Kamis, Oktober 23, 2008

DHCP Relay

Pada jaringan besar umumnya terdiri dari banyak segmen (umumnya VLAN) dan ratusan atau bahkan ribuan komputer. Tentu sulit sekali untuk me-manage IP untuk sekian banyaknya PC itu. Yang mudah tentu menggunakan DHCP Server, namun bagaimana bila segmen dari DHCP Server tersebut berbeda dengan letak PC yang ingin mendapat IP itu? Jawabannya adalah menggunakan DHCP Relay.

Cara kerja DHCP Relay secara sederhana adalah mengarahkan paket DHCP Discover ke DHCP server yang terletak pada segmen yang berbeda, begitu DHCP server memberikan paket DHCP Offer, maka paket ini akan diteruskan oleh Switch ke PC yang bersangkutan dan PC akan membalas dengan paket DHCP request, dimana paket ini akan diteruskan oleh Switch ke DHCP Server, kemudian DHCP Server akan memberikan persetujuan dengan mengirimkan paket DHCP Ack yang akan diteruskan juga oleh Switch ke segmen dimana PC itu berada.

Dalam tutorial ini, digunakan topologi spt dibawah ini :





Pada topologi tersebut dicontohkan ada 3 VLAN yaitu VLAN DUA, VLAN TIGA, VLAN EMPAT. VLAN DUA menggunakan subnet 192.168.2.0/24, VLAN TIGA menggunakan subnet 192.168.3.0/24 dan VLAN menggunakan subnet 192.168.4.0/24. DHCP Server berada pada VLAN DUA dan selain memberikan IP pada VLAN DUA, DHCP Server ini akan memberikan IP pada VLAN TIGA dan VLAN EMPAT.

Pada contoh ini digunakan software DHCP Server dari haneWin versi 3.0.18, Layer 3 Switch digunakan DES-3828 dan DES-3526 sebagai L2 Switch. Konfigurasi VLAN, VLAN Interface, LACP, dan lainnya bisa dilihat di Blog sebelumnya : Inter-VLAN Routing plus LACP pada D-Link Manageable Switch.

Setting DHCP Server di haneWin ada ada 3 pool yaitu 192.168.2.0/24, 192.168.3.0/24, 192.168.4.0/24.

Setting DHCP Relay hanya dilakukan di L3 Switch, dalam hal ini DES-3828 :



Pertama-tama harus enable dhcp relay lalu menambahkan interface VLAN mana yang paket DHCP-nya akan direlay ke VLAN dimana DHCP Server berada.

Contoh :
"config dhcp_relay add ipif VLAN_TIGA 192.168.2.2", artinya kita ingin me-relay semua pake DHCP dari VLAN TIGA (dimana interface utk VLAN ini adalah VLAN_TIGA) ke DHCP Server di VLAN DUA yaitu 192.168.2.2

Setelah semua selesai, verifikasi settingan spt dibawah :



Kita bisa isi per interface up to 4 DHCP Server (misalnya kalau DHCP Servernya dibuat redundant).

Hasilnya seperti dibawah ini :



Pada test itu, saya mencoba connect Laptop ke VLAN DUA, VLAN TIGA dan VLAN EMPAT (baik di DES-3828 ataupun di DES-3526) maka Laptop itu akan dapat IP sesuai subnetnya.

5 komentar:

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ilmu Komputer

Terima kasih banyak atas kesediaan anda untuk memberikan komentar. Mohon beribu2 maaf, kami harus menghapus komentar anda karena tidak relevan dengan topik yang ada, juga pada komentar anda menyebutkan fitur proprietary dari kompetitor kami shg akan membingungkan para pengguna D-Link lainnya.

Jaman Bergerak mengatakan...

Apakah DIR655 memiliki fitur DHCP Relay? Bagaimana cara settingnya? Masalahnya di kantor banyak AP menggunakan DIR655 (15 titik). Trims.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Jaman Bergerak

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Apakah DIR655 memiliki fitur DHCP Relay? Bagaimana cara settingnya? Masalahnya di kantor banyak AP menggunakan DIR655 (15 titik)"

---> DIR-655 adalah Wireless NAT Router, jadi tidak memiliki fungsi DHCP Relay. Jika anda menggunakannya sbg AP only, cukup matikan DHCP server dan Firewall, lalu plug DIR-655 ke network anda via LAN port dan Internet port/WAN port biarkan kosong. Maka DIR-655 akan act sbg L2 only dan akan meneruskan paket DHCP dr DHCP server anda.

Bila anda ingin menambah AP lagi, sebaiknya tidak membeli DIR-655 karena DIR-655 adalah router, jadi gunakan DAP-2590, ini adalah Enterprise grade AP 802.11n kami.

Mudah2an membantu

Adi Saputra mengatakan...

gan bisa tidak kita menangkap mac address dari komputer yang berada di vlan2 ,vlan 3, maupun vlan 4 ?

rahmi fadhli mengatakan...

mp3 terbaru
mp3 terlengkap
mp3 dangdut