 200 dari 249   Lebih baru›   Terbaru»
kris mengatakan...

soreee...
klo pake AP saja, berarti ADSL modem berfungsi sebagai ADSL modem wireless ?
klo pake AP ada yg perlu disetting pada AP nya ?

D-Link Indonesia mengatakan...

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Kalau menggunakan AP artinya ADSL Modem-Router yang eksisting tetap berperan sebagai modem + router sbg gateway-nya. Jadi tidak ada yang berubah dalam setting ADSL modem-router anda.

Jadi topology-nya spt ini :

Internet
|
|
ADSL Modem-Router
|
|
Switch (ini optional)
|
|
DWL-2100AP (D-Link Access Point)

Pada AP, yang anda harus setting hanya SSID dan Wireless Security saja, untuk IP si AP, pastikan tidak bentrok dengan devices yang ada.

NOTE : Menggunakan AP saja HANYA berlaku kalau perangkat ADSL anda adalah ADSL Modem-Router dan BUKAN ADSL Modem Only.
Namun sepanjang yang saya tahu, 2 tahun belakangan ini, sudah sangat jarang yang jual ADSL Modem Only, semuanya sudah ADSL Modem-Router. Well, mungkin saja saya salah, tapi at least kami (D-Link Indonesia) sudah tidak menjual ADSL Modem Only lagi lebih dari 2 tahun yang lalu :-)

Mudah2an membantu

kris mengatakan...

Cepat sekali tanggapannya...
Misal pada modem ADSL sudah di set IP LAN-nya 192.168.1.1 Starting IP 192.168.1.2 - 192.168.1.254
Untuk seting LAN IP pada AP ?
IP Address : 192.168.0.50
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 0.0.0.0
DNS Server : 0.0.0.0
Untuk gateway dan DNS Server pada AP perlu diisi ?
Untuk Security sebaiknya memakai apa ?

D-Link Indonesia mengatakan...

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Hehehe kebetulan menjelang akhir tahun, kerjaan tidak terlalu banyak jadi bisa posting komentar dgn cepat :-)

Mengenai pertanyaan anda, lebih baik set sbb :

ADSL Modem-Router :

LAN IP : 192.168.1.1
DHCP Range : 192.168.1.100 - 192.168.1.200 (saya rasa scope utk 100 host sudah lebih dari cukup untuk network SMB kebawah pada umumnya)

Untuk AP :

IP : 192.168.1.50
Subnet : 255.255.255.0
GW : 192.168.1.1 --> ini opsional jg tp pada design firmware D-Link, mengharuskan GW harus diisi bila IP diganti dari defaultnya
DNS : 192.168.1.1 --> ini opsional

Untuk security Wireless bisa baca posting saya sebelumnya : http://blog.dlink.co.id/2008/11/ayo-ganti-security-wireless-anda-ke.html

Mudah2an membantu

kris mengatakan...

Thx, sekarang sudah paham mengenai masalah teknis.
Klo bicara mengenai masalah harga, WAP lebih mahal ketimbang WR, menurut situ apakah lebih bijak klo saya beli Wireless Router saja ;)

D-Link Indonesia mengatakan...

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Menurut saya pribadi tergantung kebutuhan, Wireless Router scr pricing memang lebih murah (untuk beberapa tipe) karena perangkat ini didesign untuk SOHO/Home User. Perangkat ini bisa saja digunakan bila kita memang hanya butuh perangkat yang akan cover wireless di daerah yang relatif kecil, jadi cukup di-cover oleh wireless yang ada di router.

Pada kasus DIR-300 misalnya, Wireless router ini bisa di-set sbg AP-mode only, namun fitur yang tersedia juga terbatas misalnya tidak support SNMP dan VLAN.

Utk deployment SMB/SME/Enterprise, saya akan gunakan AP karena dibanding wireless router karena pada deployment model ini, saya hanya butuh perangkat access saja dan tidak butuh yang lainnya, dan disini mungkin saya membutuhkan fitur2 yang tidak ada di wireless router misalnya SNMP untuk monitoring dan VLAN.

Contoh deployment pada SMB : Gedung 3 lantai, saya akan gunakan DFL-800 (D-Link Firewall Router) untuk gateway kemudian di-connect ke managed switch (DES-3526) lalu gunakan DWL-3200AP beberapa unit per lantainya (tergantung kebutuhan)

Mudah2an membantu

kris mengatakan...

Terima kasih atas jawabannya, sangat membantu sekali ;)
Request : tutorial utk SNMP

D-Link Indonesia mengatakan...

Terima kasih atas request-nya.

Saya akan prepare lab saya untuk buat tutorial SNMP. Namun mungkin tahun depan baru dapat di-publish, minggu2 ini waktunya utk santai2 sejenak :-)

kris mengatakan...

Ok, ditunggu tutorialnya.
Tidak lupa mengucapkan...
Merry Christmast n Happy New Year 2009.

D-Link Indonesia mengatakan...

Merry Christmas and Happy New Year too

any mengatakan...

Saya baru membeli D-LINK DAP 1150 dan ketika login ke "dlinkap" kok ga keluar, tadinya keluar. Gimana cara reset jika kita melakukan kesalahan pada saat login ke "dlinkap" ?

Yang kedua adalah, saya ingin menjadikan DAP 1150 milik saya sebagai penangkap frekuensi dari penyedia layanan internet, bagaimana cara dan langkah-langkah yang benar ?

Terimakasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Any

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Pertanyaan pertama :
Pastikan tombol switch di unit-nya ada diposisi AP. By default DAP-1150, LAN-nya diset ke DHCP client jadi anda membutuhkan DHCP server. Namun bila tidak ada DHCP Server, dan dalam waktu 30 detik DAP-1150 tidak bisa menemukan DHCP Server maka by default DAP-1150 akan memberikan IP ke dirinya sendiri yaitu 192.168.0.50 / 255.255.255.0
Anda bisa set PC anda ke 192.168.0.52 / 255.255.255.0 misalnya lalu plug PC anda ke port DAP-1150, kemudian buka pada address bar browser anda http://192.168.0.50

Bila anda lupa sama sekali password dan IP-nya (misalnya anda sudah pernah mengganti IP dan paswordnya), anda bisa reset dgn cara tekan tombol reset dibagian belakang selama 10 detik dan lepas, maka akan kembali ke kondisi default. Note: tombol reset ditekan dalam kondisi perangkat hidup.

Pertanyaan kedua :
Yang anda harus pastikan sebelumnya anda mencoba join ke jaringan wireless penyedia jasa internet :

1. Anda sudah terdaftar pada penyedia jasa internet itu sbg customer
2. Anda harus meminta informasi mengenai security yang digunakan untuk dapat masuk ke jaringan mereka
3. Bila mereka menggunakan mekanisme MAC address filtering, anda harus memberikan MAC address DAP-1150 (dan atau MAC Address PC anda) utk dimasukkan kedalam list mereka.

Jika itu sudah confirm, set Layout spt dibawah ini :

DAP-1150---(kabel UTP)--PC

1. Pindahkan tombol switch pada mode Wireless Client.
2. Masuk ke webUI DAP-1150 (caranya sama dengan yg diatas) dan jalankan wizard-nya.
3. Pada saat masuk ke Connection Method, pilih manual dan anda akan diminta utk memasukkan SSID-nya. Anda bisa minta info ini ke provider anda atau anda lakukan site survey dan pilih SSID provider anda
4. Setelah itu masukkan informasi security yg anda dapat dari provider anda dan teruskan sampai selesai.
5. Setelah selesai dan provider anda menyediakan alamat IP Statik utk digunakan di PC anda, maka set sesuai dgn yg diberikan mereka. Jika mereka menyediakan scr Dynamic, maka anda set PC anda kembali ke Dynamic.

Mudah2an membantu

any mengatakan...

Berapa jauh yang mampu di jangkau oleh D-Link DAP 1150 tanpa memodifikasi antena dan apakah harus lurus tanpa halangan untuk dapat menikmati dari penyedia layanan internet wireless ?

Terimakasih,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Any

Terima kasih atas pertanyaan anda.

DAP-1150 yang masuk ke Indonesia dalah standar ETSI dimana tx power sekitar 15 dBm dengan gain antenna 2 dBi. Jadi dalam AP mode dengan client wireless laptop biasa, sekitar 30 meter indoor dan 100 meter outdoor tanpa ada halangan dan interference rendah.

Bila DAP-1150 difungsikan sbg AP Client untuk menangkap sinyal dari Access Point ISP, maka tergantung AP si ISP, seberapa kuat pancarannya dan seberapa sensitif "telinga" si AP ISP itu.

Analogi mudahnya spt ini, Anto berdiri di atas monas dan menggunakan speaker. Sementara Jono berdiri dibawah. Lalu Anto berteriak "Hai", jelas Jono bisa mendengar dengan baik karena Anto menggunakan speaker. Namun begitu Jono berteriak "Hai Juga", si Anto tentu tidak bisa mendengar karena selain suara Jono yang lemah, telinga si Anto pun tidak sensitif. Analoginya sama utk wireless, dimana Anto sbg AP, dan Jono sbg Client.

Dalam frequency tinggi spt 2.4 GHz, maka kaidah LOS (Line Of Sight) harus dipenuhi yaitu LOS scr visual artinya tanpa ada halangan sama sekali bila dilihat menggunakan mata dan LOS scr radio, artinya Fresnel Zone tidak boleh terganggu atau tidak boleh melebihi batas maksimum halangan utk Fresnel Zone. Apa itu Fresnel Zone, bisa dibaca disini http://en.wikipedia.org/wiki/Fresnel_zone

Mudah2an membantu

ahmad mengatakan...

sy gunakan DIR-300. kemarin saya mo buat dir-300 sebagi AP saja... setelah saya check enable AP, lalu saya klik save. Dan yang terjadi, saya tidak bisa melakukan setting lanjutan. saya tidak bisa akses ke 192.168.0.1

kenapa ya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ahmad

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sy gunakan DIR-300. kemarin saya mo buat dir-300 sebagi AP saja... setelah saya check enable AP, lalu saya klik save. Dan yang terjadi, saya tidak bisa melakukan setting lanjutan. saya tidak bisa akses ke 192.168.0.1"

---> Bila DIR-300 diset sbg AP Mode maka IP si DIR-300 otomatis diset sbg DHCP Client, jadi anda harus punya DHCP server agar si DIR-300 dapat IP. Hal ini dijelaskan dalam user manualnya.

Saya juga pernah menjelaskan hal ini di http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html, pada komentar :

"D-Link Indonesia mengatakan...
To : Hendra
2009 Maret 16 07:40"

Mudah2an membantu

ahmad mengatakan...

Saya mencoba untuk menghubungkan ADSL modem + router DSL 2542B dengan DIR-300.

Saya coba lakukan DIR-300 sebagai AP. status di DSL 2542 B, DIR-300 selalu expired, dan lampu LAN-nya (DIR-300) selalu blinking. Sehingga saya belum bisa mengakses internet dari DIR-300.

Ketika saya coba dengan menggunakan double NAT, mk ada yang tidak saya mengerti, bagaimana mensetting DHCP DIR-300 menjadi DHCP client, dll. Mungkin ada gambarnya atau tutorial yang bisa bisa saya ikuti?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ahmad

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda memiliki adsl router 4 port yaitu DSL-2542B, maka yang plg tepat adalah set DIR-300 sbg AP. Double NAT tidak begitu cocok karena port LAN di DSL-2542B anda akan sia2.

Langkah pertama :

Internet--DSL-2542B--PC

1. Pastikan DSL-2542B bisa connect ke internet dgn cara bila anda plug PC ke salah satu dari 4 LAN port bisa langsung connect ke internet.

2. Bila anda plug PC spt no.1 dan IP serta DHCP si DSL-2542B tetap default maka si PC akan dapat IP scheme sbb :

IP : 192.168.1.xx (xx : bisa berapa saja)
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1
DNS : 192.168.1.1

3. Kemudian sisihkan no.1 n no.2, siapkan satu unit PC/Laptop lainnya

Langkah kedua :

DIR-300----PC

1. Plug PC ke port LAN si DIR-300

2. PC akan dapat IP dr si DIR-300 yaitu : 192.168.0.xx/24

. Buka webUI si DIR-300 lalu masuk ke Internet dan set AP Mode, kemudian Save.

4. Cabut PC dr si DIR-300

Langkah ketiga (sama layoutnya dgn langkah pertama hanya ditambah plug DIR-300 ke salah satu port LAN si DSL-2542B) :

Internet---DSL-2542B---DIR-300

1. Dr PC itu masuk ke DSL-2542B, http://192.168.1.1, lalu masuk ke Device Info --> DHCP

2. Lalu lihat list disitu, bila oke seharusnya cuma ada 2 list disitu yaitu PC yg anda gunakan sekarang dan DIR-300. Catat IP si DIR-300, misalnya 192.168.1.3

3. Dr PC yg sama, anda test ping ke 192.168.1.3

4. Bila oke, maka buka di browser http://192.168.1.3, kemudian anda bisa login ke DIR-300

5. Anda masuk ke Wireless Setup --> Manual Setup, Disable WPS, set SSID misalnya D-Link, set security mode ke WPA/WPA2, pilih Cipher Key ke Both dan PSK/EAP ke PSK

6. Masukkan Pre-Shared Key-nya misalnya 1234abcd@&yh()

7. Save Setting

Langkah keempat :

Internet--DSL-2542B--DIR-300))((Laptop

1. Dari Laptop, pastikan Wireless Card diset ke Dynamic IP

2. Pilih SSID di DIR-300 dan masukkan Pre-Shared Key yg tadi

3. Setelah terkoneksi maka si Laptop akan dapat IP, Gateway, dan DNS dari si DSL-2542B

4. Disini anda bisa tes ping ke 192.168.1.1, bila reply artinya Laptop anda sudah terconnected ke jaringan dan pada saat ini sudah bisa browsing.

Mudah2an membantu

Alberth mengatakan...

Dlink,

Unutk masuk ke ADSL Modemnya dengan adress 192.168.1.1 sudah tidak bisa diaccess lagi apabila kedua2 router di pakai? Apakah begitu?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Alberth

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Unutk masuk ke ADSL Modemnya dengan adress 192.168.1.1 sudah tidak bisa diaccess lagi apabila kedua2 router di pakai? Apakah begitu?"

---> Bila anda menggunakan cara yg pertama yaitu Double NAT :

DSL-520B(nat)--DIR-655(nat)--PC

Maka PC tetap bisa mengakses DSL-520B karena WAN interface si DIR-655 satu subnet dgn LAN si DSL-520B

Namun jika anda menggunakan cara yg kedua yaitu dimana DSL-520B diset sbg bridge dan DIR-655 yg melakukan dial PPPoE :

DSL-520B(bridge)--(PPPoE)DIR-655--PC

Maka PC tidak bisa akses DSL-520B lagi karena WAN interface DIR-655 akan dapat IP lgs dr ADSL provider. Dan dalam konfigurasi ini DSL-520B hanya sbg "pure" modem dan tidak melakukan apa2, shg tidak perlu diakses dan disetting (kecuali define VPI n VCI tentunya pada saat awal)

Mudah2an membantu

Kope mengatakan...

Alo,

Saya masih bingung. Kan pake Speedy Telkom, dapat modem dari telkom (menurut petunjuknya bisa dijadikan router, tapi hanya ada 1 port LAN n USB).
Seandainya saya mau sharing internet untuk 4-10 komputer, bisa ga dengan SWITCH aj tnpa pake yang lainnya? Apa perlu setting khusus? Thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Kope

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya masih bingung. Kan pake Speedy Telkom, dapat modem dari telkom (menurut petunjuknya bisa dijadikan router, tapi hanya ada 1 port LAN n USB).Seandainya saya mau sharing internet untuk 4-10 komputer, bisa ga dengan SWITCH aj tnpa pake yang lainnya? Apa perlu setting khusus? Thx"

---> Dikarenakan anda tidak menyebutkan model modem anda maka saya berasumsi modem anda bukan merk D-Link. Anda bisa tanyakan kembali ke pihak Telkom utk memastikan apakah itu sudah bertindak sbg router atau bukan. Bila router maka anda hanya perlu membeli switch misalnya DES-1008D atau DES-1016D. Bila ingin Gigabit bisa DGS-1008D atau DGS-1016D.

Mudah2an membantu

esjeep mengatakan...

kalau wireless routernya ada 2 yang sama tipe bagaimana cara settingnya yah?

saya menggunakan 2 D-Link DIR 300 secara bersamaan, apakah router kedua bisa disambung dengan yang pertama secara wireless?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : esjeep

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau wireless routernya ada 2 yang sama tipe bagaimana cara settingnya yah?"

---> Kalau anda punya 2 DIR-300, maka hanya bisa dipakai salah satu. Yang lainnya bisa dijadikan AP.

ADSLmdm--DIR-300-1(lan)---DIR-300-2

DIR-300-1 set spt biasa
DIR-300-2 set ke AP Mode, pada menu Internet --> Manual Internet Setup ada pilihan AP Mode.

NOTE : Dgn memilih ke AP Mode maka DIR-300-2 praktis tidak punya IP Statis lagi, dia akan minta IP dari DIR-300-1, anda bisa lihat di list DHCP pada DIR-300-1

"saya menggunakan 2 D-Link DIR 300 secara bersamaan, apakah router kedua bisa disambung dengan yang pertama secara wireless?"

---> Tidak, DIR-300 tidak punya fungsi WDS atau Repeater. Anda bisa hubungkan antara DIR-300-1 dan DIR-300-2 via kabel UTP.

Mudah2an membantu

ar2jy mengatakan...

tolong kirimkan tutorial pemasangan modem D-link terhubung ke acces point sampai dapat digunakan koneksi internet ?
thanks" buat D-Link

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ar2jy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tolong kirimkan tutorial pemasangan modem D-link terhubung ke acces point sampai dapat digunakan koneksi internet ?"

---> Saya asumsi disini anda mengatakan modem router ADSL D-Link misalnya DSL-520B, begitu? Jika ya, maka anda hanya perlu akses WebUI-nya (alamat IP default : 192.168.1.1), lalu jalanin Quick Setup, isi parameter2 berikut yang anda dapat dari ADSL provider anda :

1. VPI
2. VCI
3. UserName
4. Password
5. PPPoE/PPPoA

Setelah up maka anda bisa test koneksi internetnya. Bila anda ingin menggunakan aplikasi DCC yang ada di CD, anda bisa gunakan aplikasi tsb.

Anda bisa baca QIG yang ada dalam setiap paket penjualan D-Link ADSL Modem Router atau bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/DSL-520B_D1_+QIG_1.01.pdf
Dalam QIG itu ada versi bahasa Indonesia-nya.

Setelah itu anda bisa gunakan AP DWL-2100AP, set SSID dan Security sesuai dgn yang diinginkan dengan mengakses ke IP default DWL-2100AP yaitu 192.168.0.50, kemudian jalankan wizard-nya. Anda juga bisa baca tutorialnya di QIG yang disediakan dalam paket penjualan atau bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Wireless/DWL-2100AP/Manual-QIG/DWL-2100AP_A4_QIG_1.03(I)(PRESS).pdf
Juga ada dalam bahasa Indonesia.

Mudah2an membantu

fey mengatakan...

saya baru beli dir 300.seting dgn cd pertama kali lancar & bs konek internet(speedy) tetapi utk wireless nya walau kedetek pas mau masuk dengan notbuk eror terus(sinyal full bar).saya coba reset dir nya tetapi pas sekarang lan nya limited terus.kabelnya saya coba dengan modem langsung konek.sudah coba di 4 portnya tetap saja limited jadinya tidak bisa konfigurasi lagi.apakah rusak?tombol sebelah kanan berwarna biru buat apa ya?reset itu saat keadaan hidup atau mati ya?mau ditahan kira2 berapa detik ya?mohon pencerahannya.thanks

fey mengatakan...

problem da solve coba2 sendiri bisa deh.thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : fey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"lan nya limited terus.kabelnya saya coba dengan modem langsung konek.sudah coba di 4 portnya tetap saja limited jadinya tidak bisa konfigurasi lagi."

---> Limited pada windows berarti LAN PC anda tidak mendapat IP, anda bisa lakukan command ipconfig/release dan ipconfig/renew pada command prompt atau klik repair pada LAN PC anda.

"tombol sebelah kanan berwarna biru buat apa ya?"

---> Itu adalah tombol WPS

"reset itu saat keadaan hidup atau mati ya?mau ditahan kira2 berapa detik ya?"

---> Reset to factory default dilakukan pada saat hidup dan tekan (n tahan) selama kurang lebih 10-20 detik, lalu release

"problem da solve coba2 sendiri bisa deh.thanks"

---> Nice work :-) Saya tetap menjawab pertanyaan anda untuk membantu pembaca lain yang mungkin memiliki pertanyaan yang sama dengan pertanyaan anda.

Mudah2an membantu

priyoheri mengatakan...

met siang ...
saya pake modem D-link DSL-520B
yang saya tanyakan bagaimana caranya men Disable firewall pada settingan PPP Over Ethernet ( PPPoE)

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : priyoheri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pake modem D-link DSL-520B
yang saya tanyakan bagaimana caranya men Disable firewall pada settingan PPP Over Ethernet ( PPPoE)"

---> Firewall pada fw lama memang tidak bisa di-disabled, namun kami sudah menambahkan option ini pada next release. Bila anda mau coba, anda bisa download beta-nya di :

http://support.dlink.co.id/firmware/DSL-520B-SE_1.22_07092009-Beta.rar

Proses upgradenya dilakukan via tftp, caranya bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Upgrade-via-TFTP.rar

NAT dan Firewall bisa di-disabled, option ada di bagian WAN spt pada gambar dibawah ini :

http://img17.imageshack.us/img17/1860/dslfirewall.jpg

Mudah2an membantu

priyoheri mengatakan...

Selamat Sore
Terima Kasih atas jawaban sebelumnya, ada lagi yang saya tanyakan..
1. Kalo saya mau coba remote server mengguanakan virtual server. caranya gimana?
2. server ip address dan remote ip itu di isi ip apa ?

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : priyoheri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Kalo saya mau coba remote server mengguanakan virtual server. caranya gimana?"

---> Anda bisa download caranya di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

"2. server ip address dan remote ip itu di isi ip apa ?"

---> Server IP adalah host di internal network anda yang ingin dibuka servicenya ke internet. Sementara remote host/ip bisa anda kosongkan, remote host/ip ini utk menentukan IP yang boleh akses server yg kita publish tadi. Karena kita ingin server bisa diakses dr mana saja, maka dikosongkan saja.

Mudah2an membantu

priyoheri mengatakan...

Terima Kasih sekali lagi...

Bisa gak Dlink DSL-520B di buat ngeblock salah satu atau lebih alamat IP supaya tidak bisa akses internet

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : priyoheri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bisa gak Dlink DSL-520B di buat ngeblock salah satu atau lebih alamat IP supaya tidak bisa akses internet"

---> Anda bisa gunakan fitur Outgoing Filtering, lihat gambar dibawah : http://img263.imageshack.us/img263/8640/outgoingfilter.jpg

Sementara untuk block range IP, baru bisa di beta firmware yang saya berikan pada jawaban sebelumnya. Menu-nya di Outgoing Filtering juga, namun pada Source Address-nya bisa dipilih IP Range

Mudah2an membantu

Terima Kasih

priyoheri mengatakan...

Wah lumayan banyak viturnya modem Dlink DSL-520B, apa lagi kalo di upgrade softwarenya.
oh ya 1 lagi pertanyaanku, klo nge blok alamat web tertentu, misal ngeblok www.facebook.com. ada gak settingannnya.

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : priyoheri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"oh ya 1 lagi pertanyaanku, klo nge blok alamat web tertentu, misal ngeblok www.facebook.com. ada gak settingannnya"

---> URL Filtering hanya dimungkinkan di fw beta tsb. Pada fw beta ini, pada Outgoing Filtering, kita bisa pilih IP Filtering, URL Filtering atau DNS Filtering. Contoh :

http://img233.imageshack.us/img233/2341/ipfiltering.jpg

Mudah2an membantu

priyoheri mengatakan...

Selamat Pagi

Bisa minta penjelasan kegunaan menu Advanced setup - Routing :
- Default Gateway
- Static Router
- RIP
untuk Modem Dlink DSL-520B.

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : priyoheri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bisa minta penjelasan kegunaan menu Advanced setup - Routing :
- Default Gateway"

---> Setiap adsl router harus mempunyai gateway utk akses ke internet, disini anda cukup enable saja agar gateway di-assign scr otomatis oleh provider adsl anda.

"- Static Router"

---> Ini digunakan bila anda ingin menambah route ke jaringan lain scr manual.

"- RIP"

---> Sama seperti static, hanya ini dynamic.

Fitur2 ini tidak digunakan oleh kebanyakan users. Jadi biarkan default saja.

Untuk mengetahui mengenai dasar routing, mungkin artikel ini bisa membantu : http://en.wikipedia.org/wiki/Routing

Mudah2an membantu

hermanto mengatakan...

saya mw tnya..klo uda ad D-link modem+router tanpa wireless,trz mw dibuat jd wireless, tinggal pasang Access Point atau perlu Router wireless dahulu baru pasang Access Point??
thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : hermanto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"klo uda ad D-link modem+router tanpa wireless,trz mw dibuat jd wireless, tinggal pasang Access Point atau perlu Router wireless dahulu baru pasang Access Point??"

---> Anda hanya perlu AP, jadi layoutnya :

Inet--DSLRouter---AP

AP bisa seri DAP-1150, DWL-2100AP atau DWL-3200AP.

Mudah2an membantu

macarona mengatakan...

malem,
saya mo tanya settingan router di-604 konek ke internet pake speedy modem sanex sa-5100 kemudian dishare ke beberapa pc pake switch des-1016 utk game online seperti battle.net..thks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : macarona

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mo tanya settingan router di-604 konek ke internet pake speedy modem sanex sa-5100 kemudian dishare ke beberapa pc pake switch des-1016 utk game online seperti battle.net"

---> Set layout anda spt dibawah ini :

adsl modem---DI-604--DES-1016--PC

ADSL modem diset sbg bridge only. Anda bisa baca di user manual modem tsb cara set sbg bridge.

DI-604, pada sisi WAN, set sbg PPPoE, lalu masukkan username dan password yang diberikan oleh Telkom. Lalu anda cek di Advanced --> Application, pastikan Battle.net sudah ada di-list, bila belum ada, anda bisa menambahkan sendiri, port-nya disesuaikan dengan Battle.net yang anda gunakan.

Mudah2an membantu

Maman Abdulrahman mengatakan...

saya punya dsl-520B,say ingin mengakses PC di kantor saya tapi dengan setting virtual server dengan port 81 sulit tidak berhasil kenapa??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Maman Abdulrahman

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya punya dsl-520B,say ingin mengakses PC di kantor saya tapi dengan setting virtual server dengan port 81 sulit tidak berhasil kenapa??"

---> Anda ingin "mengakses" PC dikantor anda menggunakan aplikasi remote apa? Apakah RDP bawaan Windows? Apakah VNC? Atau anda hanya ingin akses webserver yang dipasang di PC anda itu?

Konsep Virtual Server hanya mem-forward incoming request menuju port external ke port internal. Jadi bila anda mengaktifkan virtual server utk port 81 maka di PC kantor anda itu harus ada aplikasi yang berjalan di port 81 juga (bila anda menggunakan port yang sama utk external dan internal).

Contoh :

Internet--DSL-520B---PC

Skenario 1 : PC dipasang webserver Apache dgn port 81, maka pada DSL-520B dibuat Virtual Server port 81, maka anda bisa akses webserver Apache itu dari internet menggunakan port 81.

Skenario 2 : PC diaktifkan RDP, dimana RDP menggunakan port 3389. Lalu DSL-520B dibuka port 3389, maka anda bisa akses PC tsb dari internet menggunakan aplikasi RDP.

Skenario 3 : PC diaktifkan VNC, dimana RDP menggunakan port 5900. Lalu DSL-520B dibuka port 5900, maka anda bisa akses PC tsb dari internet menggunakan aplikasi VNC client.

Contoh membuka webserver menggunakan virtual server pada DSL-520B : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Mudah2an membantu

christine mengatakan...

saya menggunakan dap 1150...dan tidak mengalami masalah ketika menggunakan access point mode dengan laptop saya...masalahnya keyika sayacoba menhubungkan dengan nintendo wii saya,ketika di search access pointnya ada ...tapi ketika melakukan tes koneksi selalu gagal...saya pernah coba menyambungkan dengan access point yang ada di laptop saya,dan berhasil tersambung dengan wii..tapi pake dp 1150 ini sama skali tidak bisa...saya sudah coba segala macam cara dari internet tapi tidak berhasil juga...mohon bantuanya...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : christine

Terima kasih atas pertanyaan anda. Dikarenakan pertanyaan anda tidak relevan dengan thread mengenai adsl modem ini, saya move ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html, selanjutkan jawabannya bisa dilihat pada blog tsb.

Terima kasih atas pengertiannya.

abucyber mengatakan...

mo tanya pak..

apa yang dimaksud dengan VCI dan VPI? adakah aturan untuk pengisian nilainya?

apa yang dimaksud PPPoE dan PPPoA? apa perbedaannya?

terimakasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abucyber

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apa yang dimaksud dengan VCI dan VPI? adakah aturan untuk pengisian nilainya?"

---> VPI = Virtual Path Identifier dan VCI = Virtual Circuit Identifier, secara singkat ini adalah identifier pada PVC.
Nilai VPI n VCI diset di DSLAM untuk setiap PVC, jadi nilai ini tergantung dari operator.

Referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_Path_Identifier
http://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_Circuit_Identifier

"apa yang dimaksud PPPoE dan PPPoA? apa perbedaannya?"

---> PPPoE = Point-to-Point Protocol over Ethernet, sementara PPPoA = Point-to-Point Protocol over ATM. Sesuai namanya PPPoE : meng-enkapsulasi frame PPP didalam frame Ethernet, sementara PPPoA didalam ATM cell.

PPPoE digunakan jika backbone operator sudah Ethernet-Based, sementara bila backbonenya masih ATM switches maka menggunakan PPPoA. Menentukan PPPoE n PPPoA pun tergantung operator, mereka set yg mana.

Mudah2an membantu

Taufan mengatakan...

Bos Mohon Bantuannya.....
Gimana Cara reset router d-link dir 300....?
Gw Dah Teken Tombol Resetnya Berkali-kali tapi Gk mau Ke reset Ke settingan Factory.
Apakah harus Di tekan/ditahan tombol resetnya selama 1 menit.....?
Mohon Bantuannya Bos....?

abut mengatakan...

saya mempunyai modem dlink 520B..
sebelumnya saya memakai modem sanex yang memisahkan 2 jaringan d kantor saya...network yang satu saya kasih 192.168.1.0/24
yang satu lagi memakai 192.168.5.0/24
modem saya saya set di 192.168.0.1/24
kemudian saya memakai ip filtering untuk membatasi beberapa ip supaya tidak bisa akses ke internet
yang ingin saya tanyakan gimana caranya supaya d jaringan 192.168.5/0 dapat terhubung internet soalx sudah saya coba menggunakan ip secondary masih belum bisa terhubung ke internet...
cttn: sebelumnya saya bisa memisahkan dua jaringan tersebut dan semuanya bisa tersambung ke internet tetapi menggunakan sanex...
sebelumnya terimakasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Taufan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Gimana Cara reset router d-link dir 300....?"

---> Tekan tombol reset dan tahan selama 20-30 detik dalam kondisi DIR-300 ON, lalu release.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abut

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sudah saya coba menggunakan ip secondary masih belum bisa terhubung ke internet..."

---> Saat ini secondary IP pada DSL-520B hanya digunakan untuk LAN IP saja dan tidak di-NAT untuk akses internet. Bila banyak permintaan kami akan masukkan fitur ini dalam release firmware berikutnya.

Mudah2an membantu

Taufan mengatakan...

Bos Tolong......
Ane Baru Beli Router D-link DIR 300
Trus Ane Setting Setting Dengan IP Standar Pabrik 192.168.0.1
Ane Pilih DHCP

Pc Ane Bisa Dapet IP DHCP
IP PC Jadi 192.168.0.1
Sedangkan Ane Punya 2 Laptop....
1. Merk HP
2. Merk Acer
Yang Jadi Masalah Kenapa Di Laptop Acer Gk Bisa Dapet IP DHCP nya Ya....? Padahal Di Laptop Merk HP Bisa Dapet IP Routernya & Browsing Dengan Wajar...Pada Laptop Acer Icon Wifi yg Di Pojok Kanan Bawah Keterangnnya Sinyal Good. Pas Gw Cek Ip nya
Ternyata Dia Malah Ngedeteck IP Private(Lupa Gw IP nya Brp). Udah Gw repair berkali-Kali Tapi Tetep Aja Gk dapet Ip DHCP Dari Reuternya. Udah Gw Restart Laptopnya Hasilnya Sama Aja.
Padahal Tuh Laptop Acer Klo Dibawa Di Kantor Bisa Dapet IP Dari Routernya & Bisa Browsing Dengan Wajar.
* Sekedar Info Router Di Kantor Sama Merknya Sama Dengan Yg BAru Gw Beli D-LINK DIR 300
* Gw Coba Wif Di Cafe Juga Tuh Laptop Acer Bisa Dapet IP Hot Spot Sana & Bisa Browsing
- Laptop HP OS = Win VISTA
- Laptop Acer OS = Win XP
Tolong Bantuannya Bos.....?

Terima Kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Taufan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Pada Laptop Acer Icon Wifi yg Di Pojok Kanan Bawah Keterangnnya Sinyal Good. Pas Gw Cek Ip nya
Ternyata Dia Malah Ngedeteck IP Private(Lupa Gw IP nya Brp). Udah Gw repair berkali-Kali Tapi Tetep Aja Gk dapet Ip DHCP Dari Reuternya. Udah Gw Restart Laptopnya Hasilnya Sama Aja.
Padahal Tuh Laptop Acer Klo Dibawa Di Kantor Bisa Dapet IP Dari Routernya & Bisa Browsing Dengan Wajar.* Sekedar Info Router Di Kantor Sama Merknya Sama Dengan Yg BAru Gw Beli D-LINK DIR 300
* Gw Coba Wif Di Cafe Juga Tuh Laptop Acer Bisa Dapet IP Hot Spot Sana & Bisa Browsing"

---> Coba anda gunakan Windows Wireless Utility atau bila wireless chipset anda Intel, gunakan Intel Proset Utility (jangan menggunakan Acer Net Management) dan delete semua profile yang ada, lalu coba kembali.

Bila dikantor anda yang menggunakan DIR-300 jg bisa connect, mungkin firmware-nya berbeda, anda bisa coba upgrade ke versi 1.05 bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Internet%20Gateway/DIR-300/Firmware-Driver-Software/dir300_v1.05_976h.bin

Mudah2an membantu

Deny mengatakan...

saya ingin menanyakan apakah 3 buah AP DLINK DWL-2100AP (katakan namanya A,B, dan C) bisa digunakan untuk membangun sebuah subnet jaringan yang sama, dengan asumsi B sebagai pusat? tujuannya adalah agar semua komputer yang terkoneksi melalui port ethernet di masing2 AP bisa saling terhubung. trims.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deny

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan pertanyaan anda tidak berhubungan dengan topik diatas. Saya move ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html, silahkan ikuti dari thread tsb.

blog yudiantoro mengatakan...

Saya tinggal di perumahan, ada temen yang pasang Speedy yang kemudian dipake bersama menggunakan LAN (saya sebagai salah satu client). Saya ingin browsing pake wireless karena pake kabel cukup merepotkan.
Pertanyaannya, yang harus saya beli itu Router atau Acces Point?
trus kalau saya mau pasang securecam juga yang wireless, router atau access point yang harus saya beli (soalnya baru nonton e-life style di metro tv tentang securecam)?
mohon dijelaskan dengan mudah soalnya saya awam sekali tentang jaringan. terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : blog yudiantoro

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya tinggal di perumahan, ada temen yang pasang Speedy yang kemudian dipake bersama menggunakan LAN (saya sebagai salah satu client). Saya ingin browsing pake wireless karena pake kabel cukup merepotkan.
Pertanyaannya, yang harus saya beli itu Router atau Acces Point?"

---> Bila anda ingin tetap mempertahankan kondisi sekarang dimana PC anda satu jaringan dengan teman anda, maka anda tinggal membeli Access Point misalnya DAP-1150 atau DWL-2100AP.

Bila anda ingin memisahkan jaringan maka anda bisa membeli wireless router misalnya DIR-300 atau DIR-615.

"trus kalau saya mau pasang securecam juga yang wireless, router atau access point yang harus saya beli (soalnya baru nonton e-life style di metro tv tentang securecam)?"

---> Wireless IP Camera bisa konek ke AP/Wireless router jadi tidak ada masalah, pertanyaan penggunaan AP/router tergantung kebutuhan anda spt pada jawaban pertanyaan anda yang pertama.

"mohon dijelaskan dengan mudah soalnya saya awam sekali tentang jaringan."

---> Untuk IP Camera spt yang dijelaskan di blog ini http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html, hanya saja koneksinya berubah dari wired ke wireless.

Pemasangan wireless IP Camera sama saja spt men-joinkan laptop ke jaringan wireless.

Mudah2an membantu

manshoezz mengatakan...

untuk setting ip filtering gimana caranya???
biar hanya ip yang kita gunain aja yang bisa akses untuk modem D-link DSL 520B

D-Link Indonesia mengatakan...

To : manshoezz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"untuk setting ip filtering gimana caranya???"

---> Berikut contohnya :

Block beberapa IP shg tidak bisa konek ke internet :

http://img507.imageshack.us/img507/8640/outgoingfilter.jpg

Block beberapa port dari IP tertentu :

http://img522.imageshack.us/img522/526/outgoingfilterport.jpg

"biar hanya ip yang kita gunain aja yang bisa akses untuk modem D-link DSL 520B"

---> Apakah maksud anda untuk akses ke webUI (halaman setting) DSL-520B? Jika ya maka anda bisa gunakan Access Control > IP Address, namun ini hanya membatasi access dari WAN, sementara dari LAN tidak bisa.

Mudah2an membantu

eko mengatakan...

Mo tanya pak,
Saya punya Wireless router DIR-615, setelah saya setting, di view wireless network terdeteksi dan connected. Tetapi untuk internet nggak bisa. Bisa nggak DIR-615 dibuat AP saja ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : eko

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya punya Wireless router DIR-615, setelah saya setting, di view wireless network terdeteksi dan connected. Tetapi untuk internet nggak bisa."

---> Sayangnya anda tidak menjelaskan anda menggunakan tipe yang mana (spt yg dijelaskan diatas), yg no.1 double NAT atau yang no.2 PPPoE di router. Anda bisa ikuti step-by-step diatas.

"Bisa nggak DIR-615 dibuat AP saja ?"

---> DIR-615 tidak punya AP mode only, jadi bila anda ingin gunakan sbg AP, maka jangan plug adsl router ke port internet tp ke port LAN, lalu matikan DHCP server. Namun cara ini tidak dianjurkan, dianjurkan menggunakan salah satu dari 2 cara diatas.

Bila koneksi adsl anda sudah PPPoE, saya menyarankan ambil cara no.2

Mudah2an membantu

Muharrom, Muhammad Aji mengatakan...

Terima kasih, artikel ini benar-benar memecahkan masalah saya. Saya punya Wireless router TL-WR543G, sementara telkom juga sudah memberi (meminjamkan) ADSL bridge/router tipe ar-236e.

Anehnya, jika dengan cara ini entah kenapa koneksi internet kok sepertinya jadi lebih lambat ya? Selain itu, ADSL bridge/router yang diberi telkom juga jadi tidak dapat diakses. IP defaultnya ialah 192.168.1.1 (tidak saya rubah sama sekali), sementara untuk LAN saya pake 192.168.10.1 - 254, berbeda, 'kan? Apa ada solusinya?

Selain itu, port forwarding juga belum berjalan dengan baik. Bukankah untuk PF tinggal setting di wireless router saja? Trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Muharrom, Muhammad Aji

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Terima kasih, artikel ini benar-benar memecahkan masalah saya. Saya punya Wireless router TL-WR543G, sementara telkom juga sudah memberi (meminjamkan) ADSL bridge/router tipe ar-236e."

---> Mohon maaf sekali, kami tidak bisa men-support bila perangkat yang digunakan adalah merk lain selain D-Link. Blog ini adalah blog resmi D-Link Indonesia, jadi yang dibahas dan disupport hanyalah produk2 D-Link yang dibeli di Indonesia.

"Anehnya, jika dengan cara ini entah kenapa koneksi internet kok sepertinya jadi lebih lambat ya? Selain itu, ADSL bridge/router yang diberi telkom juga jadi tidak dapat diakses. IP defaultnya ialah 192.168.1.1 (tidak saya rubah sama sekali), sementara untuk LAN saya pake 192.168.10.1 - 254, berbeda, 'kan? Apa ada solusinya? Selain itu, port forwarding juga belum berjalan dengan baik. Bukankah untuk PF tinggal setting di wireless router saja?"

---> Saya hanya akan jelaskan big picturenya (maaf). Pada saat modem diset sbg bridge dan PPPoE di router maka modem tidak bisa diakses lagi karena modem sudah tidak "ikut" dalam WAN segment. Betul bila PPPoE dirouter maka Port Forwarding di set di router.

Mudah2an membantu

Muharrom, Muhammad Aji mengatakan...

Ok, trims untuk jawabannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Muharrom, Muhammad Aji

"Ok, trims untuk jawabannya."

---> Terima kasih kembali anda sudah mau mengunjungi blog kami. Semoga anda mulai tertarik menggunakan produk2 kami :-)

Dody mengatakan...

selamat malam,

artikel yg menarik, kemudian saya coba terapkan di tempat saya. saya ikuti cara yang ke dua, tapi mengapa koneksi internet tidak terjadi dan saya pun tidak bisa akses ke 192.168.1.1 (modem adsl telkom).adakah step saya yang ketinggalan.??? mohon bantuannya, sebelumnya terima kasih banyak

Dody mengatakan...

maaf, menyambung komentar yg tadi, saya menggunakan DIR-655, jika saya pake cara 1 koneksi berhasil. tapi jika pake cara kedua koneksi selalu gagal.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dody

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kemudian saya coba terapkan di tempat saya. saya ikuti cara yang ke dua, tapi mengapa koneksi internet tidak terjadi dan saya pun tidak bisa akses ke 192.168.1.1 (modem adsl telkom).adakah step saya yang ketinggalan.??? mohon bantuannya, sebelumnya terima kasih banyak
maaf, menyambung komentar yg tadi, saya menggunakan DIR-655, jika saya pake cara 1 koneksi berhasil. tapi jika pake cara kedua koneksi selalu gagal."

---> Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

1. Koneksi ADSL anda harus PPPoE dan tidak bisa PPPoA
2. Modem ADSL anda harus diset sbg bridge only
3. Set PPPoE pada DIR-655, buka halaman Internet Setup --> Manual Internet Setup, pilih My Internet Connection ke PPPoE, lalu masukkan username dan password yang diberikan Telkom, sisanya biarkan default.
4. Pada mode kedua tentunya kita tidak bisa akses ke modem ADSL lagi, kenapa? karena Port Internet DIR-655 yang terkoneksi ke modem ADSL adalah PPPoE interface dan akan mendapat IP langsung dari PPPoE server shg akan menjadi beda segment. Juga pada mode kedua, akses ke modem ADSL tidak diperlukan lagi, karena modem ADSL ini hanya bertindak sbg "converter" saja, dan tidak ikut dalam proses Layer 3 keatas.

Mudah2an membantu

Dody mengatakan...

terima kasih atas penjelasannya, tapi ada bbrp hal yg masih butuh bantuan(maaf bila kurang berkenan):
1. modem ADSL sudah di set ke bridge only, tapi bagaimana caranya saya tahu koneksinya PPoE bukan PPoA?

2. (kalau tidak keberatan) mohon disharingkan setting dan konfigurasi di ADSL modem seperti : IP local, subnet nya dan apakah DHCP nya on ato off?

kedua, mohon konfigurasi dan settingnya juga untuk DIR-655 saya: Ip local, subnet, dan dns telkom nya dll-nya ?

maaf bila terlalu banyak

Salam

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dody

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. modem ADSL sudah di set ke bridge only, tapi bagaimana caranya saya tahu koneksinya PPoE bukan PPoA?"

---> Anda bisa lihat settingan sebelumnya apakah PPPoE atau PPPoA. Atau anda bisa tanyakan ke pihak Telkom.

"2. (kalau tidak keberatan) mohon disharingkan setting dan konfigurasi di ADSL modem seperti : IP local, subnet nya dan apakah DHCP nya on ato off?"

---> Modem hanya diset bridge, sisanya biarkan default. Bila diset sbg bridge otomatis anda hanya perlu define VPI n VCI saja.

"kedua, mohon konfigurasi dan settingnya juga untuk DIR-655 saya: Ip local, subnet, dan dns telkom nya dll-nya ?"

---> Anda hanya perlu set Internet segment-nya spt gambar dibawah :

http://img169.imageshack.us/img169/8808/pppoedir655.jpg

Anda tinggal ganti username n password saja. Masalah DNS, anda bisa gunakan DNS Telkom atau yg lain. Digambar itu saya gunakan DNS dari OpenDNS, DNS paling stabil saat ini.

Settingan yg lain default.

Mudah2an membantu

Dody mengatakan...

Terima kasih banyak atas supportnya, tapi maaf saya kok tidak bisa membuka/melihat gambarnya ya? mohon di sharing lagi gambarnya.salam

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dody

Terima kasih atas update anda.

"tapi maaf saya kok tidak bisa membuka/melihat gambarnya ya? mohon di sharing lagi gambarnya."

---> Anda tinggal copy paste URL tsb ke browser anda.

Mudah2an membantu

Dody mengatakan...

Terima kasih atas balesan dan ulasannya. Ada satu lagi pertanyaan. Karena di tempat saya speedy tidak bisa PPPoE maka saya hanya bisa melakukan design seperti skema 1(Double NAT) . Saya juga sudah add host di dlinkddns.com, tetapi karena yg pegang ip public telkom adalah modem speedy nya maka ketika dibuka, host tsb akan mengarah ke konfigurasi modem speedy. pertanyaan nya:
Bagaimana caranya agar saya bisa remote untuk konfigurasi ke alamat wireless/router dlink DIR-655 saya, melalui host yg telah saya daftarkan sebelumnya(dgn kata lain : cara meremote/akses dari luar ke DIR-655) ...sekian dan terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dody

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Ada satu lagi pertanyaan. Karena di tempat saya speedy tidak bisa PPPoE maka saya hanya bisa melakukan design seperti skema 1(Double NAT) ."

---> Sepanjang yang kami tahu, saat ini authentication Speedy cuma ada 2 yaitu PPPoA dan PPPoE. Dan hampir semua deployment baru menggunakan PPPoE. Anda bisa cek di ADSL Modem anda, settingan bagian WAN-nya bagaimana.

"Saya juga sudah add host di dlinkddns.com, tetapi karena yg pegang ip public telkom adalah modem speedy nya maka ketika dibuka, host tsb akan mengarah ke konfigurasi modem speedy. pertanyaan nya:
Bagaimana caranya agar saya bisa remote untuk konfigurasi ke alamat wireless/router dlink DIR-655 saya, melalui host yg telah saya daftarkan sebelumnya(dgn kata lain : cara meremote/akses dari luar ke DIR-655)"

---> Dengan melakukan double NAT spt ini bila anda ingin me-remote DIR-655 itu sendiri maka anda harus melakukan virtual server/port forwarding disisi modem router ADSL. Jika anda ingin me-remote Komputer lainnya dibelakang DIR-655 maka anda lakukan juga virtual server/port forwarding di DIR-655 jadi 2 kali.

Layout 1 :

Internet--ADSL-Modem---DIR-655

---> anda ingin remote DIR-655, bukan WAN access di DIR-655 dan lakukan virtual server/port forwarding di ADSL Modem anda.

Layout 2 :

Internet--ADSL-Modem---DIR-655--PC

---> Anda ingin akses ke PC, disini ada 2 kali virtual server/port forwarding yaitu di ADSL modem dan DIR-655

Mudah2an membantu

Dody mengatakan...

Terima kasih banyak atas jawabnnya. Sangat membantu sekali..Salam hangat.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dody

"Terima kasih banyak atas jawabnnya. Sangat membantu sekali..Salam hangat."

---> Sama2. Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

kangkam mengatakan...

malem pak, saya punya :
1. koneksi speedy
2. modem sanex
3. wireless router dlink dir615

saya sudah coba tutorial diatas baik opsi 1 maupun 2, tapi belum konek juga internet nya

ada pesan log di wireless router nya sebagai berikut :
Time Message
Sep 10 18:19:32 ppp auth: Connection terminated.
Sep 10 18:19:32 CHAP authentication failed: ^M^JYou are already logged in - access denied^M^J^J
Sep 10 18:19:30 Connect: ppp0 '--' eth1
Sep 10 18:19:30 Using interface ppp0
Sep 10 18:19:30 PPP session is 19
Sep 10 18:19:30 Sent PADT
Sep 10 18:19:30 rp_pppoe =' Send PADT to terminate the session ID that sent last time
Sep 10 18:19:30 pppd 2.4.3 started by root, uid 0
Sep 10 18:19:30 RP-PPPoE plugin version 3.3 compiled against pppd 2.4.3
Sep 10 18:19:30 Plugin /lib/pppd/2.4.3/rp-pppoe.so loaded.

mohon bantuannya.

terima kasih :D

kangkam mengatakan...

masalah diatas sudah selesai pak, mode bridge on itu ternyata 1483 bridge toh =D

sekarang tinggal bikin d-link 1150 nya jadi repeater

mohon bantuannya

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Sep 10 18:19:32 CHAP authentication failed: ^M^JYou are already logged in - access denied^M^J^J"

---> Ini artinya, account PPPoE anda sedang login shg saat DIR-615 ingin login server PPPoE akan menolaknya.

"masalah diatas sudah selesai pak, mode bridge on itu ternyata 1483 bridge toh =D"

---> Betul, setiap vendor menggunakan istilah masing2, kami menggunakan istilah bridging di modem ADSL D-Link karena lebih mudah dimengerti

"sekarang tinggal bikin d-link 1150 nya jadi repeater"

---> Caranya :

1. Catat info2 ini dari DIR-615 :

- SSID
- Security

2. Anda harus set IP DAP-1150 sesuai dengan subnet DIR-615 untuk lebih mudah manage-nya. Misalnya LAN IP DIR-615 : 192.168.0.1, DHCP range : 192.168.0.100-200, maka DAP-1150 berikan IP diluar DHCP range DIR-615 misalnya 192.168.0.50, Subnet : 255.255.255.0, Gateway 192.168.0.1

3. Setelah itu, geser tombol switch ke arah repeater.

4. Masuk ke webUI lagi, lalu buka Wireless Setup, Manual Wireless Setup.

5. Pastikan Wireless Mode-nya : Repeater

6. Masukkan SSID DIR-615 atau lakukan site survey lalu plih SSID DIR-615

7. Pilih Wireless Security Mode yang sama dengan DIR-615

8. Masukkan key atau pre-shared key sama seperti yang anda masukkan di DIR-615

9. Disable Wireless Protected Setup

10. Save Setting configuration anda dan DAP-1150 akan reboot, repeater sudah bekerja.

Mudah2an membantu

Ari Fahriansyah mengatakan...

dwl2100ap menggunakan D-Link AirPlus Xtreme G AP Manager untuk konfigurasinya. apakah ada software untuk hardware tersebut untuk mendeteksi sinyal secara otomasis seperti yang digunakan oleh laptop pada umumnya (contohnya intel proset utility). thanks b4

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ari Fahriansyah

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai bila tidak ada yang sesuai, anda bisa posting ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

kangkam mengatakan...

halo pak, langkah untuk repeater yang bapak jelaskan sudah saya jalankan.

tapi sinyal tetap lemah (30%) meskipun laptop nya dekat sekali dengan repeater.

jarak antara wireless router dir615 dengan dap1150 yang berfungsi sebagai repeater kurang lebih 10 m tanpa terhalang tembok.

gateway klien nya diisi dengan ip router atau ip repeater pak ?

mohon bantuannya.

terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tapi sinyal tetap lemah (30%) meskipun laptop nya dekat sekali dengan repeater."

---> Mungkin laptop anda masih terhubung dengan DIR-615, bukan ke DAP-1150.

Layout :

DIR-615)))(((DAP-1150))(((Laptop

Coba capture halaman :

1. DIR-615, Status > Device Info
2. DIR-615, Status > Wireless
3. DAP-1150, Status > Device Info
4. DAP-1150, Status > Wireless
5. ipconfig/all dari Laptop anda yg menunjukkan wireless card anda
6. Status pada wireless card anda pada saat terkoneksi

Upload gambar2 tsb ke http://imageshack.us lalu posting URL disini

"jarak antara wireless router dir615 dengan dap1150 yang berfungsi sebagai repeater kurang lebih 10 m tanpa terhalang tembok."

---> Saya rasa jarak 10 meter walaupun tanpa repeater pun signal sudah didapat cukup baik oleh laptop

"gateway klien nya diisi dengan ip router atau ip repeater pak ?"

---> IP Router, repeater hanya act sbg L2 devices saja dan hanya passthrough saja.

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

Siang paaak,

untuk cek apakah repeater sudah berjalan dengan baik dari webUI router bagaimana ya?

trus setting di repeater, gateway nya diisi ip apa ya pak?

mohon bantuannya.

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"untuk cek apakah repeater sudah berjalan dengan baik dari webUI router bagaimana ya?"

---> Ada MAC Address DAP-1150 di Status--> Wireless DIR-615. Namun dikarena DAP-1150 itu Universal Repeater maka MAC Address yang tertera di DIR-615 adalah merupakan MAC Address kombinasi antara keduanya.

Anda juga bisa masuk ke DAP-1150 webUI, Status > Wireless dan lihat apakah Laptop anda terhubung ke Repeater itu.

"trus setting di repeater, gateway nya diisi ip apa ya pak?"

---> IP LAN DIR-615

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

sudah saya setting repeater dap1150 nya, tapi waktu di cek di router dir615 bagian status - wireless, tidak nampak mac address dap1150nya pak, kira2 setting saya kurang betul di mananya ya ?

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sudah saya setting repeater dap1150 nya, tapi waktu di cek di router dir615 bagian status - wireless, tidak nampak mac address dap1150nya pak, kira2 setting saya kurang betul di mananya ya ?"

---> Tolong capture screen berikut dan upload ke http://imageshack.us, lalu posting URL-nya disini :

1. DIR-615, Status > Device Info
2. DIR-615, Status > Wireless
3. DIR-615, Manual Wireless Setup
4. DAP-1150, Status > Device Info
5. DAP-1150, Status > Wireless
6. DAP-1150, Manual Wireless Setup
7. ipconfig/all dari Laptop anda yg menunjukkan wireless card anda
8. Status pada wireless card anda pada saat terkoneksi

Tanpa data2 itu, saya tidak bisa mengetahui apakah anda salah setting atau tidak

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

terima kasih pak, ternyata dari 4 dap1150 yang saya beli, ada satu yang bermasalah, 3 yang lain nya tidak masalah.

langsung ditukar saja ya pak, masih garansi soalnya hehehe.

sekali lagi terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas update anda.

"langsung ditukar saja ya pak, masih garansi soalnya hehehe."

---> Kapanpun anda bisa klaim warranty untuk produk wireless D-Link karena mempunyai Limited Lifetime Warranty. Bisa baca detailnya disini http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html

Bahkan sekarang D-Link Business Product pun spt Managed Switch, Firewall/UTM dan Business AP, mempunyai garansi Limited Lifetime pula baca disini http://blog.dlink.co.id/2009/10/sekarang-d-link-business-product.html

Jadi jangan ragu2 menggunakan produk D-Link karena nyaris semua model dicover oleh Lifetime Warranty :-)

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/10/trade-in-program-d-link-managed.html

To : hdy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"cara men setting dsl-520T dengan dir-615"

---> Anda bisa baca dulu blog diatas, disitu dijelaskan cara-nya.

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

halo pak,

mohon petunjuk lagi T_T
router wireless dir615 sudah ok,
repeater wireless dap1150 sudah ok,
kalau mau nambah wap dengan dap1150 pada jaringan wireless yang sudah ada bagaimana ya pak ?

susunan yang sudah berjalan baik menggunakan bridge mode :

inet=>modem=>dir615=>hub=>pc
|
repeater
|
laptop


yang saya ingin tambahkan :

laptop
|
ap:dap1150
|
inet=>modem=>dir615=>hub=>pc
|
repeater:dap1150
|
laptop

jadi ap(dap1150) nya saya sambung dari hub pak.

sudah saya coba setting seperti di panduan manualnya, tapi laptop klien yang terhubung ap tersebut status nya menunggu ipaddress dari dhcp server terus

modem : 192.168.1.1
router dir615 : 192.168.0.200
ssid dir615 : dlink
dhcp dir615 : on

ap dap1150 : 192.168.0.253
ssid dap1150(ap) : dlink-ext

mohon bantuannya.

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau mau nambah wap dengan dap1150 pada jaringan wireless yang sudah ada bagaimana ya pak ?
yang saya ingin tambahkan :
laptop
|
ap:dap1150
|
inet=>modem=>dir615=>hub=>pc
|
repeater:dap1150
|
laptop
jadi ap(dap1150) nya saya sambung dari hub pak.
sudah saya coba setting seperti di panduan manualnya, tapi laptop klien yang terhubung ap tersebut status nya menunggu ipaddress dari dhcp server terus
modem : 192.168.1.1
router dir615 : 192.168.0.200
ssid dir615 : dlink
dhcp dir615 : on
ap dap1150 : 192.168.0.253
ssid dap1150(ap) : dlink-ext"

---> Cara anda sudah benar, hanya perlu pastikan :

1. Tidak ada IP yg konflik, misalnya :

DIR-615 LAN : 192.168.0.1/24, DHCP Range : 192.168.0.100-192.168.0.200
DAP-1150 AP : 192.168.0.50/24, Gateway : 192.168.0.1
DAP-1150 Repeater : 192.168.0.51/24, Gateway 192.168.0.1

2. Pastikan security Wireless juga benar. Untuk tes DAP-1150 AP jalan atau tidak, bisa dinon-aktifkan security-nya dulu.

3. Pastikan DAP-1150 AP dalam posisi AP (baik tombol switch maupun wireless setup)

4. Pastikan port pada switch yang terhubung ke DAP-1150 AP bekerja dengan baik, cara test-nya anda bisa unplug dr DAP-1150 AP lalu plug Laptop/PC disitu, kemudian liat apakah Laptop/PC mendapat IP atau tidak.

5. Bedakan channel antara DIR-615-DAP-1150-Repeater dengan DAP-1150-AP, misalnya DIR-615-DAP-1150-Repeater menggunakan channel 6, maka DAP-1150-AP gunakan channel 11

6. Lakukan tes dari 2-3 laptop yang berbeda.

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

halo pak,

network ssid router dengan network ssid ap harus sama atau malah harus beda pak ?

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda

"network ssid router dengan network ssid ap harus sama atau malah harus beda pak ?"

---> Tergantung kebutuhan, SSID hanya digunakan sbg identifier saja. Bila wireless ingin dijadikan satu network id, maka set ssid dan security yang sama shg laptop dapat berpindah2 tempat tanpa harus add profile baru di wireless clientnya. Namun bila AP digunakan untuk external users misalnya tamu, maka dibedakan shg mudah utk identifikasinya.

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Pindahan dari http://blog.dlink.co.id/2009/02/tahukah-anda-kalau-garansi-d-link.html

To : ADMIN

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya baru beli D-Link DIR-615. Mau di hubungkan ke Modem ADSL LINKSYS AM300. Bagaimana caranya agar Internet nya bisa di share secara wireless dengan laptop sebagai client ??Saya memakai Telkom Speedy"

---> Anda bisa baca blog diatas terlebih dahulu

Mudah2an membantu

ADMIN mengatakan...

Koneksi yang saya lakukan adalah :

Internet Telkom Speedy --- Modem Linksys ---- D-LINK DIR 615 ----- Port 1 ke PC dan Wireless ke laptop AXIOO.

Masalah yg terjadi adalah, koneksi wireless ke laptop mampu ditangkap oleh Laptop dengan baik. Share folder antara PC dengan Laptop juga udah oke.

Yg saya tanyakan adalah
Bagaimana settting agar Laptop dapat juga di share Speedy ???

ADMIN mengatakan...

IP default Modem ADSL Linksys adalah 192.168.1.1 sedangkan DIR 615 adalah 192.168.0.1

Apakah perlu penggunaan IP static pada setiap kompie ??

Bagaimana pengaturan SETUP pada DIR 615??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ADMIN

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Internet Telkom Speedy --- Modem Linksys ---- D-LINK DIR 615 ----- Port 1 ke PC dan Wireless ke laptop AXIOO.
Yg saya tanyakan adalah
Bagaimana settting agar Laptop dapat juga di share Speedy ???
IP default Modem ADSL Linksys adalah 192.168.1.1 sedangkan DIR 615 adalah 192.168.0.1"

---> Anda menggunakan double NAT disini spt yg dijelaskan pada cara pertama blog diatas, maka Laptop harusnya sudah dapat koneksi ke internet tanpa masalah.

Modem Router ADSL :

Internet/WAN : PPPoE
LAN : 192.168.1.1
DHCP Server On

Jadi pada DIR-615 :

Internet Setup : Dynamic IP
LAN IP : 192.168.0.1
DHCP On

Sewaktu PC plug ke port LAN 1 DIR-615 maka akan mendapat IP : 192.168.0.x, Subnet : 255.255.255.0, Gateway : 192.168.0.1, DNS : 192.168.0.1

Begitu juga dengan Laptop akan mendapat IP scheme sama seperti PC.

Pada saat itu, Laptop dan PC sudah bisa akses internet dan sharing folder satu sama lainnya.

Mudah2an membantu

kangkam mengatakan...

halo pak,
pada router dir615 terdapat log sbb : Wireless system with Mac address xxxxxxx deauthenticate reason 7

log ini terbaca setelah client tidak dapat konek ke router, karena tidak dapat ipaddress dari dhcp server router dir615.

mohon bantuan nya pak

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangkam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"pada router dir615 terdapat log sbb : Wireless system with Mac address xxxxxxx deauthenticate reason 7"

---> Error ini terjadi bila client coba mengirimkan data sebelum dia terconnect ke AP. Umumnya ini disebabkan oleh security yang tidak match antara client dan AP. Coba anda test tanpa security dulu lalu lihat hasilnya. Bila anda gunakan WPA2, pastikan client anda sudah support WPA2.

Mudah2an membantu

edy mengatakan...

maaf pa boleh tau tahapan dari awal-akhir buat setting web server pada modem dlink agar bisa di akses dari luar, sy pk xampp windows dan modem dlink adsl 520B, terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : edy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"maaf pa boleh tau tahapan dari awal-akhir buat setting web server pada modem dlink agar bisa di akses dari luar, sy pk xampp windows dan modem dlink adsl 520B"

--> Anda bisa download tutorialnya disini ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Mudah2an membantu

Fairuz mengatakan...

Saya punya modem adsl dengan ip : 192.168.12.1 kemudian saya masukkan ke router dengan ip : 192.168.1.1 koneksi internet dibagi melalui switchhub lalu saya beli dir-300 wireless g router yang ingin saya jadikan satu. pertanyaan saya :
1. dir-300 dimasukkan ke hub atau sebelum hub.
2. bagaimana setingan dir-300 agar bisa diakses secara wireless dalam kasus saya tersebut?
Terima kasih sebelumnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Fairuz

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya punya modem adsl dengan ip : 192.168.12.1 kemudian saya masukkan ke router dengan ip : 192.168.1.1 koneksi internet dibagi melalui switchhub lalu saya beli dir-300 wireless g router yang ingin saya jadikan satu. pertanyaan saya :
1. dir-300 dimasukkan ke hub atau sebelum hub.
2. bagaimana setingan dir-300 agar bisa diakses secara wireless dalam kasus saya tersebut?"

---> Sepertinya anda hanya membutuhkan akses wireless saja dari DIR-300, anda bisa set DIR-300 ke AP Mode dan plug langsung ke switch. Jadi topologi anda menjadi :

adslmodem--router--switch--dir-300

dir-300 disini tidak berfungsi sbg router tapi hanya sebagai Access Point.

Anda bisa lihat caranya diatas pada jawaban kami :

D-Link Indonesia berkata...
To : ahmad
2009 April 20 17:14

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

sorry pak ,ngga tau mau diposting dimana,begini: saya berencana u/membuka cabang dikota lain dng software kasir. nah bisa kah data2 dibagian kasir ini dikirim ke internet dan saya baca lewat internet? jika bisa alat2 apa saja yg diperlukan? softwarenya type apa yah? terima kasih....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai bila di http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Ardan Omar mengatakan...

Kepada D-link,
Bagaimana cara setting virtual server pada skema no.1 (double nat)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ardan Omar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana cara setting virtual server pada skema no.1 (double nat)"

---> Anda harus melakukan virtual server 2 kali pada kedua router tsb. Misalnya anda ingin buka port 80 maka :

- pada router 1 yaitu adsl modem router, public port diset 80, private set 80, ip adalah ip wan dari router 2
- pada router 2 yaitu public port 80, private set 80, ip adalah ip dari web server

Contoh virtual servernya : http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Mudah2an membantu

Ardan Omar mengatakan...

maaf team d-link tetep tidak bisa berfungsi . .
pada modem, saya gunakan D-Link DSL520B, dan routernya saya gunakan Linksys WRT54G2 . .
yang saya gunakan port 6112 (Khusus untuk game Warcraft III,
pada modem d-link saya dengan ip 192.168.0.1 , dan 192.168.1.1 untuk wireless routernya . .
bagaimana settingan yg tepat/ yg harus saya isi dengan baik dan benar . .
terima kasih sebelumnya, ,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ardan Omar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"pada modem, saya gunakan D-Link DSL520B, dan routernya saya gunakan Linksys WRT54G2 . .
yang saya gunakan port 6112 (Khusus untuk game Warcraft III,
pada modem d-link saya dengan ip 192.168.0.1 , dan 192.168.1.1 untuk wireless routernya . .
bagaimana settingan yg tepat/ yg harus saya isi dengan baik dan benar . ."

---> Saya tidak familiar dgn warcraft namun cara yang saya berikan adalah cara yang lazim digunakan bila anda menggunakan double NAT. Memang cara ini complicated karena ada 2 NAT, salah assign IP mengakibatkan tidak jalan dan troubleshoot-nya agak sulit, saya rasa sebaiknya anda mengubah layout anda spt layout no.2, set DSL-520B sbg bridge (hanya define VPI n VCI saja) dan set PPPoE pada router anda. Kemudian anda tinggal melakukan virtual server di router anda saja sementara pada DSL-520B tidak perlu lakukan apa2 karena sudah sbg bridge.

Mudah2an membantu

Hendra mengatakan...

Mau tanya sharing koneksi Wireless dgn topologi sbb :

Internet
|
|
DSL520B
|
|
Switch---------- PC
|
|
DIR655
|
|
Notebook

PC Client sudah bisa koneksi ke internet via Switch, tp Notebook via WIFI gak bisa konek.
1. Apa sj yg harus di setting di DIR 655 ? (jika DIR655 difungsikan hanya untuk AP saja)

2. jika DSL520B sy ganti menggunakan modem VSAT, apakah DIR655 perlu di setting ulang?

Thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mau tanya sharing koneksi Wireless dgn topologi sbb :"

---> Topologi anda kurang lazim, seharusnya semua PC ada dibelakang DIR-655 dan switch juga dipasang di belakang DIR-655, lihat 2 contoh diatas.

Topologi yang semestinya :

Internet
|
|
DSL520B
|
|
|
|
WAN
DIR655
LAN
|
|
Switch---------- PC
Notebook

"1. Apa sj yg harus di setting di DIR 655 ? (jika DIR655 difungsikan hanya untuk AP saja)"

---> Saya tidak menyarankan hal ini karena terlalu banyak fitur DIR-655 yang sayang bila hanya digunakan sbg AP saja. Anda bisa ubah ke topologi diatas shg jaringan anda menjadi maksimal performance-nya.

"2. jika DSL520B sy ganti menggunakan modem VSAT, apakah DIR655 perlu di setting ulang?"

---> Ya bila anda ganti modem VSAT anda perlu ubah lagi settingannya. Modem VSAT itu bukan modem router biasanya jadi harus disetting lagi bagian Internet setting-nya.

Mudah2an membantu

Hendra mengatakan...

[Topologi anda kurang lazim, seharusnya semua PC ada dibelakang DIR-655 dan switch juga dipasang di belakang DIR-655, lihat 2 contoh diatas.]

Kondisi Asalnya memang
Internet
|
|
DSL520
|
|
Switch------PC
|
|
PC

Sy sdh tanggung mempunyai 2 unit DIR655 yang hanya akan dimaksimalkan sebagai AP di area perpustakaan.
1. Apakah DIR 655 bisa difungksikan sbg AP saja?
klo bisa, settinganya bgmn supaya notebook di
area perpustakaan bisa terkoneksi ke internet?
2. Sbgai bahan percobaan dan bersifat sementara
koneksi internet menggunakan DSL520, yang
mana kedepanya akan diganti menggunakan
koneksi VSAT, mohon pencerahanya

Thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Sy sdh tanggung mempunyai 2 unit DIR655 yang hanya akan dimaksimalkan sebagai AP di area perpustakaan.
1. Apakah DIR 655 bisa difungksikan sbg AP saja?"

---> Bisa saja dgn sedikit trik, caranya :

1. Matikan DHCP server di DIR-655
2. Matikan semua fitur Firewall di DIR-655
3. Set SSID, Wireless Key, dll
4. Hubungkan DIR-655 ke Switch namun ke LAN port-nya (bukan port Internet).
5. Setelah terkoneksi maka Laptop akan dapat IP dari DSL-520B bukan dari DIR-655 (krn DHCP server sudah disable).

"2. Sbgai bahan percobaan dan bersifat sementara
koneksi internet menggunakan DSL520, yang mana kedepanya akan diganti menggunakan koneksi VSAT,"

---> Bila diganti ke VSAT maka menjadi :

mdmvsat---(wan)dir-655(lan)--switch

Nah dir-655 yang satunya lagi setting spt diatas n plug ke switch itu via port LAN.

Mudah2an membantu

Hendra mengatakan...

--> Bila diganti ke VSAT maka menjadi :
mdmvsat---(wan)dir-655(lan)--switch

Bgmn dgn topology spt ini :

Internet
|
|
Router Cisco
|
|
Firewall
|
|
Switch- - -pc
|
|
DIR655 (AP only)
|
|
laptop

1. Apakah topology diatas ideal ?
2. Agar laptop mendptkan IP, DHCPnya di setting dimana ? di DIR655 kah?
3. Mohon bantuan gambaran topology yang ideal, jika mengacu pada peralatan diatas.

Trims,...:)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bgmn dgn topology spt ini :

Internet
|
|
Router Cisco
|
|
Firewall
|
|
Switch- - -pc
|
|
DIR655 (AP only)
|
|
laptop
1. Apakah topology diatas ideal ?"

---> Kurang ideal karena anda masih menggunakan router sbg AP :-), yang ideal adalah gunakan AP beneran misalnya DAP-2590

"2. Agar laptop mendptkan IP, DHCPnya di setting dimana ? di DIR655 kah?"

---> Bila DIR-655 hanya difungsikan sbg AP, maka DHCP server harus disable, anda bisa aktifkan DHCP server di firewall anda atau setup mesin DHCP server sendiri.

"3. Mohon bantuan gambaran topology yang ideal, jika mengacu pada peralatan diatas."

---> Yang plg maksimal spt yg anda gambarkan, hanya saja DIR-655 harus disetting sedemikian rupa (spt penjelasan saya di comment sblmnya) agar bisa bertindak sbg AP only.

Mudah2an membantu

Telecommunication Mania mengatakan...

Dear D-Link,
saya menggunakan DSL-520B dan Wireless Router DI624, dgn konfigurasi DSL-520B sebagai bridge.
Koneksi internet sudah berjalan dgn baik, tetapi setelah itu saya tidak bisa mengakses 192.168.1.1,
1. apakah itu normal ? dan bagaimana agar saya bisa akses nya ?
2. Saat DSL-520B sebagai PPPoE, dan saya masukkan OPENDNS : 208.67.222.222
208.67.220.220
akses ke 192.168.1.1, menjadi tidak bisa, ada solusi ?
Terimakasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Telecommunication Mania

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. apakah itu normal ? dan bagaimana agar saya bisa akses nya ?"

---> Normal. Kami pernah menjelaskan masalah ini di comment sblmnya :

"Pada mode kedua tentunya kita tidak bisa akses ke modem ADSL lagi, kenapa? karena Port Internet DIR-655 yang terkoneksi ke modem ADSL adalah PPPoE interface dan akan mendapat IP langsung dari PPPoE server shg akan menjadi beda segment. Juga pada mode kedua, akses ke modem ADSL tidak diperlukan lagi, karena modem ADSL ini hanya bertindak sbg "converter" saja, dan tidak ikut dalam proses Layer 3 keatas."

Bila anda ingin tetap dapat mengaksesnya anda harus gunakan cara pertama (double NAT).

"2. Saat DSL-520B sebagai PPPoE, dan saya masukkan OPENDNS : 208.67.222.222 208.67.220.220
akses ke 192.168.1.1, menjadi tidak bisa, ada solusi ?"

---> Tidak ada hubungan antara DNS dgn akses ke webUI. Pastikan PC anda mempunyai IP dari subnet 192.168.1.x dan terhubung langsung ke DSL-520B. Jika anda menggunakannya melalui DI-624, pastikan PPPoE pada DI-624 sudah disable dan WAN diset sbg DHCP Client.

Mudah2an membantu

moeng's mengatakan...

selamat malam pak...

di kantor saya menggunakan koneksi internet broadband dari netzap...dan untuk koneksi ke setiap pc yang ada di kantor menggunakan wireless router dlink dir300 yg disambung ke modem melalui kabel..untuk konfigurasi awal menggunakan kabel dari dir300 ke ke salah satu pc bisa terkoneksi dengan baik dan set up yg kita gunakan PPPoE..tapi setelah selesai konfigurasi untuk wireless tidak bisa mengakses internet..saya sudah mencoba melakukan settingan secara manual dan otomatis...sinyal wireless bisa ditangkap dan konek ke router dengan baik tapi untuk internet tidak bisa sama sekali...dan satu lagi di kantor kita menggunakan OS windows xp dan Mac OS..mohon bantuannya..terima kasih..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : moeng's

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Handry mengatakan...

Mo numpang tanya pak...
Saya pake 2 buah Dlink Dap 1150
konfigurasinya

modem router
|
|
switch hub
|
|
Dap 1150 sbagai AP
|
|
dap 1150 sebagai repeater
|
|
notebook

pertanyaannya
jika SSID saya rubah(tidak default "dlink"))..repeater tidak mau terkoneksi padahal ssid AP dan SSID repeater sudah sama.
tetapi jika ssid nya adalah default (dlink)..meskipun ssid repeater tdk sama, masih berfungsi...
mohon batuannya pak..terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Handry

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Ferdy mengatakan...

Ferdy:
Halo pak. Mau menanyakan bagaiman cara setup 2 wireless routers untuk memperluas coverage area. Saat ini internet saya terkoneksi dengan Fasnet dan saya memiliki dua wireless routers D-Link DIR600.
Saat saya koneksikan dan setup satu wireless routers tsb koneksi wireless maupun LAN lancar mantab namun saat saya koneksikan wireless routers yang kedua itu tidak ada koneksi wireless dari routers yag kedua.

mohon petunjutk setting yang tepat

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ferdy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Ferdy mengatakan...

Terima kasih untuk infonya dan maaf saya posting tidak sesuai thread diatas.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ferdy

"Terima kasih untuk infonya dan maaf saya posting tidak sesuai thread diatas."

--> Tidak masalah :-), kami sudah jawab pertanyaan anda di thread ini http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Silahkan ikuti dari sana.

Mudah2an membantu

Hendra mengatakan...

Jaringan di kantor kami menggunakan modem+router DIR 655, sebgian PC terhubung ke switch (wired) dan sebgian lagi terhubung via wireless.. SSID & WEP key di DIR655 di aktifkan. Bisakah PC yg terhubung Via wireless ketika di ON kan langsung terkoneksi ke LAN & wireless network di PC langsung aktif tnpa searcing WAP dan rmengentri SSID serta WEP terlebih dahulu? klo bisa ap yg mesti di setting di DIR655 ?

Trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hendra

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"WEP key di DIR655 di aktifkan."

---> Harap baca article ini : http://blog.dlink.co.id/2008/11/ayo-ganti-security-wireless-anda-ke.html

"PC langsung aktif tnpa searcing WAP dan rmengentri SSID serta WEP terlebih dahulu? klo bisa ap yg mesti di setting di DIR655 ?"

---> Tidak ada yang bisa disetting pada DIR-655. Yang anda harus lakukan adalah membuat wireless profile pada Wireless card Laptop anda shg pada saat Laptop tsb up maka Laptop itu akan menggunakan profile (yg berisi informasi2 dari jaringan Wireless spt SSID dan security) untuk terkoneksi. Contoh profile di Intel Wireless Utility : http://img200.imageshack.us/img200/5205/profilej.jpg

Mudah2an membantu

reddevils mengatakan...

Malem Dlink Indonesia..

Saya memiliki Modem DSL-520B dan modem wireless+router DSL-2640B,

Topologi : inet-->DSL-520B-->DSL-2640B-->WiFi Notebook

yang saya ingin tanyakan :
1. bagaimana cara setting DSL-520 sebagai router dan DSL-2640B sebagai Access Point saja, jadi fungsi modem dan router DSL-2640B disabled..bisakah???
2. Ditinjau dari segi "beban kerja" modem/unit lebih ringan yang mana beban kerjanya antara mode :
- Double Nat
- DSL-520B (Bridge)-->SL-2640B (Route)
- atau DSL-520B (Route)-->SL-2640B (Access Point Only)

Demikian, Terima kasih....

Salam,

D-Link Indonesia mengatakan...

TO : reddevils

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Topologi : inet-->DSL-520B-->DSL-2640B-->WiFi Notebook
1. bagaimana cara setting DSL-520 sebagai router dan DSL-2640B sebagai Access Point saja, jadi fungsi modem dan router DSL-2640B disabled..bisakah???"

---> Bisa saja, anda tinggal matikan DHCP server dan semua Firewall settings pada DSL-2640B.

Namun saya sarankan anda untuk menggunakan DSL-2640B saja karena DSL-2640B lebih powerful dalam menghandle NAT session dibanding DSL-520B. Anda tidak perlu gunakan DSL-520B anda shg layout menjadi :

Internet--DSL-2640B--Wifi Notebook

"2. :
- Double Nat
- DSL-520B (Bridge)-->DSL-2640B (Route)"

---> Anda tidak bisa melakukan ini, karena DSL-2640B hanya mempunyai ADSL line sbg WAN, untuk menggunakan 2 skenario diatas, anda butuh router dgn ethernet sbg WAN interface misalnya DIR-600/615/655/825/855.

"- atau DSL-520B (Route)-->SL-2640B (Access Point Only)"

---> Seperti yang saya jelaskan diatas, bisa saja namun DSL-520B tidak se-powerful DSL-2640B. Jadi sia2 "uang" yang anda keluarkan utk membeli DSL-2640B jika anda hanya gunakan sbg AP saja. Saran saya, lebih baik anda gunakan DSL-2640B saja dan DSL-520B bisa anda matikan.

Mudah2an membantu

reddevils mengatakan...

Terimakasih jawabannya,
saya juga punya modem DSL-G604T

Saya ingin memaksimalkan fungsi dari DSL-520B saya dan "mengisitirahatkan" DSL-G604T sehingga kerjanya tidak terlalu berat..klo bisa sih DSL-520B aja yang kerja keras dan DSL-G604T numpang kerja ringan2 aja biar awet :P jadi dua-duanya tetep kepake...:)

Mohon topologinya dan setting yang sesuai dengan skema di atas..?
oiya satu lagi, mendingan mana pak di antara topologi berikut :

inet-->DSL520B (router)--->DSL-G604T (AP only)
atau,
inet-->DSL-G604T (Bridge)-->DSL520B (Router)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : reddevils

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya ingin memaksimalkan fungsi dari DSL-520B saya dan "mengisitirahatkan" DSL-G604T sehingga kerjanya tidak terlalu berat..klo bisa sih DSL-520B aja yang kerja keras dan DSL-G604T numpang kerja ringan2 aja biar awet :P jadi dua-duanya tetep kepake...:)Mohon topologinya dan setting yang sesuai dengan skema di atas..?"

---> Mohon maaf tapi analogi anda itu keliru. Dari sisi hardware performance walaupun DSL-G604T ini tipe lama namun jauh lebih advanced dibanding dgn DSL-520B yaitu dari kapasitas flash, memory dan processor. Jadi bila anda gunakan DSL-520B utk router dan DSL-G604T hanya utk AP "hanya" demi mengawetkan usia pakai ini sama sekali keliru, karena walaupun router mode tidak digunakan fungsinya pada DSL-G604T, semua komponen tetap berjalan. Untuk menghitung usia perangkat itu dihitung dari "umur" setiap komponen elektronik shg menghasilkan MTBF value.

Namun kalau memang tujuannya keduanya bisa dipake, anda hanya punya 1 opsi, set DSL-520B sbg router mode spt biasa dan DSL-G604T sbg AP only. Hanya ini yang anda bisa lakukan.

" inet-->DSL520B (router)--->DSL-G604T (AP only)"

---> Hanya ini satu2nya opsi anda bila ingin menggunakan keduanya.

"inet-->DSL-G604T (Bridge)-->DSL520B (Router)"

---> Ini tidak bisa anda lakukan.

Mudah2an membantu

C0R@t CoR3T mengatakan...

Mas Admin,
static route di dsl520b bagaimana caranya ?
kondisinya gini;
IP LAN 192.168.1.17 & bertindak sbg server VPN. Gateway 192.168.1.1 (ip dsl520b).
trus IP VPN 10.8.0.4 MASKnya sama 255.255.255.0.
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : C0R@t CoR3T

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

romeo_musti_die mengatakan...

met siang pak...
Saya mau tanya cara merubah ip gateway default modem dlink.Saya pakai Dlink 2542b. Kan ip defaultnya 192.168.1.1 mau saya rubah misal ke 192.168.1.2.
Mohon pencerahannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : romeo_musti_die

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Marto mengatakan...

siang,
saya berencana menghubungkan DWL 2100Ap dgn Dir-300 yg berfungsi sebagai router.
saya uda coba setting DWl2100ap dengan WDS+ Ap denga remote mac addr nya saya masukin mac dir 300
tetapi pas saya konek dengan laptop malah dapat limited or no connectivity. salah dimana ya? saya pake ap nya untuk memperluas hotspot saya.
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Marto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

yustriani mengatakan...

sebelumnya saya pake modem merk xxxx
sekarang saya pake modem dlink dsl - 526b.sebelumnya klo di ping waktu pake modem xxx TTL nya 256.sekarang pake dlink jadi 64 .itu gmana setingan nya supaya kembali ke 256 lagi..trus satu lagi pas saya mau upgrade firmware nya .mo login di telnet susah banget...mohon pencerahan nya??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : yustriani

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

DQ mengatakan...

saya pakai DAP-1150, sbelumnya tdk ada mslh, tetapi sekarang AP nya tidak aktif dan untuk akses ke dap-1150 tidak bisa....gimana ya....utuk konfigurasinya kita pakai speedy adsl modem router + switch hub + DAP 1150. mhn bantuannya . trims (Deky)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : DQ

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pakai DAP-1150, sbelumnya tdk ada mslh, tetapi sekarang AP nya tidak aktif dan untuk akses ke dap-1150 tidak bisa....gimana ya....utuk konfigurasinya kita pakai speedy adsl modem router + switch hub + DAP 1150."

---> Mungkin DAP-1150 anda diset ke DHCP IP shg IP-nya berubah dan anda tidak bisa akses kesitu. Coba lakukan hal2 sbb :

0. Reset DAP-1150 ke factory default
1. Pastikan mode DAP-1150 anda ada di Access Point mode
2. Atur IP DAP-1150 satu subnet dgn router anda dan diluar range DHCP, misalnya IP router anda 192.168.1.1, dan DHCP range-nya 192.168.1.100-192.168.1.200, maka IP DAP-1150 bisa diset static ke 192.168.1.50 dgn gateway 192.168.1.1
3. Plug DAP-1150 ke salah satu port dr router anda.
4. Masuk ke menu Setup --> Wireless Setup, pilih Manual Setup
5. Pastikan Wireless Mode : Access Point
6. Set wireless network name ke nama yang anda suka misalnya ini-wirelessku
7. Unchek Enable Auto Channel Scan dan pilih channel misalnya channel 6
8. Set security mode ke WPA/WPA2, set chiper type ke AUTO
9. Set EAP type ke Personal
10. Masukkan passphrase-nya (ini semacam password) misalnya abcd12345
11. Setelah itu save settings
12. Setting selesai

Mudah2an membantu

ds mengatakan...

siang dlink indonesia
saya pake koneksi speedy ppoe, kemaren beli modem dlink 520b, saya mo sharing ke 5 komputer pake switch tapi kok ga bisa ya, internet cuma bisa nyala di satu komp aja. Dsl 520b itu sudah bisa dhcp kan? gimana cara aktifin dhcp di dsl520b ya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ds

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pake koneksi speedy ppoe, kemaren beli modem dlink 520b, saya mo sharing ke 5 komputer pake switch tapi kok ga bisa ya, internet cuma bisa nyala di satu komp aja. Dsl 520b itu sudah bisa dhcp kan? gimana cara aktifin dhcp di dsl520b ya?"

---> DSL-520B itu sudah berfungsi sbg router juga jadi bisa digunakan untuk sharing langsung. By default DHCP servernya sudah aktif (ada di menu Advanced --> LAN)

Anda bisa lakukan langkah2 dibawah ini :

1. Siapkan informasi2 berikut dari provider anda :

- nilai VPI
- nilai VCI
- username
- password
- tipe koneksi anda pppoe atau pppoa

2. Masuk ke webui DSL-520B yg sudah diupgrade ke fw 1.22SE (cara upgradenya : http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html)

3. Reset to factory default modem tsb via webUI (ada di Menu Management --> Settings)

4. Setelah itu akan kembali ke webUI, lalu jalankan Quick Setup

5. Uncheck DSL-auto connect, lalu masukkan nilai VPI n VCI-nya

6. Lalu Next n pilih connection type, misalnya pppoe dan next

7. Isi HANYA bagian username n password, sisanya biarkan default

8. Lalu Next trus (biarkan semuanya default) sampai ada tombol Save/Reboot, lalu pilih Save/Reboot maka modem akan reboot

9. Lalu tunggu sampai up lagi dan cek lampu ADSL, bila tidak nyala artinya nilai VPI/VCI salah atau ada gangguan di line anda

10. Bila nyala terang, maka anda bisa cek ke halaman Device Info --> Summary, liat line rate disitu dan default gateway serta dns-nya

11. Cek Device Info --> WAN, liat bagian IP Address, bila pppoe sudah connect maka akan terlihat IP-nya.

12. Bila semua oke, set semua PC ke IP automatically, lalu plug switch anda ke port DSL-520B.

13. Plug semua PC kesitu dan cek apakah dpt IP atau tidak dan test ke internet.

Note : Pastikan kabel UTP anda sudah benar dan bekerja dgn baik sesuai standar TIA/EIA-568-B (http://en.wikipedia.org/wiki/TIA/EIA-568-B)

Mudah2an membantu

Adit mengatakan...

Mas,mau nanya niwh kan saya langganan spedy.tp,ak pake adsl TP-Link dan saya sambung ke PC-route mikrotik dengan 2port trus disebar diSwitch yang salah satunya dihubungkan ke D-Link DIR300.nah rencanaku D-Linknya akan ak jadiin bridge aja.kan udah dapat DHCP dari PC-Route (Mikrotik OSnya).nah tolong bantu dengan jelas dong...(dengan tampilan gt kl bs)
"Gimana seting Bridge di D=Link DIR-300,pada kasus saya" dan "apakah DHCP nya juga perlu di disable diDlinknya...,gimana caranya?"

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Adit

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Gimana seting Bridge di D-Link DIR-300,pada kasus saya dan apakah DHCP nya juga perlu di disable diDlinknya...,gimana caranya?"

---> DIR-300 bisa anda set sbg AP Mode, anda bisa masuk ke Setup --> Internet Setup, Manual Internet Setup. Lalu enable Access Point Mode.

Dengan Enable Access Point Mode maka DIR-300 akan menjadi L2 devices dan otomatis DHCP servernya akan disable.

Tapi harus dicatat, pada AP mode, IP si DIR-300 hanya bisa diset sbg DHCP client, jadi anda harus assign static DHCP list utk DIR-300 agar IP-nya tidak ganti2.

Mudah2an membantu

Deen mengatakan...

Saya memakai modem D-Link DSL 2542B dan sudah terkoneksi internet dengan baik.selanjutnya saya membuat VPN di mikrotik, tapi kenapa yang bisa terkoneksi hanya 1 IP (1 PC). bukankah modem D-link DSL 2542B sudah mendukung VPN pass-throught. apa lagi yang harus dilakukan, terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Deen

Terima kasih atas pertanyaan anda. Saya rasa anda sudah posting pertanyaan serupa di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html dan kami sudah response pertanyaan anda dan butuh konfirmasi dari anda.

Thoni mengatakan...

Tim D-Link Indonesia,
saya coba blok IP pada DIR-300 pada tab advance->firewall&DMZ, tapi kenapa masih bisa lolos terus ya,ato mungkin saya keliru penempatannya?firmware yg saya pake versi 1.05
mohon masukannya,terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Thoni

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

GASS-INDO CHILD SHIRT mengatakan...

malam..
saya pake speedy, lalu beli dap-1150, mksnya spy lbh mobil+pake rame2. coba pasang sendiri ikuti buku petunjuk gak bisa. panggil orang ternyata gak bisa. gimana ya? ke dlinkap di web broserpun gak bisa. buta betul urusan begini. tks..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : GASS-INDO CHILD SHIRT

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pake speedy, lalu beli dap-1150, mksnya spy lbh mobil+pake rame2. coba pasang sendiri ikuti buku petunjuk gak bisa. panggil orang ternyata gak bisa. gimana ya? ke dlinkap di web broserpun gak bisa."

---> Coba anda ikuti langkah2 dibawah (dgn asumsi adsl modem router mempunyai IP : 192.168.1.1 dan DHCP range 192.168.1.100-192.168.1.200):

1. Siapkan dua PC : PC-1 dengan IP 192.168.0.99/255.255.255.0, PC-2 dengan IP 192.168.1.99/255.255.255.0
2. Geser tombol switch DAP-1150 ke posisi AP dan hidupkan DAP-1150
3. Biarkan selama kurang lebih 1 menit sampai lampu LED wireless up/blinking
4. Plug DAP-1150 ke PC-1 tsb
5. Buka command prompt PC-1 tsb
6. Ping ke 192.168.0.50
7. Bila reply buka browser anda dan ketik http://192.168.0.50
8. Masukkan username : admin, password biarkan kosong
9. Masuk ke menu Setup --> LAN Setup
10. Ganti IP ke Static IP dan define IP sesuai jaringan anda misalnya 192.168.1.50/255.255.255.0 dgn gateway 192.168.1.1, setelah itu Save Settings dantunggu selama 1-5 menit
11. Plug DAP-1150 ke PC-2
12. Ping dr PC-2 ke 192.168.1.50
13. Login kembali ke DAP-1150 kali ini ip-nya menjadi http://192.168.1.50
14. Masukkan username : admin, password biarkan kosong
15. Masuk ke menu Setup --> Wireless Setup
16. Pastikan Wireless Mode-nya Access Point
17. Masukkan Wireless Network Name misalnya dlink-wireless
18. Disable Auto-Channel Scan dan pilih channel antara 1,6 atau 11
19. Ganti Security ke WPA/WPA2
20. Pilih PSK/EAP ke Personal
21. Masukkan PSK-nya misalnya dlink12345
22. Uncheck Wireless Protected Setup
23. Setelah itu Save Settings
24. Lepas DAP-1150 dan plug ke adsl modem router anda
25. Ambil sebuah Laptop dan pastikan wireless-nya sudah diaktifkan (beberapa laptop punya switch wireless sendiri jd hrs diaktifkan)
26. Scan dan cari wireless name dlink-wireless, lalu klik connect dan masukkan PSK yang sudah diset tadi.

Mudah2an membantu

VNET Station mengatakan...

Salam..
Saya baru beli modem ADSL2+Router merk D-Link type 2640B, mohon bantuan untuk seting antara Lan dan wireless, bagaimana ngeset IP Lan dan IP wirelessnya? agar bisa untuk conect ke server billing htspot..
Terima kasih sebelumya..
mohon bantuan panduan lengkap ke email mayzainkoko@gmail.com

D-Link Indonesia mengatakan...

To : VNET Station

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Rumah Kita mengatakan...

saya menggunakan DIR 300. bisa tolong bantu settingan untuk memblock website dengan schedule tertentu ngga yah mas. klo bisa tolong kirimkan manualnya ke email saya. atau klo keberatan, bisa berikan ringkasannya saja. soalnya saya sudah coba masuk lwt parental control, access control dsb. tetap tidak bisa. untuk diketahui saya menggunakan jaringan LAN di kantor saya. mohon bantuannya. trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Rumah Kita

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

idoey mengatakan...

Saya punya D-LINK DSL-2640T wireless router 4 port Firmware sudah diupgrade ke V3.02B01T01.EU-A.20081106, dengan setting sbb :

AP protected WPA
DSL Always On + speedy
DNS manual Pri:203.130.209.242 Sec:202.134.1.10
DHCP=On Range=192.168.0.3-192.168.0.30

Topologi :

Internet
|
DSL-2640T
|
|---------WiFi Clients
|
PC Saya

Yang ingin saya tanyakan :
Bagaimana jika saya hanya ingin memperbolehkan akses hanya ke satu/beberapa situs saja sehingga DHCP client tidak bisa mengakses situs lain?

Adakah settingan khusus tanpa harus menambahkan proxy server lagi?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : idoey

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

amir mengatakan...

maaf pak, saya punya 2 line speedy masing-masing pakai modem ADSL articonet dan D-Link 526B, dan satu(1) switch 16 port,yg mau saya tanyakan pak gimana cara passang/settingnya?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : amir

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

SUJARWO SUWARDI mengatakan...

Mas di tempatku, akses internet wifinyanya pakai modem d-link dsl2640t. Nah, karena aq pengin memperluas jangkaunnya pakai wireless Acees Point powerking, Signal sangat kencang tetapi ngoneksi kejaringannya sangat sulit terkadang sudah nymbung tiba2 terputus dan lagi speednya naek turun smpai 1.0 Mbps Tlg gimana cara settingnya. Please help me..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : SUJARWO SUWARDI

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Rangga mengatakan...

Klo setting MAC Filtering di 520B kok ga jalan ya?? Soalnya di rumah pake DHCP server. Mohon pencerahan. Thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Rangga

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Klo setting MAC Filtering di 520B kok ga jalan ya??"

---> DSL-520B/526B/2542B memang tidak support MAC Filtering.

Mudah2an membantu

ubet mengatakan...

Terima kasih telah dibacanya

ini topologi jaringan saya:

ip public:125.163.XX.XXX

internet speedy
I
I
I
ADSL+Router (Dlink-DSL-526B) ip modem:192.168.2.20(sudah dirubah dari 192.168.1.1),ip LAN:192.168.2.20
DHCP enabled,start 192.168.2.21
I
I
I
I
Router Mikrotik OS
ip eth1:192.168.2.21 (speedy)
ip eth2:10.0.0.30 (lokal area)
I
I
I
Swith hub (Dlink-1016D)
I I
I I
I I
Client 1 Client2,dst...
(ip:10.0.0.2) (ip:10.0.0.4)
Pertanyaannya:
1. Saya ingin nge-remote jaringan local saya (ip public ke modem diteruskan ke router diteruskan lagi ke client1)dari tempat lain (kantor/warnet) menggunakan ip public,bagaimana caranya?
2. kalo menggunakan port forwarding gm caranya?
3. saya ingin masuk ke jaringan local menggunakan telnet dengan putty melalui hp,gimana caranya?

Terima kasih atas jawabannya

bisa juga dikirimkan juga ke email saya ubet_fadillah@yahoo.com

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ubet

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Saya ingin nge-remote jaringan local saya (ip public ke modem diteruskan ke router diteruskan lagi ke client1)dari tempat lain (kantor/warnet) menggunakan ip public,bagaimana caranya?"

---> Anda harus melakukan port forwarding 2 kali, yaitu di modem ke IP router anda yaitu 192.168.2.21 dan dr router anda ke PC yang anda mau remote.

"2. kalo menggunakan port forwarding gm caranya?"

---> Untuk DSL-526B, anda bisa lihat tutorial berikut : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

note : DSL-520B/526B/2542B mempunyai webUI yg sama.

Sementara port forwarding di router anda, anda bisa baca manual-nya.

"3. saya ingin masuk ke jaringan local menggunakan telnet dengan putty melalui hp,gimana caranya?"

---> Seperti jawaban no.1, anda harus lakukan 2 kali port forwarding yaitu di modem dan di router anda utk PC di jaringan lokal yang anda tuju. Masalah telnet dari HP, anda harus install programnya dulu di HP anda.

"bisa juga dikirimkan juga ke email saya ubet_fadillah@yahoo.com"

---> Mohon maaf, sesuai policy kami, pertanyaan via blog akan dijawab via blog juga, jika anda menginginkan jawaban via email maka anda bisa email ke support@dlink.co.id dan akan masuk ke support center regional kami.

Mudah2an membantu

ubet mengatakan...

sudah sy coba dengan cara:

saya masuk ke modem (ip 192.168.2.20)-advanced setup-NAT-virtual servers-add-server ip address saya isi 192.168.2.21-select a service saya pilih web server (http)-remote ip saya kosongkan lalu saya save&reboot...tapi muncul "since port 80 is used,the DSL Router WEB server port will be move to 8080...ini kenapa??
Lalu saya akses dari warnet menggunakan browser mozilla dengan menggunakan ip public(125.163.XX.XXX) kok malah masuk ke modem DSL Router minta admin dan password?seharusnya jadi masuk kemana?
Kalo remotenya hanya sampai pada Mikrotik router dan bukan sampai ke client gimana caranya?
NB:mikrotik router dapat di akses dengan ip 192.168.2.21 dan 10.0.0.30

Terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ubet

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya masuk ke modem (ip 192.168.2.20)-advanced setup-NAT-virtual servers-add-server ip address saya isi 192.168.2.21-select a service saya pilih web server (http)-remote ip saya kosongkan lalu saya save&reboot...tapi muncul "since port 80 is used,the DSL Router WEB server port will be move to 8080...ini kenapa??"

---> Ini normal, artinya utk remote DSL-526B dr internet maka port-nya akan di-move ke 8080. Anda bisa lihat di Management --> Access Control --> Services, lihat bagian http.

"Lalu saya akses dari warnet menggunakan browser mozilla dengan menggunakan ip public(125.163.XX.XXX) kok malah masuk ke modem DSL Router minta admin dan password?seharusnya jadi masuk kemana?"

---> Bila anda buka web server ke mikrotik anda, maka harusnya akan masuk ke mikrotik anda.
Coba anda capture screen dari virtual server dan management --> access control --> services. Lalu upload ke http://imageshack.us

"Kalo remotenya hanya sampai pada Mikrotik router dan bukan sampai ke client gimana caranya?"

---> Cara anda diatas sudah benar, mungkin hanya salah define port saja. Pastikan mikrotik-nya sudah diset gatewaynya ke 192.168.2.20. Dan policy pada mikrotik sudah menerima incoming connection dr mana saja utk remote management.

Mudah2an membantu

hendro mengatakan...

mau tanya untuk setting block web menggunaka ADSL SA-5100 settingan nya lewat mana.

misal kita mau block www.facebook.com

D-Link Indonesia mengatakan...

To : hendro

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mau tanya untuk setting block web menggunaka ADSL SA-5100 settingan nya lewat mana."

---> Mohon maaf, ini adalah blog resmi D-Link Indonesia, jadi kami tidak bisa menjawab pertanyaan yang tidak berhubungan dengan D-Link. SA-5100 bukanlah produk D-Link, anda bisa hubungi vendor yang bersangkutan.

Mudah2an membantu

Ikrar mengatakan...

Saya Menggunakan Modem DSL-526B, dapatkah modem ini di setting mode bridging, dan apakah komp server sy dapat digunakan untuk men-dial. Peta jaringan saya saat ini :

Speedy --- modem --- SERVER (LAN 1)

SERVER --- HUB --- CLIENT (LAN 2)

terima kasih....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ikrar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dapatkah modem ini di setting mode bridging, dan apakah komp server sy dapat digunakan untuk men-dial."

---> DSL-526B support bridge mode dan anda dapat dial PPPoE dari server anda.

Mudah2an membantu

budi mengatakan...

sukses selalu..
saya punya d-link adsl modem dan saya ingin memadukan modem tersebut dengan wireless router dan yang saya punya adalah tp-link, bisa konek pa ngk ya?
mohon pencerahan cara settingnya?
terima kasih..sangat saya tunggu jawabannya segera

D-Link Indonesia mengatakan...

To : budi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya punya d-link adsl modem dan saya ingin memadukan modem tersebut dengan wireless router dan yang saya punya adalah tp-link, bisa konek pa ngk ya?"

---> Bisa

"mohon pencerahan cara settingnya?"

---> Pada blog diatas sudah dijelaskan caranya. Set modem sbg bridge dan router sbg PPPoE.

Mudah2an membantu

afief mengatakan...

saya punya wireless D-Link DAP 1150,,,,setelah settingan password,,,tdak ad lagi lanjutan settingannya,,,,knpa itu y...????pdahal dbuku petunjuknya,msih ada konfigurasi manualnya,,,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : afief

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Kevin mengatakan...

salam pramuka . .
saya punya kesulitan ni dalam menyeting dir-300

caranya gimana ya..??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Kevin

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya punya kesulitan ni dalam menyeting dir-300, caranya gimana ya..??"

---> Anda bisa baca user manual-nya dulu, dan bila masih kesulitan, tolong jabarkan kesulitan anda secara mendetail disini.

Mudah2an membantu

Kevin mengatakan...

begini mas,
kalo mode nya dibuat "AP MODE" kok ga bisa masuk ke "192.168.0.1" ya?

lalu saat menggunakan AP MODE, bagaimana kita memasukkan IP ?

terima kasih mas,
salam pramuka

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Kevin

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalo mode nya dibuat "AP MODE" kok ga bisa masuk ke "192.168.0.1" ya? lalu saat menggunakan AP MODE, bagaimana kita memasukkan IP ?"

---> Pada AP Mode maka IP si DIR-300 menjadi DHCP client dan anda harus punya DHCP server agar DIR-300 mendapat IP. Pada saat Save Settings, kami sudah memberitahukan hal ini : http://img813.imageshack.us/img813/9504/apmodenotification.jpg

Mudah2an membantu

farid mengatakan...

Dear Team Dlink Indonesia,

untuk pengaturan schedule blokir web contoh facebook.com di jam2 tertentu
jam 08.00-17.00 setelah jam 18 baru bisa di buka facebook nya, saat ini saya menggunakan adsl+router dlink2640T tolong pencerahanya.
sebelumnya terimakasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : farid

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Info Hunter mengatakan...

Saya menggunakan router DSL-520T dan membuka akses home server ke internet menggunakan virtual server setting yang ada di router. Pertanyaan saya, bisakah settingan virtual server yg sudah di apply berlaku tetap sampai pembatalan atau modifikasi ulang karena masalah yang saya hadapi sekarang settingan tersebut hilang/ter-reset otomatis gak sampe 24 jam setelah virtual server di set.

Terima kasih atas tanggapannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Info Hunter

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Gabriel mengatakan...

Pak saya punya Modem Router DIR 615 gimana cara setting wirelessnya ya, saat ini nangkap frekuensi wifi pake tplink tl6110g, terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Gabriel

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

DEBIAN NEGORO mengatakan...

saya punya AP DWL 2100 dan saya setting

internet(ISP)------switch---AP DWL2100

ip dari isp static
setelah ip di AP DWL2100 saya beri ip dari ISP. dan laptop saya sudah connect ke AP tapi nggak mau mengakses internet... kenapa ya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : DEBIAN NEGORO

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"internet(ISP)------switch---AP DWL2100 ip dari isp static
setelah ip di AP DWL2100 saya beri ip dari ISP. dan laptop saya sudah connect ke AP tapi nggak mau mengakses internet"

---> Apakah ISP anda memberikan IP lebih dari satu? Jika hanya satu maka topologi anda tidak akan bekerja, anda membutuhkan router sbg gateway-nya. DWL-2100AP tidak bisa digunakan sbg gateway.

Jadi seharusnya anda beli DIR-600/615/655 shg topologinya menjadi :

Internet---DIR-600/615/655))((Laptop

Mudah2an membantu

Annisa mengatakan...

misalkan sy punya 1 modem adsl, 1 ap dwl 2100 ap terus 1 hub 8 port jd ceritanya biar computer cliennt bisa a
konek k internet gmana cara setting apnya...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Annisa

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"misalkan sy punya 1 modem adsl, 1 ap dwl 2100 ap terus 1 hub 8 port jd ceritanya biar computer cliennt bisa konek k internet gmana cara setting apnya"

---> Anda hanya perlu plug DWL-2100AP ke switch 8 port dan setting SSID serta security-nya. Petunjuk detail-nya ada di manual DWL-2100AP.

Mudah2an membantu

edisenna mengatakan...

Selamat malam...
Bagaimana menghubungkan DWL-3200AP dengan DIR-600 untuk internet dan sharing data?
DWL-3200AP terhubung dengan ADSL Modem Router TP-Link TD-8817.
Terima kasih atas perhatiannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : edisenna

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana menghubungkan DWL-3200AP dengan DIR-600 untuk internet dan sharing data? DWL-3200AP terhubung dengan ADSL Modem Router TP-Link TD-8817."

---> Anda harus berubah layoutnya. Set modem anda sbg bridge, kemudian plug modem tsb ke port Internet DIR-600, lalu plug DWL-3200AP ke salah satu dari 4 port LAN DIR-600 via UTP cable.

Jadi spt pada topologi kedua diatas hanya ditambahkan DWL-3200AP :

Modem--DIR-600----DWL-3200AP

Contoh setting :

Modem : set sbg bridge, cukup masukkan VPI n VCI value saja disini.

DIR-600 :
WAN/Internet : PPPoE, masukkan username/password ADSL anda
LAN IP : 192.168.0.1
DHCP Range : 192.168.0.100-192.168.0.200
SSID : dlink-home
Channel : 1
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

DWL-3200AP :
IP : 192.168.0.50/255.255.255.0
Gateway : 192.168.0.1
SSID : dlink-home
Channel : 11
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

Mudah2an membantu

edisenna mengatakan...

Terima kasih, Alhamdulillah penjelasan Saudara sangat membantu.
Saya disini mempunyai wireless router 3 buah DIR-600 lagi, yang juga ingin saya sharing data dan internet. Setiap DIR-600 itu akan saya sambungkan dengan 2-4 PC, karena setiap ruangan letaknya berjauhan.
Apa sebaiknya saya abaikan penggunaan DWL-3200AP? Jadi langsung terhubung dengan DIR-600 I yang terhubungan ke modem router.
Bagaimana setting DIR-600 II sampai IV, apa menggunakan AP Mode?
Terima kasih atas perhatiannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : edisenna

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya disini mempunyai wireless router 3 buah DIR-600 lagi, yang juga ingin saya sharing data dan internet. Setiap DIR-600 itu akan saya sambungkan dengan 2-4 PC, karena setiap ruangan letaknya berjauhan. Apa sebaiknya saya abaikan penggunaan DWL-3200AP? Jadi langsung terhubung dengan DIR-600 I yang terhubungan ke modem router."

---> DWL-3200AP bisa tetap anda gunakan. Sementara 2 buah DIR-600 yaitu DIR-600-2 n DIR-600-3 diset sbg AP Mode, namun DIR-600 bila diset sbg AP Mode, IP-nya menjadi dynamic dan tidak bisa kita set static IP, jadi anda bisa lakukan DHCP reserve utk kedua DIR-600 itu.

Settingnya sama saja :

Modem
|
|
DIR-600(RouterMode)----DWL-3200AP
|...........\
|............\
|.............\
DIR-600-2...DIR-600-3
(AP Mode)....(AP Mode)

Contoh setting :

Modem : set sbg bridge, cukup masukkan VPI n VCI value saja disini.

DIR-600 :
WAN/Internet : PPPoE, masukkan username/password ADSL anda
LAN IP : 192.168.0.1
DHCP Range : 192.168.0.100-192.168.0.200
SSID : dlink-home
Channel : 1
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

DWL-3200AP :
IP : 192.168.0.50/255.255.255.0
Gateway : 192.168.0.1
SSID : dlink-home
Channel : 6
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

DIR-600-2 :
Mode : AP Mode
IP : DHCP Client
Gateway : DHCP Client
SSID : dlink-home
Enable Auto Scan Channel : Disabled
Channel : 11
Channel Width : 20MHz
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

DIR-600-3 :
Mode : AP Mode
IP : DHCP Client
Gateway : DHCP Client
SSID : dlink-home
Enable Auto Scan Channel : Disabled
Channel : 1
Channel Width : 20MHz
Security : WPA2-Personal
Pre-Shared Key : dlink12345

Mudah2an membantu

edisenna mengatakan...

Melanjutkan pertanyaan saya yang terdahulu, karena masih ada masalah.
Sampai tahap instalasi DWL-3200AP, internet bisa terkoneksi secara wireless. Tapi saat saya menghubungkan PC yang ada di tiap ruangan dengan DIR600 II-IV, koneksi internet maupun sharing data tidak bisa dilakukan dari PC.
PC saya hubungkan melalui LAN Port DIR-600 yang tersedia. Untuk PC sudah saya pake DHCP Enabled.
Mohon petunjuknya, apa yang harus saya lakukan.
Terima kasih sebelumnya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : edisenna

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tapi saat saya menghubungkan PC yang ada di tiap ruangan dengan DIR600 II-IV, koneksi internet maupun sharing data tidak bisa dilakukan dari PC. PC saya hubungkan melalui LAN Port DIR-600 yang tersedia. Untuk PC sudah saya pake DHCP Enabled."

---> Apakah anda sudah set ketiga DIR-600 itu sbg AP Mode? Anda bisa lihat di setting Internet Setup --> Manual Internet Setup

DIR-600-2, DIR-600-3, DIR-600-4 :
Mode : AP Mode
IP : DHCP Client
Gateway : DHCP Client

Ketiga parameter itu untuk DIR-600-nya bukan utk PC Clientnya, jadi bila kita aktifkan DIR-600 sbg AP Mode maka otomatis fungsi NAT-nya akan off, DHCP Server di masing2 DIR-600 jg akan off, Firewall jg akan Off dan DIR-600 akan bertindak layaknya DWL-3200AP.

Nah utk mengakses webUI DIR-600 kembali, anda harus cek di DIR-600 pertama yg masih berfungsi sbg router, berapa IP dari masing2 DIR-600-2-DIR-600-4.

Mudah2an membantu

edisenna mengatakan...

Terima kasih, sejauh ini jawaban Saudara sangat membantu.

Tadi sudah saya setting untuk AP Mode.
Bagaimana mengetahui IP DIR-600 II-IV di router saya (DIR-600 I)?
Sudah saya coba, tapi device DIR-600 lainnya tetap nggak ada.
Terima kasih atas perhatian Saudara. :)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : edisenna

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana mengetahui IP DIR-600 II-IV di router saya (DIR-600 I)?
Sudah saya coba, tapi device DIR-600 lainnya tetap nggak ada."

---> Anda bisa lihat di DHCP List DIR-600-1, yang mudah, clear DHCP list DIR-600-1 ada di menu Setup --> LAN Setup, lihat bagian DHCP client list. Lalu hidupkan DIR-600-2, lalu liat IP-nya berapa, kemudian reserve IP tsb kedalam DHCP Reservation List. Begitu seterusnya sampai DIR-600-4.

Mudah2an membantu

«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 249   Lebih baru› Terbaru»