Senin, September 15, 2008

Dynamic DNS

Seperti yang telah saya janjikan, sekarang kita akan bahas mengenai Dynamic DNS. Sederhananya Dynamic DNS adalah suatu service yang memungkinkan setiap adanya perubahan IP Public pada perangkat networking kita (umumnya router) maka secara otomatis si router akan memberitahukan ke penyedia jasa Dynamic DNS ini untuk meng-update alamat domain name kita.

Misalnya : pada hari Senin, router kita mempunyai IP Public 125.1.1.1 dan kita daftar DDNS dan misalnya kita gunakan host http://coba.dlinkddns.com, pada saat kita mendaftar, IP 125.1.1.1 akan di-map ke http://coba.dlinkddns.com. Nah pada hari Selasa, kita menghidupkan router dan mendapati IP Public berubah menjadi 125.2.2.2. Pada saat IP berubah maka si router akan "bilang" ke si penyedia DDNS (dalam hal ini dlinkddns.com) bahwa IP-nya sudah berubah, si penyedia DDNS akan segera mengupdate recordnya dan sekarang http://coba.dlinkddns.com tidak menunjuk ke IP 125.1.1.1 lagi tapi ke IP yang baru yaitu 125.2.2.2

D-Link sebagai salah satu penyedia perangkat networking terbesar, bekerja sama dengan salah satu penyedia Dynamic DNS terbesar yaitu DynDNS, membuat layanan khusus Dynamic DNS untuk para pengguna product D-Link, yaitu http://www.dlinkddns.com. Layanan ini bersifat gratis (dan dapat diupgrade ke layanan berbayar). Bedanya dengan layanan DynDNS yang gratis adalah penggunaan dlinkddns lebih simpel.

Disini saya akan membahas bagaimana menggunakan Dynamic DNS pada D-Link Router :

1. Daftar sebuah account di http://www.dlinkddns.com

2. Setelah semuanya selesai, login menggunakan account itu



3. Pilih Add Host



4. Masukkan hostname yang anda inginkan, pada contoh ini saya menggunakan "dlink-id"



Pada baris "Browser IP Address", itu adalah alamat IP Public actual anda yang terbaca oleh dlinkddns. Anda bisa men-cek-nya apakah sama dengan IP Public pada Router anda :



Bila sudah sama, masukkan alamat IP tsb ke "New IP Address", lalu klik "Save"

5. Setelah itu host akan ditambah spt dibawah ini :



6. Langkah selanjutnya adalah men-setting D-Link Router, masukkan parameter-parameter kedalam menu DDNS pada D-Link router anda.



Enable DDNS lalu pilih Server Address (pada contoh ini menggunakan dlinkddns.com), masukkan hostname, pada contoh ini : dlink-id.dlinkddns.com, masukkan username dan password account dlinkddns.com anda. Setelah itu "Save Settings",

7. Selanjutnya testing alamat DDNS tsb, disini saya buka remote management pada router yang saya gunakan yaitu DIR-635 pada port 8000. Lalu saya menggunakan koneksi internet lain (contoh disini saya menggunakan 3G), lalu di URL saya ketik http://dlink-id.dlinkddns.com:8000 maka akan terbuka halaman login router DIR-635 saya.



Dynamic DNS ini sangat berguna bila kita mempunyai koneksi internet dengan Dynamic Public IP.

48 komentar:

hany mengatakan...

untuk type Di604, remote managementnya Ip numbernya diisis berapa? lalu portnya hanya bisa diisi dengan 80,88,1080 dan 8080 bagaimana set port lainnya??

thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hany

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Remote Management IP itu artinya dari IP berapa saja, device ini dapat diakses. Misalnya layout begini :

Internet---DI-604

Kita ingin akses WebUI DI-604 dari Internet, misalnya dikantor kita punya IP Public 202.1.1.1, dan kita hanya akan ijinkan bahwa IP Public 202.1.1.1 ini lah yang dapat akses DI-604 dari Internet, maka kita isi pada bagian IP-nya 202.1.1.1. Dengan begitu DI-604 HaNyA bisa diakses dari IP 202.1.1.1

Bila anda ingin akses DI-604 dari mana saja, anda bisa masukkan tanda * (asterisk) pada bagian IP-nya. Sedangkan untuk pilihan port, untuk seri ini, kita memang hanya berikan pilihan 4 port itu saja, selebihnya tidak bisa.

Dikarenakan anda bertanya di blog yang berhubungan dengan virtual server, mungkin maksud anda bagaimana mengakses mesin dibelakang DI-604 dari Internet, bila demikian maka anda bisa lihat dibagian Advanced --> Virtual Server

Mudah2an membantu

hany mengatakan...

real contoh saja.
saya memakai VNC untuk remote komputer kantor dari rumah. dan juga IP camera. masalahnya IP kantor itu dinamis. jadi setting router di 604 kantor itu harus gimana?? agar setiap saat IP kantor itu tetap (mis. 192.168.0.22:88 atau http://remote.dyndns.org:88)
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Hany

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Untuk kebutuhan anda, yg jelas ada 2 langkah yang anda harus lakukan :

1. Buka port yang dibutuhkan via Virtual Server, misalnya

Internet--DI-604--PC(withVNC server)

Pada DI-604, anda harus buka virtual server utk port 5900 (port default VNC)

Anda test dengan Dynamic IP si DI-604 dari rumah anda menggunakan VNC client. Bila oke, maka virtual server ini sudah bekerja. Lalu anda lakukan hal serupa utk IP Camera.

2. Anda setting Dynamic DNS di DI-604. Pada saat mendaftar, yang paling mudah anda lakukan dari kantor anda, karena pada saat add host, Dynamic DNS server akan detect otomatis IP anda saat ini. Setelah account itu ter-create, anda bisa masukan ke dalam settingan DDNS pada DI-604.

Jadi pengertian remote management pada settingan DI-604 adalah untuk me-remote DI-604 sendiri. Bila anda ingin remote ke PC atau devices dibelakang DI-604 (baca : dilokasi LAN DI-604), maka yang pertama harus anda lakukan adalah setting virtual server.

Sedangkan Dynamic DNS adalah hal lain yang tidak ada hubungan dengan proses virtual server, Dynamic DNS hanya "alat" bantu utk menterjemahkan Dynamic Public IP ke FQDN.

Untuk Virtual Server detailnya bisa dibaca di http://blog.dlink.co.id/2008/09/akses-ip-camera-dari-internet-dalam.html

Mudah2an membantu

Sebayu mengatakan...

Saat setting reastart d-link DSL-2640T, terdapat pengisian info PVI dan VCI. Itu harus diisi apa? Sebagai informasi tambahan, saya menggunakan koneksi speedy . . .
Terimakasih atas jawabannya . . .

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sebayu

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Nilai utk VPI dan VCI ditentukan oleh operator ADSL anda, nilai biasanya tergantung lokasi, misalnya ada yang VPI :0, VCI : 35, ada juga VPI : 8, VCI : 35, dsb, jadi anda bisa menanyakan ke mereka dan mereka harus memberitahukan ke pelanggan. Informasi2 yang didapat dari operator dalam hal ini Speedy adalah :

- Nilai VPI
- Nilai VCI
- Username
- Password
- Mekanisme authentication apakah PPPoE atau PPPoA

Mudah2an membantu

EO & Me :) mengatakan...

Team D-Link Indonesia Yth,
Saya pengguna DI-704P (sudah lebih 3 tahun), DWL2100AP (kira2 2 tahun) dan DES1008D, mereka melayani (saya dg Fastnet-nya) tanpa masalah berarti. Bravo D-Link.. !
Baru2 ini saya install IP Cam, bukan D-Link :(, dan mempelajari DDNS dari blog ini.
Pertanyaan: untuk DI-704, by default tidak ada pilihan dlinkddns.com.
Sementara saya pernah register di DynDNS.org... kok tdk gratis ya ?
Mohon pencerahannya.
Terima kasih.
Salam
Ariek

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ariek (EO & Me)

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pengguna DI-704P (sudah lebih 3 tahun), DWL2100AP (kira2 2 tahun) dan DES1008D, mereka melayani (saya dg Fastnet-nya) tanpa masalah berarti. Bravo D-Link.. !"

---> Terima kasih sudah menjadi pengguna setia kami dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

"Pertanyaan: untuk DI-704, by default tidak ada pilihan dlinkddns.com."

---> Betul, pada produk2 D-Link yang lama memang tidak ada pilihan dlinkddns, ditambah DI-704P sendiri sudah EOL (End-Of-Life).

"Sementara saya pernah register di DynDNS.org... kok tdk gratis ya ?"

---> Saya baru saja coba dan masih gratis. https://www.dyndns.com/, pada bagian kiri tengah ada Free Dynamic DNS. Anda tinggal ikuti saja langkah2nya, memang masuk ke shopping card tapi valuenya 0, jadi masih gratis. Untuk account yang gratis hanya mengijinkan up to 5 host. Saya rasa itu cukup.

Mudah2an membantu

Anak Siantar mengatakan...

Untuk fasilitas dyndns ini, apakah semua jenis router dlink compatible ? atau hanya jenis/type tertentu saja ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Anak Siantar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Untuk fasilitas dyndns ini, apakah semua jenis router dlink compatible ? atau hanya jenis/type tertentu saja ?"

---> Semua router D-Link support Dynamic DNS dari DynDNS dan D-LinkDDNS (note: untuk tipe2 lama spt DI-series hanya support DynDNS saja, sementara tipe DIR-series, support kedua-nya).

Mudah2an membantu

Anak Siantar mengatakan...

Bagaimana dengan feature Virtual Server, apakah semua jenis/type router dlink support feature ini ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Anak Siantar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Bagaimana dengan feature Virtual Server, apakah semua jenis/type router dlink support feature ini ?"

---> Semua D-Link router support virtual server dan atau port forwarding. Virtual server dan port forwarding adalah fungsi yang sama, hanya saja port forwarding bisa untuk port range sementara virtual server hanya satu port saja.

Mudah2an membantu

iwan mengatakan...

Di Kantor kami memakai Modem D-Link DSL-2542B, lalu kami ingin mem port forwarding IP Public yang ada dari speedy. Yang kami tanyakan bagaimana cara mem port forwarding Modem ini ke salah satu PC/web server kami, karena selama ini kami mengalami kesulitan mem port forwarding IP Public ke salah satu PC/web server kami ini.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : iwan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Di Kantor kami memakai Modem D-Link DSL-2542B, lalu kami ingin mem port forwarding IP Public yang ada dari speedy. Yang kami tanyakan bagaimana cara mem port forwarding Modem ini ke salah satu PC/web server kami, karena selama ini kami mengalami kesulitan mem port forwarding IP Public ke salah satu PC/web server kami ini."

---> Anda bisa mengikuti tutorial yang ada disini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Caranya sama dgn DSL-520B

Mudah2an membantu

awi mengatakan...

Hallo para pakar Dlink

saya mau tanya, bgm caranya utk mengetahui port yg di open atau di block oleh ISP telkom speedy..

dan untuk port forwarding Dlink, apakah boleh port 21 yg umumnya utk ftp, saya alihkan untuk DVR CCTV, misalnya http://cctvku.selfip.info:21

mohon pencerahannya...
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : awi

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mau tanya, bgm caranya utk mengetahui port yg di open atau di block oleh ISP telkom speedy.."

---> Sejauh yang saya tahu, Speedy tidak memblock inbound port apapun. Namun bila anda ingin test bisa spt ini :

Internet--ADSLModem--PC

Set Modem sbg bridge, lalu dial PPPoE dari PC anda. Matikan semua firewall di PC anda termasuk windows firewall. Maka PC anda akan mendapat Public IP lgs dr Speedy dan anda bisa masuk ke web port scanner utk lihat port mana yg terbuka. Anda bisa gunakan web ini http://www.pcflank.com/scanner1.htm

"dan untuk port forwarding Dlink, apakah boleh port 21 yg umumnya utk ftp, saya alihkan untuk DVR CCTV, misalnya http://cctvku.selfip.info:21"

---> Tidak masalah, namun banyak di-internet port scanner dan brute ftp attack yg bertebaran, jadi bila anda menggunakan port ftp, maka resikonya DVR anda akan discan sbg ftp server dan akan coba di attack melalui brute ftp attack terus menerus. Efeknya DVR anda akan mengalami degradasi performance, karena trus menerus menerima koneksi.

Mudah2an membantu

di2kCyber.blogspot.com mengatakan...

Team D-Link Indonesia Yth,
Saya pengguna baru DSL 2640T, bagaimana step by step port forwading dari tipe ini. saya sdh daftar di dyndns.org, tapi knp msh blm bisa diakses (diremote)??
untuk ip remote web managementnya diisi brp??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : di2kCyber.blogspot.com

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya pengguna baru DSL 2640T, bagaimana step by step port forwading dari tipe ini. saya sdh daftar di dyndns.org, tapi knp msh blm bisa diakses (diremote)??
untuk ip remote web managementnya diisi brp??"

---> Untuk virtual server, anda bisa lihat tutorial berikut : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

Hal itu harus anda lakukan dulu, setelah anda coba bisa diakses dari luar maka baru anda beranjak untuk membuat dynamic dns, mengapa buat dynamic dns? agar kita ga perlu ingat atau liat berapa public ip dynamic yang didapat saat ini. Jadi antara virtual server dan dynamic dns bisa dibilang tidak berhubungan scr fungsi tp berhubungan scr penggunaan.

Yang menentukan bisa diremote atau tidaknya bukan anda sudah daftar di dyndns atau belum tapi rule virtual servernya, jadi anda harus fokus ke virtual servernya dulu sampai bisa diakses.

IP remote web management tidak perlu anda isi, bahkan anda tidak perlu aktifkan fungsi ini karena fungsi ini hanyalah fungsi yang mengijinkan DSL-2640T anda diakses dari internet, jadi akses ke webUI-nya bukan ke server yang ada di LAN anda.

Mudah2an membantu

En mengatakan...

saya ada kasus.. dvr saya memiliki ip 192.168.1.10 dan port 80. dan saya hubungkan ke modem dlink 2540b adsl dengan ip 192.168.1.1. bagai mana asya bisa memfoward ddns ke ip 192.168.1.10. mohon bantuannya yah..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : En

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya ada kasus.. dvr saya memiliki ip 192.168.1.10 dan port 80. dan saya hubungkan ke modem dlink 2540b adsl dengan ip 192.168.1.1. bagai mana asya bisa memfoward ddns ke ip 192.168.1.10."

---> Dynamic DNS dan Virtual Server/Port Forwarding tidak berhubungan secara fungsi (namun berhubungan scr penggunaan). Jadi yang perlu anda lakukan adalah :

1. Pastikan virtual server sudah berjalan dengan benar, caranya :
ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Untuk DSL-2542B sama saja dgn yang ada ditutorial tsb.

2. Setelah berjalan dgn lancar yg tahap 1, anda baru daftar ke dyndns atau dlinkddns dan masukkan settingan ke DSL-2542B, contoh : http://img23.imageshack.us/img23/630/dyndns2.jpg

Mudah2an membantu

budiandrea mengatakan...

team d-link

saya punya router dlink di 604, saya menggunakan adsl modem merk lain, saya ingin router yang melakukan koneksi dengan menggunakan pppoe, sudah saya masukan user,password tapi kenapa kon nggak mau konek? untuk modem saya setting mode brigde

salam budi

Hyuga Akira mengatakan...

Salam,

Saya pemakai speedy paket office unlimited, katanya kan bisa disetting ip public, trus atas recomended kawan saya beli D-LINK ADSL2+Router seri DSL-2542B, saya udah setting sesuai arahan kawan saya kok gak bisa, malahan untuk konek internet gak bisa, saya colok lagi ke modem bawaan telkom langsung nyala, bisa bantu?? maklum saya newbie... bisa kirim ke email saya : admin@hyuga-akira.com , thanx b4

D-Link Indonesia mengatakan...

To : budiandrea n Hyuga Akira

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan dan jawab pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

mangcek mengatakan...

dear dlink team
saya ingin bertanya tipe apa saja yang sudah support langsung update dlinkddns.com?
yang saya perlukan untuk modem adsl tanpa wifi yang nanti saya gunakan untuk streaming dari dvr cctv

mohon penjelasannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mangcek

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya ingin bertanya tipe apa saja yang sudah support langsung update dlinkddns.com?
yang saya perlukan untuk modem adsl tanpa wifi yang nanti saya gunakan untuk streaming dari dvr cctv"

---> Semua produk kami yang ada dipasaran sekarang sudah mendukung D-LinkDDNS. Yang tidak support D-LinkDDNS itu hanya beberapa produk lama spt DI-xxx series.

Namun semua produk D-Link sudah support DynDNS.org, jadi bila anda kebetulan memiliki product lama kami, anda bisa gunakan DynDNS.org.

Untuk kebutuhan anda, anda bisa gunakan DSL-2542B.

Mudah2an membantu

bang-cb mengatakan...

tim D'link Indonesia

saya sudah beberapa kali menggunakan modem DLink 520b untuk setting cctv online di tempat yang berbeda...dan semuanya saya daftarkan di www.dyndns.com

karena waktu saya buka 192.168.1.1 di bagian advance > DDNS
cuma tersedia 2 site : Dyndns.org dan TZO

pertanyaan saya :

1. support feature DDNS www.dlinkddns.com itu tersedia di modem tipe berapa saja ?

2. apa akun free di site www.dlinkddns.com itu ada batas berlakunya seperti di dyndns (seingat saya 2 bulan harus daftar ulang untuk hosting)

3. apa modem lama yang saya pakai itu bisa di upgrade firmware nya agar bisa menikmati fitur www.dlinkddns.com juga ?

jadi saya bisa mutasi semua akun saya di www.dyndns.com ke www.dlinkddns.com

saya tertarik dengan d'link karena tahan panas nya ... stabil .... ditambah lagi ada tambahan kemudahan yang diberikan D'link dengan hadirnya www.dlinkddns.com...

terima kasih atas bantuannya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bang-cb

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. support feature DDNS www.dlinkddns.com itu tersedia di modem tipe berapa saja ?"

---> D-LinkDDNS tersedia dihampir semua tipe terbaru kami misalnya untuk router DIR-series, untuk modem DSL-xxxB series.

Khusus untuk DSL-520B h/w D, anda harus upgrade dulu ke versi SE_1.22 utk bisa menggunakan D-LinkDDNS. Informasi dan caranya bisa dilihat di http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

"2. apa akun free di site www.dlinkddns.com itu ada batas berlakunya seperti di dyndns (seingat saya 2 bulan harus daftar ulang untuk hosting)"

---> Tidak ada, namun D-LinkDDNS hanya bisa untuk satu host saja.

"3. apa modem lama yang saya pakai itu bisa di upgrade firmware nya agar bisa menikmati fitur www.dlinkddns.com juga ?"

---> Untuk tipe DSL-xxxT (misalnya DSL-520T), tidak ada upgrade firmware untuk mendukung D-LinkDDNS karena model ini sudah EOL.

"saya tertarik dengan d'link"

---> Kami sangat menghargai komentar anda ini :-) Terima kasih banyak dan jangan segan2 bila ada kritikan dan masukan utk kami.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

Dear Team Dlink
Saya pake DSL2640T

Saya udah daftar ip saya di www.dyndsr.org
udah berhasil saya daftar.

saya mencoba ping dan berhasil di respon. cuman saat saya mencoba membukanya di webbrowser, selalu gagal dan tidak terhubung, saya juga mencoba pake ip nya langsung, hasilnya juga sama, cuman kalo di ping ada respon.
bagaimana hal seperti ini.

mohon pencerahannya.

Thanks :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya mencoba ping dan berhasil di respon. cuman saat saya mencoba membukanya di webbrowser, selalu gagal dan tidak terhubung, saya juga mencoba pake ip nya langsung, hasilnya juga sama, cuman kalo di ping ada respon."

---> Pastikan IP yang muncul pada saat anda ping hostname tsb SaMa dengan IP WAN yang ada di Status --> Device Info DSL-2640T.

Jika belum sama, artinya yang reply itu bukan IP anda, tapi IP pengguna Speedy yang lain. Pastikan setting DynDNS anda benar spt ini : http://img52.imageshack.us/img52/2808/dnsdyn.jpg

Juga pastikan remote management anda sudah diopen, jika anda ingin DSL-2640T anda diakses dr mana saja maka set remote management spt ini :

http://img202.imageshack.us/img202/8571/remotewebmanagement.jpg

IP Address yg dimasukkan hanya fake IP saja dan subnet diset ke 0.0.0.0, setelah Apply, anda ke Tools --> System, lalu klik Save n Reboot.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

saya membuat ip private untuk modem katakanlan 192.168.1.1

lalu saya ping dari luar jaringan dengan ip public dari isp katakanlah
125.bbb.ccc.bbb
itu berhasil cuman
kali di webbrowser dengan urlnya ip public itu gagal, server tidak di temukan.
apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

thanks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya membuat ip private untuk modem katakanlan 192.168.1.1"

---> IP yang didefine di remote management itu hanya fake saja dan tidak ada efek apa2 thd operasi

"apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

---> Tidak perlu, yang anda inginkan adalah remote management webUI DSL-2640T jadi cukup enable remote management, define fake IP dan subnet ke 0.0.0.0, lalu apply kemudian save n reboot.

Bila masih tidak bisa, tolong anda capture halaman Tools--> Admin, bagian remote managementnya dan halaman Status --> Device Info. Kemudian hasil capturenya upload ke http://imageshack.us dan posting URL-nya disini.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

---> IP yang didefine di remote management itu hanya fake saja dan tidak ada efek apa2 thd operasi

"apakah perlu di buatkan virtual servernya terlebih dahulu dengan ip modem di atas "192.168.1.1"

---> Tidak perlu, yang anda inginkan adalah remote management webUI DSL-2640T jadi cukup enable remote management, define fake IP dan subnet ke 0.0.0.0, lalu apply kemudian save n reboot.


apa yang di maksud dengan fake IP
dan cara mendefenisikannya

Thanks

abdrahym mengatakan...

ok pak. udah berhasil.
thanks....
:D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apa yang di maksud dengan fake IP
dan cara mendefenisikannya"

---> Fake IP digunakan pada remote management dikarenakan field IP Address tidak bisa menerima 0.0.0.0, sementara agar modem bisa diakses dr mana saja maka seharusnya define IP Address 0.0.0.0 dan subnet 0.0.0.0, dikarenakan tidak bisa menerima address 0.0.0.0 maka kita define fake IP disini, dgn define fake IP 192.168.1.1 dan subnet 0.0.0.0 maka modem akan menerima koneksi dr mana saja. Ketidakbisaan modem menerima IP 0.0.0.0 adalah limitasi dr chipsetnya dan tidak bisa difix via software/firmware modification.

"udah berhasil."

---> Senang mendengar masalah anda sudah teratasi :-)

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

abdrahym mengatakan...

saya mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
subnet nya saya isi 0.0.0.0
dan ip modemnya 192.168.1.1(default)

gimana kalo saya ingin menambahkan router di bawahnya dengan ip 192.168.2.1. saya juga ingin remote web juga

jadi saya buatkan virtual servernya dengan ip router tadi 192.168.2.1 di modem
port start : 8000
port end : 8000
port map : 80

setelah saya coba gagal
coba di koreksi settingan saya

Thanks :D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"gimana kalo saya ingin menambahkan router di bawahnya dengan ip 192.168.2.1. saya juga ingin remote web juga"

---> Untuk remote web IP yang ada di LAN, anda harus gunakan virtual server dan tidak ada hubungan dengan remote management page lagi.

Pada remote management page anda HANYA enabled, lalu define fake IP 192.168.1.1 dan subnet 0.0.0.0, save n reboot.

Setelah itu modem bisa diakses dr internet.

Nah utk PC dibawahnya, saya sudah pernah menjelaskan pada pertanyaan anda di blog lain sblmnya, saya copy paste lagi disini, perhatikan posisi WAN/LAN, gateway, DNS :

Inet--DSL-2640T--Mikrotik--LAN--PC

DSL-2640T
WAN IP : 125.1.1.1
LAN IP : 192.168.1.1

Mikrotik
WAN IP : 192.168.1.10, gateway 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1
LAN IP : 192.168.5.1
HTTP port : 80

PC
IP : 192.168.5.10, gateway 192.168.5.1, DNS : 192.168.1.1 (asumsi Mikrotik tidak diset sbg DNS relay)

Maka di DSL-2640T hanya enable virtual server dgn rule :

Protocol : TCP
Port Start: 8888
Port End : 8888
Port Map : 80
Port Map End : 80
IP : 192.168.1.10

Jadi kalau mau akses DSL-2640T type URL-nya http://125.1.1.1 sementara bila ke Mikrotik typenya http://125.1.1.1:8888

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

ok, team DLink
Udah berhasil.
Makasi

Thanks...
:D :))

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

"Udah berhasil. Makasi"

---> Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

abdrahym mengatakan...

saya mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
subnet nya saya isi 0.0.0.0
dan ip modemnya 10.1.1.100 subnetnya 255.255.255.0
berarti clientnya di network 10.1.1.0/24 dengan GW 10.1.1.100

persoalannya karena ip remote web managementnya di router adalah ip dinamik dari isp, jika ip itu berubah maka ip remote web managementnya harus di ganti lagi.
gimana mengatasi persolaan seperti gini di modemnya.
ip apa yang harus saya berikan di ip remote web managementnya.
mohon pencerahannya

Thanks....
:D

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mendefenisikan ip remote web management dengan ip dari isp katakanlah 125.aaa.bbb.ccc
jika ip itu berubah maka ip remote web managementnya harus di ganti lagi.gimana mengatasi persolaan seperti gini di modemnya.
ip apa yang harus saya berikan di ip remote web managementnya."

---> Seperti yang sudah saya jelaskan, pada halaman remote web management, IP yang dimasukkan adalah FAKE IP, jadi anda tidak perlu memasukkan Public IP-nya disitu. Cukup masukkan LAN IP saja di halaman tsb. Kalo LAN IP adalah 10.0.0.1 maka masukkan 10.0.0.1 juga di halaman tsb dgn subnet 0.0.0.0.

Berikut contoh dimana LAN IP-nya 192.168.1.1, saya MaSuKkAn 192.168.1.1 sbg IP pada remote management :

http://img202.imageshack.us/img202/8571/remotewebmanagement.jpg

Tolong anda buka dulu URL tsb dan lihat contohnya.

Mudah2an membantu

abdrahym mengatakan...

ok Tim Dlink.
Udah berhasil
Thank :)) :D :)
Makasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : abdrahym

Terima kasih atas update anda. Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

Mudah2an membantu dan tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

irawan mengatakan...

bagaimana cara mensetting virtual server pada modem dsl 520b jika saya membutuhkan akses ke port 2121 star dan 21 end, untuk ftp (server)kenapa kok selalu menolak, bagaimana solusi-nya ?
agar port itu bisa digunakan, karena pada modem linksys hal itu tidak jadi masalah

salam

irawan

D-Link Indonesia mengatakan...

To : irawan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Dedy's Blogger mengatakan...

Tim D-Link Indonesia...,sy ngin menggunakan kamera D-Link DCS-920 untuk tgs perkuliahan..,minta SDK untuk pengembangan Delphi atau desktop donk ms..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Dedy's Blogger

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2010/04/tanya-jawab-versi-2.html

Ariek mengatakan...

Pengasuh Yth,
Saya ada pemikiran untuk lakukan setting Internet Printing (IPP).
Sudah ada 3 alat pendukung, semua D-link :), Router, Access Point dan Print Server.
Dengan 'ilmu' 'IP Cam' saya yang seadanya, mohon masukan apakah ada perbedaan setting untuk IPP dimaksud ?
Pernah 'iseng' lakukan 'port forwarding' ke print server, yang muncul kok 'web setting'nya...
Mohon pencerahan cara terbaik.

Terima kasih
Ariek

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ariek

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya ada pemikiran untuk lakukan setting Internet Printing (IPP)."

---> Untuk IPP, anda bisa download tutorial berikut : ftp://public.dlink.co.id/Print%20Server/Setup%20Guide/Printer_Server_IPP_setup_Procedure.pdf

Mudah2an membantu