Kamis, November 27, 2008

Krisis Global, Bagaimana dengan IT Budget ??

Sekarang ini hampir semua media baik cetak maupun elektronik memberitakan mengenai krisis global. Akibat krisis yang terjadi di Amerika Serikat, hampir semua negara terkena dampaknya. Banyak perusahaan yang merevisi target penjualan dan laba-nya tahun ini. Dan berencana melakukan efisiensi ketat di semua lini tahun depan.

Bagaimana dengan budget IT di perusahaan-perusahaan tersebut? Mungkin hampir semua kompak untuk memangkas budget IT-nya. Pemangkasan budget IT memang dilema bagi sebagian perusahaan, khususnya bagi yang sangat mengandalkan Teknologi Informasi. Disatu sisi perusahaan membutuhkan upgrade IT-nya namun disisi lain management memutuskan untuk memangkas belanja IT.

Apakah tidak ada cara untuk mengatasinya? Tentu ada. Cara yang termudah adalah mencari produk dengan kemampuan tinggi namun dengan harga yang reasonable. Pertanyaan selanjutnya : Apakah ada yang seperti itu? Well, untuk networking (karena saya bergerak di bidang networking), kalau kita lihat semua merk hampir sama dari segi kemampuan dan fitur. Jadi bagi perusahaan yang selama ini sangat "brand minded" bisa menengok dan membandingkan antara produk yang sudah melekat di mindset-nya selama ini dengan produk sejenis namun harga yang reasonable. Bahkan bila tidak percaya spesifikasi diatas kertas, ajukan unit demo dan tes dengan segala bentuk tes yang dikehendaki.

D-Link sebagai salah satu pemain besar di networking, memiliki line product dengan perfomance dan quality yang tinggi namun harganya sangat reasonable. Di Emerging Market seperti Rusia dan Brazil, D-Link merupakan pemain dominan di industri ini.

Salah satu produk unggulan kami yaitu Manageable Switch, Managed Switches (DES-3500 Series, DES-3028 Series, DES-3800 Series, DGS-3100 Series, DGS-3400 Series, DGS-3600 Series) kami mempunyai performance dan quality yang tinggi dengan harga yang sangat reasonable, terbukti dengan ditempatkannya D-Link sebagai no.2 dalam hal market share untuk L2 Managed Switch menurut lembaga survey In-Stat Y2008 Q1.

Bila ingin informasi lebih lanjut, kontak kami.

Rabu, November 05, 2008

Ayo Ganti Security Wireless Anda ke WPA/WPA2 !!

Wireless LAN (atau yang lebih populer disebut Wi-Fi) sudah sangat populer di Indonesia dan mungkin sekarang ini hampir disetiap rumah yang punya koneksi internet broadband menggunakan Wi-Fi, entah berupa wireless router atau hanya Access Point biasa saja. Belum lagi diperusahaan, mungkin hampir semua perusahaan yang mempunyai koneksi internet, pasti menggunakan Wi-Fi.

Namun pada umumnya masih menggunakan WEP sebagai security setting-nya (mungkin pernyataan saya tsb salah, well.. at least dari beragam pertanyaan yang masuk ke call center D-Link maupun yang langsung menanyakan ke saya, 95 percent memilih WEP sebagai pilihan security-nya).

WEP atau Wired Equivalent Privacy merupakan standar security pertama yang didefine oleh IEEE utk standar keamanan 802.11 pada tahun 1997. Selang beberapa tahun kemudian ditemukan berbagai kelemahan yang memungkinkan orang untuk mengetahui "key" yang digunakan.

Kemudian tahun 2003, Wi-Fi Alliance memperkenalkan WPA (Wi-Fi Protected Access) sebagai pengganti WEP, WPA ini didasarkan pada draft IEEE 802.11i yang sedang disusun oleh IEEE. Kemudian tahun 2004, IEEE secara resmi meratifikasi IEEE 802.11i sebagai standar keamanan untuk Wi-Fi. Sekarang ini IEEE 802.11i lebih dikenal dengan nama WPA2. WPA/WPA2 ini memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada di WEP. Adapun kelebihan WPA/WPA2 diantaranya menggunakan enkripsi TKIP/AES, Dynamic Session Keys, dan Automatic Distribution Keys.

WPA/WPA2 sempurna? Tunggu dulu :-) WPA/WPA2 dibagi menjadi 2 yaitu WPA/WPA2-Personal dan WPA/WPA2-Enterprise, bedanya yang Personal menggunakan Pre-Shared Key sbg "password"-nya sedangkan yang Enterprise menggunakan 802.1x dengan protocol EAP yang ada saat ini (misalnya EAP-TLS, EAP-TTLS, EAP-PEAP). Belakangan ini WPA/WPA2-Personal bisa di-"break" menggunakan metode dictionary attack atau brute force attack, namun ini terbatas pada Pre-Shared Key yang mudah ditebak, misalnya : abcd1234, 1234abcd, dan lain-lain (Kebanyakan pengguna di Indonesia menggunakan Pre-Shared Key yang mudah diingat, jadi hati-hati saja ;-) )

Sekarang masuk ke rekomendasi (atau lebih tepatnya "memaksa" --> untuk kebaikan jaringan anda tentunya :-D). Untuk perusahaan/enterprise sudah jelas, penggunaan WPA/WPA2-Enterprise menjadi suatu keharusan, jika infrastructure mendukung, SEGERA implementasi WPA/WPA2-Enteprise !!
Sedangkan untuk SOHO, bila masih menggunakan WEP, SEGERA ganti ke WPA/WPA2-Personal. Mengapa yang Personal? Karena lebih mudah disetting dan tidak membutuhkan Authentication Server. Untuk menghindari brute-force attack atau dictionary attack, dianjurkan untuk ganti Pre-Shared Key sebulan sekali (lebih baik seminggu sekali) dan gunakan Pre-Shared Key minimal 15 character dengan kombinasi huruf, angka dan symbol, contoh : "a#j@jia5*29((kdh2*jf!@3947qmvny%4**"

Semua D-Link Wireless Solution sudah mendukung WPA/WPA2, jadi tunggu apa lagi, ganti security anda ke WPA/WPA2 SEKARANG !!

Senin, November 03, 2008

D-ViewCam 2.0 - Software Monitoring dan Recording Gratis dari D-Link

Seperti yang kita tahu bahwa D-Link memproduksi IP Camera, mulai dari tipe yang ditujukan untuk pengguna rumahan seperti DCS-910/920 sampai untuk pengguna korporat seperti DCS-6620 atau DCS-3415. Untuk pengguna rumahan dimana jumlah kamera hanya 1-2 unit mungkin software monitoring yang tersentralisasi tidak begitu dibutuhkan, namun untuk pengguna korporat software monitoring yang tersentralisasi berikut recording dan playback-nya mutlak dibutuhkan.

D-Link menyediakan software untuk monitoring dan recording untuk semua D-Link IP Camera secara Gratis. Software ini dinamakan D-ViewCam, saat ini versi terbaru D-ViewCam yaitu 2.0, dimana bisa mendukung sampai dengan 32 Camera.

Berikut tampilan dari D-ViewCam 2.0 :



Tampilan playback :



Adapun spesifikasi teknis komputer yang diperlukan untuk menjalankan software ini adalah :



Bagi pembaca yang sudah menggunakan IP Camera D-Link dan ingin mencoba software ini bisa download di D-ViewCam 2.0 (note : klik kata D-ViewCam 2.0). Bagi yang ingin membaca user manualnya, silahkan download di User Manual (note : klik kata User Manual).