Jumat, September 12, 2008

Akses IP Camera dari internet (dalam contoh ini menggunakan Cable Internet)

Banyak pertanyaan datang ke kami : "Bagaimana caranya membuat IP Camera kita dapat diakses dari internet?". Sebenarnya cukup mudah untuk melakukan ini, di semua D-Link Broadband Router terdapat fitur yang disebut Virtual Server.

Cara kerja fitur ini cukup sederhana yaitu mem-forward port-port tertentu ke sebuah mesin di jaringan internal kita. Lalu apa bedanya Virtual Server dengan Port Forwarding? Cara kerjanya hampir sama, hanya dengan Port Forwarding kita bisa menggunakan banyak port (misalnya dari 8000-8010 atau 80,90,100) sdgkan Virtual Server hanya dapat menggunakan satu buah port (misalnya 8000 saja)

Dalam contoh kali ini, saya akan menggunakan koneksi FirstMedia (Fastnet), DIR-655 sebagai Router dan DCS-6620 sebagai IP Camera-nya.

Layout seperti dibawah ini :



IP WAN DIR-655 didapat secara dynamic dari ISP, sedangkan IP LAN-nya diset default yaitu 192.168.0.1

Untuk DCS-6620, IP-nya diset ke 192.168.0.80 dengan gateway dan DNS ke 192.168.0.1, untuk port HTTP dalam contoh ini saya ganti menjadi port 8000 (anda bisa mengganti dengan port berapa saja (diatas 1024), asalkan tidak konflik dengan yang sudah ada ). Bisa dilihat di gambar berikut :



Setelah selesai maka kita set Virtual Server di DIR-655, masukkan IP si Camera dan set Public Port ke 8000 dan Private Port ke 8000. Apa beda Public Port dan Private Port? Public Port adalah Port yang "terlihat" di internet sedangkan Private Port adalah port si Camera itu sendiri (ingat tadi saya menggantinya ke 8000)



Setelah selesai tinggal "Save Settings" dan bila ada perintah "Reboot Now", reboot DIR-655 anda.

Nah sekarang kita cek berapa IP WAN yang didapat (karena IP dari ISP adalah dynamic) :



Setelah itu kita coba dari koneksi lain, misalnya dari ADSL tetangga atau teman :-D atau minjem 3G sodara :-D, untuk mengakses IP Camera, kita cukup dengan menuliskan alamat di Internet Explorer dgn format : http://A.B.C.D:xxxx dimana A.B.C.D adalah IP WAN yang kita liat dari Status --> Device Info tadi dan xxxx adalah Public Port yang kita define di settingan Virtual Server.

Contohnya :



Sekarang yang jadi pertanyaan, apakah kita harus cek WAN IP di router kita terus menerus kalo kita mau lihat IP Camera kita? Selama WAN IP kita adalah Dynamic IP maka jawabannya "Ya". Lalu ada pertanyaan lainnya, adakah cara untuk mempermudahnya, jawabannya jelas ada, kita dapat menggunakan fitur DDNS dalam hal ini. Bagaimana caranya? Saya akan jelaskan di posting berikutnya :-)

380 komentar:

1 – 200 dari 380   Lebih baru›   Terbaru»
Ari mengatakan...

mohon bantuan serta penjelasan bagaimana jika kondisi nya kita memakai ip camera lebih dari 1. perangkat d-link apa aza yg dibutuhkan serta bagaimana konfigurasinya.....
Terima Kasih tim D-Link :)

D-Link Indonesia mengatakan...

Terima kasih pertanyaannya. Bila anda menggunakan lebih dari satu IP Camera dan ingin memonitor sekaligus, bisa menggunakan software D-ViewCam 2.0, software ini support up to 32 D-Link IP Camera dan Gratis :-)
Bila diakses dari internal network tentu tidak masalah karena IP masing2 camera tentu berbeda, namun bagaimana jika kondisinya ingin memonitor dari internet dan hanya tersedia satu IP Public? Jawabannya adalah customized port-nya. Seperti pada tulisan itu, port dapat di-custom, jadi misalnya ada 2 kamera, yg satu Public Port diset 8000 maka kamera kedua Public Port diset 8001. Lalu add kamera2 tsb ke software D-ViewCam.

Mudah2an membantu

Ari mengatakan...

Terima Kasih tim D-link indonesia

tjinhan mengatakan...

halo tim d-link indonesia.

Di rumah saya mempunyai 4 cctv dan menggunakan dvr merk MERIT LILIN (pdr-400ip), bagaimana caranya agar saya dapat mengakses cctv di rumah via kantor?. Koneksi di rumah menggunakan fastnet, modem motorola SB5101.

Apakah saya harus menambah router (DIR-655) agar bisa akses cctv tsb?

Mohon penjelasannya, terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : tjinhan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Betul anda harus menggunakan router lagi, dalam hal ini misalnya DIR-655 jadi layoutnya akan spt dibawah ini :

Internet--modem--DIR-655--DVR

Anda mesti tahu port-port yang digunakan oleh Merit Li-Lin DVR itu berapa aja, anda bisa baca buku manual-nya atau menanyakan ke pihak Merit-nya. Setelah itu anda hanya perlu buka port-port yang dibutuhkan pada settingan Virtual Server si DIR-655 spt yg sudah dijelaskan pada blog ini.

Mudah2an membantu

tjinhan mengatakan...

terima kasih atas responnya.
selain type DIR-655, adakah router Dlink (tipe lain) yg lebih rendah dan masih bisa support untuk hal diatas?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : tjinhan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

DIR-655 hanya salah satu contoh router kami saya, anda bisa gunakan DIR-615 atau DIR-300.

Mudah2an membantu

Ramlan mengatakan...

to Team Dlink-Indonesia

Bagaimana caranya supaya tampilan gambar CCTV jika di akses dari tempat yg lain By Internet tidak terputus-putus....
thanks'
Ramlan

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ramlan

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Supaya akses CCTV anda dari internet tidak terputus2 ada 2 hal yg perlu anda cek :

1. Pada sisi IP DVR yang perlu anda perhatikan adalah seberapa cepat uplink koneksi jaringan internet, karena pada sisi IP DVR, stream video "dikirim" ke internet, jadi uplink harus cukup cepat. Anda bisa consult dgn provider CCTV dan IP DVR anda berapa bandwidth yang dibutuhkan untuk stream video sekaligus. Misalnya IP DVR handle 4 cctv analog dan butuh bandwidth 512 Kbps. Maka uplink yg harus anda sediakan harus sama atau lebih besar dari 512 Kbps.

Note : Layanan internet spt Speedy, Fastnet, 3G dll, yg disebut bandwidth internet oleh mereka adalah DownLink dan BuKaN UpLinK. Contoh : Fastnet 768, 768 kbps itu downlink, sdgkan uplink cuma 128 Kbps saja. Speedy 1 Mbps, 1 Mbps itu downlink, uplinknya cuma 128 Kbps saja. 3G yg katanya 3.5 Mbps, ternyata uplinknya hanya 64-128 Kbps saja.

2. Pada sisi viewer, nah kalo diatas adalah kita hrs perhatikan sisi uplink maka di sisi viewer yg hrs diperhatikan adalah downlinknya.

Mudah2an membantu

Ramlan mengatakan...

Trima kasih....team Dlink..
pasti sangat membantu....

tjinhan mengatakan...

Terima kasih tim Dlink atas sarannya, saya sudah membeli router Dlink DIR-300 dan sudah bisa mengakses CCTV rumah via kantor..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Ramlan

Terima kasih kembali. Bila ada pertanyaan jangan segan2 utk kembali posting di blog ini

To : tjinhan

Terima kasih atas updatenya. Selalu gunakan produk2 dari D-Link :-)

mulia_dj mengatakan...

saya ingin tanya dunk...
topologinya :

Internet --- ADSL(SAnex) ---- DCS2120

saya sudah setting virtual server d modem ADSL saya...dan tampilan pada DCS2120 sudah bisa terbuka...
tp gambar capture cameranya ga ada....
dia cuma connecting to 125.xxx.xxx.xxx
selalu seperti itu...
klo d snapshot cameranya mau menampilkan gambar hasil snapshot..
jd kira2 apa yach yg salah???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : mulia_dj

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Pastikan anda sudah membuka semua port yang dibutuhkan, anda bisa liat di tab Network DCS-2120 anda. By default yg perlu dibuka port 80, 554, 5556-5559. Jadi pada virtual server modem router anda buka port2 itu dan samakan antara public n private portnya.

Setelah itu dimake sure, maka coba buka dengan browser IE 6 keatas (note: DCS-2120 HaNyA bekerja dengan browser IE karena membutuhkan ActiveX), dan anda harus install activeX yg dibutuhkan, IE akan notify ini scr otomatis, anda hanya perlu allow saja.

Bila masih bermasalah, coba anda remove RtspVaPgCtrl Class yg ada di IE, Buka Tools --> Internet Option, Tab General, liha ke Browsing History, lalu klik Setting, kemudian View Object

Bila masih juga bermasalah, coba anda test dari PC yg lain.

Bila juga masih bermasalah, coba anda put DCS-2120 pada DMZ modem router anda. Pada mode DMZ semua port otomatis akan terbuka.

Mudah2an membantu

supri mengatakan...

mohon bantuan kepada tim D-link,
saya punya modem router ADSL D-link dan 4 kamera ip (bukan produk dlink. biasanya saya pakai modem router ADSL Link***, biasa saya pake menu port forwarding. klo di d-link saya harus pake menu apa ya...
terima kasih atas bantuannya. mohon klo bisa di kirim ke email saya suya.computer@gmail.com sekali lagi terima kasih atas bantuannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : supri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Sayang anda tidak menyebutkan model D-Link ADSL Modem Router anda.

- Untuk B Series (DSL-520B / DSL-2542B) :
1. Masuk ke WebUI
2. Buka menu Advanced --> NAT
3. Disini ada menu Virtual Server

- Untuk T Series (DSL-520T / DSL-2540T / DSL-2640T) :
1. Masuk ke webUI
2. Buka menu Advanced
3. Kemudian masuk ke menu Virtual Server

Mudah2an membantu

made mengatakan...

mohon bantuannya, saya sedang setting ip cam untuk koneksi lan tidak ada masalah, yang saya pergunakan adsl dlink DSL-520t 1 port di hubungkan ke access point dengan lan, 3 camera menjadi satu dengan lan access point.
pertanyaan saya apakah bisa ip cam menggunakan 2 router, bagai mana seharusnya infrastruktur dan settingnya.
terima kasih sebelumnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : made

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"pertanyaan saya apakah bisa ip cam menggunakan 2 router, bagai mana seharusnya infrastruktur dan settingnya"

--> Maksudnya anda ingin menggunakan 2 router adsl? seperti ini :

http://img35.imageshack.us/img35/3093/dualadslrouter.jpg

Layout spt itu bisa saja, namun masing2 IP Cam harus diarahkan ke gateway router yang diinginkan, misalnya DSL-520B-1 IP-nya 192.168.1.1, DSL-520B-2 IP-nya 192.168.1.2. DHCP server pada kedua router itu harus dimatikan. Lalu pada IP Camera, diset misalnya spt ini :

- DCS-3415-1 : IP : 192.168.1.3, gateway : 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1
- DCS-3415-2 : IP : 192.168.1.4, gateway : 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1
- DCS-3415-3 : IP : 192.168.1.5, gateway : 192.168.1.2, DNS : 192.168.1.2

Jadi DCS-3415-1 dan DCS-3415-2 diarahkan ke DSL-520B-1, sementara DCS-3415-3 diarahkan ke DSL-520B-2.

Atau cara lain menggunakan load balancing router spt layout berikut :

http://img34.imageshack.us/img34/2227/dualadslmodem.jpg

Disitu modem ADSL hanya diset sbg bridge dan DI-LB604 (sbg router) yang dial PPPoE.

Setelah itu kita bisa melakukan virtual server kedalam, berdasarkan interface yang kita mau apakah WAN 1 atau WAN 2.

Mudah2an membantu

made mengatakan...

terima kasih tim D-link Indonesia,
jawabannya sangat membantu saya.
semoga tidak bosan bosan menjawab pertannyaan dari saya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : made

"terima kasih tim D-link Indonesia,
jawabannya sangat membantu saya. semoga tidak bosan bosan menjawab pertannyaan dari saya."

---> Sama2 :-), jangan ragu2 bila ada pertanyaan posting di blog ini atau email ke support atau call ke hotline kami (informasi di http://support.dlink.co.id)

Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

christian mengatakan...

saya sudah berhasil koneksi internet dengan speddy tetapi terkadang muncul dan tidak.
adakah settingan yang salah ?

atau memang demikian adanya kalau menggunakan isp tersebut?

Saya menggunakan virtual server
perangkat DSL-520t

tks

D-Link Indonesia mengatakan...

To : christian

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah berhasil koneksi internet dengan speddy tetapi terkadang muncul dan tidak.
adakah settingan yang salah ?
atau memang demikian adanya kalau menggunakan isp tersebut?
Saya menggunakan virtual server perangkat DSL-520t"

---> Bila anda sudah melakukan virtual server dan membuka semua port yang dibutuhkan maka semestinya sudah tidak ada masalah, contoh di DSL-T series : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

Koneksi ADSL saat ini di Indonesia memberikan upstream up to 128 Kbps dan downstream 1 Mbps (pastikan anda sudah mendapat koneksi spt ini karena di beberapa wilayah koneksi masih up 64 Kbps dan down 384 Kbps). Koneksi tsb sifat tidak dedicated satu line per pelanggan namun sharing, jadi pada saat peak speed anda bisa turun jauh dibawah itu.

Pada saat IP Camera diakses dari Internet maka speed yang dipakai adalah upstream-nya, jadi bila upstream pada saat itu peak maka kamera hanya masuk ke webpage-nya namun tidak terlihat video stream-nya atau bahkan tidak dapat diakses sama sekali.

Anda bisa coba turunkan resolusi dan quality-nya, contoh di DCS-6620 : http://img505.imageshack.us/img505/8523/qty.jpg

Mudah2an membantu

maritza mengatakan...

saya pakai fastnet. rencana ingin pasang 4 psg ip camera di rumah. router dan ip camera apa yg cocok? bisa tidak pakai ip camera merk lain? terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : maritza

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya pakai fastnet. rencana ingin pasang 4 psg ip camera di rumah. router dan ip camera apa yg cocok? bisa tidak pakai ip camera merk lain?"

Untuk rumah, IP Camera seri DCS-910/920 (http://www.dlink.co.id/products/prodlist.asp?idCategory=266)atau DCS-2102/2121 (http://www.dlink.co.id/products/prodlist.asp?idCategory=264), sudah cukup. Anda juga bisa lihat dulu live demonya di http://www.dlink.co.id/products/livedemo/livedemo.asp

Untuk router, anda bisa gunakan DIR-300 (http://www.dlink.co.id/products/prodlist.asp?idCategory=176) bila tidak butuh wireless draft-N, tapi kalau anda ingin antisipasi dukungan draft-N utk kedepannya bisa menggunakan seri draft-N DIR-615 atau DIR-655 (http://www.dlink.co.id/products/prodlist.asp?idCategory=175)

D-Link Router tidak ada masalah dengan IP Camera merk lain selama itu IP Camera (bukan analog Camera)

Mudah2an membantu

maritza mengatakan...

Mohon bantuannya, mengapa internet explorer saya tidak dapat menampilkan ActiveX untuk melihat video demonya.

Katanya saya diharuskan untuk menginstall ActiveX Plug-in terlebih dahulu, dan memeriksa apakan komputer saya sudah disetting enable atau tidak.

Mohon penjelasannya, bagaimana cara menginstal ActiveX Plug-in agar dapat melihat video demonya. Terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : maritza

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mohon penjelasannya, bagaimana cara menginstal ActiveX Plug-in agar dapat melihat video demonya. Terima kasih."

--> Pada live demo kami kamera DCS-2120, DCS-5220, DCS-3420, DCS-6620G, hanya bisa diakses melalui Internet Explorer karena memerlukan ActiveX, sementara DCS-920 dan DCS-2121, bisa diakses melalui ActiveX (utk IE) atau Java (utk browser lainnya yg seperti Firefox). Baik melalui ActiveX dan Java, anda harus menginstall ActiveX plugin dan Java plugin sebelumnya.

Saya contohkan utk mengakses kamera DCS-3420 live demo kami menggunakan IE 8 :

1. Anda login ke kamera, spt gambar dibawah :

http://img189.imageshack.us/img189/3364/login.jpg

2. Setelah login maka akan ada warning untuk menginstall ActiveX Plugin, klik dan Run Add-on tsb spt gambar dibawah :

http://img189.imageshack.us/img189/2596/warning.jpg

3. Setelah anda pilih Run Add-on maka akan ada perintah untuk meng-install-nya spt gambar dibawah :

http://img32.imageshack.us/img32/2925/installb.jpg

4. Setelah itu anda bisa viewing kamera :

http://img189.imageshack.us/img189/2466/viewi.jpg

5. Untuk melihat Add-On yang sudah terpasang, pada IE 8 bisa lihat di Tools --> Internet Option, selanjutnya spt gambar dibawah :

http://img32.imageshack.us/img32/6182/activex.jpg

File Control Plug-in tiap kamera bisa berbeda2 tp cara install-nya sama.

Mudah2an membantu

firdaus mengatakan...

hi tim d-link indonesia

saya sudah mbuat konfigurasi sptr pd gambar tp pas diakses dr internet d kampus, tidak kluar gambar...

1.untuk 1 ip camera, brapa kecepatan minimal upstream isp???
2.untuk mengakses gambar dr ip camera, software apa yg sbaiknya d gunakan???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : firdaus

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1.untuk 1 ip camera, brapa kecepatan minimal upstream isp???"

---> Tergantung tipe kamera dan resolusi yang digunakan, umumnya untuk mendapatkan gambar yang baik 256 Kbps Symmetric (up n down sama yaitu 256 Kbps) dgn quality good, sudah cukup baik

"2.untuk mengakses gambar dr ip camera, software apa yg sbaiknya d gunakan???"

---> Anda cukup menggunakan web browser namun kembali lagi ke IP Camera yang anda gunakan, apakah support ActiveX dan Java atau hanya ActiveX saja. Jika hanya ActiveX maka anda hanya bisa buka dgn IE. Sementara bila support Java maka anda bisa buka dengan browser apa saja selama Java plugin terinstall.

Mudah2an membantu

firdaus mengatakan...

saya sudah mencoba semua langkah2nya tp mengapa tetap tidak bisa y???
1.pada virtual server, port yg di forwarding hanya port 8000 saja trus protocol yg digunakan tcp ato udp???
2.saya memakai sp**dy, pd modem terlihat upstreamnya 96kbps, dg kec segini apakah cukup untuk up load gambar CCTV, dg spke yg plg rendah???

mohon bantuannya... thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : firdaus

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1.pada virtual server, port yg di forwarding hanya port 8000 saja trus protocol yg digunakan tcp ato udp???"

---> Masalah port yang digunakan dan apakah tcp atau udp itu tergantung kamera anda. Bisa anda sebutkan tipe kamera yang anda gunakan berikut router yang anda gunakan?

"2.saya memakai sp**dy, pd modem terlihat upstreamnya 96kbps, dg kec segini apakah cukup untuk up load gambar CCTV, dg spke yg plg rendah???"

---> Lagi2 tergantung kamera anda, seberapa banyak pilihan video quality. Ada beberapa kamera yang kita bisa define bit rate-nya misalnya 128 Kbps atau 64 Kbps.

Mudah2an membantu

firdaus mengatakan...

saya menggunakan modem router DSL 520T dan kamera bukan merk D-link, megapixel cube camera merk acti acm-4201...
mohon bantuannya...THX

D-Link Indonesia mengatakan...

To : firdaus

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya menggunakan modem router DSL 520T dan kamera bukan merk D-link, megapixel cube camera merk acti acm-4201"

---> Contoh setting virtual server pada DSL-520T bisa anda download di ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf
DSL-520T dan DSL-2640T mempunyai webUI yang sama.

Mengenai port yang harus anda buka, anda harus lihat pada user manual kamera anda atau menanyakan ke tech support vendor kamera anda mengenai port berapa yang dibutuhkan oleh kamera anda.

Begitu juga dengan settingan video, berapa minimum frame rate atau bandwidth yang dibutuhkan oleh kamera anda. Hal2 teknis spt ini hanya diketahui oleh vendor kamera anda, karena setiap vendor kamera mempunyai software masing2.

Mudah2an membantu

firdaus mengatakan...

tim D-link Indonesia mohon bantuannya lg...
klo web page kamera dah bisa diakses, tetapi gambar video kameranya tidak keluar, kira2 masalahnya ada dimana???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : firdaus

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"klo web page kamera dah bisa diakses, tetapi gambar video kameranya tidak keluar, kira2 masalahnya ada dimana???"

---> Bila web IP Camera anda sudah bisa diakses artinya virtual server port 80 sudah berhasil.

Lalu bila gambar tidak muncul ada 2 kemungkinan :

1. Anda belum men-install activeX pada browser anda (activeX dibutuhkan untuk viewing gambar) atau anda belum install Java Runtime utk browser anda (dgn catatan kamera anda support dual mode yaitu activeX dan Jaya).
ActiveX hanya bisa diinstall pada IE, jadi bila kamera anda hanya support ActiveX, pastikan anda menggunakan IE untuk viewingnya dan allow ActiveX utk dipasang di browser anda.
Bila kamera anda support Java juga, anda bisa gunakan browser lain yang Java compatible dengan sebelumnya anda harus men-install Java Runtime pada browser anda.

Antivirus, firewall atau software security lainnya bisa menghalangi browser utk memasang activeX/java.

2. Kemungkinan yang lain, kamera anda menggunakan port yang berbeda untuk streaming video. Misalnya utk akses kamera anda menggunakan port 80 dan utk streaming video menggunakan port 5556. Maka anda harus melakukan virtual server utk kedua port tsb.

Mudah2an membantu

firdaus mengatakan...

terima kasih tim D-link indonesia, skr saya dah bsa akses ip kamera via internet...
tapi knapa y... videonya kadang2 bsa, kadang2 ga???
padahal saya pake sp**dy dg upstream 96 kbps dan bitrate kamera 28kbps...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : firdaus

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tapi knapa y... videonya kadang2 bsa, kadang2 ga??? padahal saya pake sp**dy dg upstream 96 kbps dan bitrate kamera 28kbps..."

---> Saya menduga ini hanya karena koneksi internet anda saja, speedy mempunyai upload 128 Kbps namun ini sifatnya shared, maka pada saat anda tidak bisa akses kamera anda, bandwidth upstream internet anda sedang peak.

Bitrate kamera anda 28 Kbps, namun anda bisa cek bandwidth real yang digunakan dgn menggunakan software bandwidth monitoring spt DUmeter misalnya. Jadi akses kamera dari PC dijaringan lokal anda, lalu di PC itu pasang DUmeter, lalu akses kamera (hanya kamera saja dan tidak ada aplikasi lain yang menggunakan internet/lan), lalu liat downstream di bandwidth monitor itu. Memang cara ini tidak terlalu akurat namun ini cara yang termudah dan bisa memberi gambaran berapa sebenarnya bandwidth yg digunakan utk stream video dari IP Camera anda.

Mudah2an membantu

YULUX mengatakan...

dear...D-Link Indonesia
Mohon bantuan. maaf sebelumnya aku punya 2 cctv menggunakan dvr, satu buah modem pemberian speedy(TP-link) paket game, nah yg ku tanyakan untuk bisa cctv ku on di internet apa yg mesti ku pelukan trima kasi D-Link indonesia

D-Link Indonesia mengatakan...

To : YULUX

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mohon bantuan. maaf sebelumnya aku punya 2 cctv menggunakan dvr, satu buah modem pemberian speedy(TP-link) paket game, nah yg ku tanyakan untuk bisa cctv ku on di internet apa yg mesti ku pelukan"

---> Mohon maaf sebelumnya, blog ini adalah blog resmi D-Link Indonesia jadi kami tidak bisa membantu perangkat lain selain merk D-Link.

Saya hanya bisa kasih hint saja ke anda. Pastikan DVR anda support IP-based dan modem/router anda dukung fitur Virtual Server/Port Forwarding.

Mudah2an membantu

YULUX mengatakan...

trima kasih untuk jawabanya, ada rencana mau ganti ruter, karena ku dapet gratisan. untuk ruter yg D-Link kalo aku mau pake AP+CCTV yg cocok type apa?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : YULUX

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"ada rencana mau ganti ruter, karena ku dapet gratisan. untuk ruter yg D-Link kalo aku mau pake AP+CCTV yg cocok type apa?"

---> Saran saya tetap gunakan modem anda sbg modem only (diset sbg bridge) lalu dibelakangkan pasang wireless router utk dial PPPoE-nya (jadi ga ada device yang sia2). Spt cara kedua pada penjelasan di blog ini http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Wireless router yang bisa anda pilih adalah DIR-300, DIR-615 atau DIR-655.

Mudah2an membantu

Eko mengatakan...

saya menggunakan 2 buah ipcam dcs-920, 1 buat router dir-451. jika menggunakan 1 ip cam sudah bisa saya lakukan..nach untuk ipcam ke 2 bagaimana setting public&private portnya ??? nach untuk alamat ddns nya itu apakah bisa menggunakan 1 alamat ddns yang sama, jadi nanti pas login bisa memilih ipcam1 atau ipcam2 ???thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Eko

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya menggunakan 2 buah ipcam dcs-920, 1 buat router dir-451. jika menggunakan 1 ip cam sudah bisa saya lakukan..nach untuk ipcam ke 2 bagaimana setting public&private portnya ???"

---> Anda tinggal bedakan public port-nya saja, misalnya :

DCS-920-1 :
- IP : 192.168.0.50
- GW : 192.168.0.1
- DNS : 192.168.0.1
- Port : 80

DCS-920-2 :
- IP : 192.168.0.51
- GW : 192.168.0.1
- DNS : 192.168.0.1
- Port : 80

DIR-451, WAN IP : 1.1.1.1:

- Untuk DCS-920-1
Public : 8888
Private : 80

- Untuk DCS-920-2
Public : 8889
Private : 80

Nanti jika akan anda akses dari internet maka utk DCS-920-1 akses-nya : http://1.1.1.1:8888, utk DCS-920-2 akses-nya : http://1.1.1.1:8889

"nach untuk alamat ddns nya itu apakah bisa menggunakan 1 alamat ddns yang sama, jadi nanti pas login bisa memilih ipcam1 atau ipcam2 ???"

---> DDNS hanya memetakan Dynamic Public IP anda ke FQDN. Jadi anda cukup gunakan satu login dan satu FQDN. Kembali ke contoh diatas, misalnya anda sudah setting DDNS dgn FQDN : rumahsaya.dlinkddns.com

Maka untuk akses DCS-920-1 anda ketik http://rumahsaya.dlinkddns.com:8888, untuk kamera DCS-920-2 ketik : http://rumahsaya.dlinkddns.com:8889

Mudah2an membantu

hdygue mengatakan...

internet sy speedy modem d-link +router d-link dir-615,ingin di share wifinya 1pc,printer+3laptop,urutannya bgmn serta untuk memulai seting software bawaan dr cd bagaimana caranya.mohon petunjuk...soalnya sy msh awam. (terima kasih tim D-link )

D-Link Indonesia mengatakan...

To : hdygue

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan pertanyaan anda tidak berhubungan dengan thread ini. Saya move ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html, silahkan ikuti dari thread tsb.

Terima kasih atas pengertiannya.

Seto Andry mengatakan...

Hi D-Link Team,

Saya seorang Developer Web, kemarin saya mencoba mengikuti instruksi yang diberikan dengan memasang DCS-920 dan menggunakan dyndns.org

Hasilnya kita bisa lihat livestreaming via dyndns. Tetapi kita harus terlebih dahulu login ke router ip camera tersebut.

Berhubung saya seorang developer web, saya membuat web dimana didalamnya bisa untuk livestreaming cctv nya dan itu berhasil dengan menggunakan video.cgi


Pertanyaan saya :
1. Walaupun saya bisa menggunakan video.cgi tetapi saya harus melakukan login terlebih dahulu ke router ip cctv tersebut (DCS-920), Apakah kita bisa melakukan bypass username dan password via script php atau html? sehingga setia kita akses tidak perlu login kembali.

Terimakasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Seto Andry

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"1. Walaupun saya bisa menggunakan video.cgi tetapi saya harus melakukan login terlebih dahulu ke router ip cctv tersebut (DCS-920), Apakah kita bisa melakukan bypass username dan password via script php atau html? sehingga setia kita akses tidak perlu login kembali."

---> Apakah dokumen ini membantu anda? : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-920/Firmware-Driver-Software/DCS_910_920_CGIV120.rar

Mudah2an membantu

adhe mengatakan...

Hai tim D-Link
saya punya kamera dvr kodicom , Modemnya DSL-2540T , saya sudah masukan port kodicom (8080) di virtual server , tp kamera saya masih tidak bisa di akses dari luar y, klo kameranya sendiri saya panggil di komputer client yg saya install software client bawaan kameranya bisa, saya panggil IP komputernya lewat jaringan local juga tidak masalah, bisa muncul, tp klo dari luar ngga bisa y, saya panggil IP yg dari speedy nya ngga bisa, larinya ke modem d-link saya terus..mohon bantuannya..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : adhe

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Modemnya DSL-2540T , saya sudah masukan port kodicom (8080) di virtual server , tp kamera saya masih tidak bisa di akses dari luar y, klo kameranya sendiri saya panggil di komputer client yg saya install software client bawaan kameranya bisa, saya panggil IP komputernya lewat jaringan local juga tidak masalah, bisa muncul, tp klo dari luar ngga bisa y, saya panggil IP yg dari speedy nya ngga bisa, larinya ke modem d-link saya terus.."

---> Anda hanya perlu buat virtual server spt tutorial dibawah ini :
ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf
Port yang digunakan jelas berbeda dgn yang anda gunakan karena kamera yang digunakan beda, anda bisa consult dgn user manual dvr anda.

Pastikan port yang anda gunakan tidak sama dengan webport yang digunakan oleh DSL-2540T anda. Anda bisa cek di menu Tools > Admin.

Mudah2an membantu

adhe mengatakan...

Tim D-link yg terhomat ,
Saya udah buat virtual server yg seperti tutorial tersebut, port nya juga sudah saya bedakan antara webport dengan port yg digunakan oleh kamera saya, saya juga sudah masukan account DynDNS.Org nya di modem saya..tp kenapa y ketika saya panggil alamat / nama dns saya larinya tetap ke web modem d-link saya y..klo saya panggil ip local komputer kamera saya sih normal muncul kameranya, ,tp tetap tidak bisa klo manggil lewat internet / jaringan luar saya.. apa saya ada kurang settingannya, ?? Mohon bantuannya..terima kasih

adhe mengatakan...

Oya port-port kamera saya :

Main Control Port 8080
Main Video 8081
IntelliUpgrade 8083
Health Monitor 8084
Emergency Monitor 8085
Center Back Up Server 8090
2Way Audio(Cmd) 3001
2Way Audio (Audio) 3005
Emergency Connect Port 6911

Klo untuk modem sebaiknya pakai port brp y??trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : adhe

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya udah buat virtual server yg seperti tutorial tersebut, port nya juga sudah saya bedakan antara webport dengan port yg digunakan oleh kamera saya, saya juga sudah masukan account DynDNS.Org nya di modem saya..tp kenapa y ketika saya panggil alamat / nama dns saya larinya tetap ke web modem d-link saya y..klo saya panggil ip local komputer kamera saya sih normal muncul kameranya, ,tp tetap tidak bisa klo manggil lewat internet / jaringan luar saya"

---> Contoh mudah :

Internet--DSL-2540T---Camera

DSL-2540T :
WAN IP PPPoE Speedy : 125.10.10.10
LAN IP : 192.168.1.1

Camera :
IP : 192.168.1.10
Gateway : 192.168.1.1
DNS : 192.168.1.1
Port : TCP 8000

Virtual Server pada DSL-2540T:
Protocol : TCP
Port Start : 8000
Port End : 8000
Port Map : 8000
Port Map End : 8000

Maka Camera itu bisa diakses melalui web browser dgn mengetikkan di address box : http://125.10.10.10:8000

DDNS adalah hal yg berbeda dgn virtual server jadi anda tidak perlu membuat DDNS dulu sebelum virtual server anda bekerja dgn baik.

"Klo untuk modem sebaiknya pakai port brp y"

---> Saya tidak familiar dgn
kamera anda, namun umumnya port-port yang harus dibuka pada router/firewall yang diperlukan untuk akses dari internet biasanya dijelaskan dalam user manual kamera anda.

Mudah2an membantu

Muhammad Rizki mengatakan...

Thanks utk infonya.

Btw, apakah cuma browser IE saja yg lsg bisa di akses via web ?

Bagaimana dgn Opera, firefox etc ?

dan implementasinya di versi Mobile ?

Thx b4
rizq ;)

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Muhammad Rizki

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Btw, apakah cuma browser IE saja yg lsg bisa di akses via web ?
Bagaimana dgn Opera, firefox etc ?"

---> D-Link IP Camera tipe2 lama hanya support ActiveX artinya hanya bisa di-view dari IE (ActiveX hanya jalan di IE), sementara versi baru (tergantung model-nya) support ActiveX, Java atau QuickTime, jadi bisa di-view di browser lain selain IE.

"dan implementasinya di versi Mobile ?"

---> Sejauh yang kami tahu, belum ada browser mobile yang support full ActiveX/Java/QuickTime, ada beberapa mobile browser yang support Java, tp tidak fully support artinya tidak bisa menjalankan Java scripting utk D-Link IP Camera, jadi untuk mobile saat ini hanya bisa diakses via rtsp.

Mudah2an membantu

Parminto mengatakan...

Saya masih awam soal networking, mungkin lebih mudah kalau alatnya sudah tersedia. Saya cuma mau tanya apakah mungkin dengan GSM modem seperti D-Link DIR-451 yang terkoneksi dengan IP-Cam (Tanpa PC, koneksi langsung ke modem dengan 3G/HSDPA), kita bisa memantau/mengoperasikan IP-Cam tersebut melalui internet?
Terima kasih banyak sebelumnya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Parminto

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya cuma mau tanya apakah mungkin dengan GSM modem seperti D-Link DIR-451 yang terkoneksi dengan IP-Cam (Tanpa PC, koneksi langsung ke modem dengan 3G/HSDPA), kita bisa memantau/mengoperasikan IP-Cam tersebut melalui internet?"

---> DIR-451 adalah 3G Router jadi DIR-451 memerlukan 3G modem untuk bisa beroperasi spt pada blog ini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/cara-men-setting-dir-451-dengan-dwm-652.html

Bila sudah seperti itu maka IP Camera bisa di-plug ke DIR-451 dan anda bisa akses IP-Camera itu dari internet dengan syarat :

1. Koneksi 3G anda mempunyai Public IP dan tidak ada blocking port oleh provider anda.
2. Bandwidth 3G (terutama uplink) cukup tersedia.
3. Kapasitas BTS 3G provider tidak overload (ini masalah utama sekarang utk koneksi 3G dimana pertumbuhan users tidak berbanding lurus dengan kapasitas BTS shg belakangan ini banyak keluhan dari pengguna 3G yang mengatakan lambat).

Mudah2an membantu

Parminto mengatakan...

Thanks infonya yg lengkap tim D-Link.
Setelah dicek di internet sepertinya belum ada provider cellular yang memberikan fasilitas IP publik yang benar2 statis, jadi belum bisa deh utk saat ini.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Parminto

Terima kasih atas update anda.

"Setelah dicek di internet sepertinya belum ada provider cellular yang memberikan fasilitas IP publik yang benar2 statis, jadi belum bisa deh utk saat ini."

---> AFAIK saat ini yang memberikan public IP (walaupun dynamic, namun tidak masalah masih bisa dimap dgn Dynamic DNS, baca : http://blog.dlink.co.id/2008/09/dynamic-dns.html) adalah Telkomsel dan IM2. Namun sepanjang yang saya tahu, Telkomsel harus menggunakan yang unlimited (karena walau yg time-based mendapatkan public IP tapi harus melalui mekanisme captive portal jadi tidak cocok).

Mudah2an membantu

bachu mengatakan...

dear dlink

saya sudah membaca postingan dan jawaba temen temen diatas, namun bagaimana caranya konekin video stremaing itu di halaman sebuah web ? misal debhub dlll ? bisa akish saran dengan mengunakan programs apa ? terima kasih....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bachu

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah membaca postingan dan jawaba temen temen diatas, namun bagaimana caranya konekin video stremaing itu di halaman sebuah web ? misal debhub dlll ? bisa akish saran dengan mengunakan programs apa ? terima kasih...."

---> Bila camera anda bisa dipanggil dari external html page anda, anda bisa gunakan cara ini. Anda bisa consult html code-nya dgn vendor kamera anda.

Contohnya : http://support.dlink.co.id/dcs3420.html

Anda bisa view source webpage tsb utk lihat html code-nya.

Note : masing2 merk punya cara sendiri, anda tidak gunakan cara diatas utk kamera anda. Itu hanya contoh bila menggunakan D-Link IP Camera DCS-3420. Buka URL tsb hanya dgn IE 7 keatas.

Mudah2an membantu

Wisnu mengatakan...

Salam...
Maaf,saya masih bingung setting di kameranya.saya menggunakan IP Camera merk Edimax IC-1500
Internet saya menggunakan Speedy yang sdh di share menggunakan router,terus di desk saya pun ada routernya (dgn maksud bisa saya gunakan untuk keprluan lain.
ADSL+Router pertama merk TPLINK,on desk linksys (maaf bukan DLink).

Mohon percerahannya....
terima kasih banyak sob!

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Wisnu

"Maaf,saya masih bingung setting di kameranya.saya menggunakan IP Camera merk Edimax IC-1500
Internet saya menggunakan Speedy yang sdh di share menggunakan router,terus di desk saya pun ada routernya (dgn maksud bisa saya gunakan untuk keprluan lain.
ADSL+Router pertama merk TPLINK,on desk linksys (maaf bukan DLink)."

---> Terima kasih atas kesediaan anda mengunjungi blog D-Link Indonesia. Mohon maaf, kami tidak bisa memberikan support untuk produk selain D-Link yang dibeli di Indonesia. Anda bisa hubungi technical support dari produk yang bersangkutan.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

mohon bantuannya u/ setting DCS-5220, adsl modem router DSL-2640T, masih bingung pak,setting virtual server dll, urutannya bagaimana pak? terima kasih.oya saya sdh daftar di dlinkddns.com cuma u/ buka kameranya koq ngga bisa2...thanks.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"urutannya bagaimana pak?"

---> Urutannya :

1. Pastikan DCS-5220 sudah terkoneksi ke internet (cek IP, Subnet, DNS dan Gateway DCS-5220)
2. Setelah oke, baru set Virtual Server di DSL-2640T. Port yang digunakan adalah bisa dilihat disini http://blog.dlink.co.id/2008/12/akses-d-link-ip-camera-melalui.html
Cara set virtual server di DSL-2640T : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

3. Setelah itu catat WAN IP DSL-2640T, lalu coba akses dari koneksi lain yaitu http://wanipdsl-2640t:xxxx (xxxx adalah Public Port yang digunakan atau Port Start/Port End)

"saya sdh daftar di dlinkddns.com cuma u/ buka kameranya koq ngga bisa2"

---> Anda harus dynamic DNS ini pada router anda dan lakukan virtual server disitu juga, lihat blog ini http://blog.dlink.co.id/2008/09/dynamic-dns.html. Dynamic DNS hanya pemetaan IP ke FQDN/hostname jadi tidak ada hubungannya dengan bisa/tidaknya akses kamera.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

wah koq sekarang dcs5220 saya ngga bisa terbaca oleh dcs,selalu keluar kata2: connecting to the devices failed.do you want to try again? kenapa yah? sdh dihard reset selalu keluar kata2 tsb...ditunggu jawabannya...terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"connecting to the devices failed.do you want to try again? kenapa yah? sdh dihard reset selalu keluar kata2 tsb"

---> Error spt ini hanya muncul jika :
1. IP lokal kamera dan IP lokal komputer tidak berada dalam jaringan yang sama namun terhubung dalam satu segment yg sama. Misalnya IP kamera 192.168.0.99, IP PC 192.168.1.99 dan terhubung ke switch yang sama.

2. Port http pada DCS-5220 sudah diubah

Mungkin anda sudah mengubah port-nya sesuai dgn tutorial yg saya berikan. Bila anda mengikut tutorial itu sama persis maka anda bisa akses DCS-5220 anda dengan cara : http://x.x.x.x:801 dimana x.x.x.x adalah IP si DCS-5220.

Bila anda sudah me-reset to factory default anda bisa search kamera anda menggunakan tools Installation Wizard yang ada di CD-nya atau akses ke alamat IP defaultnya yaitu : 192.168.0.99, namun bila di jaringan anda ada DHCP server yg aktif yaitu dari DSL-2640T, maka IP DCS-5220 akan disupply oleh DSL-2640T dan anda bisa melihatnya di DHCP list DSL-2640T atau search menggunakan utility Installation Wizard.

Bila anda ingin melakukan hard reset maka tekan tombol reset selama kurang lebih 30 detik lalu release.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

terima kasih responsenya pak,masalahnya sekarang ini kamera ini tidak bisa diakses ,saya menggunakan cdnya, ada terdetek tapi ngga bisa connect.sdh direset lagi tetap ngga konek ,apakah ada failure?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas updatenya.

"masalahnya sekarang ini kamera ini tidak bisa diakses ,saya menggunakan cdnya, ada terdetek tapi ngga bisa connect.sdh direset lagi tetap ngga konek ,apakah ada failure?"

---> Coba anda lakukan :

1. Set IP PC ke 192.168.0.50/255.255.255.0
2. Plug PC ke DCS-5220 secara langsung
3. Hidupkan DCS-5220
4. Tekan dan tahan tombol reset selama 30 detik
5. Setelah DCS-5220 reboot, tunggu sekitar 1 menit
6. Buka command prompt di PC itu
7. Ketik arp -d
8. Ketik ipconfig/all dan pastikan ip-nya 192.168.0.50
9. Jalankan installation wizard
10. Lihat IP dan MAC Address Camera yang terdetect.
11. Yang terdetect harusnya 192.168.0.99
12. ping ke 192.168.0.99
13. bila reply buka IE anda
14. Pastikan tidak ada settingan proxy disitu
15. Lalu ketik http://192.168.0.99

Bila masih belum berhasil, beritahu fail dilangkah mana beserta screenshot-nya.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

ok terima kasih saya coba dulu pak....updatenya menyusul....thanks.

kangchris2 mengatakan...

tadi saya sdh ganti kamera baru,ternyata problemnya sama pak.saya sdh ikuti saran dr bapak,ternyata sama.ini screenshotnya [img]http://img694.imageshack.us/img694/840/dcs5220.jpg[/img] ini karena setting atau apa yah? wah bingung sekali......tolong pak....

kangchris2 mengatakan...

sorry ini link gambarnya http://img694.imageshack.us/img694/840/dcs5220.jpg

kangchris2 mengatakan...

pada waktu pendeteksian ada error:
-create DRM fail
-restart DRM fail.
sorry pak banyak tanya2 nih....jawabannya ditunggu....thanks.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas update anda.

"link gambarnya http://img694.imageshack.us/img694/840/dcs5220.jpg"

---> Gambar yang anda capture kecil sekali, saya tidak bisa melihat scr detail (bila dizoom malah jd blur). Tolong upload gambar yang jelas.

"pada waktu pendeteksian ada error:
-create DRM fail
-restart DRM fail."

---> Saya lihat sekilas dari gambar yang kecil itu, anda menggunakan DCC untuk discover kamera anda. Coba anda ulangi langkah2 yg saya berikan sebelumnya dengan menggunakan Installation Wizard ini ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-5220/Firmware-Driver-Software/Installation-Wizard-1.11.0.4.zip

Fungsi instalation wizard ini hanya untuk discover IP saja dan BuKaN untuk setting, untuk setting dan akses ikuti langkah2 yang diberikan.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

wah pusing banget setting dcs 5220 ini pak....bisa dijelaskan stepnya?saat ini kameranya ngga bisa didetek oleh modem router,dalam hal ini apa yg sy bisa lakukan agar kamera dapat didetek? hard reset dikamera dan routernya? setelah reset tindakan apa lagi?setting dikamera atau router? sorry pak banyak tanya...moga2 team d-link sabar dng noobie spt saya.....sangat dinantikan solusinya...thanks.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"wah pusing banget setting dcs 5220 ini pak"

---> Untuk dapat beroperasi DCS-5220 hanya diset IP Only, so sangat sederhana dan simple.

"bisa dijelaskan stepnya?saat ini kameranya ngga bisa didetek oleh modem router,dalam hal ini apa yg sy bisa lakukan agar kamera dapat didetek? hard reset dikamera dan routernya? setelah reset tindakan apa lagi?setting dikamera atau router? sorry pak banyak tanya...moga2 team d-link sabar dng noobie spt saya"

---> Sepertinya anda "mencampur adukkan" antara setting DCS-5220 dan setting virtual server/port forwarding di router anda.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, agar dapat beroperasi anda hanya perlu set IP, Subnet, DNS dan Gateway di DCS-5220, hanya itu saja.

Sementara setting port forwarding di router adalah hal yang berbeda.

Oke saya asumsikan saat ini anda tidak bisa akses DCS-5220 anda, anda hanya perlu ikuti langkah2 yang saya berikan sebelumnya, note : pada bagian ini tidak ada router yang terlibat, anda hanya perlu 1 unit DCS-5220, 1 unit PC/Laptop dan 1 unit kabel UTP. CD yang ada di dalam paketnya juga tidak perlu digunakan, gunakan Installation Wizard yang saya berikan sebelumnya.

1. Set IP PC ke 192.168.0.50/255.255.255.0
2. Plug PC ke DCS-5220 secara langsung
3. Hidupkan DCS-5220
4. Tekan dan tahan tombol reset selama 30 detik
5. Setelah DCS-5220 reboot, tunggu sekitar 1 menit
6. Buka command prompt di PC itu
7. Ketik arp -d
8. Ketik ipconfig/all dan pastikan ip-nya 192.168.0.50
9. Jalankan installation wizard
10. Lihat IP dan MAC Address Camera yang terdetect.
11. Yang terdetect harusnya 192.168.0.99
12. ping ke 192.168.0.99
13. bila reply buka IE anda
14. Pastikan tidak ada settingan proxy disitu
15. Lalu ketik http://192.168.0.99

Lalu bila anda sudah bisa akses DCS-5220 anda, anda ubah IP-nya menjadi fixed IP dan satu subnet dgn router anda, misalnya LAN router anda 192.168.1.1, maka IP DCS-5220 diubah ke 192.168.1.50/255.255.255.0, gateway : 192.168.1.1, dns : 192.168.1.1

Lalu Save maka DCS-5220 anda akan restart dan cabut kabel dr komputer anda dan plug ke router anda.

Pada posisi ini DCS-5220 anda dan router anda sudah terhubung. Setelah ini anda baru kerjakan bagian virtual servernya seperti yang dijelaskan dalam tutorial.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

ok terima kasih pak,sekarang sdh diakses via browser....masalahnya koq kalau saya akses via internet msh ngga bisa yah,saya sdh daftar di dlinkddns.com,nah masih ngga bisa diakses.apakah settingan virtual servernya spt ini:http://img246.imageshack.us/img246/8823/virtualserver.jpg.dng setting: RTSP port 554.RTP PORT 5558.disetting routerpun feature DMZsudah diaktifkan.kemudian 1 lagi setting wireless kameranya ngga bisa,settingnya saya sdh pake WPA,SSID sdh disamakan....sorry pak banyak tanya semoga bapak bisa sabar membimbing saya yg masih cupu ini...tapi saya salut atas bantuan bapak...terima kasih....

kangchris2 mengatakan...

update sya sdh bisa akses via internet.rupanya dynamic dnsnya tadi belum kesave...TERIMA KASIH TEAM DLINK...YOU'RE THE ONE...tinggal masalah wireless pak......terima kasihhh.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas update anda.

"update sya sdh bisa akses via internet."

---> Senang mendengar sebagian masalah anda sudah teratasi :-)

"sorry pak banyak tanya semoga bapak bisa sabar membimbing saya yg masih cupu ini...tapi saya salut atas bantuan bapak"

---> Jangan sungkan2, ini sudah menjadi kewajiban dan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik buat pelanggan.

"tinggal masalah wireless pak
lagi setting wireless kameranya ngga bisa,settingnya saya sdh pake WPA,SSID sdh disamakan...."

---> Pastikan Pre-Shared key-nya sudah sama, misalnya :

DSL-2640T :

Pastikan Wireless dalam posisi enable (dicentang)
Set SSID yg anda inginkan misalnya D-Link
Security : WPA, pilih WPA (bukan WPA2 atau AnyWPA)
Pilih Pre-Shared Key, lalu masukkan key yg anda inginkan misalnya 1234dlink

Lalu Apply, setelah itu tunggu sampai proses selesai, kemudian masuk ke Tools --> System, lalu klik Save n Reboot. Biarkan sampai selesai dan kembali ke webUI.

Lalu masuk ke DCS-5220, set Wireless-nya spt info diatas, SSID : D-Link, Wireless Mode : Infrastructure, Security WPA-PSK, Algorithm TKIP, Pre-Shared Key identik dgn yg diatas misalnya 1234dlink, lalu Save, maka akan ada pop-up Windows yang menyebutkan bahwa server sdg direstart, nunggu sampai selesai dan kembali ke menu DCS-5220.

Lalu lepas kabel UTP, lalu unplug adapter dan plug kembali maka wireless akan terhubung.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

YESSSSSS........semuanya perfectly beres........TERIMA KASIH TEAM DLINK...saya akan publish kasus ini di forum2.....terima kasih....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

"YESSSSSS........semuanya perfectly beres."

---> Senang mendengar masalah anda sudah selesai sepenuhnya. Bila ada permasalahan jangan segan2 untuk posting di blog ini, kami akan senantiasa membantu anda.

"saya akan publish kasus ini di forum2"

---> Jadi inget tagline Rumah Makan Padang : "Kalau kurang/tidak enak kasih tahu saya/kami, kalau enak beritahu yang lain" hehehe just intermezzo :-)

Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

kangchris2 mengatakan...

tanya lagi pak,kalau software IP surveilence.user name&passwordnya apa pak?koq wrong password terus? trus saya mau tambah camera lagi tapi yg wired konfigurasinya gimana yah? kalau ip cameranya merk lain software d-viewnya bisa digunakan juga? terima kasih sebelumnya...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau software IP surveilence.user name&passwordnya apa pak?koq wrong password terus?"

---> Usernamenya admin, passwordnya adalah yang anda masukkan sewaktu anda install software ini.

Bila anda lupa, anda bisa query dari command prompt, lihat contoh dibawah :

C:\>cd program files

C:\Program Files>cd d-link

C:\Program Files\D-Link>cd ip surveillance

C:\Program Files\D-Link\IP surveillance>launcher_dl -querydefaultpassword
Query Result: The Password of "admin" is "123456"

IP Surveillance sudah tidak kami kembangkan lagi, kami menyarankan anda untuk menggunakan D-ViewCam, anda bisa baca dan download disini : http://blog.dlink.co.id/2008/11/d-viewcam-20-software-monitoring-dan.html

"trus saya mau tambah camera lagi tapi yg wired konfigurasinya gimana yah?"

---> Sama saja, hanya IP-nya saja yang diubah, misalnya DCS-5220 : 192.168.1.50, DCS-910 : 192.168.1.51

"kalau ip cameranya merk lain software d-viewnya bisa digunakan juga?"

---> Tidak bisa, D-ViewCam hanya untuk D-Link IP Camera.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

sorry pak tanya lagi....tadi siang saya beli lagi dlink type dcs 920,nah instalasinya gimana yah....yg disetting beda IP atau portnya dibedain? trus masalah wirelessnya juga ngga bisa konek....tolong dijelasin yah pak....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tadi siang saya beli lagi dlink type dcs 920,nah instalasinya gimana yah"

---> Sebelumnya anda sudah setting DCS-5220, seharusnya tidak ada masalah lagi setting DCS-920 yang notabene adalah seri dibawahnya :-)

"yg disetting beda IP atau portnya dibedain?"

---> Saya rasa gambar berikut bisa menjelaskan segalanya :

http://img689.imageshack.us/img689/1355/layout1t.jpg

"masalah wirelessnya juga ngga bisa konek"

---> Caranya sama dengan DCS-5220, anda setting dulu baru unplug UTP dan reboot kamera.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

angat membantu sekali....anehnya masalah wireless di dcs 920 masih bekum bisa ...semua setting sudah sama...selalu ngga konek secara wireless...ada cara lain pak? ...terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"anehnya masalah wireless di dcs 920 masih bekum bisa ...semua setting sudah sama...selalu ngga konek secara wireless...ada cara lain pak?"

---> Coba anda non-aktifkan security pada DSL-2640T anda dan setting ulang DCS-920 tanpa security. Bila bisa konek maka masalahnya ada di security, coba anda pastikan pre-shared key-nya sama persis antara keduanya dan sewaktu anda mengetikkan pre-shared key tombol caps-lock tidak dalam posisi on. Pre-shared key itu case-sensitive.

Anda juga bisa coba upgrade firmware DCS-920 ke versi latest yaitu versi 1.03 : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-920/Firmware-Driver-Software/DCS-920_A1_FW_v103_build_7.bin

Mudah2an membantu

allaboutpcnprinter mengatakan...

mohon pencerahan dari Tim D-Link
Saya ingin pasang kamera security untuk di gudang saya, dan saya ingin kamera ini bisa di akses lewat internet, bisa tlg bantu apa saja keperluannya..?
terima kasih sebelumnya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : allaboutpcnprinter

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya ingin pasang kamera security untuk di gudang saya, dan saya ingin kamera ini bisa di akses lewat internet, bisa tlg bantu apa saja keperluannya..?"

---> Anda hanya butuh :

- Koneksi internet yang cepat (terutama upstream-nya)
- IP Camera
- Router

Asumsi disini anda akan menggunakan Fastnet maka yang anda butuhkan :

- DIR-600 (router)
- DCS-3410 (IP camera)

Bila menggunakan Speedy :

- DSL-2542B (ADSL router)
- DCS-3410 (IP camera)

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

oneksinya parah sekali.saya hanya bisa lihat ipcamera sampai jam 10 pagi,setelah itu ngga bisa diakses lagi,nah pertanyaan saya: kalau saya pakai wireless lan senao/AP bisa kah? LOSSnya baik jadi masalah bandwith ngga masalah....jawabannya sangat saya tunggu. terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"koneksinya parah sekali.saya hanya bisa lihat ipcamera sampai jam 10 pagi,setelah itu ngga bisa diakses lagi"

---> Saya tidak mengerti maksud anda, apakah yang anda maksud koneksi internet? Bila ya, anda harus ganti provider anda :-)

"pertanyaan saya: kalau saya pakai wireless lan senao/AP bisa kah? LOSSnya baik jadi masalah bandwith ngga masalah"

---> Mohon maaf, saya tidak mengerti korelasi pertanyaan ini dengan pernyataan anda diatas, D-Link IP Camera sudah comply dgn IEEE 802.11b/g jadi tidak masalah untuk dikoneksikan dengan AP dari merk apapun selama AP tsb juga comply dgn IEEE 802.11b/g.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

iya saya pakai speedy dan koneksinya parah banget,jadi maksud saya, saya mau ganti menggunakan metode peer to peer menggunakan wireless lan outdoor dibantu dng antenna yagi,kalau pake cara ini gimana prosedurnya /settingnya pak?
terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"jadi maksud saya, saya mau ganti menggunakan metode peer to peer menggunakan wireless lan outdoor dibantu dng antenna yagi,kalau pake cara ini gimana prosedurnya /settingnya"

---> Anda tinggal bridge antara 2 lokasi, lalu masukkan masing2 ke switch, kemudian plug camera disitu, layoutnya kurang lbh spt ini :

http://img687.imageshack.us/img687/5341/ptpwithcamera.jpg

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

mohon bantuannya,
saya perlu cd driver untuk D-link DCS-2100+ karena punya saya tidak dapat ditemukan.
atau mungkin ada cara lain tanpa harus memakai cd driver/software nya tapi kita dapat mensetting lewat web browser via ip nya? berapakah ip default nya bila sudah kita reset?
terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya perlu cd driver untuk D-link DCS-2100+ karena punya saya tidak dapat ditemukan."

---> IP Camera tidak membutuhkan driver, yang ada dalam CD adalah utility utk setting dan software IP Surveillance. IP Installer bisa didownload di : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-2100+/Firmware-Driver-Software/IP%20Installer/IPInstaller_3.0.0.5.exe

IP Surveillance bisa didownload di : ftp://public.dlink.co.id/Camera/IP%20Surveillance/IP+surveillance_V3.2.0.33_D-Link_Setup.rar

"mungkin ada cara lain tanpa harus memakai cd driver/software nya tapi kita dapat mensetting lewat web browser via ip nya? berapakah ip default nya bila sudah kita reset?"

---> Default IP DCS-2100+ adalah 192.168.0.99/255.255.255.0

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

kepada D-Link,
terima kasih karena telah menjawab, saya sudah mencoba menggunakan ip 192.169.0.99 sebagai default dari browser tetapi tetap tidak bisa?
bagaimana cara melakukan hard reset supaya kembali ke factory default? saya sudah pernah tekan tombol reset 15 detik.
betul yang saya maksud adalah utilily untuk mensetting ip cam seperti first setup dengan cd.
kemudian apakah saya hanya perlu ip installer untuk itu?
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya sudah mencoba menggunakan ip 192.169.0.99 sebagai default dari browser tetapi tetap tidak bisa?"

---> Apakah IP PC anda sudah satu subnet dgn DCS-2100+?

"bagaimana cara melakukan hard reset supaya kembali ke factory default? saya sudah pernah tekan tombol reset 15 detik."

---> Cara resetnya adalah dalam kondisi hidup, tekan tombol reset menggunakan paper clip dan tahan. Perhatikan lampu LED, lampu LED akan berkedip2. Tetap tahan tombol sampai lampu LED berkedip2nya 2 kali putaran (maksudnya setelah berkedip2 maka akan diam sesaat, lalu mati, tunggu sampai berkedip2 lagi dan mati), setelah itu release.

Kemudian siapkan PC, set IP PC ke 192.168.0.100/255.255.255.0. Plug kamera ke switch, lalu plug PC itu juga ke switch yang sama,kemudian diamkan kamera beberapa saat (30 detik-1 menit), lalu coba ping dari PC tsb. Bila reply maka anda bisa akses via web browser.

"yang saya maksud adalah utilily untuk mensetting ip cam seperti first setup dengan cd. kemudian apakah saya hanya perlu ip installer untuk itu?"

---> Betul utilitynya hanya IP Installer itu.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

kalau saya menggunakan ip kamera secara ptp apakah harus setting port forwadding u/ http? krn digunakan u/ penggunaan lan saja? terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau saya menggunakan ip kamera secara ptp apakah harus setting port forwadding u/ http? krn digunakan u/ penggunaan lan saja?"

---> Tidak perlu, port forwarding digunakan hanya jika anda ingin akses kamera dari public network (Internet).

Bila hanya PTP maka itu hanya 1 LAN dan anda bisa akses langsung ke private IP-nya.

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

kepada D-link,
terima kasih atas bantuan sebelumnya dan saya sudah berhasil untuk masuk ke config ip cam nya, yang sekarang saya mau tanya adalah untuk wlan config, apa yg hrs saya pilih & isi untuk TX rate, preamble? dan apa yg hrs saya pilih utk auth mode, key length & keyformat kalau saya menggunakan router wifi linksys dan saya menggunakan WPA personal & TKIP?
apakah bagian Data encryption perlu saya check?
terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas update anda.

"yang sekarang saya mau tanya adalah untuk wlan config, apa yg hrs saya pilih & isi untuk TX rate, preamble? dan apa yg hrs saya pilih utk auth mode, key length & keyformat kalau saya menggunakan router wifi linksys dan saya menggunakan WPA personal & TKIP?"

---> Anda hanya perlu define :

- SSID
- Set mode ke Infrastructure
- Biarkan tx dan preamble ke nilai defaultnya
- Bila anda menggunakan security, check data encryption lalu masukkan parameter2 yang sesuai dengan router anda.

Namun DCS-2100+ HANYA support WEP dan tidak support WPA. Jadi bila anda ingin gunakan scr wireless, anda harus ubah enkripsi wireless pada router anda ke WEP.

DCS-2100+ adalah produk yang sudah lama sekali End-Of-Life jadi sudah tidak bisa diupgrade untuk support WPA, bahkan DCS-2100+ ini hanya support 802.11b saja.

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

terima kasih telah membantu,
sayang sekali ya dcs-2100+ tdk bisa menggunakan WPA, karena WEP agak ribet :)
bole saya tanya lagi bagaimana cara mengupgrade firmware DCS-2100+?
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sayang sekali ya dcs-2100+ tdk bisa menggunakan WPA, karena WEP agak ribet :)"

---> DCS-2100+ itu keluar sebelum standard WPA ada hehehe :-) Mungkin saatnya anda beli/tambah kamera baru :-) Bisa gunakan DCS-5220 atau DCS-2121 atau DCS-920, bisa lihat live demonya disini http://www.dlink.co.id/products/livedemo/livedemo.asp

"bole saya tanya lagi bagaimana cara mengupgrade firmware DCS-2100+?"

---> Anda bisa gunakan Installation Wizard berikut untuk upgrade firmware : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-2100+/Firmware-Driver-Software/DCS_installwizard_150.zip

Firmwarenya bisa didownload di ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-2100+/Firmware-Driver-Software/FLASH_2100+_1.06b.rar (extract dulu sebelum digunakan)

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

kepada D-link,
terima kasih karena telah menjawab semua pertanyaan saya.
untuk camera yg baru sebenarnya saya sdh punya bbrp lagi, mulai dari d-link sampai linksys :)
DCS-2100+ adalah camera pertama saya & masih bisa di pakai sampai sekarang, jd akan tetap saya fungsikan hanya sayang sdh agak ketinggalan teknologi :)
terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

"untuk camera yg baru sebenarnya saya sdh punya bbrp lagi, mulai dari d-link sampai linksys :)
DCS-2100+ adalah camera pertama saya & masih bisa di pakai sampai sekarang, jd akan tetap saya fungsikan hanya sayang sdh agak ketinggalan teknologi :)"

---> Terima kasih sharingnya. Hehehe wajar saja DCS-2100+ itu sudah ada sejak 2003 :-)

rio mengatakan...

sorry, bisa numpang tanya?
tadi saya merubah port yg ada di modem, dan nama nya saya pakai http.
tapi sekarang saya menjadi tidak bisa buka config modem via browser, apa masalahnya ya?
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tadi saya merubah port yg ada di modem, dan nama nya saya pakai http.
tapi sekarang saya menjadi tidak bisa buka config modem via browser, apa masalahnya ya?"

---> Modem apa tipe apa? Sebelumnya mohon maaf bila bukan merk D-Link, kami tidak bisa memberikan support. Ini sudah menjadi policy blog ini. Namun saya akan memberikan clue, bila anda merubah http port maka untuk mengakses dari web browser adalah formatnya http://x.x.x.x:aaaa, dimana x.x.x.x adalah IP si modem dan aaaa adalah port yang anda ubah.

Mudah2an membantu

kangchris2 mengatakan...

tanya lagi pak.dr ilustrasi bapak yg ini:http://img687.imageshack.us/img687/5341/ptpwithcamera.jpg. nah diruko 1 mau ditambah modem speedy.apakah saya hrs menggunakan switch atau router agar koneksi ptpnya tetap konek sekalian dng koneksi internet? kemudian gimana prosedur settingnya? krn saya coba pake switch internetnya ngga bisa konek? sedangkan koneksi ptpnya mantap sekali....terima kasih,blog ini banyak sekali memberikan pelajaran u/ saya yg pemula ini...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dr ilustrasi bapak yg ini:http://img687.imageshack.us/img687/5341/ptpwithcamera.jpg. nah diruko 1 mau ditambah modem speedy.apakah saya hrs menggunakan switch atau router agar koneksi ptpnya tetap konek sekalian dng koneksi internet? kemudian gimana prosedur settingnya? krn saya coba pake switch internetnya ngga bisa konek? sedangkan koneksi ptpnya mantap sekali"

---> Untuk sharing internet dari ruko 1 ke ruko 2, anda hanya perlu pasang router adsl di switch ruko 1. Disini anda perhatikan IP Schemenya. Misalnya router adsl LAN IP-nya adalah 192.168.1.1, maka semua PC/Kamera diset ke 192.168.1.x juga.

Yang mudah adalah anda aktifkan DHCP server di adsl router anda, lalu plug ke switch di ruko 1, kemudian anda coba plug PC yang IP-nya diset automatically, lalu PC itu akan dapat IP,Gateway dan DNS dari DHCP server si adsl router, maka PC itu sudah bisa ke internet. Setelah oke, anda ke ruko 2 lalu lakukan hal yang sama, PC akan di ruko 2 akan mendapat IP,Gateway dan DNS dari adsl router dan bisa ke internet.

"terima kasih,blog ini banyak sekali memberikan pelajaran u/ saya yg pemula ini"

---> Sama2, jangan merendah :-) semua manusia termasuk kami juga masih harus terus dan tidak boleh berhenti belajar. Jadi kita belajar bersama :-)

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

permisi,
modem yg saya pakai DSL-504T, saya sudah mencoba seperti yg dikatakan, contoh http://192.168.1.1:80, tetapi masih tdk bisa masuk ke config browser jg, knp ya? bisa bantu?
(cm fyi, kejadian saya bisa merubah port karena saya tdk sengaja ingin merubah port untuk triger cam saya, ternyata saya baru tahu kalau tdk bole diberi nama http ya?)
terima kasih

kangchris2 mengatakan...

i pak....dr ilustrasi bapak:http://img687.imageshack.us/img687/5341/ptpwithcamera.jpg. pada sisi DWL-2100 AP bisakah saya ganti dengan wireless router? saya pernah coba cuma dia sering mati hidup....terima kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"modem yg saya pakai DSL-504T, saya sudah mencoba seperti yg dikatakan, contoh http://192.168.1.1:80, tetapi masih tdk bisa masuk ke config browser jg, knp ya? bisa bantu?"

---> Format http://x.x.x.x:aaaa hanya digunakan bila port web server yang dipakai adalah selain port 80, jika web server menggunakan port 80 maka anda tidak perlu define port di URL.

Begini, anda harus bedakan antara port yang digunakan untuk akses ke modem dengan port yang digunakan untuk virtual server atau port forwarding. Jadi selama yang anda ubah2 itu adalah port pada virtual server maka akses ke DSL-504T tetap sama yaitu menggunakan port 80.

Bila anda lupa telah mengganti ke port berapa untuk akses modem anda, maka anda bisa me-reset-nya ke factory default, caranya, pada kondisi modem DSL-504T hidup, tekan tombol reset selama 10-15 detik lalu lepas. Kemudian plug PC ke salah satu port DSL-504T, set IP PC ke automatically maka PC akan mendapat IP dari DSL-504T. Anda bisa coba ping ke gateway PC tsb lalu akses ke IP gateway via web browser (IP gateway adalah IP LAN DSL-504T).

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : kangchris2

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dr ilustrasi bapak:http://img687.imageshack.us/img687/5341/ptpwithcamera.jpg. pada sisi DWL-2100 AP bisakah saya ganti dengan wireless router? saya pernah coba cuma dia sering mati hidup"

---> Bila anda ingin menggantinya dengan wireless router bisa saja, namun ingat bila anda menggunakan router, anda harus pilih router yang punya AP mode misalnya DIR-300 atau DIR-600. Bila router anda tidak punya AP mode, maka anda bisa plug router itu ke switch via LAN port (BUKAN WAN port), matikan semua security (kecuali wireless security) dan disable DHCP server.

Maksud anda yang hidup mati ini DWL-2100AP? Bila ya mati hidupnya DWL-2100AP tidak ada hubungannya dengan topologi ini, anda bisa cek apakah DWL-2100AP anda yang anda katakan "hidup mati" itu apakah karena hardware failure (termasuk power adapter failure) atau hanya karena salah setting dan salah positioning saja.

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

saya jg sempat terpikir untuk reset, tp apakah susah untuk setting kembali? saya menggunakan speedy.
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"saya jg sempat terpikir untuk reset, tp apakah susah untuk setting kembali? saya menggunakan speedy."

---> Settingnya sangat mudah, anda hanya perlu tahu informasi2 ini dari provider anda :

- nilai VPI
- nilai VCI
- Connection type : PPPoE atau PPPoA
- Username
- Password

Lalu masukkan semua informasi itu di WAN setting DSL-504T.

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

terima kasih pak atas info nya selama ini, sangat membantu,
tp saya perlu tanya lagi :), kalau layout saya ipcam--> wlan router--> modem--> internet, config yg hrs saya set port untuk cam supaya dapat di view dari internet itu di device yang mana ya pak? & bisa tlg jelaskan sedikit config nya?
terima kasih..

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tp saya perlu tanya lagi :), kalau layout saya ipcam--> wlan router--> modem--> internet, config yg hrs saya set port untuk cam supaya dapat di view dari internet itu di device yang mana ya pak? & bisa tlg jelaskan sedikit config nya?"

---> Tergantung kondisi yang settingan yang existing :

1. Jika wireless router dan modem (saya sebut adsl router karena DSL-504T adalah adsl router) diset sama2 menjadi "router" maka anda harus melakukan Virtual Server/Port Forwarding 2 kali, yaitu di DSL-504T dan Wireless Router anda.

2. Namun bila hanya ada satu router saja yang aktif misalnya modem diset sbg bridge atau wireless router diset sbg AP mode maka Virtual Server/Port Forwarding hanya dilakukan disisi DSL-504T (bila wireless router diset sbg AP mode) atau di sisi wireless router (jika DSL-504T diset sbg bridge).

Referensi anda bisa baca di http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html

Cara setting prinsipnya sama dgn diatas.

Mudah2an membantu

rio mengatakan...

pak, apakah ada link download & instal active x d-link kalau request otomatis dari browser nya tdk muncul?
apakah saya bole menggunakan port 801 utk cam d-link?
terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : rio

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apakah ada link download & instal active x d-link kalau request otomatis dari browser nya tdk muncul?"

---> Maksudnya anda ingin download activex add-on-nya scr manual? Tidak bisa, setiap kamera mempunyai activex add-on yang unik, jadi beda2 antara satu dgn yg lain. Bila tidak muncul, anda bisa off dulu Pop-up blocker-nya lalu akses kembali.

"apakah saya bole menggunakan port 801 utk cam d-link?"

---> Boleh2 saja, itu terserah anda :-)

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Tim dlink, ada tutorial untuk DSL 2640T sama kamera DCS2121 gak??

kamera saya kenapa gak bisa diakses dari internet, saya dah cb setting virtual server dan portnya sesuai dengan tutorial yang ada??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Tim dlink, ada tutorial untuk DSL 2640T sama kamera DCS2121 gak??"

---> Bagian virtual server untuk DSL-2640T sama persis dgn tutorial ini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

"kamera saya kenapa gak bisa diakses dari internet, saya dah cb setting virtual server dan portnya sesuai dengan tutorial yang ada??"

---> Anda tinggal modifikasi saja portnya misalnya port DCS-2121 anda biarkan default yaitu port 80 maka misalnya : set di DSL-2640Tnya adalah : Port start : 8888, port end 8888, port map start 80, port map end 80.

Lalu akses dari internet : http://x.x.x.x:8888 dimana x.x.x.x adalah public IP DSL-2640T anda.

Anda tinggal modifikasi port yg digunakan sesuai dgn tutorial itu saja.

Bila masih belum bisa, capture settingan virtual server DSL-2640T, lalu capture juga halaman network setup DCS-2121 anda, lalu upload ke http://imageshack.us, dan posting URL-nya kesini.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

saya sudah berhasil akses router via browser (masih satu koneksi) dengan alamat kmptr.dyndns.org:8000
tapi kenapa pakai koneksi internet lain tidak bisa diakses yaa??
berikut saya kirimkan settingan screenshootnya
http://img268.imageshack.us/img268/131/networksetup.jpg

http://img196.imageshack.us/img196/8823/virtualserver.jpg

http://img205.imageshack.us/img205/5498/virtualserver2.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"http://img268.imageshack.us/img268/131/networksetup.jpg"

---> Mengapa anda define PPPoE di kamera? Ini keliru, kamera tidak perlu didefine PPPoE karena posisi kamera ada di LAN, coba anda lihat tutorial yang saya berikan sebelumnya dan perhatikan skema IP-nya juga blog diatas.

PPPoE hanya diaktifkan di DSL router-nya.

"http://img196.imageshack.us/img196/8823/virtualserver.jpg"

---> Disini anda map ke IP 192.168.1.2, pastikan kamera anda mempunyai IP 192.168.1.2/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1

Lalu pada IP yg sama anda apply 2 rule yaitu DCS-2121 dan DCS-2121 Rumah, pastikan anda hanya apply satu rule saja, bila anda butuh port yang lain untuk dibuka maka bisa ditambahkan dalam rule yang sama

"http://img205.imageshack.us/img205/5498/virtualserver2.jpg"

---> Disini anda map ke public port 8888, namun anda ingin akses ke port 8000? Jelas anda tidak bisa akses karena port-nya berbeda.

"saya sudah berhasil akses router via browser (masih satu koneksi) dengan alamat kmptr.dyndns.org:8000"

---> Anda harus fokus pada rule virtual servernya dulu dan akses dari public IP-nya langsung, setelah semuanya berhasil baru anda move ke Dynamic DNS. Dynamic DNS hanyalah utk mapping IP ke FQDN saja, jadi bila virtual server anda belum benar, anda tidak akan bisa akses kamera anda via hostname tsb.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

>>pastikan kamera anda mempunyai IP 192.168.1.2/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1, DNS : 192.168.1.1

Ini untuk settingan kameranya harus dijadikan static atau dynamic yaa?? krn waktu saya jadikan static, kamera jadi tidak bisa detect ke router dan tidak bisa diakses dari browser tapi lampu pada kamera menunjukkan berwarna hijau.

sebelumnya terima kasih tim dlink atas penjelasan2nya, mav masih newbie msh perlu banyak belajar

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Ini untuk settingan kameranya harus dijadikan static atau dynamic yaa?? krn waktu saya jadikan static, kamera jadi tidak bisa detect ke router dan tidak bisa diakses dari browser tapi lampu pada kamera menunjukkan berwarna hijau."

---> Bisa dynamic dgn assign static DHCP shg IP yang didapat oleh kamera tidak akan berubah atau static. Saya recommend static saja dan diluar DHCP range, misalnya DHCP range 192.168.1.100-192.168.1.200, maka anda bisa assign static IP untuk kamera 192.168.1.2. Sesudah terhubung, pastikan PC anda pun ada di subnet yang sama, lalu ping IP kamera tsb dan akses via browser.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

tim dlink mau tanya lagi, untuk ip router apakah harus di set pada virtual server juga? dan port untuk port router dangan port kamera harus sama atau beda??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"untuk ip router apakah harus di set pada virtual server juga? dan port untuk port router dangan port kamera harus sama atau beda??"

---> Maksudnya anda mau akses webUI DSL-2640T dari internet? Bila ya, maka anda perlu buka remote web management dan set spt ini :

http://img227.imageshack.us/img227/8571/remotewebmanagement.jpg

IP Address dan Netmask HaRuS diset spt itu agar DSL-2640T bisa diakses dari mana saja dari internet.

Port untuk akses ke webUI DSL-2640T ada diatas settingan remote web management, by default Webport-nya adalah 80. Jadi ini tergantung anda, yg jelas port ini tidak boleh bentrok dgn public port utk kamera.

Misalnya :
- Virtual Server Kamera
Public Port kamera : 8888
Private Port kamera : 80

- Remote Web Management
WebPort : 80

- WAN IP Address : 125.2.2.2

Maka jika anda ingin akses ke kamera dari internet, URL-nya : http://125.2.2.2:8888

Namun jika anda ingin masuk ke webUI DSL-2640T maka URL-nya : http://125.2.2.2

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

kalau port yang ada pada network setup kamera disetting brp??
http://img163.imageshack.us/img163/2821/portnetworksetup.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau port yang ada pada network setup kamera disetting brp??
http://img163.imageshack.us/img163/2821/portnetworksetup.jpg"

---> Biarkan default, dari contoh diatas :

- Virtual Server Kamera
Public Port kamera : 8888
Private Port kamera : 80

- Remote Web Management
WebPort : 80

- WAN IP Address : 125.2.2.2

Public Port Kamera adalah port yg digunakan pada saat kita akses dari internet.

Private Port Kamera adalah port si kamera itu sendiri yaitu port pada network setup kamera

Web Port adalah port si DSL-2640T

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

oke Tim dlink, terima kasih banyak atas bantuannya. sekarang saya sudah bisa mengakses kamera saya dari koneksi lain. Tp masih ada beberapa pertanyaan lagi nih
kalau untuk setting dyndns.org, disetting pada router atau kameranya yaa?? atau kedua2nya?

untuk dapat diakses dari handphone bagaimana crnya??

Dan kalau mau setting motion detection formatnya bagaimana jg??

atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih. Tim support D-Link emang oke. . .

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau untuk setting dyndns.org, disetting pada router atau kameranya yaa?? atau kedua2nya?"

---> Anda hanya perlu setting di router.

"untuk dapat diakses dari handphone bagaimana crnya??"

---> Anda butuh buka port 554 (TCP/UDP), caranya sama dgn buka port 80 kmrn. Bila public port-nya sama misalnya 554, maka dari handphone anda tinggal buka real player atau browser yang compatible dgn real player lalu ketik URLnya untuk DCS-2121: rtsp://x.x.x.x/3gpp

Bisa juga baca disini http://blog.dlink.co.id/2008/12/akses-d-link-ip-camera-melalui.html

"Dan kalau mau setting motion detection formatnya bagaimana jg??"

---> Anda tinggal enable n create daerah yg akan diawasi pergerakannya, lalu atur tingkat sensitifitasnya, makin tinggi maka makin sensistif akibatnya ada gerakan sedikit akan dianggap motion, contoh : http://img171.imageshack.us/img171/5227/motion.jpg

Setelah disave, anda bisa gunakan motion ini utk recording atau snapshot.

Mudah2an membantu

@'Gh00sTM, mengatakan...

mohon bantuannya
apakah bisa setting ip camera biar bisa dilihat lewat internet jika saya hanya punya modem bawaan speedy & ip camera dlink ? terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : @'Gh00sTM

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"apakah bisa setting ip camera biar bisa dilihat lewat internet jika saya hanya punya modem bawaan speedy & ip camera dlink ?"

---> Yang jelas modem router anda harus support yang namanya port forwarding atau virtual server, anda bisa hubungi vendor modem anda untuk cara settingnya. Bila tidak support maka anda bisa beli wireless router untuk dipasang dibelakangnya jadi modem diset sbg bridge dan router yg dial pppoe spt yg dijelaskan pada cara kedua di blog ini : http://blog.dlink.co.id/2008/12/saya-sudah-punya-adsl-modem-router-1.html, anda bisa gunakan DIR-600 atau DIR-615.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

tim dlink mohon bantuannya lagi, saya tdk bisa akses kamera dari handphone. kira2 apa yang salah?? krn kamera dan router sudah dapat diakses semua dari internet, hanya dari handphone yang blm bisa diakses

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tim dlink mohon bantuannya lagi, saya tdk bisa akses kamera dari handphone. kira2 apa yang salah?? krn kamera dan router sudah dapat diakses semua dari internet, hanya dari handphone yang blm bisa diakses"

---> Ada beberapa kemungkinan :

1. Anda belum membuka RTSP port yaitu 554 pada Virtual Server router anda.

2. Handphone anda tidak support RTSP. Untuk memastikan handphone anda support RTSP atau tidak, anda bisa coba akses ini rtsp://203.125.227.74/3gpp
Alamat tsb adalah alamat online demo DCS-2121 kami.

Berikut contoh akses alamat tsb via Blackberry.

http://img51.imageshack.us/img51/7669/bbaccess.jpg

3. Kemungkinan yang lain adalah provider anda memblok port 554. Untuk ini anda bisa atasi dgn mengganti port-nya jadi :

Public Port : 5544
Private Port : 554

Lalu aksesnya menjadi rtsp://x.x.x.x:5544/3gpp

Mudah2an membantu

@'Gh00sTM, mengatakan...

Alhamdulillah skrang saya sudah bisa setting ip camera biar bisa dilihat lewat internet menggunakan dyndns. terimakasih banyak atas solusinya.
skrg yg jadi masalah, ko video streamingnya putus2? ini karena masalah apa ya? kl dri segi settingan video kyknya ga mgkn, dicoba di resolusi terkecil ttp aja putus2, adakah solusi biar streamingnya ga putus2?. saya menggunakan kamera dlink dcs-910 dan koneksi speedy.terima kasih banyak atas perhatian dan jawabannya...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : @'Gh00sTM

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Alhamdulillah skrang saya sudah bisa setting ip camera biar bisa dilihat lewat internet menggunakan dyndns. terimakasih banyak atas solusinya."

---> Sama2, senang mendengar masalah anda sudah teratasi :-)

"skrg yg jadi masalah, ko video streamingnya putus2? ini karena masalah apa ya? kl dri segi settingan video kyknya ga mgkn, dicoba di resolusi terkecil ttp aja putus2, adakah solusi biar streamingnya ga putus2?. saya menggunakan kamera dlink dcs-910 dan koneksi speedy."

---> Bila anda melihat kamera dari internet anda harus memperhatikan 2 hal :

1. Dari sisi kamera, bandwidth yang digunakan adalah sisi upstream-nya. Speedy upstreamnya hanya 128 Kbps share, jadi bila sdg peak, maka kualitasnya bisa drop jauh.

2. Dari sisi viewer, bandwidth yang digunakan adalah bandwidth downstream dari sisi viewernya.

Analogi mudah, misalnya Jono punya koneksi dirumah downstream 512 Kbps dan upstream 512 Kbps. Tono punya DCS-910 dgn koneksi upstream 128 Kbps dan downstream 1 Mbps.

Pada saat Jono melihat DCS-910 punya si Tono, maka yang "kemakan" di sisi Jono adalah downstream 512 Kbps-nya, sementara di sisi Tono yang "kemakan" adalah upstream 128 Kbps-nya.

Jadi bila gambarnya putus, itu lebih disebabkan karena bandwidth yang tidak cukup.

Namun anda bisa coba :

1. Upgrade firmware DCS-910 ke yang latest : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-910/Firmware-Driver-Software/DCS-910_A1_FW_v103.bin

2. Bila menggunakan resolusi standar yaitu 320x240, turunkan nilai fps-nya (jgn diset auto)

3. Coba juga turunkan resolusi ke 160x120 dgn nilai fps yang kecil.

Solusi yang permanent adalah ganti koneksi internet anda yang mempunyai upstream tinggi :-)

Mudah2an membantu

@'Gh00sTM, mengatakan...

terima kasih sekali lagi buat tim D-Link.o jadi bandwithnya ya. memang ip camera untuk usptream dan downstream minimal butuh bandwith berapa y ?

D-Link Indonesia mengatakan...

To : @'Gh00sTM

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"o jadi bandwithnya ya. memang ip camera untuk usptream dan downstream minimal butuh bandwith berapa y ?"

---> 128 Kbps adalah minimal, sementara downstreamnya minimal 256 Kbps. ADSL mempunyai upstream n downstream yang memenuhi syarat asalkan sharing ratio-nya tidak terlalu tinggi. Jadi bila sharing ratio-nya terlalu tinggi maka streaming akan putus2.

Untuk yg mulus n maksimal, disarankan upstream n downstream min. 512 Kbps atau min. 1 Mbps.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Tim dlink, slot SD card yang ada pada kamera DCS2121 fungsinya untuk apa yaa??

bukanorangjahat mengatakan...

Kalau DES 1008D itu termasuk modem router bukan yah?
Maaf Newbie.
Terima Kasih.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : bukanorangjahat

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"slot SD card yang ada pada kamera DCS2121 fungsinya untuk apa yaa??"

---> Untuk menyimpan hasil recording (only event based). Anda bisa baca penjelasannya di user manual halaman 37 bagian Setup > Recording.

Mudah2an membantu

Yanti mengatakan...

Mohon bantuan team dlink,

hari ini sy sdh coba setting dcs 5220 dengan router dir-615 untuk di view remotely dari internet tp gagal terus,
di router sudah sy set virtual server rule di port 80 tcp dan port 554 sesuai petunjuk.

Lalu xxx.dlinkddns.com sdh teregister jg tp msh blm bisa jg, kira2 salah settingan dimana ya, mohon pencerahannya, thanks.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Yanti

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"di router sudah sy set virtual server rule di port 80 tcp dan port 554 sesuai petunjuk.
Lalu xxx.dlinkddns.com sdh teregister jg tp msh blm bisa jg, kira2 salah settingan dimana ya"

---> Kemungkinan besar port2 tsb terkena blok utk incomingnya oleh ISP anda namun untuk mengetahui lbh detail masalah anda, ada beberapa inquiry untuk anda :

1. Koneksi yang anda gunakan apa?
2. Berikan capture screen dari :
DIR-615:
- halaman Virtual Server DIR-615
- halaman Status --> Device Info

DCS-5220:
- halaman Network Setup

Lalu upload screenshot tsb ke http://imageshack.us dan posting URL-nya kesini.

Mudah2an membantu

ApA AJA mengatakan...

mohon bantuan serta penjelasannya.
Saya ingin memasang IP cctv untuk di kantor, mungkin saya akan memasang 4-8 buah kamera. Mungkin dari tim d-link bisa memberikan specs+harganya+koneksi yg memiliki upload yg baik. Sebelumnya saya mengucapkan bnyak terima kasih.^^

D-Link Indonesia mengatakan...

To : ApA AJA

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya ingin memasang IP cctv untuk di kantor, mungkin saya akan memasang 4-8 buah kamera. Mungkin dari tim d-link bisa memberikan specs+harganya+koneksi yg memiliki upload yg baik."

---> Untuk kantor penggunaan DCS-3410 (ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-3410/Datasheet/DCS-3410_A1_Datasheet_v.02.pdf) sudah cukup baik. DCS-3410 adalah PoE kamera, jadi untuk memudahkan instalasi anda perlu PoE Switch, saya recommend DES-3028P (ftp://public.dlink.co.id/Switch/MANAGED/DES-3028%203052%20Series/Datasheet/DES-3028_3052_Series_Datasheet_04(W).pdf).

Bila anda ingin semua kamera tsb diakses dari internet scr bersamaan, minimal anda butuh koneksi uplink 128 Kbps x 8 = 1024 Kbps. Jadi anda bisa cari ISP yang mampu memberikan koneksi uplink minimal 1024 Kbps (2 Mbps is recommended). Kami tidak dalam kapasitas mempromosikan sebuah ISP, jadi mohon maaf kami tidak bisa menyebutkan nama ISP yang tepat.

Mengenai harga, tolong kirimkan data-data lengkap anda ke blog-support@dlink.co.id, saya akan rekomendasikan salah satu partner kami untuk membantu anda dalam hal harga.

Mudah2an membantu

PPK Darussalam mengatakan...

mohon bantuan.... saya baru beli D-Link DIR-600 dengan tujuan mau buat hotspot di sekolah kami dngan koneksi internet dari modem TP-Link dari telkom Speedy... setting apa saja yang harus dilakukan bila yang mengakses hotspotnya di batasi ....

mohon bantuan tutorialnya ....

atas bantuan tim d-link saya capkan terima kasih...

D-Link Indonesia mengatakan...

To : PPK Darussalam

Terima kasih atas pertanyaan anda.

Dikarenakan anda menanyakan hal teknis yg tidak berhubungan dgn thread, saya pindahkan pertanyaan anda ke http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Tolong selanjutnya bila anda ada pertanyaan, posting di thread yang sesuai. Bila tidak ada yang sesuai maka silahkan posting disini : http://blog.dlink.co.id/2008/09/introduction.html

Eko mengatakan...

Mohon bantuan....bagaimana setting ip cam dan router menggunakan port forwarding, bukan menggunakan virtual server...saya menggunakan dir-451 dan ip cam dcs-920....

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Eko

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bagaimana setting ip cam dan router menggunakan port forwarding, bukan menggunakan virtual server...saya menggunakan dir-451 dan ip cam dcs-920"

---> DIR-451 mempunyai fitur virtual server, jadi anda bisa gunakan fitur virtual server utk keperluan ini. Port Forwarding pada DIR-451 tidak bisa diubah antara public n private port-nya jadi tidak begitu cocok utk keperluan anda.

Mudah2an membantu

Yohanes Igantius mengatakan...

Hallo Team Dlink Indonesia,
Saya sudah lama pakai produk Dlink dan saya menyukainya.
mohon bantuannya mengenai setting ipcam saya. Saya pakai modem Dlink DCM202 (modem untuk fastnet, router saya pakai dlink Dl-604 (cable connection) sedangkan untuk kamera saya pakai merk lain. konfigurasi yang saya lakukan adalah:
internet--dcm202---router Dl-604-- ipcam. Saya mencoba mengikuti saran dari blog ini. tetapi kenapa tidak bisa ya? Saya sudah punya akun untuk dlink ddns. sya sudah set di dl604 untuk virtual server ke port 8000 enable. Tetapi tetap tidak bisa. Mohon pencerahan dan step by step untuk masalah saya.
Thx

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Yohanes Igantius

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"internet--dcm202---router Dl-604-- ipcam. Saya mencoba mengikuti saran dari blog ini. tetapi kenapa tidak bisa ya? Saya sudah punya akun untuk dlink ddns."

---> DI-604 adalah tipe router lama dan tidak support D-Link DDNS, hanya support DynDNS saja, jadi anda tidak bisa gunakan D-Link DDNS.

"sya sudah set di dl604 untuk virtual server ke port 8000 enable. Tetapi tetap tidak bisa. Mohon pencerahan dan step by step untuk masalah saya."

---> Langkah2nya :

Asumsi :

DI-LB604 WAN : 118.1.1.1
LAN : 192.168.0.1

IP Camera anda : 192.168.0.10, Port 80

1. Pastikan IP Camera anda skema IP-nya :

IP : 192.168.0.10
Subnet : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.0.1
DNS : 192.168.0.1

2. Lalu buat virtual server di DI-604 dgn :

- Enabled
- Public Port : 8888
- Private Port : 80
- Private IP : 192.168.0.10
- Protocol TCP
- Schedule Always

3. Lalu anda save semua n reboot router anda

Kemudian anda bisa coba akses dari internet : http://118.1.1.1:8888

Note : Bila IP Camera anda butuh banyak port yang dibuka, anda juga harus buka ini semua, anda bisa baca user manual IP Camera anda mengenai port apa saja yang harus dibuka.

Mudah2an membantu

Yohanes Igantius mengatakan...

Terima Kasih atas balasannya.
Saya sudah coba sesuai dengan petunjuk tetapi saya belum bisa lihat ipcam dari internet.

untuk setting di router DI-604 saya sudah daftar pakai dydns dan sudah saya masukan ke router.
ip router 192.168.2.1
ip ipcam 192.168.2.3 (static)
port 8888
di router saya juga sudah set virtual server ke ipcam (192.168.2.3) , port 8888, baik public atau private.
Dari jaringan 3G saya bisa ping ke host dyndns yang saya daftar itu reply.
tetapi ketika saya coba akses ke ipcam saya di jaringan 3G kenapa tidak bisa ya?
Mohon bantuannya.

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Yohanes Igantius

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"untuk setting di router DI-604 saya sudah daftar pakai dydns dan sudah saya masukan ke router.
ip router 192.168.2.1
ip ipcam 192.168.2.3 (static)
port 8888
di router saya juga sudah set virtual server ke ipcam (192.168.2.3) , port 8888, baik public atau private.
Dari jaringan 3G saya bisa ping ke host dyndns yang saya daftar itu reply."

---> Tolong capture screenshot dari :

1. Halaman Status --> Device Info DI-604
2. Halaman Virtual Server DI-604
3. Halaman Tools --> Admin DI-604
4. Halaman Network Setup Camera anda
5. Hasil ping ke dyndns anda

Lalu upload ke-4 capture itu ke http://imageshack.us dan posting URL-nya kesini.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Butuh bantuan, knapa yaa kamera ip dcs 2121 saya ga bisa menggunakan fitur motion detection..?? padahal sudah disetting semua dan saya coba di software D-viewCam juga tidak tampil gambarnya..??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"knapa yaa kamera ip dcs 2121 saya ga bisa menggunakan fitur motion detection..?? padahal sudah disetting semua dan saya coba di software D-viewCam juga tidak tampil gambarnya..??"

---> Tolong anda jelaskan "ga bisa"-nya dimana, sangat sulit menjawab pertanyaan anda jika tidak ada penjelasan detail-nya. Juga beserta capture screen-nya.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Untuk yang software DView Cam, ini tidak ada gambarnya, padahal statusnya connected.

http://img197.imageshack.us/img197/9138/dview.jpg,
http://img62.imageshack.us/img62/6279/statusconnected.jpg.

pada bagian config disetting auto

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas update anda.

"Untuk yang software DView Cam, ini tidak ada gambarnya, padahal statusnya connected."

---> Untuk masalah ini, coba upgrade firmware DCS-2121 anda ke versi 1.04 : ftp://public.dlink.co.id/Camera/DCS-2121/Firmware-Driver-Software/DCS-2102_DCS-2121_A1_FW_1.04_3227.bin

Juga D-ViewCam anda ke versi 2.06 : ftp://public.dlink.co.id/Camera/D-ViewCam/Firmware-Driver-Software/v2.0/DCS-100_A1_Software_D-ViewCam_v2.06.zip

Untuk masalah motion detection, tolong anda jabarkan lebih detail.

Mudah2an membantu

widodo azhar mengatakan...

Saya mempunyai 32 camera IP merk sony dan saya sudah menginstal kamera tersebut ke PC dengan bantuan 1 buah distribusi swicht dan 2 akses switch dan 2 buah layar monitor.namun saya mempunyai problem bagai mana kalau mau menggabungkan program saya yang sudah jadi ini ke akses internet yang sdh tersedia dg no IP :10.0.42.9
subneck : 255.255.255.0
Defoult/rauter:10.0.42.1
sedangkan IP camera saya mulai dari : 192.168.0.2 smp dg 192.168.33 bagaimana cara menggabungkannya agar tidak ada saling bertabrakan dgn IP yg sdh ada.....terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : widodo azhar

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"no IP :10.0.42.9
subneck : 255.255.255.0
Defoult/rauter:10.0.42.1
sedangkan IP camera saya mulai dari : 192.168.0.2 smp dg 192.168.33 bagaimana cara menggabungkannya agar tidak ada saling bertabrakan dgn IP yg sdh ada"

---> Mohon maaf sebelumnya, ini adalah blog resmi D-Link Indonesia, jadi kami tidak bisa memberikan jawaban bila anda ada masalah dengan IP Camera anda.

Untuk masalah IP scheme, anda punya 2 opsi, Opsi pertama dan yg paling mudah, ubah IP scheme menjadi satu subnet dgn router anda (10.0.42.xx/24).

Opsi kedua adalah menggunakan Layer 3 switch untuk me-route antara 2 subnet tsb. Produk D-Link yang bisa anda gunakan adalah DES-3828 atau DGS-3627.

Mudah2an membantu

Eko mengatakan...

kalau saya menggunakan Wireless Router merk XXXX ..bagaimana untuk mensetting ip cam Dlink DCS-920 supaya bisa di access lewat web..karena router tersebut hanya memiliki fitur port forwading...bagaimana membuka port di routernya...trims

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Eko

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau saya menggunakan Wireless Router merk XXXX ..bagaimana untuk mensetting ip cam Dlink DCS-920 supaya bisa di access lewat web..karena router tersebut hanya memiliki fitur port forwading...bagaimana membuka port di routernya..."

---> Secara garis besar port forwarding dan virtual server mempunyai fungsi yang sama, hanya saja port forwarding bisa utk port range namun port forwarding tidak bisa dibedakan antara Public n Private port. Jadi caranya mirip dengan yang dijelaskan diatas hanya saja Public n Private port harus sama.

Anda bisa baca user manual router anda utk lebih jelasnya.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Terima kasih tim dlink atas upgrade firmwarenya, sekarang softwarenya sudah bisa memview cameranya. cm ada yang mau saya tanya lagi kira2 bisa gak program activeX dari kamera dipasang pada web pribadi atau blog gitu?? semacam di include kedalam web

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas update anda.

"Terima kasih tim dlink atas upgrade firmwarenya, sekarang softwarenya sudah bisa memview cameranya."

---> Sama2 :-). Senang mendengar masalah anda sudah teratasi.

"cm ada yang mau saya tanya lagi kira2 bisa gak program activeX dari kamera dipasang pada web pribadi atau blog gitu?? semacam di include kedalam web"

---> Bisa saja, anda bisa lihat sample code-nya disini : http://support.dlink.co.id/docs/ActiveX-Control-Sample-Code.rar

Namun satu hal yang perlu anda perhatikan, setiap pengakses akan dihitung 1 session, jadi yang dapat akses kamera anda hanya 10 users pada saat yang bersamaan.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

bisa dijelaskan gak bagaimana menampilkan code actveXnya kedalam web...???

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"bisa dijelaskan gak bagaimana menampilkan code actveXnya kedalam web...???"

---> Anda tinggal masukkan sample code yang ada ke halaman code html webpage anda, tentunya dgn memodifikasi informasi2 dari IP Camera anda spt IP, port, username n password.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Saya sudah coba copy sample code kedalam webpage, tapi kenapa tidak ada yang tampil sama sekali yaa..? sudah diatur juga settingan port, IP, username, dan password. Mohon petunjuknya lebih detail dari tim support dlik

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Saya sudah coba copy sample code kedalam webpage, tapi kenapa tidak ada yang tampil sama sekali yaa..? sudah diatur juga settingan port, IP, username, dan password."

---> Anda bisa lihat contoh di URL berikut (buka dengan IE) :

http://support.dlink.co.id/dcs2121.html

IP DCS-2121 yg digunakan :

dcs.RemoteHost="203.125.227.74";
dcs.RemotePort=80;

dcs.Username="dlink";
dcs.Password="dlink";

Lebih detail-nya, anda bisa view source URL tsb.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

untuk remote host nya, itu pakai IP dynamic atau static..? (maksud saya IP dari routernya atau dari kameranya) soalnya sy pakai IP dynamic dari speedy, dan IP kameranya static 192.168.1.100

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"untuk remote host nya, itu pakai IP dynamic atau static..? (maksud saya IP dari routernya atau dari kameranya) soalnya sy pakai IP dynamic dari speedy, dan IP kameranya static 192.168.1.100"

---> Contoh saya itu menggunakan static IP. Anda bisa coba define menggunakan hostname-nya dan port-nya.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Mohon koreksi, settingan virtual servernya tidak bisa lg. coz sy reset

http://img713.imageshack.us/img713/3372/setting1jf.jpg

http://img25.imageshack.us/img25/8508/setting2.jpg

http://img686.imageshack.us/img686/3821/setting3.jpg

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"http://img713.imageshack.us/img713/3372/setting1jf.jpg
http://img25.imageshack.us/img25/8508/setting2.jpg
http://img686.imageshack.us/img686/3821/setting3.jpg"

---> Settingan anda sudah benar. Hanya saja UPNP Port Forwarding pada DCS-2121 harus di-disable.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

mav tim dlink tanya lagi, kalau yang sy panggil ip public xxx.xxx:80 kenapa yang tampil halaman router yaa?? sedangkan sy mau menampilkan kameranya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"mav tim dlink tanya lagi, kalau yang sy panggil ip public xxx.xxx:80 kenapa yang tampil halaman router yaa?? sedangkan sy mau menampilkan kameranya"

---> Lihat kembali rule anda, disitu anda menggunakan Public Port 8010 untuk di map ke port 80. Jadi kalau mau akses kamera anda adalah http://x.x.x.x:8010

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

iya sudah dicoba xxx.xxx:8010 tim dlink, tapi tidak bisa tampil. . .

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"iya sudah dicoba xxx.xxx:8010 tim dlink, tapi tidak bisa tampil"

---> Berapa IP Public anda? Apakah anda sudah lakukan Save n Reboot pada DSL-2640T setelah anda melakukan setting virtual server?

Anda bisa coba ganti2 port-nya.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

sudah di reboot ini nmr ip publicnya 110.138.152.192, mohon bantuannya . .

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"sudah di reboot ini nmr ip publicnya 110.138.152.192"

---> Bukan reboot saja tp save n reboot. Tolong sebutkan username n password DSL-2640T anda.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

admin, dan admin

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas update anda.

"admin, dan admin"

---> Saya masuk ke router anda dan menemukan bahwa rule virtual server utk DCS-2121 belum diadd ke 192.168.1.100. Tadi saya sudah add dan save n reboot. Anda bisa coba lagi skrg.

Mudah2an membantu

Bintang Raya mengatakan...

mohon bantuan..saya menggunakan dlink dcs 910. sudah konek via internet via port 81. saya mencoba konek via blackberry, tapi setelah di isi user dan password, hanya ada halaman blank saja. mohon petunjuk
terima kasih

Bintang Raya mengatakan...

maaf ...di ralat...bukan blank screen tetapi (111)connection refused
mohon petunjuk, terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Bintang Raya

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"dlink dcs 910. sudah konek via internet via port 81. saya mencoba konek via blackberry, tapi setelah di isi user dan password, hanya ada halaman blank saja.maaf ...di ralat...bukan blank screen tetapi (111)connection refused"

---> DCS-910 tidak bisa diakses melalui Blackberry dikarenakan browser Blackberry tidak support ActiveX dan Java.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Tim dlink, terimakasih atas respon dari pertanyaan2 sy sebelumnya.Mau tanya lagi niyh. kalau fasilitas send to email yang ada pada fitur snapshot itu hasil gambarnya dikirimkan ke email pribadi seperti yahoo dan gmail apa bukan...?? mohon koreksinya, jika benar bagaimana contoh screenshot settingannya...??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau fasilitas send to email yang ada pada fitur snapshot itu hasil gambarnya dikirimkan ke email pribadi seperti yahoo dan gmail apa bukan...??"

---> Betul, sending snapshot hanya bisa berdasarkan motion detection atau D/I Input. Jadi bila anda ingin sending snapshot, anda harus aktifkan motion detection terlebih dahulu.

Note : saat ini belum bisa menggunakan smtp gmail dikarenakan gmail menggunakan TLS utk smtp-nya.

"jika benar bagaimana contoh screenshot settingannya...??"

---> http://img11.imageshack.us/img11/6401/emailgq.jpg

Saya menggunakan smtp server internal yaitu smtp.dlink.co.id yang menggunakan smtp authentication dgn sender marketing@dlink.co.id. Nanti snapshot akan dikirim ke dlink.indo@yahoo.com dan tertera sbg email yang dikirimkan oleh marketing@dlink.co.id.

Mudah2an membantu

Bintang Raya mengatakan...

terima kasih atas jawabannya. kira2 kamera dlink tipe apa yg support blackberry? betulkah kamera yg support rtsp yg bisa dipakai di blackberry? terima kasih

Sri mengatakan...

berarti harus memakai SMTP server internal dulu yaa..?? bisa dijelaskan gak mengenai SMTP server internal??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Bintang Raya

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kira2 kamera dlink tipe apa yg support blackberry? betulkah kamera yg support rtsp yg bisa dipakai di blackberry?"

---> Betul, semua kamera D-Link yang support rtsp (DCS-2102/2121, DCS-3410, DCS-3110, DCS-5610, DCS-7510) bisa di-view via blackberry media player. Namun perlu diperhatikan akses rtsp via gprs itu lebih banyak gagal-nya. Kecuali blackberry anda sudah 3G dan anda subscribe paket data internet-nya juga.

Berikut contoh akses DCS-2121 menggunakan Bold via Wi-Fi connection : http://img713.imageshack.us/img713/1021/capture73224.jpg

Mudah2an membantu

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"berarti harus memakai SMTP server internal dulu yaa..?? bisa dijelaskan gak mengenai SMTP server internal??"

---> Anda bisa gunakan smtp apa saja selama smtp itu mendukung smtp authentication. SMTP internal yang saya gunakan hanya contoh saja.

SMTP dibutuhkan jika anda ingin sending email via mail client misalnya Outlook atau Thunderbird.

Misalnya anda punya email nama@abc.com, nah abc.com ini menyediakan fasilitas pop3/smtp via mail client. Maka abc.com akan menyediakan informasi smtp dan pop3 server-nya. Misalnya smtp-nya smtp.abc.com.

Maka yg anda masukkan adalah username/password nama@abc.com, smtp abc.com. Sendernya anda set ke nama@abc.com, sementara recipientnya bisa anda tentukan bebas ke email mana snapshot anda ingin dikirim.

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

soo, kalau email saya yahoo smtp nya hanya diisi smtp.yahoo.com yaa..??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kalau email saya yahoo smtp nya hanya diisi smtp.yahoo.com yaa..??"

---> Itu tergantung yahoo menyediakan smtp server-nya kemana. AFAIK, Yahoo hanya memberikan akses POP/SMTP-nya untuk Yahoo Mail Plus, info-nya bisa dibaca disini http://overview.mail.yahoo.com/enhancements/mailplus

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

terimakasih atas jawabannya tim dlink, tanya lagi kalau mau menambahkan menu / button record dan snapshoot pada code activeX (live streaming) ipkamera dcs 2121 gmn yaa..? coz code activeXnya saya masukkan pada web khusus

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"tanya lagi kalau mau menambahkan menu / button record dan snapshoot pada code activeX (live streaming) ipkamera dcs 2121 gmn yaa..? coz code activeXnya saya masukkan pada web khusus"

---> Saat ini html code, hanya untuk viewing saja dan belum bisa untuk tambah button dll.

Mudah2an membantu

Bintang Raya mengatakan...

terima kasih atas penjelasannya . blog dlink ini sangat membantu.semoga dlink tambah sukses dan sukses juga utk team supportnya

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Bintang Raya

"terima kasih atas penjelasannya."

--> Sama2 :-)

"blog dlink ini sangat membantu.semoga dlink tambah sukses dan sukses juga utk team supportnya"

---> Terima kasih nice comment-nya. Sukses selalu juga untuk anda.

Tetap selalu gunakan produk2 D-Link :-)

Sri mengatakan...

kira2 saya harus pakai smtp apa yaa yang gratis supaya bisa memanfaatkan fitur snapshot..??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"kira2 saya harus pakai smtp apa yaa yang gratis supaya bisa memanfaatkan fitur snapshot..??"

---> Saya tidak begitu tahu mengenai email provider mana yang menyediakan smtp n pop3 gratis, namun dulu gmx.com menyediakan fasilitas ini, anda bisa cek ke www.gmx.com

Mudah2an membantu

Sri mengatakan...

Mau tanya lagi niyh, bagaimana yaa kl saya mau menampilkan live streaming lebih dari satu kamera menggunakan source code yang telah diberikan..? hanya memasukkan nomor IP dari beberapa kameranya saja. atau harus mengcopynya lagi seluruh source code-nya??

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Sri

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Mau tanya lagi niyh, bagaimana yaa kl saya mau menampilkan live streaming lebih dari satu kamera menggunakan source code yang telah diberikan..? hanya memasukkan nomor IP dari beberapa kameranya saja. atau harus mengcopynya lagi seluruh source code-nya??"

---> Contoh code itu untuk 1 kamera, jadi kalau anda ingin menampilkan beberapa kamera dalam satu layar, anda harus copy beberapa code tsb kedalam sebuah table atau frame atau mekanisme lainnya (anda bisa cari referensi di internet mengenai table/frame html).

Mudah2an membantu

Thoni mengatakan...

Tim dlink yth.
Kami memiliki 2 kantor yang masing2 telah terpasang cctv dgn menggunakan dvr card pd pc,bagaimana caranya agar cctv kantor 1 dapat diakses kantor 2 begitu pula sebaliknya?.Koneksi menggunakanspeedy,topology kantor1 speedy->DSL-520T-> DIR-300->DES1016D
sedangkan topology kantor2 speedy->DSL-520B->DES-1016D->DWL2100AP.
Mohon penjelasannya, terima kasih

D-Link Indonesia mengatakan...

To : Thoni

Terima kasih atas pertanyaan anda.

"Kami memiliki 2 kantor yang masing2 telah terpasang cctv dgn menggunakan dvr card pd pc,bagaimana caranya agar cctv kantor 1 dapat diakses kantor 2 begitu pula sebaliknya?.Koneksi menggunakanspeedy,topology kantor1 speedy->DSL-520T-> DIR-300->DES1016D
sedangkan topology kantor2 speedy->DSL-520B->DES-1016D->DWL2100AP."

---> Anda tinggal melakukan virtual server pada kedua router tsb ke masing2 IP-DVR anda.

Untuk DSL-520T, anda bisa ikuti cara ini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-2640T/Manual-QIG/Virtual-Server-untuk-DCS-6620G.pdf

Untuk DSL-520B, anda bisa ikuti cara ini : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520B/Manual-QIG/Virtual-Server-DSL-520B.pdf

Untuk kedua modem, saya sarankan upgrade ke firmware versi the latest terlebih dahulu utk elimir bug yang mungkin terjadi pada firmware versi lama.

DSL-520T : ftp://public.dlink.co.id/ADSL%20Modem-Router/DSL-520T/Firmware-Driver-Software/DLinkEU_DSL-520T_V3.02B01T01.EU_20081031.rar

Caranya anda tinggal extract file itu dan upgrade via WebUI-nya.

Untuk DSL-520B, anda bisa baca disini : http://blog.dlink.co.id/2009/07/new-firmware-dsl-520b.html

Mudah2an membantu

«Paling tua ‹Lebih tua   1 – 200 dari 380   Lebih baru› Terbaru»