Senin, September 15, 2008

Dynamic DNS

Seperti yang telah saya janjikan, sekarang kita akan bahas mengenai Dynamic DNS. Sederhananya Dynamic DNS adalah suatu service yang memungkinkan setiap adanya perubahan IP Public pada perangkat networking kita (umumnya router) maka secara otomatis si router akan memberitahukan ke penyedia jasa Dynamic DNS ini untuk meng-update alamat domain name kita.

Misalnya : pada hari Senin, router kita mempunyai IP Public 125.1.1.1 dan kita daftar DDNS dan misalnya kita gunakan host http://coba.dlinkddns.com, pada saat kita mendaftar, IP 125.1.1.1 akan di-map ke http://coba.dlinkddns.com. Nah pada hari Selasa, kita menghidupkan router dan mendapati IP Public berubah menjadi 125.2.2.2. Pada saat IP berubah maka si router akan "bilang" ke si penyedia DDNS (dalam hal ini dlinkddns.com) bahwa IP-nya sudah berubah, si penyedia DDNS akan segera mengupdate recordnya dan sekarang http://coba.dlinkddns.com tidak menunjuk ke IP 125.1.1.1 lagi tapi ke IP yang baru yaitu 125.2.2.2

D-Link sebagai salah satu penyedia perangkat networking terbesar, bekerja sama dengan salah satu penyedia Dynamic DNS terbesar yaitu DynDNS, membuat layanan khusus Dynamic DNS untuk para pengguna product D-Link, yaitu http://www.dlinkddns.com. Layanan ini bersifat gratis (dan dapat diupgrade ke layanan berbayar). Bedanya dengan layanan DynDNS yang gratis adalah penggunaan dlinkddns lebih simpel.

Disini saya akan membahas bagaimana menggunakan Dynamic DNS pada D-Link Router :

1. Daftar sebuah account di http://www.dlinkddns.com

2. Setelah semuanya selesai, login menggunakan account itu



3. Pilih Add Host



4. Masukkan hostname yang anda inginkan, pada contoh ini saya menggunakan "dlink-id"



Pada baris "Browser IP Address", itu adalah alamat IP Public actual anda yang terbaca oleh dlinkddns. Anda bisa men-cek-nya apakah sama dengan IP Public pada Router anda :



Bila sudah sama, masukkan alamat IP tsb ke "New IP Address", lalu klik "Save"

5. Setelah itu host akan ditambah spt dibawah ini :



6. Langkah selanjutnya adalah men-setting D-Link Router, masukkan parameter-parameter kedalam menu DDNS pada D-Link router anda.



Enable DDNS lalu pilih Server Address (pada contoh ini menggunakan dlinkddns.com), masukkan hostname, pada contoh ini : dlink-id.dlinkddns.com, masukkan username dan password account dlinkddns.com anda. Setelah itu "Save Settings",

7. Selanjutnya testing alamat DDNS tsb, disini saya buka remote management pada router yang saya gunakan yaitu DIR-635 pada port 8000. Lalu saya menggunakan koneksi internet lain (contoh disini saya menggunakan 3G), lalu di URL saya ketik http://dlink-id.dlinkddns.com:8000 maka akan terbuka halaman login router DIR-635 saya.



Dynamic DNS ini sangat berguna bila kita mempunyai koneksi internet dengan Dynamic Public IP.

114 komentar:

hany mengatakan...

untuk type Di604, remote managementnya Ip numbernya diisis berapa? lalu portnya hanya bisa diisi dengan 80,88,1080 dan 8080 bagaimana set port lainnya??

thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hany

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Remote Management IP itu artinya dari IP berapa saja, device ini dapat diakses. Misalnya layout begini :

Internet---DI-604

Kita ingin akses WebUI DI-604 dari Internet, misalnya dikantor kita punya IP Public 202.1.1.1, dan kita hanya akan ijinkan bahwa IP Public 202.1.1.1 ini lah yang dapat akses DI-604 dari Internet, maka kita isi pada bagian IP-nya 202.1.1.1. Dengan begitu DI-604 HaNyA bisa diakses dari IP 202.1.1.1

Bila anda ingin akses DI-604 dari mana saja, anda bisa masukkan tanda * (asterisk) pada bagian IP-nya. Sedangkan untuk pilihan port, untuk seri ini, kita memang hanya berikan pilihan 4 port itu saja, selebihnya tidak bisa.

Dikarenakan anda bertanya di blog yang berhubungan dengan virtual server, mungkin maksud anda bagaimana mengakses mesin dibelakang DI-604 dari Internet, bila demikian maka anda bisa lihat dibagian Advanced --> Virtual Server

Mudah2an membantu

hany mengatakan...

real contoh saja.
saya memakai VNC untuk remote komputer kantor dari rumah. dan juga IP camera. masalahnya IP kantor itu dinamis. jadi setting router di 604 kantor itu harus gimana?? agar setiap saat IP kantor itu tetap (mis. 192.168.0.22:88 atau http://remote.dyndns.org:88)
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hany

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Untuk kebutuhan anda, yg jelas ada 2 langkah yang anda harus lakukan :

1. Buka port yang dibutuhkan via Virtual Server, misalnya

Internet--DI-604--PC(withVNC server)

Pada DI-604, anda harus buka virtual server utk port 5900 (port default VNC)

Anda test dengan Dynamic IP si DI-604 dari rumah anda menggunakan VNC client. Bila oke, maka virtual server ini sudah bekerja. Lalu anda lakukan hal serupa utk IP Camera.

2. Anda setting Dynamic DNS di DI-604. Pada saat mendaftar, yang paling mudah anda lakukan dari kantor anda, karena pada saat add host, Dynamic DNS server akan detect otomatis IP anda saat ini. Setelah account itu ter-create, anda bisa masukan ke dalam settingan DDNS pada DI-604.

Jadi pengertian remote management pada settingan DI-604 adalah untuk me-remote DI-604 sendiri. Bila anda ingin remote ke PC atau devices dibelakang DI-604 (baca : dilokasi LAN DI-604), maka yang pertama harus anda lakukan adalah setting virtual server.

Sedangkan Dynamic DNS adalah hal lain yang tidak ada hubungan dengan proses virtual server, Dynamic DNS hanya "alat" bantu utk menterjemahkan Dynamic Public IP ke FQDN.

Untuk Virtual Server detailnya bisa dibaca di http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Mudah2an membantu

Sebayu mengatakan...

Saat setting reastart d-link DSL-2640T, terdapat pengisian info PVI dan VCI. Itu harus diisi apa? Sebagai informasi tambahan, saya menggunakan koneksi speedy . . .
Terimakasih atas jawabannya . . .

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sebayu

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Nilai utk VPI dan VCI ditentukan oleh operator ADSL anda, nilai biasanya tergantung lokasi, misalnya ada yang VPI :0, VCI : 35, ada juga VPI : 8, VCI : 35, dsb, jadi anda bisa menanyakan ke mereka dan mereka harus memberitahukan ke pelanggan. Informasi2 yang didapat dari operator dalam hal ini Speedy adalah :

- Nilai VPI
- Nilai VCI
- Username
- Password
- Mekanisme authentication apakah PPPoE atau PPPoA

Mudah2an membantu

EO & Me :) mengatakan...

Team D-Link Indonesia Yth,
Saya pengguna DI-704P (sudah lebih 3 tahun), DWL2100AP (kira2 2 tahun) dan DES1008D, mereka melayani (saya dg Fastnet-nya) tanpa masalah berarti. Bravo D-Link.. !
Baru2 ini saya install IP Cam, bukan D-Link :(, dan mempelajari DDNS dari blog ini.
Pertanyaan: untuk DI-704, by default tidak ada pilihan dlinkddns.com.
Sementara saya pernah register di DynDNS.org... kok tdk gratis ya ?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih.
Salam
Ariek

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ariek (EO & Me)

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pengguna DI-704P (sudah lebih 3 tahun), DWL2100AP (kira2 2 tahun) dan DES1008D, mereka melayani (saya dg Fastnet-nya) tanpa masalah berarti. Bravo D-Link.. !"

---> Terima kasih sudah menjadi pengguna setia kami dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

"Pertanyaan: untuk DI-704, by default tidak ada pilihan dlinkddns.com."

---> Betul, pada produk2 D-Link yang lama memang tidak ada pilihan dlinkddns, ditambah DI-704P sendiri sudah EOL (End-Of-Life).

"Sementara saya pernah register di DynDNS.org... kok tdk gratis ya ?"

---> Saya baru saja coba dan masih gratis. https://www.dyndns.com/, pada bagian kiri tengah ada Free Dynamic DNS. Anda tinggal ikuti saja langkah2nya, memang masuk ke shopping card tapi valuenya 0, jadi masih gratis. Untuk account yang gratis hanya mengijinkan up to 5 host. Saya rasa itu cukup.

Mudah2an membantu

Anak Siantar mengatakan...

Untuk fasilitas dyndns ini, apakah semua jenis router dlink compatible ? atau hanya jenis/type tertentu saja ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Anak Siantar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Untuk fasilitas dyndns ini, apakah semua jenis router dlink compatible ? atau hanya jenis/type tertentu saja ?"

---> Semua router D-Link support Dynamic DNS dari DynDNS dan D-LinkDDNS (note: untuk tipe2 lama spt DI-series hanya support DynDNS saja, sementara tipe DIR-series, support kedua-nya).

Mudah2an membantu

Anak Siantar mengatakan...

Bagaimana dengan feature Virtual Server, apakah semua jenis/type router dlink support feature ini ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Anak Siantar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana dengan feature Virtual Server, apakah semua jenis/type router dlink support feature ini ?"

---> Semua D-Link router support virtual server dan atau port forwarding. Virtual server dan port forwarding adalah fungsi yang sama, hanya saja port forwarding bisa untuk port range sementara virtual server hanya satu port saja.

Mudah2an membantu

iwan mengatakan...

Di Kantor kami memakai Modem D-Link DSL-2542B, lalu kami ingin mem port forwarding IP Public yang ada dari speedy. Yang kami tanyakan bagaimana cara mem port forwarding Modem ini ke salah satu PC/web server kami, karena selama ini kami mengalami kesulitan mem port forwarding IP Public ke salah satu PC/web server kami ini.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : iwan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Di Kantor kami memakai Modem D-Link DSL-2542B, lalu kami ingin mem port forwarding IP Public yang ada dari speedy. Yang kami tanyakan bagaimana cara mem port forwarding Modem ini ke salah satu PC/web server kami, karena selama ini kami mengalami kesulitan mem port forwarding IP Public ke salah satu PC/web server kami ini."

---> Anda bisa mengikuti tutorial yang ada disini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Caranya sama dgn DSL-520B

Mudah2an membantu

awi mengatakan...

Hallo para pakar Dlink

saya mau tanya, bgm caranya utk mengetahui port yg di open atau di block oleh ISP telkom speedy..

dan untuk port forwarding Dlink, apakah boleh port 21 yg umumnya utk ftp, saya alihkan untuk DVR CCTV, misalnya http://cctvku.selfip.info:21

mohon pencerahannya...
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : awi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mau tanya, bgm caranya utk mengetahui port yg di open atau di block oleh ISP telkom speedy.."

---> Sejauh yang saya tahu, Speedy tidak memblock inbound port apapun. Namun bila anda ingin test bisa spt ini :

Internet--ADSLModem--PC

Set Modem sbg bridge, lalu dial PPPoE dari PC anda. Matikan semua firewall di PC anda termasuk windows firewall. Maka PC anda akan mendapat Public IP lgs dr Speedy dan anda bisa masuk ke web port scanner utk lihat port mana yg terbuka. Anda bisa gunakan web ini http://www.pcflank.com/scanner1.htm

"dan untuk port forwarding Dlink, apakah boleh port 21 yg umumnya utk ftp, saya alihkan untuk DVR CCTV, misalnya http://cctvku.selfip.info:21"

---> Tidak masalah, namun banyak di-internet port scanner dan brute ftp attack yg bertebaran, jadi bila anda menggunakan port ftp, maka resikonya DVR anda akan discan sbg ftp server dan akan coba di attack melalui brute ftp attack terus menerus. Efeknya DVR anda akan mengalami degradasi performance, karena trus menerus menerima koneksi.

Mudah2an membantu

di2kCyber.blogspot.com mengatakan...

Team D-Link Indonesia Yth,
Saya pengguna baru DSL 2640T, bagaimana step by step port forwading dari tipe ini. saya sdh daftar di dyndns.org, tapi knp msh blm bisa diakses (diremote)??
untuk ip remote web managementnya diisi brp??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : di2kCyber.blogspot.com

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pengguna baru DSL 2640T, bagaimana step by step port forwading dari tipe ini. saya sdh daftar di dyndns.org, tapi knp msh blm bisa diakses (diremote)??
untuk ip remote web managementnya diisi brp??"

---> Untuk virtual server, anda bisa lihat tutorial berikut : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

Hal itu harus anda lakukan dulu, setelah anda coba bisa diakses dari luar maka baru anda beranjak untuk membuat dynamic dns, mengapa buat dynamic dns? agar kita ga perlu ingat atau liat berapa public ip dynamic yang didapat saat ini. Jadi antara virtual server dan dynamic dns bisa dibilang tidak berhubungan scr fungsi tp berhubungan scr penggunaan.

Yang menentukan bisa diremote atau tidaknya bukan anda sudah daftar di dyndns atau belum tapi rule virtual servernya, jadi anda harus fokus ke virtual servernya dulu sampai bisa diakses.

IP remote web management tidak perlu anda isi, bahkan anda tidak perlu aktifkan fungsi ini karena fungsi ini hanyalah fungsi yang mengijinkan DSL-2640T anda diakses dari internet, jadi akses ke webUI-nya bukan ke server yang ada di LAN anda.

Mudah2an membantu

En mengatakan...

saya ada kasus.. dvr saya memiliki ip 192.168.1.10 dan port 80. dan saya hubungkan ke modem dlink 2540b adsl dengan ip 192.168.1.1. bagai mana asya bisa memfoward ddns ke ip 192.168.1.10. mohon bantuannya yah..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : En

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya ada kasus.. dvr saya memiliki ip 192.168.1.10 dan port 80. dan saya hubungkan ke modem dlink 2540b adsl dengan ip 192.168.1.1. bagai mana asya bisa memfoward ddns ke ip 192.168.1.10."

---> Dynamic DNS dan Virtual Server/Port Forwarding tidak berhubungan secara fungsi (namun berhubungan scr penggunaan). Jadi yang perlu anda lakukan adalah :

1. Pastikan virtual server sudah berjalan dengan benar, caranya :
ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Untuk DSL-2542B sama saja dgn yang ada ditutorial tsb.

2. Setelah berjalan dgn lancar yg tahap 1, anda baru daftar ke dyndns atau dlinkddns dan masukkan settingan ke DSL-2542B, contoh : http://img23.imageshack.us/img23/630/dyndns2.jpg

Mudah2an membantu

budiandrea mengatakan...

team d-link

saya punya router dlink di 604, saya menggunakan adsl modem merk lain, saya ingin router yang melakukan koneksi dengan menggunakan pppoe, sudah saya masukan user,password tapi kenapa kon nggak mau konek? untuk modem saya setting mode brigde

salam budi

Hyuga Akira mengatakan...

Salam,

Saya pemakai speedy paket office unlimited, katanya kan bisa disetting ip public, trus atas recomended kawan saya beli D-LINK ADSL2+Router seri DSL-2542B, saya udah setting sesuai arahan kawan saya kok gak bisa, malahan untuk konek internet gak bisa, saya colok lagi ke modem bawaan telkom langsung nyala, bisa bantu?? maklum saya newbie... bisa kirim ke email saya : admin@hyuga-akira.com , thanx b4

D-Link Indonesia mengatakan...

To : budiandrea n Hyuga Akira

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan dan jawab pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

mangcek mengatakan...

dear dlink team
saya ingin bertanya tipe apa saja yang sudah support langsung update dlinkddns.com?
yang saya perlukan untuk modem adsl tanpa wifi yang nanti saya gunakan untuk streaming dari dvr cctv

mohon penjelasannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mangcek

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya ingin bertanya tipe apa saja yang sudah support langsung update dlinkddns.com?
yang saya perlukan untuk modem adsl tanpa wifi yang nanti saya gunakan untuk streaming dari dvr cctv"

---> Semua produk kami yang ada dipasaran sekarang sudah mendukung D-LinkDDNS. Yang tidak support D-LinkDDNS itu hanya beberapa produk lama spt DI-xxx series.

Namun semua produk D-Link sudah support DynDNS.org, jadi bila anda kebetulan memiliki product lama kami, anda bisa gunakan DynDNS.org.

Untuk kebutuhan anda, anda bisa gunakan DSL-2542B.

Mudah2an membantu

bang-cb mengatakan...

tim D'link Indonesia

saya sudah beberapa kali menggunakan modem DLink 520b untuk setting cctv online di tempat yang berbeda...dan semuanya saya daftarkan di www.dyndns.com

karena waktu saya buka 192.168.1.1 di bagian advance > DDNS
cuma tersedia 2 site : Dyndns.org dan TZO

pertanyaan saya :

1. support feature DDNS www.dlinkddns.com itu tersedia di modem tipe berapa saja ?

2. apa akun free di site www.dlinkddns.com itu ada batas berlakunya seperti di dyndns (seingat saya 2 bulan harus daftar ulang untuk hosting)

3. apa modem lama yang saya pakai itu bisa di upgrade firmware nya agar bisa menikmati fitur www.dlinkddns.com juga ?

jadi saya bisa mutasi semua akun saya di www.dyndns.com ke www.dlinkddns.com

saya tertarik dengan d'link karena tahan panas nya ... stabil .... ditambah lagi ada tambahan kemudahan yang diberikan D'link dengan hadirnya www.dlinkddns.com...

terima kasih atas bantuannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bang-cb

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. support feature DDNS www.dlinkddns.com itu tersedia di modem tipe berapa saja ?"

---> D-LinkDDNS tersedia dihampir semua tipe terbaru kami misalnya untuk router DIR-series, untuk modem DSL-xxxB series.

Khusus untuk DSL-520B h/w D, anda harus upgrade dulu ke versi SE_1.22 utk bisa menggunakan D-LinkDDNS. Informasi dan caranya bisa dilihat di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

"2. apa akun free di site www.dlinkddns.com itu ada batas berlakunya seperti di dyndns (seingat saya 2 bulan harus daftar ulang untuk hosting)"

---> Tidak ada, namun D-LinkDDNS hanya bisa untuk satu host saja.

"3. apa modem lama yang saya pakai itu bisa di upgrade firmware nya agar bisa menikmati fitur www.dlinkddns.com juga ?"

---> Untuk tipe DSL-xxxT (misalnya DSL-520T), tidak ada upgrade firmware untuk mendukung D-LinkDDNS karena model ini sudah EOL.

"saya tertarik dengan d'link"

---> Kami sangat menghargai komentar anda ini :-) Terima kasih banyak dan jangan segan2 bila ada kritikan dan masukan utk kami.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

Dear Team Dlink
Saya pake DSL2640T

Saya udah daftar ip saya di www.dyndsr.org
udah berhasil saya daftar.

saya mencoba ping dan berhasil di respon. cuman saat saya mencoba membukanya di webbrowser, selalu gagal dan tidak terhubung, saya juga mencoba pake ip nya langsung, hasilnya juga sama, cuman kalo di ping ada respon.
bagaimana hal seperti ini.

mohon pencerahannya.

Thanks :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mencoba ping dan berhasil di respon. cuman saat saya mencoba membukanya di webbrowser, selalu gagal dan tidak terhubung, saya juga mencoba pake ip nya langsung, hasilnya juga sama, cuman kalo di ping ada respon."

---> Pastikan IP yang muncul pada saat anda ping hostname tsb SaMa dengan IP WAN yang ada di Status --> Device Info DSL-2640T.

Jika belum sama, artinya yang reply itu bukan IP anda, tapi IP pengguna Speedy yang lain. Pastikan setting DynDNS anda benar spt ini : http://img52.imageshack.us/img52/2808/dnsdyn.jpg

Juga pastikan remote management anda sudah diopen, jika anda ingin DSL-2640T anda diakses dr mana saja maka set remote management spt ini :

http://img202.imageshack.us/img202/8571/remotewebmanagement.jpg

IP Address yg dimasukkan hanya fake IP saja dan subnet diset ke 0.0.0.0, setelah Apply, anda ke Tools --> System, lalu klik Save n Reboot.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

saya membuat ip private untuk modem katakanlan 192.168.1.1

lalu saya ping dari luar jaringan dengan ip public dari isp katakanlah
125.bbb.ccc.bbb
itu berhasil cuman
kali di webbrowser dengan urlnya ip public itu gagal, server tidak di temukan.
apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya membuat ip private untuk modem katakanlan 192.168.1.1"

---> IP yang didefine di remote management itu hanya fake saja dan tidak ada efek apa2 thd operasi

"apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

---> Tidak perlu, yang anda inginkan adalah remote management webUI DSL-2640T jadi cukup enable remote management, define fake IP dan subnet ke 0.0.0.0, lalu apply kemudian save n reboot.

Bila masih tidak bisa, tolong anda capture halaman Tools--> Admin, bagian remote managementnya dan halaman Status --> Device Info. Kemudian hasil capturenya upload ke http://imageshack.us dan posting URL-nya disini.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

---> IP yang didefine di remote management itu hanya fake saja dan tidak ada efek apa2 thd operasi

"apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

---> Tidak perlu, yang anda inginkan adalah remote management webUI DSL-2640T jadi cukup enable remote management, define fake IP dan subnet ke 0.0.0.0, lalu apply kemudian save n reboot.


apa yang di maksud dengan fake IP
dan cara mendefenisikannya

Thanks

abdrahym mengatakan...

ok pak. udah berhasil.
thanks....
:D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apa yang di maksud dengan fake IP
dan cara mendefenisikannya"

---> Fake IP digunakan pada remote management dikarenakan field IP Address tidak bisa menerima 0.0.0.0, sementara agar modem bisa diakses dr mana saja maka seharusnya define IP Address 0.0.0.0 dan subnet 0.0.0.0, dikarenakan tidak bisa menerima address 0.0.0.0 maka kita define fake IP disini, dgn define fake IP 192.168.1.1 dan subnet 0.0.0.0 maka modem akan menerima koneksi dr mana saja. Ketidakbisaan modem menerima IP 0.0.0.0 adalah limitasi dr chipsetnya dan tidak bisa difix via software/firmware modification.

"udah berhasil."

---> Senang mendengar masalah anda sudah teratasi :-)

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

abdrahym mengatakan...

saya mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
subnet nya saya isi 0.0.0.0
dan ip modemnya 192.168.1.1(default)

gimana kalo saya ingin menambahkan router di bawahnya dengan ip 192.168.2.1. saya juga ingin remote web juga

jadi saya buatkan virtual servernya dengan ip router tadi 192.168.2.1 di modem
port start : 8000
port end : 8000
port map : 80

setelah saya coba gagal
coba di koreksi settingan saya

Thanks :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana kalo saya ingin menambahkan router di bawahnya dengan ip 192.168.2.1. saya juga ingin remote web juga"

---> Untuk remote web IP yang ada di LAN, anda harus gunakan virtual server dan tidak ada hubungan dengan remote management page lagi.

Pada remote management page anda HANYA enabled, lalu define fake IP 192.168.1.1 dan subnet 0.0.0.0, save n reboot.

Setelah itu modem bisa diakses dr internet.

Nah utk PC dibawahnya, saya sudah pernah menjelaskan pada pertanyaan anda di blog lain sblmnya, saya copy paste lagi disini, perhatikan posisi WAN/LAN, gateway, DNS :

Inet--DSL-2640T--Mikrotik--LAN--PC

DSL-2640T
WAN IP : 125.1.1.1
LAN IP : 192.168.1.1

Mikrotik
WAN IP : 192.168.1.10, gateway 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1
LAN IP : 192.168.5.1
HTTP port : 80

PC
IP : 192.168.5.10, gateway 192.168.5.1, DNS : 192.168.1.1 (asumsi Mikrotik tidak diset sbg DNS relay)

Maka di DSL-2640T hanya enable virtual server dgn rule :

Protocol : TCP
Port Start: 8888
Port End : 8888
Port Map : 80
Port Map End : 80
IP : 192.168.1.10

Jadi kalau mau akses DSL-2640T type URL-nya http://125.1.1.1 sementara bila ke Mikrotik typenya http://125.1.1.1:8888

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

ok, team DLink
Udah berhasil.
Makasi

Thanks...
:D :))

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

"Udah berhasil. Makasi"

---> Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

abdrahym mengatakan...

saya mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
subnet nya saya isi 0.0.0.0
dan ip modemnya 10.1.1.100 subnetnya 255.255.255.0
berarti clientnya di network 10.1.1.0/24 dengan GW 10.1.1.100

persoalannya karena ip remote web managementnya di router adalah ip dinamik dari isp, jika ip itu berubah maka ip remote web managementnya harus di ganti lagi.
gimana mengatasi persolaan seperti gini di modemnya.
ip apa yang harus saya berikan di ip remote web managementnya.
mohon pencerahannya

Thanks....
:D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
jika ip itu berubah maka ip remote web managementnya harus di ganti lagi.gimana mengatasi persolaan seperti gini di modemnya.
ip apa yang harus saya berikan di ip remote web managementnya."

---> Seperti yang sudah saya jelaskan, pada halaman remote web management, IP yang dimasukkan adalah FAKE IP, jadi anda tidak perlu memasukkan Public IP-nya disitu. Cukup masukkan LAN IP saja di halaman tsb. Kalo LAN IP adalah 10.0.0.1 maka masukkan 10.0.0.1 juga di halaman tsb dgn subnet 0.0.0.0.

Berikut contoh dimana LAN IP-nya 192.168.1.1, saya MaSuKkAn 192.168.1.1 sbg IP pada remote management :

http://img202.imageshack.us/img202/8571/remotewebmanagement.jpg

Tolong anda buka dulu URL tsb dan lihat contohnya.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

ok Tim Dlink.
Udah berhasil
Thank :)) :D :)
Makasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

irawan mengatakan...

bagaimana cara mensetting virtual server pada modem dsl 520b jika saya membutuhkan akses ke port 2121 star dan 21 end, untuk ftp (server)kenapa kok selalu menolak, bagaimana solusi-nya ?
agar port itu bisa digunakan, karena pada modem linksys hal itu tidak jadi masalah

salam

irawan

D-Link Indonesia mengatakan...

To : irawan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Dedy's Blogger mengatakan...

Tim D-Link Indonesia...,sy ngin menggunakan kamera D-Link DCS-920 untuk tgs perkuliahan..,minta SDK untuk pengembangan Delphi atau desktop donk ms..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dedy's Blogger

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Ariek mengatakan...

Pengasuh Yth,
Saya ada pemikiran untuk lakukan setting Internet Printing (IPP).
Sudah ada 3 alat pendukung, semua D-link :), Router, Access Point dan Print Server.
Dengan 'ilmu' 'IP Cam' saya yang seadanya, mohon masukan apakah ada perbedaan setting untuk IPP dimaksud ?
Pernah 'iseng' lakukan 'port forwarding' ke print server, yang muncul kok 'web setting'nya...
Mohon pencerahan cara terbaik.

Terima kasih
Ariek

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ariek

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya ada pemikiran untuk lakukan setting Internet Printing (IPP)."

---> Untuk IPP, anda bisa download tutorial berikut : ftp://public.dlink.co.id/Print%20Server/Setup%20Guide/Printer_Server_IPP_setup_Procedure.pdf

Mudah2an membantu

qdhe mengatakan...

Saya baru dalam bidang ini ... yang ingin saya tanyakan (layanan internet saya adalah DSL Speedy paket Load) jenis/seri modem apa saja yang support PORT FORWADDING bila saya ingin mengaktifkan kamera CCTV yang bisa di akses dari luar (via internet) ??


QDhe

D-Link Indonesia mengatakan...

To : qdhe

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya baru dalam bidang ini ... yang ingin saya tanyakan (layanan internet saya adalah DSL Speedy paket Load) jenis/seri modem apa saja yang support PORT FORWADDING bila saya ingin mengaktifkan kamera CCTV yang bisa di akses dari luar (via internet) ??"

---> Semua modem router DSL D-Link support virtual server/port forwarding, anda bisa gunakan DSL-526B/2542B/2640B, begitu juga dengan semua broadband wireless router kami (DIR-600/615/655/685/825/855).

Mudah2an membantu

AnakLab mengatakan...

saya menggunakan dsl 526b. Saya ingin melakukan remote desktop melalui radmin dengan jaringan Internet 3G. saya telah mendaftar pada dlinkddns. Ip yang saya daftarkan merupakan ip public dsl 526b, 182.3.83.243. Saya juga telah melakukan pengaturan virtual server dengan ip server 192.168.1.100
DDNS juga telah saa atur.
masalah saya adalah konieksi nya blm dapat digunakan.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : AnakLab

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya menggunakan dsl 526b. Saya ingin melakukan remote desktop melalui radmin dengan jaringan Internet 3G. saya telah mendaftar pada dlinkddns. Ip yang saya daftarkan merupakan ip public dsl 526b, 182.3.83.243. Saya juga telah melakukan pengaturan virtual server dengan ip server 192.168.1.100. DDNS juga telah saa atur. masalah saya adalah konieksi nya blm dapat digunakan."

---> Untuk memastikan apakah virtual server rule-nya sudah benar atau belum, anda bisa coba akses ke Public IP-nya dulu. DDNS tidak berhubungan dengan proses virtual server, jadi utk troubleshooting, skip dulu bagian DDNS dan fokus ke virtual server dgn akses Public IP.

Kembali ke problem anda, ada beberapa hal yang perlu dipastikan :
1. Apakah port yang digunakan pada Radmin Server masih default (4899)? dan anda sudah buka port ini pada virtual server?
2. Apakah Radmin Server tsb bisa diakses dari LAN?
3. Apakah Radmin Server itu sudah diset gateway dan DNS-nya menuju ke DSL-526B? Misalnya DSL-526B IP-nya 192.168.1.1 maka Radmin Server tsb harus diset gateway n DNS-nya ke 192.168.1.1?
4. Bisa tolong capture setingan virtual server pada DSL-526B anda?
5. Bisa tolong capture halaman Device Info --> Summary pada DSL-526B anda?

Mudah2an membantu

Eneste mengatakan...

Team D-link mohon dibantu

Saya menggunakan D-link 2640B untuk remote cctv saya.

IP public modem : 125.xxx.xxx.xxx
IP DVR CCTV : 192.168.1.xx port : 8080

saya sudah atur IP DVR pada bagian port forwarding, port triggering, DMZ dan dimasukkan IP DVR masih tetap tidak bisa masuk ke DVR tsb.
(hanya di menu modem)

Saya juga sudah menggunakan DDNS dari D-link agar saya bisa menggunakan nama domain tapi tetap tidak berhasil.

terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Eneste

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah atur IP DVR pada bagian port forwarding, port triggering, DMZ dan dimasukkan IP DVR masih tetap tidak bisa masuk ke DVR tsb."

---> Yang perlu anda set HaNyA Port Forwarding, sementara port triggering dan DMZ TiDaK BoLeH diset.
Anda perlu baca dulu konsep dasarnya di http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html
Juga URL ini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

"Saya juga sudah menggunakan DDNS dari D-link agar saya bisa menggunakan nama domain tapi tetap tidak berhasil."

---> Dynamic DNS TiDaK akan berhasil jika port forwarding tidak diset dengan benar. Dynamic DNS hanya translasi dr IP ke hostname jadi tidak berhubungan sama sekali dengan proses port forwarding.

Mudah2an membantu

Eneste mengatakan...

Terima kasih

1. Misal nama DDNS cctv1.dlinkddns.com apa nama tersebut dipasangkan pada modem atau DVRnya (kebetulan DVR juga ada settingan DDNS) atau dipasang pada keduanya?

2. Jadi yang perlu di konfigurasi hanya di bagian DDNS dan port forwarding saja walaupun IP speedy yang didapat IP dinamik?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Eneste

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Misal nama DDNS cctv1.dlinkddns.com apa nama tersebut dipasangkan pada modem atau DVRnya (kebetulan DVR juga ada settingan DDNS) atau dipasang pada keduanya?"

---> DDNS hanya diset di DSL-2640B, pada DVR hanya perlu diset IP, Subnet, Gateway dan DNS saja.

"2. Jadi yang perlu di konfigurasi hanya di bagian DDNS dan port forwarding saja walaupun IP speedy yang didapat IP dinamik?"

---> Benar, pertama yang harus anda set adalah Port Forwarding krn ini yang melakukan translation ke dalam, setelah ok (sudah ditest dengan mengakses Public IP-nya dari internet) maka baru anda lanjutkan dengan DDNS. Jadi jika port forwarding belum oke, anda jangan lanjut ke DDNS dulu.

Mudah2an membantu

Skynindo mengatakan...

saya sudah setting port-forwarding dan daftar di dyndns.com. kenapa tetap tidak bisa ya? mohon bantuannya,, saya menggunakan DIR-412.
dan bagaimana cara memanggil nya, apakah harus pakai port nya?

thanks,
besr regards,
Anton

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Skynindo

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah setting port-forwarding dan daftar di dyndns.com. kenapa tetap tidak bisa ya? mohon bantuannya,, saya menggunakan DIR-412.
dan bagaimana cara memanggil nya, apakah harus pakai port nya?"

---> Untuk konsep port forwarding dan cara memanggilnya, ada baiknya anda baca URL berikut : http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Lalu selanjutnya, anda menggunakan operator 3G utk DIR-412? Anda harus hati2 karena nyaris SEMUA operator 3G TIDAK memberikan IP Public, jadi mustahil anda menggunakan fitur port forwarding plus dynamic DNS jika IP yang didapat adalah private IP.

Ada operator yang memberikan IP Public namun memblok semua incoming traffic. Oleh karena itu konfirmasi dulu dengan pihak operator anda.

Mudah2an membantu

Ridho mengatakan...

salam dlink..
saya pakai Dling dsl-526B...
yg ingin saya tanyakan...modem tsb saya set ke mode bridge....saya mendial speedy pakai mikrotik...apakah fitur dynamic dns masih bs saya gunakan?
terimaksih

D-Link Indonesia mengatakan...

TO : Ridho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Mohon maaf sebelumnya, bisakah kami tau topologi jaringan anda?

Ridho mengatakan...

terimaksih atas responnya...topologi jaringan saya

modem DLINK---komputer(mikrotik)---access point Dlink

saya asumsi dengan cara menSet modem dengan mode bridge akan mengurangi beban kerja dari modem dan IP langsung menuju ke sistem mikrotik...sehingga bisa diremote dari jauh....permasalahannya ip didapat dari speedy dinamic...yang saya tanyakan, apakah masih bisa berfungsi fitur dynamic dns pada modem Dlink tersebut masih bisa saya gunakan?

Tamy mengatakan...

mau tanya nich.. untuk setting Dlink DIR 412 agar Real VNC bisa berfungsi bagaimana? karena selalu tampil pesan :
VNC Server appears to be behind a NAT router with IP address 114.79.49.102. You will need to configure that router to forward port 5900 to this computer before you can connect to VNC Server over the Internet., padahal settingan fowarding sudah dan virtual server juga sudah diset sesuat dengan PC yang akan di isi VNC... thanks.

D-Link Indonesia mengatakan...

To: Ridho

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Maaf, namun untuk skenario anda DDNS tidak dapat anda gunakan. Karena yang men-dial dan mendapatkan IP adalah Mikrotiknya.

Semoga membantu.

D-Link Indonesia mengatakan...

To: Tamy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Untuk VNC yang perlu dilakukan adalah Port Forwarding. Pada umumnya VNC menggunakan port 5500, 5800 dan 5900. Apakah anda sudah membuka port-port tersebut untuk protokol TCP dan UDPnya?

Semoga membantu

Muljanto mengatakan...

saya sudah ke menu port forwading rules. saya input nama deng VNC, public port 5900 - 5900, trafic type all, IP address 192.168.0.100, private port 5900, schedule Always. apakah ada yang kurang? mohon pencerahannya, thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To: Muljanto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Unit D-Link apakah yang anda gunakan untuk port forwarding?
Yang perlu dilakukan adalah memasukkan port 5900 (yang umum dipakai VNC) pada protocol TCP dan UDP.

Terkadang VNC juga menggunakan port lain seperti 5500 dan 5800, harus disesuaikan degan settingan pada VNC anda.

Semoga membantu.

Tamy mengatakan...

mau tanya lagi nich, kalau setting email out going dari provider smart yang sudah melalui wireless router D 412 bagaimana ya? apa yang harus disetting? apakah bisa? setting di microsoft outlook? krn saya ada alamat email di centrin? kalau incoming sih nga ada masalah, hanya kalau untuk kirim yang tidak bisa. kalau langsung dari modem langsung sih sudah jalan.. thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To: Tamy

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Sebenarnya DIR-412 tidak perlu di set apa-apa untuk bisa terhubung ke internet dan mengirim/menerima email. Apakah anda pernah mengkonfigurasi Firewall pada DIR-412 anda dan memblokir SMTP port? Hal ini dapat dicek pada halaman ADVANCED > FIREWALL RULES

w@rkom.NET mengatakan...

Saya mengunakan Modem DSL-520T.
pernah menggunakan fasilitas Virtual Server dan berhasil....

Namun sekarang tidak bisa lg, kenapa ya?

Memang IP yang sekarang berbeda dengan IP yang dulu, namun IP saya masih static. Hal apa yang kurang dalam penyetingannya?

Saya coba test port masih belum terbuka?

Apa masalah dari settingan komputer yang menjadi servernya, tp komputer server sudah bisa di akses dari komputer lain pada port dengan jaringan lokal.

Mohon Pencerahanya...

Udi Sachrul mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Udi Sachrul mengatakan...

D-Link Indonesia Mohon pencerahan cara seting konfigurasi yang lebih praktis untuk D-Link DAP 1360 karena sy ikuti cara di cd bawaan g berhasil konek ( maklum pemula ) jawaban langsung ke email udisachrul69@gmail.com terimakasih

Udi Sachrul

FIAN mengatakan...

Dear D-Link, saya baru tiga hari menggunakan D-Link DSL-2640B untuk akses CCTV via web. Sebelumnya saya pakai produk dr TP-Link. Dua modem ini sama-sama memiliki fitur DDNS yang didukung oleh dyndns.com. Di modem D-Link saya aktifkan DDNS dan awalnya masih bisa akses CCTV via internet. Besoknya saat saya coba akses lagi yang muncul permintaan mengisi "username" dan "password". Saya coba berulang-ulang dengan username modem, username dyndns, dan username dvr, tapi gagal masuk. Mohon bantuannya. Terimakasih.

janie777 mengatakan...

saya menggunakan DSL 2640B untuk seting CCTV, tetapi setelah semua cara yg ada di forum ini saya baca,belum juga selesai masalah saya.
yg saya seting fitur Fort Forwarding, DMZ dan Dynamic DNS. Apakah ada fitur lain yang perlu diseting? Mohon bantuannya.. thx

Henry mengatakan...

Mau tanya,klo saya beli router 3g d-link yang koneksi internetnya menggunakan modem USB,apakah saya masih bisa melihat IP camera yang saya pakai lewat internet?

ConfusedAliens mengatakan...

Dear Team Dlink,
maaf mau tanya, saya sudah mengikuti semua cara diatas, dan dicoba sudah berhasil, tapi esok harinya saat kami berganti ip (kami dapat ip dinamis)domain ddns kami tidak dapat di panggil, saya cek ke dlinkddns ternyata masih mengarah ke ip yang lama. mohon bantuannya
sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

Dynasty mengatakan...

Saya menggunakan DIR-412, saya coba mendaftar ke dlinkddns.com, kemudian diminta mengisi hostname, dan new ip address.
Permasalahannya new ip address yang mana yang harus saya isi, karena saya coba isi dengan ip address browser maupun yang lainnya, selalu keluar message "Unknown API error.notavail". Mohon petunjuknya

NOEX mengatakan...

Saya sudah membuat hostname di dlinkddns.com saya ping dan cudah sama dengan ip public dari http:\\myip.dk

Masalahnya saya tidak bisa login dengan jaringan lain di internet http:\\ ....dlinkddns.com tapi selalu incorrect user name and password

D-Link Indonesia mengatakan...

To: NOEX

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Alamat DDNS yang ingin anda akses tersebut apakah router atau perangkat lain seperti IPCamera atau storage? Pastikan port 80 dari jaringan anda masih free dan tidak digunakan oleh program lain.

Kalau IP Camera/Storage, apabila anda mendaftarkan DDNS di router, maka anda perlu set Port Forwarding/Virtual server untuk mengarahkan alamat http://...dlinkddns.com router ke alamat LAN perangkat (192.168.X.X) melalui port tertentu.

Semoga membantu

Johanes mengatakan...

Dear D-Link

saya ingin tanya, saya mau remote ke sebuah aplikasi web based di pc server yang memakai CentOS yang terhubung dengan modem DSL-526B + internet speedy.

PC CentOS -> HUB -> DLINK

Konfigurasi PC:
OS: Centos
IP Address: 192.168.1.15
IP Gateway: 192.168.1.1
IP DNS: 192.168.1.1

Konfigurasi Dlink:
IP: 192.168.1.1
Software version: Se_2.00

Konfigurasi Virtual Server
Server IP address: 192.168.1.15
External Port: 8080 / 92 / 91 / 8400 (Semua pernah dicoba)
Internal Port: 8080 / 92 / 91 / 8400 (Semua pernah dicoba)
Protocol: TCP/UDP

Konfigurasi DDNS juga sdh dilakukan dan dimasukkan ip public

Saya sudah mendapat IP public speedy 118.96.71.xxx.

Dari browser saya coba masukkin ip public tersebut dan diarahkan ke menu modem bukan ke aplikasi web based.

Dari lokasi yang berbeda malah gak bisa masuk sama sekali.

Ada yang salah setting? Mohon bantuannya. Terima kasih

Johanes

kt.sulut mengatakan...

Yth, maaf kalau pertanyaan sudah pernah ada.
1. Kalau modem adsl 2640B untuk menggunakan dlinkddns, bisa menggunakan domain sendiri (ex: nama.go.id) ataukah harus berbayar?

2. kalau bisa, mohon panduannya sekalian untuk port forwarding dan cara menentukan penamaan dns untuk contoh : ippublik/folderjoomla (maksudnya biar tidak sewa hosting lagi), jadi tujuannya untuk membuka website yang ada di kompi lokal.

terima kasih atas bantuannya.

salam
pc9sulut@yahoo.co.id

A Arisvi mengatakan...

Saya berencana akan membeli router dlink untuk kebutuhan remote desktop connection MySQL dari satu computer di kantor, supaya alamat dns nya dapat diakses. Mohon jawabannya untuk kebutuhan ini apakah bisa? dan type router apa yang paling cocok. Terimakasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

Dear Johanes,

Terima kasih atas pertanyaan anda.

>>Remote ke sebuah aplikasi web based di pc server

Apakah ip public yang diberikan static atau dynamic?
Kalau IP Public static dan anda coba masukan IP Public ke browser dan tidak bisa diakses, itu artinya anda belum mengaktifkan remote management pada DSL-526B sehingga tampilan menu (configuration page) DSL tidak muncul.
Tapi kalau IP Public anda dynamic, kemungkinan ketika anda memasukan IP tsb ke broswer, IP Public-nya telah berubah. Untuk hal ini, anda harus menggunakan DDNS.
Untuk konfigurasi account DDNS apakah sudah dites sebelumnya dan berhasil?

Untuk remote aplikasi pada pc, pastikan port yang digunakan pada aplikasi tersebut dan lakukan port forwarding pada virtual server.
Untuk remote-nya, masukan account ddns pada broswer di ikut port yang disetting pada port forwarding (contoh: xxxx.dlinkddns.com:8000)

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

Dear kt.sulut,

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Jika anda menggunakan dlink ddns, anda tidak bisa menggunakan domain sendiri, jika ingin menggunakan domain sendiri anda harus menyewa hosting dari luar.
Untuk port forwarding, jika menggunakan dlink ddns anda harus menambahkan port pada url dlink ddns anda (contoh: xxxx.dlinkddns.com:8000) untuk meremote salah satu PC atau Server anda.

Mudah2an membantu.

D-Link Indonesia mengatakan...

To: A Arisvi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Untuk kebutuhan tersebut anda dapat menggunakan MyDlink Router DIR-600L.

Untuk setting konfigurasinya bisa kami bantu di (021) 5731610.

Mudah2an membantu.

Terima kasih

Aris zone mengatakan...

om,,,aku lulusan smk ni...hehe..mau nanya..
saya kan pasang cctv,trus speedynya yg 512 dan pake modem dlink DSL-2640b.
saya pake dlinkddns om...tp knp ya ip nya kok gak mau update
thx ya om

Steven mengatakan...

Dear D-Link,

Sy ingin mengakses cctv dvr sy dgn menggunakan internet. Sy menggunakan DSL-2640B.

Mohon info bagaimana cara setting supaya sy bisa akses ke cctv dvr.

Sy sudah insert nama account dyndns sy di bagian dynamic DNS, tapi saat sy type nama account dyndns dweb browser, yg muncul adalah setting page DSL-2640B.

Mohon pencerahannya.

Terima kasih.

Best regards
Steven

Dein Ismail mengatakan...

Selama malam, D-link master
saya baru beli modem DSL 2640T masalahnya koneksi jadi sangat lambat. koneksi pake speedy. mohon pencerahannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Aris.
Terimakasih atas pertanyaannya.
saya pake dlinkddns om...tp knp ya ip nya kok gak mau update?
--> Bisa sebutkan router yang digunakan beserta firmware versionnya? serta apakah pada saat penyetingan pertamakali DDNS, subdomain ddns dapat dipergunakan atau dipanggil?

Terimakasih.


To : Steven
Terimakasih atas pertanyaannya.
Sy ingin mengakses cctv dvr sy dgn menggunakan internet. Sy menggunakan DSL-2640B.
-->Untuk dapat mengakses IP LAN dari Internet, maka IP LAN tersebut terlebih dahulu harus di-NAT dan dilakukan port forwarding atau virtual server.

Untuk menemukan fasilitas ini bapak bisa lihat di menu advance->virtual server/port forwarding.

Misalnya :
IP LAN DVR bpk adalah 192.168.0.100
IP Publik router bapak adalah 125.1.1.1
Default port yang dibuka oleh DVR bapak adalah 80.
dan bapak ingin mengakses dvr dari internet menggunnakan port 8005.

Maka di virtual server bapak harus mengisikan
server IP : 192.168.0.100
Custome server : namaservertsb
External port start/end : 8005
Internal port start/end : 80
and save/restar

Kemudian nanti bapak bisa akses dvr tersebut melalui internet dengan menuliskan alamat 125.1.1.1:8005
atau jika bapak sudah memiliki dlinkddns atau dynddns (misal:test.dlinkddns.com). maka bapak bisa liat dvr bapak dengan menggunakan test.dlinkddns.com:8005.

semoga membantu.


To: Dein Ismail
Terimakasih atas pertanyaannya.

saya baru beli modem DSL 2640T masalahnya koneksi jadi sangat lambat. koneksi pake speedy. mohon pencerahannya
-->Bisa dijelaskan lebih detail indikasi lambatnya seperti apa dan apakah bisa dipastikan lambat tersebut bukan dari koneksi ISP yang bapak pergunakan?
selain itu, mohon sertakan informasi firmware dan hardware version dari DSL 2640T tersebut.

Terimakasih.

maunk mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
maunk mengatakan...

saya akses internet dgn spedy .. router tl-wr941n .. untuk seting vnc gmn ya bos tanks sblumnya

adhy kate mengatakan...

gi mana cara menset dyndns dari d link dir 600 + d link adsl 520b untuk dapat mengakses dvr cctv ku

D-Link Indonesia mengatakan...

To adhy kate,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Untuk kasus anda, karena mempunyai DSL modem and Router, maka akan 2 NAT route, oleh karena itu Settingan PPPoE yang ada di DSL modem harus dipindah ke Router terlebih dahulu, sehingga settingan Port Forwarding untuk remote DVR semua ada di Router DIR-600.

Jadi untuk detail nya seperti ini:

1. DSL-520B -> Setting Bridge Mode
ftp://dlink.com.sg/DSL-520B/Set-up%20Procedures/Manual%20settings%20for%20Bridge%20connection.pdf

2. DIR-600 ->
a. Setting PPPoE
> Setup - Internet Setup
> Pilih Internet type PPPoE
> Masukan Username dan Password dari Speedy
> Save Settings
b. Setting Port Forwarding
ftp://dlink.com.sg/DIR-600/Setup%20Procedures/How%20to%20Enable%20Port%20Forwarding%20on%20the%20DIR-600.pdf

Semoga membantu

ade ruly hidayat mengatakan...

Gan mau tanya..
Ane pake DLINK W8151N ama speedy,,
Tuh kan di list filter Mac Address kolomnya ada 8,, misal ane mau filter Mac Address lebih dari 8 misal 12 gimana Gan caranya ??? mohon pencerahannya,,

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ade
Terimakasih atas pertanyaannya.
Ane pake DLINK W8151N ama speedy
Tuh kan di list filter Mac Address kolomnya ada 8, misal ane mau filter Mac Address lebih dari 8 misal 12 gimana Gan caranya ???
--> Mohon maaf, kita tidak memiliki modem DSL dengan seri W8151N. Mohon kroscek kembali modemnya. Terimakasih :).

ariefi mengatakan...

gan saya memakai modem d-link 526B saya memakai topologi seperti ini
http://lh4.ggpht.com/-h4_mS3XIbvM/UI_7qHbs5WI/AAAAAAAAAQk/oUQ00nyOmW8/s1600-h/topologi%252520standar%252520speedy%252520wifi%252520dengan%252520DVR%25255B14%25255D.jpg

saya membuat settingan seperti ini
dvr ip:192.168.1.38
port :80
ip modem : 192.168.1.1
ip wireless router : 192.168.1.2
koneksi ppoe
tapi kenapa bikin virtual server tidak mengacu pada ip dvr .... trus saya coba dengan dmz karna saya membuat untuk 1 dvr saja
kan katanya kalo pake dmz portnya kebuka semua jd gk masalah sama port" dvr yg harus dibuka.....

tp dibuka di web browser dengan ip public xx.xx.xx.xx:80 malah masuk ke modem.............?

ariefi mengatakan...

sory gambar topologi nya saya revisi

http://lh3.ggpht.com/-gnt7sTSY4pQ/UI_71yPEN9I/AAAAAAAAARE/7pz6k6gjIFs/s1600-h/topologi%252520open%252520port%252520DVR%252520pada%252520hotspot%252520cara%2525202%25255B10%25255D.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To ariefi,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Untuk kasus bapak, karena Port 80 di DSL-526B secara default digunakan untuk remote modem dari Internet, oleh karena itu setiap bapak akses ke IP Public Modem dengan menggunakan port 80 akan di direct ke tampilan Modem DSL-526B.

Untuk solusinya silahkan ubah port external di settingan Virtual server ke port 8000 (bebas).

External Port Start ~ End = 8000 ~ 8000
Internal Port Start ~ End = 80 ~ 80

Sehingga jika ingin akses dari internet tinggal access ke IP Public xx.xx.xx.xx:8000.

Semoga membantu

ariefi mengatakan...

apakah dengan menggunakan dmz semua port terbuka dengan hanya mengisi ip dari dvr ??

D-Link Indonesia mengatakan...

To Ariefi,

Ia betul pak, jika menggunakan DMZ, semua port akan terbuka dan hanya perlu mengisi IP Address dari Kamera saja. Namun jika remote management masih enable, maka setiap bapak mengakses ke IP Public untuk mengakses Kamera, akan tetap di direct ke Web configuration DSL-526B.

Untuk mendisable Remote management:
-Management > Access Control
-Uncheck Enable HTTP on WAN

Semoga membantu

ariefi mengatakan...

ooo mungkin kesalahan saya di situ ... dan di virtual server pada port 80 nya.....

terima kasih atas jawabannya ......

ariefi mengatakan...

selamat pagi....
kalo buka pake ip public xx.xx.xx.xx:8000 apakah di port dvr nya port 8000 juga??
saya setting dmz port 80 dan http port 80 wan disable tetp gk jalan juga virtual server??
tks

D-Link Indonesia mengatakan...

To: Ariefi.
Terimakasih atas pertanyaannya.
kalo buka pake ip public xx.xx.xx.xx:8000 apakah di port dvr nya port 8000 juga??
saya setting dmz port 80 dan http port 80 wan disable tetp gk jalan juga virtual server??
tks.
-->Pada umumnya dalam melakukan port forwarding dalam setupnya itu ada dua port yang harus dikenalkan atau di entry. yaitu public port dan private port. public port adalah port yang akan di panggil bersamaan dengan IP Public router:port dan private port adalah port yang dibuka secara default oleh alat yang akan di forward(ex:DVR).
Jika anda mengaktifkan fitur DMZ maka portforwarding secara otomatis tidak akan dapat di gunakan karena seluruh port akan dibuka untuk satu IP LAN yang diregistrasikan oleh di router sebagai DMZ. Untuk detail teknis ada baiknya anda hubungi customer support kita di nomor telp. (021-5731610).
Semoga membantu :).

Arta mengatakan...

To admin D-LINK

Bisa dijelaskan modem/router D-LINK yang support dengan ddns D-LINK??

saya punya modem-router DSL-520B apakah support untuk ddns D-LINK?

terima kasih

Semsemx mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Semsemx mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Semsemx mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Semsemx mengatakan...

mister D-link..
saya punya dsl-526b.. nah sudah pake dlinkddns untuk remote modemnya.. sebagai catatan,, saya lebih suka set modem ke mode PPOE... nah,, pertanyaan saya,, gmn caranya saya bisa akses wireless router dibelakang Dsl-526B..

SPEEDY----526B (PPOE)------Wireless router.

saya ingin bisa akses WebUI wireless router tersebut dari jauh .. makasih

einstein mengatakan...

saya pengguna router dlink dan mencoba memanfaatkan fasilitas dlinkddns.com tapi sepertinya hanya bisa berlangsung beberapa hari saja karena setelah itu port forwardingnya menjadi unstable, jika saya mengakses nama.dlinkddns.com malah menuju ke alamat router bukan pc yang saya Portforwardingkan...., tetapi bila saya menggunakan fasilitas nama.no-ip.biz(fasilitas yang disediakan oleh no-ip, port forwarding berjalan normal tidak menuju kepada router... mohon bantuannya karena kecintaan saya kepada dlink saya sepertinya lebih prefer kepada menggunakan fasilitas yang ada di DLINK

ichsan roshadi mengatakan...

saya menggunakan modem Dlink DSL-526B (G). digunakan untuk remote cctv dvr avtech. sudah kami daftarkan dlink.ddns.com dengan nama dlink-cctvsuryaindah.dlinkddns.com, ip publik dinamic. semula kami bisa remote cctv nya. kami aktifkan fituer ddns modem, ssi yg sdh kami daftarkan. setelah modem restart ganti ip publik. kok tdk bisa diremote cctv nya. . kita coba ping lwt command from ada reply. tapi kita coba akses cctv nya tetep nggak bisa.mohon diberi solusi

xsanBASL mengatakan...

setelah kita pelajari, reply ping time DDNS tersebut dari ip publik lain. kita coba buat lagi nama Host dengan ip publik yg berubah. kita remote cctv bisa normal. kuatir nanti kalau restart or mati listrik tdk berfungsi lagi DDNS dr Dlink. Apakah modem DSL526B tdk support utk fitur layanan DDNS Dlink yg gratis? sbb berdasarkan info yg kami terima. semua modem Dlink terdapat layanan fitur DDNS gratis utk 1 hostname. mohon penjelasan & solusinya team Dlink. Trims

Jalmi soleh mengatakan...

siang , mau tanya kalo kita punya dvr, trus dvrnya pake avtech trus modemnya pake dlink DSL 2640B settingnya gimana? soalnya ane googling kebanyakan ada setting nat.
mohon bantuannya.
Thanks

Wito Tjandrasa mengatakan...

Hello, saya menggunakan D-Link model DIR-615 dng F/W 19.00 dan H/W: S1. dan saya telah berhasil menggunakan dlinkddns.com dengan baik, hanya permasalahannya setiap update IP address saya harus update ke webnya lagi. apakah bisa dilakukan update automatic?
feature ini sangat bergunakan sekali dan bagus

Sugi Enzo mengatakan...

Dear D-Link Indonesia YTH,

Selamat Pagi, Saya pengguna router DLINK DIR-600L. dan ada digunakan di 2 kantor berbeda lokasi dengan menggunakan modem speedy, setting router DLINK DIR-600L nya PPOE, juga menggunakan fasilitas FREE DDNS dari DLINK (dlinkddns.com)

Selama ini setelah aktif +/-6bulan, masalah nya adalah : setelah Jam 6sore keatas, domain saya akan non-aktif (tidak bisa diakses dari luar), dan domain tersebut akan akan aktif kembali (sudah bisa diakses dari luar) setelah jam 8.30 di pagi hari berikutnya. Masalah ini baru muncul 2minggu terakhir ini.

Di menu schedule tidak saya kutak katik (default) dari router.

Mohon dari DLINK INDONESIA untuk memberikan solusi.

Sebelum dan Sesudahnya saya ucapkan terima kasih.

Sugi Enzo mengatakan...

Pak... Bu... !!

Tolong2 beri solusi nya....